NovelToon NovelToon
Rahasia Ratu Mafia

Rahasia Ratu Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Romansa Fantasi
Popularitas:998
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

"Jangan nona,kami takut tuan akan memarahi kami."ucap pria itu yang memohon pada Nonanya untuk tidak pergi.
"Sudahlah, biarkan aku pergi sekarang.Lebih baik kalian diam saja."jawab wanita itu dengan nada marah.
Wanita itu langsung pergi dengan membawa sepeda motor jadulnya menuju lokasi tempat tinggal sementara dirinya.
Dibalik semua itu ternyata dia sedang menutupi identitasnya dan mencoba berbaur dengan orang lain , apalagi dibalik dia melakukan itu ada maksud tertentu tentang misi yang sedang dia lakukan untuk mencari informasi penting.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

 Sedangkan diposisi Andra sekarang,ia sedang duduk santai menikmati kopi hangat.Dari samping terdengar suara langkah kaki mendekati Andra.

 "Gimana lancar?" tanya Yogi yang baru saja pulang.

 "Kalian berdua pergi kemana saja?" tanya Andra pada Yogi.

 "Tadi cari makanan pesanan Lina, sekalian memberikan ruang untuk kalian berdua." ucap Yogi sembari menaikan kedua alisnya.

 "Maksudnya?"

 "Kamu itu bisanya ngeles saja,kamu tadi nembak Nina kan." mendengar jawaban itu Ekspresi Andra langsung berubah.

 "Apa kamu." belum selesai bicara Yogi menepuk bahu Andra.

 "Kamu tenang saja,aku akan diam.Tak akan ada orang lain yang tahu tentang ini." jawab santai Yogi.

 "Kalau kamu serius sama Nina mulailah berikan perhatian yang lebih untuk dia.Seorang wanita hatinya akan luluh jika pria itu mulai menunjukkan perhatiannya." Yogi langsung memberikan saran pada temannya.

 "Dia berbeda dengan wanita yang aku kenali.Ia lebih menunjukkan sikap dingin padaku." jawab Andra yang akhirnya mengakui dirinya diam-diam menyukai Nina.

 "Aku tahu,bahkan setiap dia bicara seperti ketus begitu pada kita.Seolah ia tak ingin di ganggu." jawab Yogi yang menilai dari sisi Nina.

 Yogi menepuk bahu Andra,"Aku yakin kamu bisa meluluhkan hati Nina, asalkan kamu sabar dan terus mendekatinya." Yogi memberikan semangat pada Andra untuk memperjuangkan cintanya pada Nina.

 Reaksi Andra hanya menganggukkan kepala, mengerti apa yang dikatakan oleh Yogi.

 Pagi hari

 Nina bangun seperti biasa,Ia mulai bersiap-siap untuk berangkat kerja pagi itu.Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya.

"Airin."

 "Ini untuk kamu." Airin memberikan kotak pada Nina.

 "Ini apa?"

 "Ada bubur ayam untuk kamu, sekalian aku mau pamit mau pulang sekarang." pamit Airin pada Nina.

 "Ya sudah terimakasih, hati-hati di jalan." pesan Nina pada Airin,Airin hanya membalasnya dengan senyuman.

 Akhirnya Airin pergi, Nina mencoba bubur ayam dari Airin,"Lumayan." batin Nina yang menikmati sarapan pagi dengan bubur ayam.

Setelah selesai sarapan pagi,Nina bergegas bersiap-siap untuk segera berangkat bekerja.Saat hendak akan berangkat kerja,dari luar halaman terlihat ada sosok pria yang berdiri didepan.

 "Dia lagi, untuk apa dia disana." batin Nina yang kesal melihat kehadiran Andra ditempat itu.

 "Nina." Andra datang menghampiri Nina.

 "Ada apa lagi." ucap Nina yang terlihat begitu kesal dengan kehadiran Andra ditempat itu.

 "Aku datang hanya ingin mengantarkan mu berangkat kerja sekaligus aku pun juga berangkat ke kantor." Mendengar ucapan itu Nina langsung terkejut.

 "Apa kamu bilang." jawab Nina dengan nada marah.Nina mulai merasakan risih dengan kedatangan Andra di tempat kostnya,Nina bergegas menaiki sepeda motor miliknya,tapi tiba-tiba saja tangannya ditarik oleh Andra.

 "Aku mohon ikut aku." ucap Andra dengan ekspresi serius.

 "Aku tidak mau,aku bisa berangkat sendiri." Nina langsung menolaknya.

 "Baiklah,aku tak akan memaksamu." jawab Andra yang terlihat begitu kecewa dengan jawaban Nina.

 Nina pun bergegas pergi dan meninggalkan Andra yang berdiri di teras depan kostnya melihat Nina sudah pergi.

 Andra menghela nafas,"Ternyata kesabaranku benar-benar di uji oleh wanita itu." gumam Andra yang harus sabar mengahadapi Sikap Nina kepada dirinya.

 Tiba-tiba saja dari belakang ada yang menepuk bahu Andra,"Kenapa lagi?" tanya Yogi yang terlihat sudah siap akan berangkat kerja.

 "Dia menolak ajakanku." seketika Yogi mengerutkan dahinya.

 "Maksudnya?"

 Andra pun menceritakan semua kejadian itu,Yogi menepuk-nepuk bahu Andra,"Jangan menyerah begitu,masih panjang perjuanganmu.Aku yakin nantinya dia akan luluh dan menerimamu." Yogi memberikan semangat pada Andra untuk tidak putus asa menyakinkan hati Nina.

 Pada akhirnya mereka pergi bekerja,di ikuti dari belakang Doni lari menyusul mereka berdua.

 "Tunggu sebentar." Doni lari menghampiri mereka yang akan hendak berangkat juga.

 Diposisi Nina

 Nina sampai juga di tempat kerjanya,ia segera ganti baju kerjanya.Barulah Nina langsung bekerja, sebelum itu ia ingin menemui seseorang.

  Saat masuk ke ruang Manager,Nina dikejutkan oleh kehadiran dua sosok pria yang saling berpelukan.

 "Kalian." ucap Nina yang melihat Managernya sedang bermesraan dengan pasangannya.

 Keduanya terkejut melihat kehadiran Nonanya,dan langsung menghampiri Nina.

 "Nona." mereka berdua membungkuk badan kearah Nina,dan mulailah mereka di interogasi oleh Nina.

 Kini posisi mereka sudah duduk dengan posisi kedua pria itu duduk dihadapan Nina dengan kondisi keduanya ketakutan melihat kehadiran Nina saat itu.

 "Ternyata kamu pasangan dia."ucap Nina pada salah satu pria yang dimana pria itu adalah anak buahnya di markas.

 "Iya Nona." jawab pria itu yang menundukkan kepala.

 "Lalu untuk apa kamu datang kesini?" tanya Nina pada pria itu.

 "Saya hanya ingin menemui kekasih saya Nona,maafkan jika saya menganggu." ucap pria itu yang merasa begitu bersalah.

 Nina hanya menghela nafas melihat kedua pasangan itu sedang memadu kasih di tempat kerjanya,"Aku Hanya mengingatkan, jangan sampai orang mencurigai kalian berdua adalah pasangan.Bahkan kalian tahu aku di sini sedang menyamar,jadi kalian harus jaga sikap kalian.Terutama kamu, Jangan membuat orang lain mengetahui rahasia kalian jika kalian adalah pasangan. Ingat betul apa yang aku katakan."Nina memberikan pesan kepada mereka berdua untuk berhati-hati.

 "Terserah kalian ingin melakukan apa, tapi jangan membuat keributan di tempat ini."sekali lagi Nina memperingatkan mereka berdua.

 "Baik Nona, kami mengerti." jawab mereka berdua sembari menundukkan kepala.

 "Jika kalian ingin melanjutkan silakan, aku datang hanya ingin memberitahukan kepadamu."Sorot mata Nina mengarah ke arah Manager Raffi yang saat itu Manajer Raffi membalas tatapannya.

 "Mungkin, besok aku akan izin untuk tidak masuk kerja.Ada urusan mendadak yang harus aku kerjakan." ucap Nina yang datang hanya ingin mengucapkan hal itu pada Manager Raffi.

 "Baik Nona,saya paham." jawab Manager Raffi yang menganggukkan kepala.

 Akhirnya Nina keluar meninggalkan keduanya, Manager Raffi segera mendekati pasangan,"Kapan-kapan saja kita keluar sayang, nanti malam kita bertemu ditempat biasanya." ucap Manager Raffi pada pasangannya.

  Setelah itu pria itu langsung keluar dari ruangan itu,sontak saja beberapa orang yang ada di lokasi itu penasaran.

 "Siapa pria itu, tampan juga pria itu." ucap salah satu dari mereka.

"Mana aku tahu, sepertinya itu teman pak Manager kita." jawab wanita yang ada disampingnya.

 Nina pun penasaran tentang pria siapa yang mereka maksudkan, seketika Nina hanya bisa menahan tawa.

 "Sepertinya banyak orang yang mengira jika pria itu akan menyukai mereka,tapi mereka tak sadar jika pria yang mereka kagumi lebih memilih pria yang ada didalam ruangan itu." Nina yang tahu hanya terdiam,dan mendengar obrolan mereka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!