NovelToon NovelToon
NAMA KU QUEEN

NAMA KU QUEEN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan
Popularitas:642
Nilai: 5
Nama Author: Dewi ars

NOVEL PERTAMA, MAAF JIKA BANYAK TYPO.
Autor hanya ingin menulis bercermin dari kehidupan sehari-hari, jauh dari CEO atau lehidupan yang kaya raya. selamat membaca.

Queen! begitulah teman-teman dia sering memanggil, seorang gadis sederhana berusia 18 tahun yang baru lulus SMA. Tidak banyak impian gadis ini, hanya ingin segera mendapatkan pekerjaan, dan membantu ekonomi keluarganya.
queen memiliki kekasih sejak 1 tahun terakhir, tepat nya saat queen duduk di bangku kelas 3 SMA.

Bagaimana perjalanan cinta seorang queen, apakah dia bisa mewujudkan keinginannya membantu ekonomi keluarga??

Selamat membaca, saran dan kritik saya nantikan, jangan menghujad yang bisa meruntuhkan mental autor ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KISAH BARU

Dua bulan berlalu begitu cepat, Queen... Begitulah panggilan orang-orang padanya, kulit sawo matang, wajah oval hidung sedikit mancung, rambut lurus hitam dan panjang, semua adalah ciri-ciri dalam dirinya yang asli terlahir di negara maritim, tinggi badan 161 dengan berat 50kg menjadikan dia primadona di kalangan pria namun tidak seberapa di sukai di kalangan sesama wanita. Hari ini queen sengaja datang ke salah satu rumah sakit besar di kotanya yang jauh dari tempat tinggalnya, dia ingin memastikan 1 hal tanpa terlihat oleh siapapun.

OBGYN, ya! Queen memeriksakan diri untuk memastikan bahwa dia tidak hamil, tidak di pungkiri, dia begitu khawatir jika kejadian itu berdampak pada kandungannya, sekalipun sebenarnya dia sudah minum pil KB sesaat setelah abdi keluar dari hotel.

setelah serangkaian pemeriksaan, queen terlihat tersenyum saat membaca hasil tes kemudian berbisik pada dirinya sendiri

"aku tidak hamil..."

"aku bisa bekerja dengan tenang, aku masih bebas melangkah" gumam queen pada dirinya sendiri.

"Sekarang aku bisa melanjutkan pekerjaanku, dan bebas mau ngapain.

Queen semakin dekat dengan erfan, tetapi dia tidak berani membuka hati, mengingat dia sudah bukan gadis lagi, tetapi erfan terus mendekat, menciptakan percikan cinta yang tumbuh seiring dengan waktu.

Abdi... Abdi melanjutkan kuliah sambil kerja, dia benar-benar membatalkan daftar polisi, dia masih sering mencari kabar tentang queen, serta berharap ada kabar dari queen yang mengatakan tentang kehamilan. Tetapi kabar tak kunjung tiba, kehamilan queen yang dia tunggu-tunggu tidak terjadi, bahkan dia mendengar desas desus kedekatan queen dengan seorang pemuda bernama erfan. Sakit??? Tentu. Tapi dia menahan dan bertahan...

hari ini queen jadwal sif pagi, jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi, sedang dia masuk pukul 6. ibu juga sudah selesai aktifitas memasaknya, semua bersiap berangkat kerja.

"bu, aku membawa bekal" kata queen

"loh, bukannya dapat jatah makan dari pabrik??" tanya ibu

"iya, tapi masakannya kurang cocok bu, aku tidak suka" jawab queen

"sudah bu bawakan aja, dari pada cacing di perutnya teriak-teriak" bapak ikutan bicara sambil bercanda.

"iya, ini ibu siapkan". Ibu segera mengambil kertas bungkus, karena queen tidak suka pakai kotak bekal. Setelah siap semua, ibu memasukkan ke dalam tas bekal queen.

"Asalamualaikum bu pak" queen salim dan berangkat.

Sampai di pabrik susana sudah ramai lalu lalang karyawan yang satu,sif sama queen, queen tidak membuang waktu, dia langsung menuju loker dan menyimpan barang-barang nya.

Queen berjalan menyusuri koridor menuju tempat packing, teman-teman nya yang sif malam tampak kewalahan karena hasil produksi yang melimpah, queen segera mengambil bagian di samping konveyor.

"hai queen, kamu naik di tempat ku ya" kata salah satu karyawan sif malam.

Queen tersenyum dan menjawab singkat

" iya"

Queen tanpa banyak kata langsung duduk dan memasukkan cup kedalam kardus, queen memang jarang bicara di tempat kerja, dia menyadari banyak teman-teman wanita yang tidak menyukainya, tanpa dia tahu apa penyebabnya, di pabrik dia tidak punya teman, di rumah pun dia tidak pernah main karena tidak punya teman. Satu-satu nya yang membuat dia merasa di asingkan karena dia miskin.

Dulu setiap kali dia main ke rumah temannya, orang tua teman nya selalu menyuruh pulang, lalu ke esokan hari nya temannya tidak mau lagi bermain dengan nya. Di sekolah dia hanya punya 1 teman yang sangat baik, kedua orang tua temannya menerimanya dengan baik juga. Tetapi satu-satu nya teman wanita itu sekarang tinggal di tempat yang jauh. Di pabrik tempat dia bekerja, queen malah sama sekali tidak punya teman, saat jam istirahat dia makan di kantin seorang diri, dia berusaha menyapa teman-temannya, tetapi mereka semua terasa cuek, queen ikut duduk mengobrol, tetapi dia tidak dilibatkan bicara, yang berakhir queen diam.

Queen lelah beramah tamah sendirian tanpa ada imbal balik, dia berusaha baik dan sopan tetapi tidak di anggap. Akhirnya queen menjauh dan selalu sendiri, sekarang prinsip nya waktunya kerja ya kerja, jika tidak ada yang mau berteman ya tidak apa-apa.

Seperti saat ini, dia bekerja dalam diam, bicara seperlunya saja yang berhubungan dengan pekerjaan, yang sering mengajak dia bercanda adalah teman laki-laki, membuat daftar ketidaksukaan teman-teman wanita nya.

******

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!