NovelToon NovelToon
Petualangan Bintang ( Han Le)

Petualangan Bintang ( Han Le)

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

karena Ayahnya tewas di tangan Arya saat melakukan Pemberontakan Nirmala pergi ke negeri Bharat, guna belajar ilmu kanuragan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jurus Tongkat Pemukul Anjing

Angin menderu dari putaran tongkat Biksu Kwat Cing, gerakan tongkat yang di putar cepat membentuk perisai di depan Biksu menahan semua serangan

Hiaaaat

Hiaaaat

Dua anak buah Ji Siang Tay kong yang bersenjatakan pedang dan Tongkat mencoba menerobos putaran tongkat itu

Traaaang

Klontraang

Pedang membalik memantul saat tertahan oleh putaran tongkat Biksu kWat Cing, dan mengenai temannya sendiri membuat tongkat temannya terlepas dan jatuh di dekat Han Le

" Han le mengambil tongkat itu, dengan memegang tongkat ia ikut menyerang

" Hati hati Siau Han" Biksu Kwat Lian yang melihat Han le ikut menyerang menjadi kaget dan memperingatkan Han Le,

" Iya losuhu" jawab Han le tetapi tetap menyerang dengan sebuah jurus tongkat yang ia pelajari dari Kakek Han an

" Ah, Camkauw tung hwat ( jurus tongkat pemukul anjing)" Biksu Kwat song yang melihat jurus yang di keluarkan Han le berseru kaget, sontak semua yang ada di sana menghentikan.

Gerakan tongkat yang diperagakan oleh Han Le memang sangat unik dan aneh. Tidak seperti ilmu tongkat dari aliran besar yang terlihat gagah dan megah, ilmu ini terlihat santai, acak-acakan, namun setiap gerakannya memiliki tujuan yang mematikan. Seringkali serangan diarahkan ke bagian bawah tubuh, ke kaki, lutut, atau pergelangan tangan, seolah-olah ia sedang memukuli anjing-anjing liar yang menggonggong.

Han le memanfaatkan kelengahan mereka dengan bergerak cepat menyerang beberapa orang yang ada di dekatnya

" wuuuut"

Syuuut

Bugh

Plaak

Aaaaargh

Anak buah ji siang tay Kong yang terkena serangan menjerit dan terjebur ke sungai.

Serang anak itu jangan diam saja!" Hong-Hiam berteriak saat melihat dua anak buahnya terjebur ke air

" Hiaaaat"

Satu anak Buah Ji Siang Tay kong mencoba menusuk Han Le dengan pedangnya

Han le memutar tongkatnya dengan gerakan tak terduga

Wuuut

Plaaak

Aduuuh

Klontraaaang

Anak buah Ji Siang Tay Kong menjerit saat tongkat Han Le memukul pergelangan tangannya dan membuat pedangnya terlepas

Dengan Han le yang ikut terjun menyerang para penghadang, Ji Siang Tay Kong dan lainnya menjadi terdesak, apalagi Biksu kwat Song memiliki tenaga dalam yang besar, sat persatu mereka di pukul jatuh ke sungai

" Mundur!" Hong Liam yang melihat keadaan berbalik berteriak, ia melesat pergi di ikuti saudara seperguruannya dan anak buahnya

Biksu Kwat Song menepuk bahu Han le

" amitaba....! Aku baru ingat cerita Biksu kong Hui, kau adalah anak yang terjatuh ke jurang saat perebutan Buah Ling ce" ucap Biksu Kwat lian

" Benar losuhu, saya terjatuh dan di selamatkan locianpwe Coa lin" jawab Han Le

" Ayo kita lanjutkan perjalanan di dean nanti ada desa kita beristirahat di sana" ajak biksu Kwat song

Keempatnya kembali melangkah menyebrangi jembatan Pujin, setelah hadangan dari Ji Siang Tay Kong, perjalanan mereka tak ada lagi hambatan, di hari ke tujuh mereka sampai di kaki gunung SongSan, Gunung itu terlihat menjulang tinggi memancarkan aura kuno, terlihat kabut menutupi puncaknya

jalan untuk ke kuil Shaolin harus naik tangga batu yang panjang dan berkelok, di jarak tertentu ada biksu muda yang menjaga

Teng

Teng

Teng

Saat mencapai Gerbang kuil suara lonceng bergema seakan menyambut kedatangan mereka, semua biksu yang sedang berlatih terlihat berhenti saat lonceng itu berhenti dan mereka berjalan ke satu tempat, sepertinya lonceng itu sebuah tanda bagi para Biksu Shaolin

Han Le di bawa langsung ke sebuah aula, Aula Mahavira, di dalam nya puluhan biksu duduk bersila dengan rapi, di bagian depan tujuh Biksu tua duduk

Han le di tuntun oleh Biksu Kwat Song dan duduk di depan ke tujuh biksu tua itu

" Amitaba...! Kami membawa Han Le, tetua ia yang memakan pil curian Yeti" Biksu Kwat Song menjura dan melapor

" Yeti?" seorang tetua yang dari tadi diam dengan mata terpejam, membuka mata dan bertanya

" " ya Tetua, Yeti mencuri Pil pusaka dari kuil cabang " jawab Kwat Song

" Yeti bisa mencuri?" tanya nya heran

" Amitaba! Sebenarnya yeti itu manusia tetua, Ia Coa Lin, yang dulu terkenal dengan sebutan Pendekar Pedang Naga, hanya saja karena kesalahannya dia di kutuk dalam kulit Yeti"

Begitu kalimat itu terucap suasana aula menjadi riuh

" Han le maju ke depan

" Saya tidak tahu jika itu pil pusaka milik Shaolin, locianpwe Coa Lin hanya ingin membantu saya ,Jika Biara Shaolin menuntut, Saya siap menerima hukuman" Ucap han le lantang

Aula kembali hening saat Han le selesai berbicara, Biksu Kwat Song tampak mendekat ke salah satu Tetua dan berbisik

" amitaba...! Anak muda apa kau tahu pil apa yang telah di curi dan kau mium?" tanya tetua yang di bisiki oleh biksu Kwat Song tadi

Han Le menggelang

" Itu Pil Inti Bodhi Emas, Pil Pusaka yang di sempurnakan setiap seratus tahun sekali, dengan berbagai obat langka, dan di segel dengan tenaga dalam para tetua generasi terdahulu" ucap Tetua itu menjelaskan pil yang Han Le minum

Han le kaget mendengar pil itu hanya di buat satu dalam seabad

" Pil itu bukan hanya dapat menyembuhkan luka, ia bisa membuka pusat tenaga dalam yang tertutup atau terluka, orang yang meminumnya akan mendapat kekuatan berlipat, sejak ratusan tahun yang lalu pil itu di peruntukan bagi calon pewaris Biara Shaolin, namun kini malah berada di tubuhmu" tutur tetua itu

Han le mengangguk

" Jika memang begitu, silahkan ambil pil itu dari tubuh saya" tegas Han le

Mendengar ucapan Han le Para tetua saling pandang lalu menggelengkan kepala

" Pil itu tidak bisa di keluarkan, setelah masuk ke tubuhmu ia akan menyatu dengan darah, daging dan tulangmu" ucap tetua itu

" aku bersedia menggunkan tubuhku jika itu bisa memurnikan pil itu kembali" ucap Han Le

" segala sesuatu di dunia ini terikat oleh karma, Coa lIn mencurinya, kau memakannya tanpa tahu pil iti pil apa, dan pil itu menyelamatkanmu, ini jelas bukan kebetulan semata" tetua itu berdiri dan mendekat ke arah Han Le " Jawablah dengan jujur apa yang kau rasakan setelah kau meminim pil itu!?"

Han le menghela napas, lalu menjelaskan tentang perubahan tenaga dalam di dirinya, juga kejernihan berpikir setelah meminum pil itu meningkat, tetua itu menyentuh pundak Han le

" Pondasinya stabil, dan tulangnya sangat baik , tenaga dalamnya sangat murni melebihi murid Shaolin kita" ucap tetua itu

" Amitaba....! Tetua yang lain berseru bersamaan

" tetapi ada salah satu yang menghela napas berat

" Justru itu masalahnya"

" kenapa Losuhu?" tanya Han le

Tetua yang menghela napas tadi menatap Han le

" anak muda, sejak kau meminim Pil Inti Bodhi Emas, nasibmu telah terikat dengan biara Shaolin, kau tak bisa pergi begitu saja" sahut tetua itu

"Untuk saat ini tinggallah di sini, kami belum bisa memutuskan, biar nanti ketua yang memutuskan hukumanmu, tinggallah di biara belakang " ucap tetua itu memutuskan

"Baik Losuhu" ucap Han le menerima keputusan tetua itu, Lonceng kembali berdentang keras

Semua biksu yang ada di sana berdiri dan meninggalkan Aula Mahavira

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!