NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:384.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. pikiran yang masuk akal

sementara di posisi Nova sendiri. lagi-lagi dia dikejutkan dengan suara sistem.

Ting

"tuan rumah telah terdeteksi mengirimkan uang dan telah diterima oleh orang tua, dari tuan rumah. tuan rumah berhak mendapatkan cashback dan bonus. cash back senilai 500 juta, dan mendapatkan bonus kemampuan ilmu bela diri tingkat dasar." dan saat itu juga, Nova merasa kalau dirinya mulai menguasai jurus-jurus ilmu bela diri tingkat dasar.

bahkan, di dalam kamarnya dia sampai mempraktekkan gerakan-gerakan tersebut. dan melihat gerakan-gerakan itu, dia langsung tersenyum senang.

"wah!! kekuatan ilmu bela diri ini benar-benar bermanfaat.!! kalau seperti ini, aku tidak perlu khawatir lagi kalau pergi kemana-mana. dengan ilmu bela diri seperti ini, aku bisa melindungi diriku sendiri." ucapnya dengan bangga. bahkan, m-bankingnya kembali membunyikan notifikasi uang masuk 500 juta di sana.

Nova yang melihat itu lagi-lagi tersenyum dengan riang gembira. setelah itu, dia yang memang biasa bangun pagi, apalagi jam 09.00 nanti harus masuk kuliah, pun langsung bergegas untuk mandi dan membersihkan tubuhnya.

udah butuh waktu lama, dia pun selesai mandi. dan dia juga langsung mengenakan pakaian biasa. Karena berhubung, waktu masih menunjukkan pukul 06.30 pagi. Dia yang saat ini baru selesai mandi dan berganti pakaian, langsung mendapatkan panggilan telepon dari nomor handphone yang ia kirimkan untuk kedua orang tuanya.

Dan melihat panggilan masuk itu, dengan cepat dia menyambar handphonenya serta menerima panggilan tersebut.

"assalamualaikum.." mereka melakukan video call. sehingga wajah kedua orang tuanya dapat terlihat dengan sempurna.

"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh!" jawab mereka bertiga dengan serentak. Nova yang mendengar itu mulai menajamkan penglihatannya.

"oh ada abang juga di sana? gimana kabar keluarga di kampung bang ? sehat?" tanya Nova.

"Alhamdulillah dek.. kami semua dalam keadaan sehat walafiat." mendengar itu, Nova pun kembali melebarkan senyumnya.

"syukur alhamdulillah kalau begitu bang."

"oh ya dek.. bapak dan Ibu sudah membaca suratmu. kamu ingin kami membuka buku rekening, dan juga membayar hutang.?" tanyanya. Nova yang mendengar itu menanggukan kepalanya.

"Iya bang.. tanya bapak dan Ibu yang buka rekening. Abang sama bang Irfan juga harus buka. dan jangan lupa kirimkan nomor rekeningnya pada Nova. oh ya bang, sebaiknya hari ini Abang dan bapak langsung berangkat saja ke kota kabupaten. lebih cepat lebih baik. nanti, sampai di kota kabupaten, Nova akan kirimkan uang kembali. di sana, Abang sama bapak beli motor dan juga handphone untuk Abang juga." tuturnya. Iqbal yang mendengar itu kembali mengerutkan keningnya.

"nggak usah dek!! kalau seandainya kamu punya uang banyak, kamu simpan uang itu dengan baik untuk biaya sekolahmu. karena abang tidak yakin, bisa mendapatkan uang dengan cepat untuk mengirimkannya kepadamu." tutur Iqbal. Nova yang mendengar itu tersenyum.

"Abang tenang aja.. kalau abang tidak mau menggunakan uang Nova, Abang beli saja satu motor dan dititipkan ke rumah bapak. nanti kalau ada keadaan darurat dan mendesak, kalau mau ke Puskesmas atau mau berbelanja ke pasar, Abang nggak perlu susah lagi minjam motor orang. cukup isi bensin aja, itu sudah jauh lebih baik." tuturnya.

Iqbal yang mendengar itu termenung sejenak.

"memangnya uang kamu cukup nak ? sebentar apa yang dikatakan Abang kamu. kalau seandainya kamu punya uang, kamu hematlah dan simpan untuk biaya sekolah." tutur Ibu Isma lagi. Nova yang mendengar itu Tersenyum Lagi.

"ibu dan bapak tenang saja."

"mm.. baiklah kalau begitu dek.. kalau begitu, siap-siap dulu ya. aku sama bapak tidak jadi pergi ke ladang untuk membantu Pak RT. nanti Abang akan sampaikan kepada Pak RT. kami akan ke kota kabupaten dengan segera." ucap Iqbal.

"baiklah kalau begitu bang, aku tunggu kabar baiknya."

"baiklah kalau begitu dek. Abang tutup dulu panggilannya ya. assalamualaikum."ucap Iqbal yang tampak terburu-buru itu.

"Iya bang waalaikumsalam." dengan cepat Iqbal pun menutup panggilan tersebut. dia terdiam sejenak sebelum akhirnya menoleh ke arah kedua orang tuanya.

"Aku memikirkan sesuatu Bu. tidak apa-apa kalau Nova mengirimkan uangnya. nanti uang itu kita bantu simpan aja, nanti kalau diminta oleh Nova, kita punya uang cadangan. tidak perlu membeli apa-apa. tabungkan saja itu untuknya. karena kalau kita tolak, Nova pasti akan sedih." tutur Iqbal kepada kedua orang tuanya.

"kalau uangnya yang 10 juta ini, sisihkan satu juta untuk kita bawa ke kota kabupaten. sementara 9 jutanya ini, akan kita gunakan untuk membayar hutang kepada tetangga. bagaimana ? Apakah bapak sama Ibu setuju ?" tanya Iqbal. mendengar penuturan anak pertama mereka yang cukup masuk akal, langsung membuat Pak Rusman dan Ibu Isma mengangguk kepala.

"iya iya.. bapak setuju dengan ide kamu nak. nggak papa kita buka saja rekening sesuai dengan permintaannya. tapi uang itu kita simpankan untuk dia. dan kita gunakan sedikit untuk melunasi semua hutang-hutang kita. bapak rasa, 9 juta ini masih belum cukup." mendengar itu, Iqbal pun menganggukkan kepalanya.

memang, hutang kedua orang tua mereka tidak seberapa. tetapi yang banyak minjam adalah Iqbal dan Irfan. dan semua uang itu tentu saja sedang mereka cicil. uang yang mereka pinjam mereka kirimkan kepada adik perempuan mereka. siapa lagi kalau bukan Nova.

"baguslah kalau begitu Pak! kalau begitu, bapak sampaikan dulu sama Pak RT. kalau hari ini kita tunda dulu untuk membantu membersihkan kebun Pak RT. sementara aku, Aku ingin bertemu dengan Ardi dulu. mudah-mudahan dia mau meminjamkan sepeda motornya " tutur Iqbal.

Ardi sendiri adalah teman baik Iqbal semasa sekolah. Ardi sekarang sudah sukses dan mencari seorang guru yang mengajar aktif di sekolah SMP. sementara dirinya, karena kekurangan biaya, dia tak bisa menggapai cita-citanya. Dia hanya bisa mengubur cita-cita itu sedalam-dalamnya.

"baiklah kalau begitu nak. oh ya Bu, tolong simpan 9 jutanya dan sisihkan satu jutanya untuk kami bawa ke kota kabupaten. sekalian KTP sama kartu keluarganya juga disiapkan ya Bu. jangan lupa handphone-nya juga. handphonenya bermanfaat, agar kami bisa menghubungi Nova nanti." tutur pak Rusman

sementara Iqbal tadi sudah berpamitan kepada kedua orang tuanya. berharap dia masih bisa menyusul Ardi. biasanya, Ardi akan berangkat pagi hari dan masuk bersama dengan anak-anak Didik mereka. Karena itulah, dia tidak ingin ketinggalan.

"baiklah begitu Pak. nanti akan Ibu siapkan." setelah itu pak Rusman pun langsung bergerak pergi ke rumah Pak RT untuk menyampaikan hal yang harus disampaikan.

dan begitu pula dengan Iqbal. dia tak langsung pulang ke rumah, melainkan langsung ke rumah Ardi.

1
Helena Martini
kok lama update nya
Nor alizawatie Khairudin
terbaik
Siget Budianto
Author cerianya bagus kutunggu kelanjutannya
Firginia N oktavia
karyanya bagus plotnya jelas, dan itu tentang keseharian yg biasa dilakukan
Firginia N oktavia
akhirnya up juga thor
terimakasih update nya ya thor
semangat💪💪 terus dan jaga kesehatan ya thor
MB
akhirnya Thor lanjut lagi ??

Thor baik" saja kan ?
Was pray
kiran mandek tengah jalan.... sampai lupa jalan ceritanya...
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖼𝗋𝖺𝗓𝗒 𝗎𝗉𝗇𝗒𝖺. 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗄𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝗎𝗍𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
Dewi Susanti
kemana aja Thor?
Memyr 67
𝖺𝗋𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗈𝗇𝗂𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖺𝗋𝗒𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗉𝖺𝗌 𝗆𝗎𝗍𝗂𝖺𝗋𝖺 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖾𝗇𝗀𝗀𝖺𝗆 𝗄𝖾𝗋𝗂𝗄𝗂𝗅. 𝗌𝗈𝗇𝗂𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 "𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗍𝗎𝗋"𝖺𝗋𝗒𝖺, 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝗉𝖾𝗋𝖻𝗎𝖺𝗍𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗍𝗎𝗋 𝖺𝗋𝗒𝖺, 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗉𝖺𝖼𝖺𝗋 𝖽𝗈𝖺𝗇𝗀, 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗍𝖺𝗍 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋.
Narina
lanjut thor 💪💪💪
Erna Ladi Yanti
semangat thor,jangan cepat di tamatin 🙏
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖽𝗂𝗌𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖽𝗂𝗃𝖺𝗍𝗎𝗁𝗂 𝗁𝗎𝗄𝗎𝗆𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖽𝗂𝗁𝗎𝗄𝗎𝗆 25 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗎𝗆𝗎𝗋 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉. 𝖬𝖤𝖬𝖡𝖨𝖭𝖦𝖴𝖭𝖦𝖪𝖠𝖭
Fatimah Zahara: mungkin maksud nya hukuman mati kak.
total 1 replies
Ida Kurniasari
woww😍 lanjut thorr
Erna Ladi Yanti
akhirnya yang di tunggu2 muncul juga♥️
Memyr 67
𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗎𝗉 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝗍𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁
Memyr 67
𝗄𝖺𝗉𝖺𝗇 𝗇𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗎𝗉? 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎
Afifah Hanum
lah Thor kpn up nya ..
mygood heart
SISTEM IDIOT MASA MC TDK DI KASIH TAU KL SI JALANG SANDRA YG MENGHADANG OTHOR KM HARUS BYK BACA REFERENSI LG AGAR TDK BUAT READERS KECEWA PUNYA SISITEM KOK MASIH OON MCNYA, DI HADANG TDK TAHU RUMAH NGONTRAK PDHAL BISA BELI MANSION DAN PERUSAHAAN KOK NYEWA JGN OON DEH BUAT APA MILYARAAN UANG TP NYEWA DSR MASIH OON PLUS OGEB
Cristina Billi
🙄🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!