Follow sosmed author
IG:Mia novita23
Tiktok:Miss Mia Novita
Hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia justru menjadi seperti mimpi terburuk yang pernah datang. Di tinggal pergi oleh calon suaminya sendiri tepat di hari pernikahan. Sehingga mau tidak mau Kanaya harus menikah dengan calon kakak iparnya yang terkenal arogan dan juga dingin. Demi menjaga nama baik keluarga, Andreas bersedia menggantikan adiknya yang kabur dan menikahi calon adik iparnya.
Bagaimanakah perjalanan pernikahan mereka? Akan kah pernikahan itu bisa membuat keduanya saling mencintai? Ikuti kisahnya, Ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kencan buta
Arabella diam dan hanya bisa menatap punggung Aditya dengan penuh rasa sakit. Ternyata dugaannya salah, dulu dimata Arabella, Aditya adalah sosok pria sempurna, perhatian, tampan, kaya. Pekerja keras. Oleh karena itu Arabella memutuskan untuk merebut Aditya dari pelukan saudaranya sendiri. Salah satu cara yang bisa Arabella lakukan saat itu hanyalah menjebak Aditya agar tergoda olehnya. Dan benar saja, malam ulang tahun mama Kanaya Arabella gunakan untuk menjalankan rencananya. Hingga malam panas itu pun terjadi.
"Ternyata aku sudah salah menduga, mas. Awalnya aku pikir kamu adalah pria lemah lembut yang penuh dengan kasih sayang, tapi semua itu hanya ada dalam ekspektasi ku saja" ujat Arabella yang terdengar sangat lirih.
Wanita itu mengusap pipi bekas tamparan Aditya tadi, terasa sangat menyakitkan, bukan bekasnya, tapi kata-kata yang dia dengar dari Aditya tadi. Harinya hancur berkeping-keping. Karna memang untuk saat ini Arabella sudah begitu mencintai Aditya.
"Kenapa rasanya sesakit ini" ujar Arabella lagi sembari mengusap perutnya yang masih datar namun ada nyawa lain di sana.
Air mata yang sejak tadi Arabella tahan agar tidak jatuh akhirnya jatuh membasahi kedua pipinya. Entah bagaimana nasib janin yang ada dalam kandungannya nanti, akan kah Aditya juga memperlakukan hal yang sama pada buah hati hasil dari pergulatan panas kala itu.
"Jadi laki-laki seperti itu yang sudah aku rebut dari saudaraku sendiri" Arabella merasa sangat menyesal sudah melakukan hal bodoh itu.
Aditya keluar dari dalam kamarnya dengan membawa rasa marah, sungguh Aditya sangat menyesali apa yang sudah terjadi beberapa bulan lalu, karna kebodohannya sendiri dia harus hidup dengan wanita yang sama sekali tidak dicintainya.
"Arrrrrrggghhh" pria itu mengusap kasar wajahnya sembari membaringkan tubuhnya di sofa panjang yang ada di ruang tamu. semua perkataan Andreas masih bisa terngiang begitu saja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kanaya membuka kedua matanya saat sudah mendengar suara dengkuran dari suami yang menikahinya kemarin. sungguh tidak pernah menyangka jika dia sudah menjadi istri dari pria yang amat tidak Kanaya sukai, karna yang Kanaya tau kakak dari Aditya adalah orang yang dingin serta angkuh. tapi ternyata dia salah, di balik sikap dingin Andreas kepada orang lain, ternyata ada sisi baik dari pria itu. .
"Aku tidak tau harus senang atau bagaimana, akhirnya aku bisa tau apa alasan Adit ninggalin aku di hari yang seharusnya menjadi hari bahagia" Kanaya beranjak dari tempat tidur lalu menatap wajah Andreas yang terlihat sangat lelap dan damai dalam tidurnya.
Saat sedang tidur seperti ini Andreas terlihat sangatlah tampan, bahkan ketampanannya jauh melebihi Aditya. tidak ada wajah dingin di sana. yang Kanaya lihat hanyalah wajah damai dengan sejuta karisma.
"Kamu tampan sekali, Dre. tapi sayang kamu terlalu dingin dan kamu bukan tipe laki-laki yang aku inginkan" ujarnya sembari terus menatap sosok itu.
"Entah sampai kapan aku harus terjebak pernikahan dengan laki-laki seperti dirimu, tapi yang pasti aku tidak akan membiarkan rasa itu hadir, karna rasanya aku sudah tidak bisa percaya lagi akan laki-laki." saat teringat apa yang dia dengar dari pembicaraan Andreas dengan Aditya lewat panggilan telpon membuat Kanaya mengusap dada kirinya yang terasa sangat sakit. karna mau bagaimanapun Kanaya memang sangat mencintai sosok Aditya.
namun siapa sangka jika sosok yang selalu Kanaya puja malah mengkhianatinya dengan saudara sepupunya sendiri, sungguh menyedihkan.
Setelah cukup puas menatap wajah damai Andreas yang terlihat sangat tampan, Kanaya mengambil ponselnya lalu menonton drama Korea kesukaannya untuk menghilangkan rasa sakit serta kecewa karna kelakuan Aditya. bahkan karna terlalu menikmati film yang dia tonton, tanpa Kanaya sadari jam sudah menunjukkan pukul 0340, sudah hampir pagi.
Gadis itu pun terlelap dengan ponsel yang masih menyala hingga pagi datang.
suara alarm membangunkan Andreas dari tidurnya. pria itu mengerjabkan kedua matanya yang masih terasa sangat berat, namun dia sadar jika ada banyak tanggung jawab yang harus Aditya ingat. sekarang bukan hanya tentang hidupnya, tapi juga tentang kehidupan gadis yang terlelap di atas ranjang miliknya.
Setelah memutuskan untuk menikahi Kanaya, Andreas memang sudah berjanji untuk tidak akan membuat Kanaya kekurangan sedikitpun. biarpun belum ada rasa cinta, namun Andreas akan menafkahi Kanaya dengan semestinya.
Dtttttt.....Dtttttt...Dtttt
Suara dering ponsel mengalihkan perhatian Andreas yang sejak tadi fokus pada Kanaya. dia melihat layar ponselnya yang menunjukkan nomor Andra tertera di sana.
"Ada apa Andra pagi-pagi menelponku" gumamnya sembari mengusap tombol hijau di benda pipih yang ada di tangannya. dengan suara seraknya Andreas menjawab panggilan Andra.
📱: Halo, Dra. Ada apa pagi-pagi begini kamu telpon?
📱:Mohon maaf, tuan. saya harus telpon anda pagi-pagi seperti ini, tapi ini ada hal penting
📱:Hal penting? hal penting apa?
📱: orang perusahaan MERA baru saja menghubungi saya, tuan. mereka bilang katanya bisa mempertimbangkan bekerja sama dengan kita tapi dengan satu syarat.
Mendengar itu membuat Andreas mengerutkan keningnya.
📱:Syarat? Syarat apa memangnya Dra?
📱: mereka ingin anda melakukan kencan buta dengan anak sulung mereka
📱:Apa? kencan buta? yang benar saja, apa kamu lupa kalau saya sudah punya istri
📱: Iya, tuan. mereka mengajukan syarat kencan buta jika memang pengen kerja sama dengan perusahaan itu. tapi kan tidak ada orang yang tau jika anda sudah menikah. yang semua orang tau anda itu seorang lajang dengan sejuta karisma.
📱:Aaahhh saya lupa. nanti saya pikirkan lagi.
Andreas memutuskan sambungan telponnya, wajahnya mendadak jadi gelisah saat mendengar penuturan dari Andra. karna memang untuk saat ini belum ada yang tau jika Andreas sudah menikah, atau lebih tepatnya menjadi pengantin pengganti kemarin di acara pernikahan adiknya.
Tapi rasanya sayang jika dia harus melewatkan kesempatan emas untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan besar yang selama ini Andreas dambakan. namun saat teringat akan syarat yang mereka ajukan membuat Andreas harus berpikir dua kali. karna biarpun saat ini dia belum memiliki rasa akan Kanaya, tentu saja Andreas tidak ingin mengecewakan gadis itu karna telah melakukan kencan buta dengan perempuan lain.
"Bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan" ujar Andreas dengan wajah gelisahnya. .
di satu sisi dia masih mengutamakan perasaan Kanaya, namun di sisi lain sangat di sayangkan kesempatan emas seperti itu di lewatkan begitu saja. karna memang sudah sejak lama Andreas menginginkan kerja sama dengan perusahaan MERA.
di saat Andreas masih bingung dengan keputusan yang harus dia ambil, Kanaya terbangun karna merasa kelaparan. gadis itu menatap pada Andreas yang sedang memijat ruang di antara dua alisnya.
"Ada apa denganmu?" ucap Kanaya sambil menatap pada Andreas
Suara serak Kanaya mengalihkan perhatian Andreas. masih bingung apakah dia harus mengatakannya pada Kanaya atau tidak"Hei, kenapa kamu diam saja, ada apa denganmu? tumben sekali wajah dingin mu itu terganti dengan wajah gelisah" lanjut Kanaya
Hingga akhirnya Andreas memutuskan untuk menceritakan pada Kanaya perihal kencan buta itu. namun sebelum mengatakan pada Kanaya dia masih mengambil nafas dalam.
"Ada yang ngajak saya kencan buta"
"Hah, kencan buta?"