ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan
jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.
kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.
apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?
apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?
bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terbongkar
"Ketika kebohongan terungkap, yang tersisa hanyalah kecewa dan benci yang entah sampai kapan akan hilang"
Siang ini kinan membuatkan bekal makan siang untuk suaminya yang akan dirinya bawa ke perusahaan, kinan mempersiapkan bekal tersebut penuh hati-hati dan itu semua dilihat oleh baekhyun.
“Sedang membuat apa sayang?" Tanya baekhyun sambil berjalan mendekat ke arah kinan.
“Ah ini mah, kinan lagi buatin bekal makan siang untuk kak victor" ucap kinan sambil tersenyum.
“Kamu akan ke perusahaan sayang" tanya baekhyun sambil menatap kinan intens dan kinan pun mengangguk.
Saat kinan melangkah suara baekhyun menghentikannya.
“Bulan depan resepsi pernikahan kamu dan victor sayang, kamu jangan terlalu lelah" pesan baekhyun.
“Resepsi?" Tanya balik kinan dan baekhyun pun mengangguk.
“Iya sayang, kami sebagai orang tua victor meminta maaf karena kami tidak tahu tentang pernikahan kalian" ucap baekhyun sambil tersenyum.
“Tidak apa-apa mah, dan tidak perlu mengadakan resepsi lagipula kinan sedang hamil rasanya akan sangat melelahkan bukan?" Ucap kinan sedangkan baekhyun hanya terdiam.
"Sayang mama mohon jika suatu saat victor melakukan kesalahan yang membuatmu kecewa atau membuatmu sakit hati jangan meninggalkannya, marahi saja dia, karena mama takut jika kamu marah lalu pergi dia akan terpuruk” ucap baekhyun pelan.
Kinan tersenyum menatap mama mertuanya tersebut.
"Kak victor pria yang baik dan sangat menjaga kinan mana mungkin kak victor membuat kinan kecewa, kinan sangat mencintainya mah terlepas siapapun dia” jelas kinan sambil tersenyum.
Baekhyun hanya tersenyum untuk saat ini dirinya berharap wanita di depannya ini tidak tahu tentang rahasia besar yang mereka sembunyikan, baekhyun hanya tidak ingin kinan kecewa dan pergi meninggalkan putranya.
"Kamu akan ke perusahaan dengan siapa sayang?” Tanya baekhyun.
“Kinan akan pergi dengan kak jinnie mah, kebetulan kak jinnie juga membuatkan bekal untuk kak namjoon" jelas kinan dan baekhyun pun mengangguk.
Sementara itu di perusahaan.
“Bagaimana sudah di tanda tangani irene?" Tanya chanyeol kepada sang putra.
Victor menggeleng pelan
“Wanita itu tidak ingin bercerai, dia masih percaya jika victor masih mencintainya" jawab victor.
“Apakah kamu tidak menunjukkan bukti perselingkuhannya selama ini?" Tanya suga.
“Sudah, tapi dia masih yakin jika aku akan memaafkannya" jelas victor.
“Definisi jalang sesungguhnya" sarkas hoseok dan diangguki yang lain.
Sementara itu di lobi terlihat irene yang berusaha ingin bertemu dengan victor tapi sesuai pesan victor bahwa dirinya tidak ingin bertemu dengan irene dengan alasan apapun.
"Aku istri kim victor bisa-bisanya kalian melarangku untuk bertemu dengan suamiku sendiri!!!!” Be tak irene kepada resepsionis yang hanya bisa diam menunduk karena takut.
"Ada apa ini?” Tanya namjoon yang baru saja turun dari ruangannya untuk mengambil beberapa berkas.
"Maaf tuan namjoon, nyonya irene ingin bertemu dengan tuan victor tapi tuan victor memberi perintah untuk tidak mengizinkan nyonya irene masuk” jelas sang resepsionis.
Namjoon menatap irene dingin.
"Untuk apa kamu mencari victor? Bukankah surat cerainya sudah kamu terima irene ssi? Tinggal tanda tangani dan semuanya selesai” ucap namjoon dingin.
"Aku hanya ingin bicara dengan victor" keukeuh irene.
“Tidak!! Sekarang pergilah" tegas namjoon lalu berlalu dari sana.
Sementara irene menatap pria tersebut dengan pandangan yang penuh emosi, tanpa banyak kata dia pergi keluar lobi tapi hanya untuk mengecoh para sekuriti dan resepsionis untuk bisa masuk secara diam-diam ke ruangan victor.
Sementara itu di ruangan victor semua orang sudah meninggalkan victor seorang diri yang sudah sibuk dengan berkas-berkasnya, hingga terdengar suara pintu yang terbuka.
"Ada apa lagi kak? Ada yang ketinggalan kah?” Tanya victor tanpa melihat ke arah pintu.
"Ini aku” ucap irene dan seketika victor pun mendongak.
"Untuk apa kamu kemari?” Tanya victor dingin.
"Tentu saja untuk menemui suamiku” ucap irene lalu duduk di salah satu sofa.
"Kita sudah tidak punya hubungan lagi irene ssi” kata victor dingin.
"Setega itu kamu denganku kim victor, kamu berubah sejak menikah lagi” ucap irene lirih.
"Aku berubah karena kamu yang membohongi dan mengkhianatiku, kamu bilang kamu tidak bisa punya anak karena kamu punya penyakit tapi kenyataannya kamu tidak bisa hamil karena kamu tidak mempunyai rahim, bukan begitu irene ssi” jelas victor dingin.
Irene terkejut saat rahasia terbesar dirinya terbongkar oleh pria di depannya.
"Aku tidak bermaksud membohongimu aku hanya terlalu mencintaimu Vi dan aku tidak ingin kehilanganmu” ucap irene dengan wajah sendunya.
"Cinta? Kamu mengatakan cinta tapi kamu bisa tidur dengan banyak pria di luar sana, definisi jalang yang sesungguhnya” sarkas victor.
Sementara itu, kinan dan jinnie sudah sampai di perusahaan.
“Kinan langsung ke ruangan kak victor ya kak" ucap kinan kepada jinnie.
“Baiklah kakak juga akan ke ruangan namjoon langsung kalau begitu" ucap jinnie dan setelahnya mereka berpisah menuju ruangan suami mereka masing-masing.
Sementara itu suasana di ruangan victor semakin tegang.
“Aku melakukannya karena kamu terlalu sibuk dengan istri barumu kim victor" ucap irene lirih.
“Jangan menyalahkan orang lain atas apa yang kamu lakukan irene ssi, kamu pikir aku bodoh untuk tidak tahu jika kamu selingkuh bahkan sebelum aku menikah dengan kinan" ucap victor.
Sementara itu kinan yang berada di depan pintu hanya diam mendengarkan pembicaraan suaminya dengan seorang wanita, awalnya dirinya ingin pergi karena menurut kinan sangat tidak sopan jika menguping tapi niatnya untuk pergi terhenti saat mendengar namanya disebut.
“Kamu menikah dengan wanita lain aku juga setuju bukan, bahkan aku mengizinkanmu untuk menikah lagi” ucap irene.
Victor berdiri dari duduknya dan berdiri dengam menyandarkan tubuhnnya di meja kerjanya.
"Kamu lupa siapa yang memaksaku untuk menikah lagi? Apa aku perlu aku ingatkan irene ssi” ucap victor.
"Ya aku yang menyuruhmu menikah lagi demi mendapatkan seorang anak yang tidak bisa aku berikan untukmu, tapi tidak dengan jatuh cinta dengannya!!!" ucap irene emosi.
"Apa salahnya jika aku jatuh cinta dengan istriku sendiri?” Ucap victor dingin.
"Aku juga istrimu jika kamu lupa kim victor, kenapa kamu tega” isak irene.
"Sekarang kita hanya mantan, dan semuanya juga karena kamu sendiri. Jika kamu tidak memberikan ide gilamu itu mungkin aku masih bisa memaafkanmu karena mungkin aku masih buta oleh cintamu” ucap victor.
"Tapi ternyata Tuhan lebih sayang aku dengan mengirimkan kinan meski dengan cara yang salah, tapi aku benar-benar sudah jatuh cinta dengannya dan aku sudah tidak mencintaimu” ucap victor.
Sementara itu di depan pintu kinan membeku saat mendengarkan semua pembicaraan dua orang di dalam ruangan itu, air matanya mengalir tanpa permisi rasa sesak menghimpit dadanya dia tidak bisa berpikir apapun bahkan dirinya mengabaikn panggilan jinnie yang kebetulan datang bersama namjoon dan yang lain karena sekarang kebetulan masuk jam istirahat.
“Kinan, kenapa kamu hanya berdiri di situ? Apakah suami sedang ada tamu?" Tanya suga saat melihat kinan berdiri membelakanginya sambil memegang handel pintu erat.
Saat mereka ingin berjalan mendekat, mereka mendengar teriakan dari dalam.
"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau bercerai!!” Teriak irene.
Disaat bersamaan pintu terbuka lebar dan pelakunya adalah kinan. Victor membeku saat mendapati istrinya di depannya yang menatapnya dengan penuh luka sementara itu di belakangnya terlihat yang lain juga terkejut dengan kejadian yang ada di depan mereka saat ini.
Victor buru-buru berjalan mendekat ke arah kinan dan berusaha menggapai tangan istrinya tapi kinan justru menghindar dan berjalan masuk ke dalam ruangan diikuti yang lain, seketika ruangan berubah menjadi dingin.
“Katakan apa yang kakak tutupi dari kinan" ucap kina lirih sambil menatap suaminya.
"Maaf” ucap victor lirih tapi satu kata itu justru yang membuat kinan semakin terluka.
"Apakah karena kinan hanya anak yatim piatu sehingga kakak mempermainkan kinan sejauh ini?” Tanya kinan lirih.
"Tidak sayang, kakak tidak ada niatan mempermainkanmu. Kakak akui awalnya kakak tidak mencintaimu tapi semakin kesini kakak jatuh cinta denganmu” ucap victor sambil berjalan mendekat dan berusaha menyentuh tangan istrinya tapi kinan mundur menghindar.
“Apa salah kinan? Kinan tidak pernah mengenal kakak sebelumnya tapi kenapa kakak melakukan ini” ucap kinan dengan air mata yang mengalir. Lalu setelahnya apa yang dia ucapkan membuat yang lain membeku seketika.
“Ayo kita akhiri semuanya dan ayo kita bercerai" ucap kinan tanpa ada keraguan di matanya.
Victor menggeleng
“Tidak sayang, kakak tidak akan menceraikanmu" ucap victor tegas.
“Apa-apaan kamu victor, kenapa kamu menolaknya jika wanita itu ingin bercerai” protes irene.
"Diam kamu irene ssi kamu sudah tidak ada hak apapun dalam keputusan yang dibuat oleh victor” ucap suga dingin.
"Kinan, jangan bercerai dari victor kami mohon. Victor sangat mencintaimu terlepas dengan kesalahan yang dia perbuat” ucap jinnie.
Kinan menatap semua orang yang ada di ruangan itu
“Apakah kalian semua tahu tentang ini?" Tanya kinan lirih dan semuanya terdiam yang membuat kinan tertawa lirih, tawa yang terdengar menyakitkan.
“Jadi semuanya sudah tahu? Kenapa kalian sejahat ini pada kinan?" Isak kinan.
“Maafkan kami sayang, kami tahu kami sudah membohongimu tapi kami sangat menyayangimu” ucap jinnie dengan air mata yang sudah mengalir.
Kinan hanya diam dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya, sungguh semuanya terasa mimpi untuknya saat ini, kenapa takdir bisa sekejam ini padanya apa kesalahannya jika dirinya harus mengalami ini.
Kinan menatap victor dengan tatapan penuh luka dan kecewa.
“Apa salah kinan kak? Kenapa kalian semua tega mempermainkan kinan sejauh ini? Apa tujuan kakak menikahiku?" Tanya kinan lirih.
“Tujuannya? Tentu saja anak, kamu hanya alat untuk menghasilkan anak bagi victor. Kamu tahu victor menikahimu karena aku yang menyuruh karena dia sangat mencintaiku" ucap irene berusaha memanasi situasi yang terjadi.
Plaaaakkk…
Sebuah tamparan menggema dan pelakunya adalah baekhyun yang entah sejak kapan dia ada disitu bersama minji. Baekhyun menampar irene dengan penuh emosi.
“Victor memang salah karena mengikuti ide gilamu tapi kami bersyukur karena ide gilamu itu putra kami bertemu dengan wanita sebaik kinan dan sebentar lagi kami juga akan mempunyai cucu" ucap baekhyun.
“Tidak" ucap kinan tiba-tiba yang membuat semua orang menoleh ke arahnya.
“Aku akan menggugurkannya, aku tidak ingin mempunya anak dari pria penipu sepertinya” ucap kinan dengan tatapan yang menghunus tepat di kedua mata victor.
"Jangan gugurkan dia sayang, kamu boleh marah bahkan kamu boleh memukul kakak tapi jangan menggugurkannya karena dia tidak bersalah sama sekali” pinta victor lirih. Sementara semua orang hanya melihat tanpa bisa mengatakan sepatah katapun karena mereka tahu jika wanita di depan mereka saat ini amat sangat kecewa dan terluka.
"Apa hak anda mengatur apa yang harus saya lakukan tuan kim victor?” Tanya kinan dingin.
"Anda tahu bahkan saya merasa lebih rendah dari seorang jalang sekalipun, bahkan seorang jalang pun tahu jika mereka adalah orang ketika dalam hubungan seseorang tapi saya? Saya seperti wanita bodoh yang ditipu oleh kalian semua” jelas kinan lagi.
“Kinan kita bisa bicarakan ini baik-baik" bujuk minji dengn tatapan memohon.
Kinan menatap minji.
"Apa yang perlu dibicarakan? Tidak ada, keputusan kinan sudah bulat kinan akan menggugurkannya” tegas kinan yang membuat semuanya terdiam.