NovelToon NovelToon
Kehidupan Setelah Kamu Pergi

Kehidupan Setelah Kamu Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Hantu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Perempuan bernama Angel yang tengah kecelakaan kini meninggalkan jasadnya dan menjadi hantu, dia diberi kesempatan untuk mengumpulkan 3 tetes airmata orang yang tulus mencintainya selain keluarga kandungnya.

"Itu gampang, aku akan mendapatkan nya dengan muda" Jawabnya dengan penuh keyakinan.
"Bagus jika seperti itu, dapatkanlah".

Angel dengan semangat untuk mendatangi orang-orang yang dia cintai namun dia lah yang mendapat kan kejutan tak terduga.

Akankah Angel bisa hidup kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Erwin kini menatap orang itu dengan tatapan ketakutan, dia yakin orang ini akan melaporkan perbuatannya kepada tuan Hutama, dia haru melakukan sesuatu agar orang ini tidak melaporkannya.

"Aku harus menyingkirkannya, jangan sampai dia buka mulut kepada tua bangka itu".

Dia tidak menyadari jika kini dia juga dalam masalah dikantor, dia sengaja mematikan ponselnya sejak tadi karena tidak ingin diganggu siapapun untuk pekerjaan nya kali ini.

"Jangan coba-coba melakukan sesuatu pada saya, saya bukan tandingan anda". Ucap lelaki itu dengan tajam dan dingin.

Sebagai orang terlatih dan terbiasa menghadapi orang seperti Erwin, dia tahu jika Erwin merencanakan sesuatu untuk melenyapkannya.

Dia segera mengunci pergerakan Erwin kemudian menyeretnya dengan kasar, dia menghempaskannya dengan sangat kencang.

"Harusnya jadi manusia itu tahu diri, sudah numpang pada perempuan eh malah selingkuh, dasar ular".

Lelaki itu berjalan meninggalkan Erwin yang kini menatap penuh amarah dan dendam kepadanya, dia yakin setelah ini dia dalam masalah besar karena perbuatan gegabahnya itu.

"Sial, aku bodoh sekali karena termakan ego, sekarang aku pasti dalam masalah besar". Umpatnya meninju tembok yang ada dibelakangnya.

Dia memasuki mobilnya dan mengaktifkan handphonenya, belum juga dia menaruh handphonenya, suara pesan dan pemberitahuan terus berbunyi seakan berlomba-lomba memberitahukan dirinya jika dia sedang dalam masalah.

"Kak kamu dimana? ".

"Kak kamu dicari pak Hutama, dia marah besar".

" Kamu harus kekantor sekarang kak, om Hutama tahu jika kita sering bolos kantor dan sekarang dia suruh kamu pulang menghadapnya".

Deretan pesan dan panggilan tidak terjawab dari Mentari memenuhi handphonenya, dia mengepalkan tangannya dengan ketakutan.

Dia segera menghubungi Mentari untuk bertanya tentang keadaan yang sebenarnya.

"Hallo, bagaimana keadaan sekarang?". Tanyanya dengan panik dan ketakutan.

"Astaga kakak darimana saja sih dari tadi aku telpon tidak pernah tersambung, kakak ingin membuat kita berdua dalam masalah kah?". Jawab Mentari dengan suara meninggi.

Dia sungguh sangat kesal kepada lelaki ini, bagaimana bisa dalam keadaan genting seperti ini bisa mematikan handphonenya padahal sejak tadi dia sudah menghubungi nya.

"Diamlah, jawab saja apa yang ku tanyakan tidak usah banyak protes". Bentaknya dengan sangat kesal.

"Ini semua karena kamu kak, sudah kubilang tadi kita masih ada dikantor dan banyak kerjaan tapi kamu memaksaku untuk eorgi dan sekarang aku juga kena SP3, jika kamu tidak mau kita hancur sekarang kerumah Angel dan bicara pada ayahnya". Kini gantian Mentari membentaknya.

Dia selalu berusaha mengalah tetapi selalu salah dimatanya dan sekarang puncaknya, dia sudah kelewatan.

"Apa maksud kamu bicara begitu sama aku? , itu tidak mungkin diberikan oleh ayah Angel padamu, kamu adalah oramg kepercayaan Angel dan juga sekretaris ku, itu tidak mungkin". Bantahnya dengan nada sangat kesal bahkan tertawa sinis

Dia tidak percaya apa yang dikatakan Mentari barusan, bagaimana mungkin mertuanya yang begitu percaya pada mereka bisa melakukan itu.

"Tapi nyatanya dia melakukannya". Bentak Mentari dengan suara keras nyaris berteriak.

dia sungguh emosi mendengar perkataan Erwin yang seolah meragukan perkataan nya.

"Jadi itu semua benar adanya? ". Jawabnya dengan perasaan ketakutan.

"Iya, dan semua ini salah kakak yang selalu egois dan mau menang sendiri, kita dalam masalah besar karena kamu tidak pernah mendengarkan perkataan ku". lirihnya dengan emosi meluap.

"Itu tidak mungkin". Ucapnya pelan.

Dia berusaha menepis ketakutan yang ada pada dirinya, hancur sudah rencana mereka selama ini.

"Kalau kakak tidak mau kita dalam masalah, kerumah Angel sekarang, pastikan kakak mendapatkan pembelaan dan maaf dari orangtuanya kalau tidak, kita berdua akan hancur total". Ucapnya pelan dengan penuh penekanan.

Mendengar nada bicara Mentari yang seperti ini membuatnya merinding seketika, dia yakin kini apa yang dikatakannya sejak tadi benar adanya.

"Apa yang Om Hutama katakan padamu tadi? ". Tanyanya pelan berusaha meredakan emosi yang meledak pada gadis itu.

Mentari mendengus kesal, sejak tadi dia berusaha mengontrol emosinya tapi tidak berhasil akhirnya meledak juga.

"Dia bilang padaku, suruh Erwin pulang sekarang juga jika tidak kalian berdua akan menanggung akibatnya, jangan mentang-mentang kalian dekat putriku kalian berdua bisa seenaknya disini, perusahaan ini adalah milikku aku bisa menghempaskan orang semauku". Ucap Mentari nada penuh emosi.

Suaranya nyaring dan berteriak penuh amarah membuat telinga Erwin berdengung seketika. Nafasnya memburu dan terdengar terputus-putus karena amarah yang meledak-ledak.

Erwin menelan ludahnya susah payah, dia tidak menyangka perbuatannya tadi malah berdampak hebat seperti ini apalagi sampai membuat Mentari yang notabennya perempuan pengurus dan sabar kepadanya bisa meledak dan berteriak kepadanya.

"Aku tidak mau tahu sekarang kakak pergi dan urus masalah itu karena itu perbuatan kakak semuanya, aku tidak mau jadi gembel kembali dijalan". Ucapnya langsung mematikan sambungan telpon itu.

Erwin meringis pelan, dia tidak menyangka Mentari akan bisa berkata seperti itu kepadanya, selama ini gadis itu selalu mengerti dan menuruti semua keinginannya dan sekarang sudah sangat berubah.

"Aku kayaknya sangat bersalah, dia dalam masalah karena aku, tidak bisa, aku harus mencari jalan kelaur dari masalah ini, tidak akan kubiarkan si tua bangka Hutama itu mendepak ku seperti binatang".

Dia meletakkan ponselnya dan memacu mobilnya kerumah angel, dia sampai lupa jika ini waktu tengah malam dan sangat tidak sopan jika berkunjung.

Sesampainya dirumah Angel yang mega, dia tidak dibukakan pintu oleh security yang berjaga walau security itu mengenalnya.

"Buka pintunya, saya mau bertemu dengan calon mertua saya sekarang". Ucapnya memerintah.

Dia memang selalu berlagak seperti orang besar dan hebat karena merasa menjadi calon menantu keluarga konglomerat itulah yang membuat orang lain berpura-pura hormat kepadanya padahal mereka mencibirnya dibelakang.

"Maaf tuan Erwin anda tidak bisa masuk kedalam karena sekarang sudah waktu istirahat, besok saja kembali, tuan dan nyonya akan memarahi saya jika memaksa membangunkan mereka". Ucapnya dengan sopan.

Erwin mengeram kesal, dia memukul setor mobilnya penuh emosi karena malu ditolak dan diusir security seperti ini.

"Kamu mau dipecat dari pekerjaan mu ha!, aku ini calon menantu keluarga ini, aku ini orang penting! ". Bentaknya dengan keras.

Security bernama Ahmad itu menghela nafasnya dalam-dalam, dia sudah dipesan oleh tuan dan nyonyanya untuk tidak mempersilahkan lelaki ini masuk kedalam rumah mereka bagaimanapun keadaannya dan sekarang lelaki ini sok jagoan.

"Maaf tuan Erwin saya hanya mematuhi peraturan orang yang menggaji saya disini jadi saya tidak bisa menuruti apa perkataan anda, jika anda keberatan anda bisa mengajukannya besok kepada tuan dan nyonya". Ucapnya meninggalkan Erwin yang terpaku menatap kepergiaannya dengan tangan mengepal erat.

"Aku tidak akan tinggal diam, aku akan membalas semua ini". Ucapnya dalam hati

1
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪☕☕☕☕🥳🥳🥳🥳
Nadira ST
lanjut thor semangat💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕
Ma Em
Semoga Angel bisa menemukan orang yg tulus yg sayang sama Angel dan mendapatkan air matanya agar Angel bisa hdp kembali , agar Angel bisa membalas pada Erwin dan mentari karena sdh jahat dan menusuk Angel dari belakang yg sdh membohongi Angel .
pojok_kulon
Sahabat itu namanya suka menusuk dari belakang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!