NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:815
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 14

Allyssa baru ingat. Dia lupa untuk menelpon mamanya. Bukan lupa, tapi Allyssa terlalu bersemangat dengan bahasan project drama itu. Tak mau panik. Ia mengeluarkan benda pipih dari dalam tasnya. Tangannya menari di atasnya. Ia mencari kontak ibunya. Beberapa detik ia menemukan nomor yang dituju lalu menekan tombol panggilan. Ponselnya berbunyi beberapa kali sebelum mamanya menjawab.

“Halo, Mah.” Mulai Allyssa.

“Halo Sayang, Kok baru telpon sekarang?” Ujar wanita paruh baya disebrang sana terdengar khawatir.

“Sorry Mah. Tadi keasikan ngobrol. Bisa minta tolong bilang pak Yanto jemput gak? Soalnya HP Lyssa mau mati.”

“Yaudah kirim Alamatnya sekarang, ya.”

“Oke, Mah.” Ujar Allyssa mematikan telponnya.

Saat Allyssa hendak mengirimkan lokasi, Handphone yang memang batrei nya tersisa 1% pun mati.

‘Yaelah. Kenapa matinya sekarang sih.’

‘Ini Gue pulangnya gimana!’ Lirih Allyssa pelan.

‘Apa minta tolong Valeska aja kali ya. Numpang cas dulu.’ Batin Allyssa.

Mereka yang memang masih berada di teras rumah valeska kian saling menatap saat melihat Allyssa yang biasanya tenang kini terlihat khawatir. Di situ tersisa Allyssa, Aluna, Valeska, dan Gabriel yang entah karena apa belum juga beranjak dari sana. Sementara tiga lainnya sudah pulang. Haura yang sudah dijemput supirnya. Arya dan daniel pulang dengan motor masing-masing.

“Lyss, Lo kenapa.” Tanya Aluna.

Alyysa yang dipangil, melihat ke arah Aluna.

“Gue gak papa Lun. Cuman, ini Hp Gue mati terus belum sempat kirim alamat ke mama.” Jawab Allyssa.

“Gue pesenin taksi aja gimana?” Ujar Valeska menawarkan diri.

“Les, Lo lemot apa gimana sih. Gak liat jam apa! Mana ada taksi jam segini.” Balas Aluna menatap sewot ke arah Valeska. Sahabatnya itu memang sedikit lemot.

“Terus gimana? Lyssa nginap di rumah gue mau gak?” Ujar Valeska enteng.

“Gak bisa Les. Gue udah terlanjur bilang ke orang rumah bakal pulang. Atau gak gini aja. Aku numpang cas Hp di rumah Lo sebentar, boleh gak?” Tanyanya hati-hati.

Sebelum dijawab oleh Valeska. Gabriel yang sejak tadi diam, sekarang bersuara.

“Gue Antar!” Ujar Gabriel datar. Namun ada rasa kepedulian tersirat di sana.

Allyssa menatapnya menyelidik. Aluna dan valeska saling menatap bingung. Keduanya yang sudah sekelas dua tahun ini, tampak tidak percaya dengan perubahan yang laki-laki itu tunjukkan sejak siang tadi.

“Gue gak mau repotin.” Jawab Allyssa.

“Gue gak ngerasa direpotin.” Ujar Gabriel enteng.

“Yaudah sih Lyss dari pada orang tua Lo khawatir mending Lo pulang sama Gabriel.” Ujar Valeska.

Allyssa tampak menimang-nimang ajakan itu.

Sebenernya dia tidak ingin pulang dengan Gabriel. Tetapi, ia takut orang tuanya khawatir. Apalagi dia udah bilang langsung kirim alamat temannya itu.

‘Kalau nunggu batreinya keisi, pasti bakal lama.’ Batin Allyssa.

“Yaudah. Les, Lun Gue dulu ya! Thanks Untuk hari ini.” Ujar Allyssa pamit yang diangguki kedua teman barunya itu. Sementara, laki-laki datar itu tak lagi mengatakan apapun. Lalu berjalan ke arah motornya.

Allyssa mengikuti Gabriel dari belakang, melambaikan tangan pada kedua gadis itu. Sementara Aluna dan Valeska saling menatap singkat. Seolah saling memahami pikiran masing-masing.

...****************...

Di perjalanan menuju rumahnya. Allyssa begitu enggan untuk memulai pembicaraan dengan Gabriel. Begitu juga dengan Gabriel yang hanya diam, membawa motor dengan kecapatan sedang.

Sungguh hari yang sial! Di depan ada segerombolan geng motor tengah menghadang keduanya.

‘Sial!’ Batin Allyssa.

Sementara Gabriel, ia cukup mengenali sosok yang dengan sengaja menghalangi perjalanannya itu.

Yang ia khawatirkan saat ini adalah gadis yang diboncengnya. Tak ingin melawan, Gabriel mencoba memutar balik motornya. Sayangnya percuma, karena langsung dihadang lagi oleh dua motor.

Baik Gabriel msupun Allyssa tidak bisa kemana-mana. Mau tak mau mereka harus melawan.

‘CKCKCK sial!’ Decak Gabriel frustasi.

Gabriel turun dari motornya. Diikuti Allyyssa di belakangnya.

“Lo berlindung di belakang Gue!” Gabriel sedikit khawatir.

“Yakin Lo mau lawan mereka?” Tanya Allyysa mulai menghitung orang yang ada di sana. ‘Lima orang, Lumayan’ Batinnya.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!