NovelToon NovelToon
Aku Benar-Benar Manusia Biasa, Percayalah!

Aku Benar-Benar Manusia Biasa, Percayalah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Action
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: WANA SEBAYA

​"Sialan! Kenapa transmigrasiku tidak memberiku kekuatan super?!"

​Ye Xuan adalah seorang pemuda dari Bumi yang terbangun di Benua Sembilan Cakrawala, sebuah dunia di mana para kultivator bisa membelah lautan dengan satu tebasan pedang. Sialnya, ia menempati tubuh seorang Tuan Muda Klan Ye yang dibuang karena tidak memiliki bakat kultivasi sedikit pun.

​Tanpa energi spiritual, tanpa sistem bela diri, Ye Xuan terpaksa hidup terasing di sebuah puncak gunung terpencil. Untuk bertahan hidup, ia hanya bisa berkebun ubi, menyapu halaman, dan memancing di kolam belakang gubuknya.

​Namun, yang tidak Ye Xuan sadari adalah:

​Air bekas cucian ubi yang ia buang sebenarnya adalah Cairan Kehidupan Abadi yang diperebutkan para Kaisar.

​Sapu lidi tua miliknya adalah Senjata Pemusnah Dao yang ditakuti seluruh iblis.

​Dan ubi bakar yang ia anggap "makanan rakyat jelata" sebenarnya adalah Obat Dewa yang bisa membuat seseorang menerobos ranah dalam semalam!

​Ketika para dewi sekte suci d

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WANA SEBAYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12: FITNAH KAYU TERLARANG DAN KONSPIRASI HITAM

​Debu dari kegagalan serangan Klan Ye masih menggantung di udara Arena Agung, namun suasana yang tadinya penuh kekaguman mendadak berubah menjadi bisik-bisik penuh kecurigaan. Di atas tribun kehormatan, seorang pria paruh baya dengan jubah ungu kemerahan berdiri. Ia adalah Ye Feng, Penatua Penegak Hukum dari Klan Ye yang terkenal licik.

​"Berhenti! Jangan ada yang menyentuh medali itu!" teriakan Ye Feng menggelegar, menggunakan teknik Suara Perobek Sukma yang membuat jantung penonton bergetar tidak nyaman.

​Putri Ling mengernyitkan dahi, tangannya masih memegang botol garam samudra. "Penatua Ye Feng, apa maksud dari gangguan ini? Anggota klanmu baru saja mencoba membunuh Juara Inovasi. Kau seharusnya bersujud memohon ampun, bukan berteriak!"

​Ye Feng tertawa dingin, matanya menatap tajam ke arah Ye Xuan yang sedang sibuk membersihkan debu dari gerobaknya. "Putri yang mulia, kami menyerang bukan untuk membunuh, tapi untuk menyingkap kebenaran! Tidakkah Anda sadar mengapa sistem pertahanan arena ini gagal? Itu bukan sabotase kami, tapi karena keberadaan pemuda ini!"

​Ye Feng melompat turun ke panggung, mendarat dengan dentuman keras. Ia menunjuk kincir bambu Ye Xuan dengan jari yang gemetar—akting yang sangat meyakinkan.

​"Lihatlah benda itu! Itu bukan inovasi! Itu adalah 'Seni Kayu Terlarang Pemikat Jiwa' dari sekte terkutuk yang telah dimusnahkan seribu tahun lalu!" seru Ye Feng. "Alasan mengapa kincir itu bisa menyerap serangan kami bukan karena teknologi, tapi karena ia memiliki Roh Iblis di dalamnya yang menghisap energi kehidupan di sekitarnya!"

​Penonton mulai gempar. Fitnah ini sangat berat. Di dunia kultivasi, apa pun yang berlabel "Terlarang" atau "Iblis" adalah musuh bersama.

​"Tidakkah kalian merasa aneh?" Ye Feng melanjutkan provokasinya ke arah massa. "Bagaimana mungkin seorang petani tanpa kultivasi bisa membuat alat yang melampaui Master Formasi? Dia telah menumbalkan umur panjangnya dan mungkin umur panjang kalian semua yang duduk di sini untuk mengaktifkan benda terkutuk itu! Lihatlah Putri Ling... beliau sampai kehilangan kewaspadaannya dan membela pemuda ini secara membabi buta. Bukankah itu bukti bahwa jiwanya telah dipengaruhi?"

​Bisikan di tribun penonton berubah menjadi teriakan kemarahan yang tidak berdasar.

"Benar! Mana mungkin bambu biasa sehebat itu!"

"Pantas saja aromanya sangat harum, itu pasti aroma pemikat iblis!"

"Tangkap si penyihir kayu itu!"

​Ye Xuan berdiri terpaku. Ia merasa seperti sedang menonton drama sabun dengan kualitas akting yang buruk. Seni kayu terlarang? Roh iblis? Pak tua ini benar-benar punya imajinasi yang terlalu liar. Padahal aku hanya menggunakan prinsip sentrifugal dan pelumasan minyak biji tanaman.

​"Ehem... Pak Tua," Ye Xuan mencoba bicara, suaranya terdengar sangat tenang di tengah kericuhan. "Kau bilang kincir ini menghisap energi kehidupan? Tapi lihatlah kakek-kakek yang membantuku membangun dinding di gunung kemarin..." ia menunjuk ke arah Master Mo dan rombongannya yang kini sudah berdiri tegak.

​"Mereka semua justru terlihat lebih muda dan sehat setelah bekerja denganku. Jika ini menghisap nyawa, seharusnya mereka sudah jadi mumi sekarang, kan?"

​Ye Feng mendengus, ia sudah menyiapkan jawaban. "Itu hanya trik! Kau memberi mereka sedikit energi manis di awal agar mereka menjadi budakmu! Putri Ling, jika Anda tidak segera menghancurkan benda itu, seluruh Kota Langit Abadi akan jatuh ke dalam kutukan kayu ini!"

​Klan Ye kemudian mengeluarkan "bukti" terakhir mereka. Seorang saksi palsu—seorang pria yang diklaim sebagai mantan tetangga Ye Xuan di desa—maju dan bersujud.

​"Benar, Tuan Putri! Saya melihat Ye Xuan mengubur mayat binatang buas di bawah pohon bambunya setiap malam Jumat Kliwon untuk memberi makan roh iblis!" tangis saksi itu dengan sangat teatrikal.

​Ye Xuan menghela napas panjang. Ia merasa lelah. Ia menatap Putri Ling, lalu menatap kerumunan yang mulai melempari gerobaknya dengan barang-barang kecil. Ia merasa sedih, bukan karena difitnah, tapi karena ubi-ubinya kotor terkena lemparan kulit jeruk.

​"Cukup," ucap Ye Xuan pelan, namun getarannya membuat seluruh arena terdiam. "Jika kalian ingin bukti, mari kita lakukan uji coba terakhir."

​Ye Xuan mengambil sebuah cermin penguji energi yang biasanya digunakan juri untuk mendeteksi aura iblis. Ia meletakkannya tepat di depan aliran udara kincir bambunya.

​"Jika ada roh iblis, cermin ini akan pecah dan mengeluarkan asap hitam. Tapi jika ini adalah energi murni dari hukum alam..."

​Ting!

​Cermin itu bukannya pecah, malah memancarkan cahaya putih yang sangat suci hingga membentuk siluet Pohon Kehidupan di langit arena. Aroma harum yang tadi dibilang sihir pemikat kini berubah menjadi energi penyembuhan yang membuat luka-luka ringan para penonton sembuh seketika.

​"Pencerahan!" teriak salah satu Master Formasi dari kerumunan. "Ini bukan sihir terlarang, ini adalah 'Mekanisme Suci' yang mengikuti aliran langit! Klan Ye, kalian telah memfitnah seorang Suci demi menutupi rasa malu kalian karena kalah saing!"

​Putri Ling melangkah maju, menghunus pedangnya tepat ke leher Ye Feng yang kini pucat pasi. "Penatua Ye Feng, kau telah menghina Juara Kekaisaran dan mencoba memanipulasi opini publik dengan saksi palsu. Hukumannya adalah pengasingan selamanya!"

​Ye Feng jatuh berlutut, rencana liciknya hancur di depan kebenaran yang tak terbantahkan. Ye Xuan hanya menggelengkan kepalanya, ia memungut satu ubi yang terkena lemparan dan membersihkannya dengan ujung bajunya.

​"Lain kali, kalau mau fitnah orang, cari bahan yang lebih masuk akal," gumam Ye Xuan sambil menatap botol garam di tangan Putri Ling dengan penuh kerinduan. "Jadi... bisakah saya bawa garam ini sekarang? Saya ingin pulang dan bikin ikan asin."

1
Pecinta Gratisan
semangat💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!