NovelToon NovelToon
KEY

KEY

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:364
Nilai: 5
Nama Author: DAN DM

AKU ADALAH KEY.
AKU HIDUP BERSAMA TUKANG KAYU DARI PENJAG KUIL

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DAN DM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mawar hitam terpukau

Dunia berputar di depan mataku.

Baru saja aku berdiri di tanah kosong yang dipenuhi rumput liar dan pohon tua, dan sekejap mata... semuanya berubah total. Rasanya seperti menembus dinding air yang hangat, lalu muncul di tempat yang sama sekali berbeda.

 

Ini... ini sungguh nyata?

Kaki terasa berat saat melangkah, tapi tubuhku tidak tertahan lagi. Aku melepaskan tangan Deon perlahan, lalu memutar badanku melihat sekeliling dengan mata terbelalak.

Di hadapanku berdiri sebuah gubuk kayu yang sederhana namun sangat rapi dan bersih. Cat kayunya masih mengkilap, atapnya kokoh, dan ada asap tipis mengepul dari cerobong asap dapur yang menandakan ada kehidupan di sana.

Tapi itu bukan yang paling mencengangkan.

Mataku tertarik ke arah belakang gubuk itu. Di sana, terbentang sebuah bangunan megah dan agung yang menjulang tinggi menembus langit.

Warnanya perpaduan putih gading dan hijau zamrud. Ukiran-ukirannya tajam dan jelas, seolah baru selesai dipahat kemarin sore. Cahaya keemasan memancar lembut dari setiap sudut bangunan itu, membuat suasana terasa damai dan... suci.

Dan di halaman depannya?

Bukan tanah atau rumput. Yang ada adalah bongkahan-bongkahan batu hijau raksasa yang bersinar! Batu-batu itu begitu besar dan indah, memantulkan cahaya matahari hingga membuat seluruh area ini terlihat seperti kerajaan peri.

"Ya Dewa..." bisikku tak kuasa menahan rasa takjub. "Jadi selama ini... yang kucari ada di sini?"

 

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dan suara bersiul ria.

Dari arah dapur, muncul sosok Kakek Genpo. Tapi kali ini penampilannya beda sekali!

Biasanya aku melihatnya sebagai orang tua lusuh, kumuh, dan takut-takut. Sekarang?

Kakek Genpo memakai baju bersih, rapi, dan wajahnya terlihat lebih segar dan bercahaya. Dia sedang membawa nampan berisi gelas-gelas teh dan kue kering, berjalan dengan santai dan penuh wibawa.

"Wah, Nona cantik sudah datang! Silakan duduk silakan!" sapa Genpo ramah, suaranya lantang dan hangat.

"Kakek..." aku tergagap. "Maaf... Prizeyl sungguh tidak menyangka tempat ini seindah ini. Dari luar... Prizeyl sama sekali tidak bisa melihat apa-apa. Hanya pohon dan tanah kosong."

"Hehehe, itu namanya perlindungan alam Nona. Kalau sembarangan orang bisa masuk, sudah lama tempat ini dijarah orang," jawab Genpo sambil meletakkan nampan di atas meja kayu besar yang ada di teras. "Duduklah, jangan kaku-kaku. Di sini rumah sendiri."

Aku duduk dengan hati-hati di bangku kayu yang kuat dan empuk. Tanganku gemetar sedikit karena masih tidak percaya dengan apa yang kulihat.

 

Ini bukan sekadar rumah tinggal. Ini adalah situs suci.

Mataku yang terlatih melihat energi bisa merasakannya. Udara di sini terasa kental, dingin, tapi menyegarkan. Setiap tarikan napas terasa membuat otak menjadi jernih dan tubuh terasa ringan.

"Deon..." panggilku pelan pada anak muda yang duduk di seberang meja sambil tersenyum santai.

"Ya Nona?"

"Jadi... batu yang kau jual padaku itu... cuma serpihan kecil dari tumpukan batu-batu raksasa di sana ya?" aku menunjuk ke arah halaman hijau mempesona itu.

Deon tertawa kecil, suaranya renyah. "Bisa dibilang begitu Nona. Itu kan cuma stok cadangan. Yang asli dan yang besar kan kami simpan buat pajangan dan penjaga rumah."

BRUK!

Jantungku mau copot.

Orang-orang di Klan Awan sampai heboh dan perang mulut cuma karena batu 3 kg. Ternyata di sini ada gunungannya!

Aku menelan ludah. "Dan kuil itu... itu Kuil Beringin yang legendaris ya? Yang katanya sudah hancur ratusan tahun lalu?"

"Dulu memang hancur Nona," jawab Deon serius. "Tapi sekarang... dia sudah bangun lagi. Dia hidup kembali."

 

Aku menatap Deon dan Kakek Genpo bergantian.

Dulu, aku meremehkan mereka. Aku pikir mereka cuma orang desa bodoh yang tinggal di reruntuhan. Aku bahkan memaki mereka karena menabrakku.

Tapi kenyataannya?

Mereka adalah penjaga harta karun terbesar di dunia. Mereka memiliki kekuatan yang bisa membelah dimensi dan membangunkan bangunan mati.

Dan mereka hidup dengan sangat sederhana, tenang, dan baik hati.

"Maafkan Prizeyl ya Kek, Maafkan kau juga Deon..." aku menundukkan kepala dalam-dalam, melepaskan segala gengsi dan harga diriku sebagai putri Klan Awan. "Dulu Prizeyl sombong dan galak. Padahal... di hadapan tempat ini dan kalian, aku cuma orang kecil yang tidak tahu apa-apa."

Genpo langsung tertawa lebar, lalu menepuk bahuku lembut.

"Ah, sudah berlalu Non! Sudah berlalu! Manusia kan tempatnya salah dan belajar. Yang penting sekarang kan sudah kenal dan jadi teman baik."

"Iya Nona, minum dulu tehnya. Hangat lho," tambah Deon menyodorkan gelas.

 

Saat aku menerima gelas itu, mataku tak sengaja melihat ke arah belakang gubuk. Ada sebuah lorong panjang tertutup yang menghubungkan bangunan rumah dengan area kuil. Lorong itu teduh, berhias anyaman bambu, dan terlihat sangat nyaman.

"Itu lorong apa Deon?" tanyaku penasaran.

"Itu jalan penghubung rahasia," jawab Deon bangga. "Jadi kalau mau masuk ke dalam kuil atau mau ambil barang, nggak perlu kehujanan atau kepanasan. Langsung lewat situ."

"Wah... cerdik sekali..."

Aku menyeruput teh itu. Rasanya luar biasa enak! Manis, hangat, dan ada rasa segar yang aneh di tenggorokan. Seolah-olah energi di dalam tubuhku langsung terisi penuh.

"Enak sekali tehnya..."

"Kan pakai air dari sumur di dalam kuil dan daun teh yang ditanam di area energi," celetuk Genpo. "Wajar kalau enak. Di luar sana susah cari seenak ini."

Aku tersenyum lebar. Rasanya betah sekali berada di sini. Suasana yang tenang, pemandangan yang indah, dan ditemani dua orang yang luar biasa.

"Jadi... bolehkah aku berkeliling sebentar? Bolehkah aku melihat lebih dekat batu-batu hijau itu?" pinta Prizeyl dengan mata berbinar penuh harap.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!