NovelToon NovelToon
Five Magic'S Girl

Five Magic'S Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Fantasi / Iblis
Popularitas:368
Nilai: 5
Nama Author: bsf10

5 perempuan dengan keturunan setengah Dewa Dewi yang sangat kuat dan darah mereka yang mengalir dengan kekuatan yang melumpuhkan dan petualangan yang akan mereka hadapi di negeri ajaib Euthopia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bsf10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Pertempuran Awal

Pertempuran Melawan Profesor Elian

"Sungguh drama keluarga yang menyentuh," ucap Profesor Elian sambil melangkah keluar dari bayang-bayang. Jubah putihnya yang biasanya terlihat agung kini mulai ternoda oleh aura hitam yang merayap dari lantai. "Sayangnya, cinta tidak akan menyelamatkan Utopia dari kehancuran."

"Profesor... kenapa?" Azzura bertanya dengan suara gemetar karena marah. "Anda yang mengajar kami tentang resonansi dan ikatan! Semuanya bohong?"

"Aku mengajarkan itu agar kalian bisa menyatukan kekuatan kalian lebih cepat!" bentak Elian. Ia mengangkat tongkatnya, dan seketika itu juga tekanan udara di ruangan bawah tanah tersebut menjadi sangat berat. "Tanpa kerja sama kalian, aku tidak bisa membuka segel Kunci Mageia! Sekarang, serahkan kalung itu secara sukarela, atau aku akan mengambilnya dari mayat kalian!"

"TIDAK AKAN!" teriak Azzura.

Elian mengayunkan tongkatnya, melepaskan gelombang api hitam yang panasnya melebihi api biasa.

"Vera! Olivia! Fondasi!" seru Azzura.

Vera langsung menghentakkan tangannya ke lantai. "Bangkitlah, Pelindung Bumi!" Teriakannya memicu dinding-dinding batu raksasa mencuat dari lantai, menahan semburan api hitam Elian. Di saat yang sama, Olivia menumbuhkan akar-akar pohon yang sekeras besi, melilit dinding batu itu agar tidak hancur terkena panas.

Rachel dan Luna tidak tinggal diam. Rachel menciptakan pusaran angin kencang di tengah ruangan untuk mengalihkan arah serangan Elian. "Luna, bekukan gerakannya!"

Luna memejamkan mata, memusatkan seluruh emosinya pada hawa dingin. "Kristal Es Abadi!" Jalur es yang tajam merambat cepat di lantai menuju kaki Elian. Namun, Elian hanya menyeringai. Ia melompat ke udara dan menghancurkan es itu dengan ledakan energi gelap.

"Kalian masih amatir!" Elian tertawa sinis. Ia memutar tongkatnya dan menciptakan puluhan tombak bayangan yang mengincar mereka berlima.

Azzura maju ke depan. Ia merasakan energi ayahnya dan ibunya masih hangat di dalam kalungnya. "Ini untuk orang tua kami!"

Azzura melepaskan kekuatan penuhnya. Tangannya kiri mengeluarkan kobaran Api merah membara, sementara tangan kanannya memercikkan Listrik biru yang menyambar-nyambar. Di dadanya, kalung itu bersinar dengan Cahaya putih yang sangat murni.

BOOM!

Ledakan energi Azzura bertabrakan dengan tombak bayangan Elian. Cahaya putih Azzura mulai membakar aura hitam milik Elian.

"Teman-teman, sekarang! Gabungkan energi kalian pada satu titik!" teriak Azzura.

Rachel memberikan dorongan angin pada api Azzura, membuatnya menjadi badai api raksasa. Luna menambahkan serpihan es yang tajam di dalam badai itu. Vera dan Olivia memastikan Elian terkunci di tengah ruangan dengan lilitan akar dan dinding tanah.

"Mustahil! Kekuatan kalian tidak mungkin sekuat ini dalam waktu singkat!" Elian berteriak panik saat cahaya suci Azzura mulai menyelimuti seluruh ruangan.

"Ini bukan cuma soal sihir, Profesor," ucap Azzura dingin. "Ini soal janji kami kepada orang tua kami."

Cahaya putih itu meledak dalam frekuensi yang sangat tinggi, membutakan pandangan Elian dan menghancurkan tongkat sihir hitamnya. Profesor Elian terhempas ke dinding batu hingga pingsan, aura hitamnya lenyap seketika.

Napas mereka berlima tersengal-sengal. Ruangan itu kini kembali tenang, namun dinding-dindingnya retak akibat pertempuran tadi.

"Kita harus segera pergi," ucap Olivia sambil membetulkan letak kacamatanya yang miring. "Suara ledakan tadi pasti akan memicu alarm."

"Tapi tunggu," Vera menunjuk ke arah Profesor Elian yang pingsan. "Lihat, ada sesuatu yang jatuh dari jubahnya."

Itu adalah sebuah lencana perak dengan simbol yang tidak asing—simbol Dewan Senior yang diperingatkan oleh ayah Azzura.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!