Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11
Ughh....
Alya terbangun di pukul 5 pagi, karna di masa lalu dia sudah terbiasa bangun pagi jadi dia akan otomatis terbangun walupun tidak memakai alarm.
Alya tanpa mengeluh tanpa bersuara langsung berjalan menuju kamar mandinya untuk bersiap pergi ke sekolah.
30 Menit Kemudian
Alya pun sudah selesai mandi, memang Alya ini cukup lama saat sedang mandi apalagi jika dia sedang berendam mungkin dia akan 2 jam berada di kamar mandi.
Alya pun bersiap dengan memakai seragam sekolah, dia juga sudah membereskan jadwal pelajarannya kemarin malah.
Dia sudah tidak siap untuk pergi ke sekolah, sudah sangat lama Alya tidak sekolah.
"Gak ada yang ketinggalan kan?" gumam Alya sembari melirik ke arah sekitar kamar
"Handphone gue, ah dasar pelupa" lanjut Alya saat melihat ponselnya sembari menepuk dahinya sendiri.
Alya langsung mengambil ponselnya dan dia juga menyemprotkan parfum yang kemarin dia beli bermerek byredo yang cukup mahal, kemarin Alya menyembunyikan parfum itu karena harganya di atas 5 juta takutnya orangtuanya curiga.
Harum semerbak keluar dari tubuhnya dengan soft membuat semua orang candu dengan wanginya.
Alya keluar dari dalam kamar dan berjalan menuju ruang makan, sekarang sudah pukul 6 pagi jadi dia harus segera turun untuk ikut sarapan.
Di Ruang Makan
"Kak tolong bangunin adek. si adek pasti masih tidur jam segini, dia kan mau sekolah hari ini" ucap mamah rumi
"Iya mah" balas Lisa berjalan menuju lantai atas, namun saat dirinya ingin menaiki tangga.
"Morning" teriak Alya sembari menuruni tangga.
"Tuh udah bangun mah, tumben" ucap Lisa aneh
"Iya tumben udah bangun" balas mamah Rumi ikut kaget
"Pagi mah, kak" sapa Alya saat melihat ibu dan kakaknya yang sudah ada di ruang makan.
"Pagi. Tumben udah bangun, biasanya harus di bangunin dulu" ucap Lisa
"Ya karena aku cantik jadi harus bangun pagi" balas asal Alya
"Dasar" kesal Lisa
"Udah - udah, kita sarapan ayo. Kalian kan mau sekolah kan" ucap mamah rumi menyuruh Lisa dan Alya sarapan.
"Iya mah" balas mereka berdua.
Mereka pun duduk di kursi masing - masing dan mengambil sarapan mereka.
"Papah mana mah?" tanya Alya
"Papah udah pergi ke kantor, ada meeting dadakan jadi pagi berangkatnya" jawab mamah Rumi
"Oh" balas Alya
"Jadi adek berangkat sama kakak naek motor aja ya, gak papa kan?" tanya mamah Rumi
"Iya mah gak papa ko" jawab Alya
20 Menit Kemudian, Mereka Pun Sudah Selesai Sarapan.
"Ayo dek, kita berangkat sekarang. takutnya kamu keburu telat masuk sekolah" ujar Lisa
"Iya kak ayo. Mah kita berangkat dulu ya" balas Alya sembari pamit kepada Rumi
"Aku juga ya mah" ucap Lisa
"Iya jangan ngebut - ngebut ya, hati - hati" balas mamah Rumi
"Iya mah. Kita berangkat dulu ya mah" pamit Lisa dan Alya
Mereka berdua pun langsung pergi, menuju ke sekolah Alya terlebih dulu.
15 Menit Kemudian
Mereka berdua pun sampai di sekolah Alya, Alya pun turun dari motor Lisa tepat di depan gerbang sekolah.
"Makasih ya kak" ucap Alya
"Sama - sama, nanti Kakak gak bisa jemput soalnya ada kelas. Nih buat ongkos pulang nanti ya" ujar Lisa sembari memberikan uang 50 ribu
"Oke makasih. Hati - hati di jalan ya kak, aku masuk dulu" balas Alya sembari mencium tangan Lisa
"Iya. Nanti langsung pulang ya jangan kemana - mana, mau ada tamu di rumah" ujar Lisa
"Oke" balas Alya sembari berlari masuk ke dalam area sekolah.
Lisa pun langsung pergi tanpa menoleh lagi ke arah Alya yang sudah masuk ke dalam area sekolah.
"Yuri, Fuji" teriak Alya saat melihat kedua temanya yang baru keluar dari dalam mobil.
Semua orang yang ada di parkiran melirik ke arah Alya, termasuk gerombolan teman agam yang masih stay di parkiran motor.
"Alyaaaaa" teriak mereka berdua
Mereka pun langsung berlari menghampiri Alya, Alya pun sama dia juga menghampiri Yura dan Fuji.
"Alya!! Lo kemana aja kemarin? Gue kangen tau" protes Fuji
"Gue juga kangen banget sama kalian, kemarin gue pergi ke mall beli kacamata. Gue lupa ngabarin kalian" balas Alya
"Gak papa. Yang penting Lo gak kenapa - kenapa, kan bisanya Lo suka bilang dulu kemarin gak ada kabar sama sekali jadi kita khawatir" ucap Yuri
"Iya maaf ya. Yaudah ayo kita ke kelas, jujur apa ada tugas hari ini gue lupa?" tanya Alya
"Oh iya ada. ayo kita ke kelas tenang gue udah ngerjain kalian bisa liat dari tugas gue" jawab Fuji
"Oke gas" balas mereka berdua
Mereka bertiga pun langsung pergi meninggalkan parkiran, dan yang membuat sangat terkejut adalah Alya tidak menghampiri Agam terlebih dulu.
"Tumben tuh ulet gak nyamperin Lo?" tanya boni
"Biasa lah. Dia juga kan pernah kaya gitu, nanti juga pasti balik lagi kaya dulu. Kaya orang baru aja Lo" jawab Rasa
"Iya juga ya. dia juga pernah kaya gini, tapi perasaan gue ko kaya ada yang beda gitu" gumam boni
"Kelas" singkat Agam dengan suara datar
Hari ini Migel tidak sekolah karena sakit jadi dia tidak perlu menjemput wanitanya itu, walupun mereka tidak jadian tapi perlakuan Agam sedikit ada perhatian kepada Migel berbeda jika itu Alya dia masa bodo dan sangat dingin kepada Alya.
Alya menyukai Migel dari SMP, dia sekolah di SMA ini karena ada agam jika bukan karena Agam mungkin dia akan sekolah di tempat yang lain.
Beberapa Jam Kemudian
Waktu istirahat pun datang, para siswa dan siswi berhamburan keluar dari kelas mereka masing - masing menuju kantin.
"Kita mau makan di kantin mana?" tanya Yuri
"Kita di kantin atas aja lah, soalnya si Agam sekarang suka ada di kantin sana sekarang" jawab Fuji
Yuri pun mengangguk dan mengerti.
"Kita kantin bawah aja lah yu. jujur gue mau bilang sama Lo berdua, gue udah nyerah sama dia" gumam Alya
"APA!!" kaget mereka berdua
"Beneran Lo udah tobat" tanya Yuri
"Lu kira gue apaan tobat segala!!" kesal Alya
"Eh maksudnya udah gak mau ngejar si Agam lagi?" tanya kembali Yuri
"Gue udah cape. dari dulu gue kejar dia tapi dia gak mau sama gue, jadi di pikir - pikir buang waktu juga ngejar cowo yang gak suka sama kita" jawab Alya
"Akhirnya Lo sadar juga Al, jujur gue juga sebenernya mau nyuruh Lo nyerah tapi kan Lo ngerti kerasnya kepala Lo" balas Fuji
"Gue tau. Bodoh dan tolol ini menjadi satu" ucap Alya
"Janji ya gak akan Deket - Deket lagi sama cowo gila itu, gue gak mau Lo sakit hati lagi Al" ujar Yuri
"Iya gue janji" balas Alya.
dsr ppb.....🤮🤮🤮
tapi kayaknya aku bakalan nabung bab nya soalnya kalo baca per update nya kan cuma 1bab jadi mendingan di tabung bab nya. makasih thor aku suka ceritanya, sehat selalu ya author yang baik. ❤❤❤
s neng blm sdar sm kkuatannya sndri....pdhl,slain jd holang kaya dia jg jd sakti mndragunawati.....🤣🤣🤣
kl holang kaya mh gt ya....pas dngr btuh apa,sat set beli....tau2 udh nmpuk aja....tp indah bruntung bgt ktmu alya,jd dia bs bbas dr kluarga gila...trs prgi jauh....