NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11.Berlidah tajam.

Hehe...

Carlos terkekeh ringan,dia menyenderkan tubuhnya ke sandaran kursi,lalu menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

"Kalau begitu,silahkan Anda nikmati hidangannya.Bila perlu,saya bisa pesankan menu serupa untuk Anda bawa pulang."

Niat Carlos adalah menampar wajah Jane dan mempermalukannya.Akan tetapi,siapa sangka Jane menanggapinya dengan serius.

"Benarkah?? Anda bersedia..? Kalau begitu,terimakasih banyak Tuan." Kata Jane.

Bahkan,demi menunjukan betapa bahagianya dia,Jane sampai berdiri dari duduknya dan membungkuk dalam kepada Carlos.

"Saya tidak akan sungkan lagi.Lagipula,saya yakin, pria terhormat seperti Anda tidak akan menaruh uang sekecil ini di mata Anda."

Baik Carlos maupun Mark ,sama sekali tidak bisa mempertahankan ekspresi wajah mereka.Sudah jelas,jika Carlos tengah meremehkan Jane.Namun siapa sangka,Jane sama sekali tidak merasakannya.

Carlos dan Mark hanya bisa terdiam dan menyaksikan Jane makan dengan gembira.

Setengah jam kemudian,Jane benar-benar menghabiskan seluruh hidangan yang tersaji diatas meja.

Seolah hal itu saja belum cukup,Jane bahkan bersendawa dengan keras sembari menepuk perutnya yang membulat karena kekenyangan.

"Astaga,aku benar-benar sangat kenyang.Makanan disini terlalu enak sehingga aku tidak bisa menahan diri.Aku harap kedua Tuan ini tidak tersinggung."

Jane tertawa dengan canggung.

Jangan dilihat betapa jeleknya ekspresi Carlos saat ini,bahkan Mark tidak bisa menahan rasa kesalnya terhadap Jane.

Bagaimana mungkin wanita semungil ini bisa menghabiskan seluruh makanan yang tersaji dimeja makan sendirian?

Belum lagi,dia bahkan tidak berniat menawarkan satu potong pun kepada mereka berdua.Padahal,Mark benar-benar lapar sekali.Dia telah berulang kali menelan ludahnya sendiri.Bagaimana mungkin Mark tidak kesal terhadap Jane?

"Sama sekali tidak tersinggung.Saya hanya bertanya-tanya,apakah Nona Alexander benar-benar putri dari keluarga Alexander? Soalnya,tingkah laku dan kebiasaan Anda sama sekali tidak mencerminkan perilaku seorang putri dari keluarga terhormat." Carlos mengucapkan setiap kata dengan intonasi yang pas dan terdengar sangat lembut.

Namun,bagi Mark dan Jane,setiap kata yang terucap itu begitu tajam dan penuh dengan penghinaan.

Mark menundukan wajahnya karena tidak tega melihat Jane menangis karena sakit hati.

Akan tetapi, satu hal yang tidak Mark ketahui adalah bahwa Jane sama sekali tidak mengambil hati ucapan Carlos.

Meskipun Jane sangat memahami maksud dari perkataan tersebut,dan dia juga merasa sedikit tersinggung,namun Jane tidak berniat untuk memperlihatkannya dihadapan Carlos.Jane masih mempertahankan senyum diwajahnya.

"Mungkin Anda tidak tahu,Tuan.Saya telah di buang ke desa terpencil sejak kecil,oleh Ayah saya.Dia desa,kecuali kawanan monyet,saya sama sekali tidak memiliki teman bermain.Saya juga tidak mengerti akan aturan dan tata kerama,karena saya tidak memiliki orang-orang yang mendidik saya.Yah,saya terbiasa bergaul dengan monyet,jadi sering kali,saya memperlakukan setiap orang yang saya temui layaknya teman-teman saya itu." Jane berkata dengan canggung yang dibuat-buat.

Sekarang jangan tanya bagaimana perasaan Carlos saat ini.Dia dengan sengaja menyinggung tentang status Jane di keluarga Alexander,berharap dengan begitu,wanita tidak tahu malu ini akan merasa rendah diri dan malu.Lalu pergi sembari menangis.Akan lebih baik jika dia sampai mengadu kepada ayahnya bahwa dia telah ditindas dan dipermalukan,lalu meminta agar perjodohan konyol ini dibatalkan saja.Namun,yang terjadi justru sebaliknya.Bukan saja Jane tidak merasa malu dan tersinggung.Sekarang wanita ini bahkan mengejeknya kembali dengan menyamakannya dengan kawanan monyet..?

Wajah Carlos benar-benar sangat muram.

Kedua tangannya mengepal erat dipangkuannya.

Bayangkan saja,kau telah mempersiapkan tinju mu dengan sekeras mungkin,agar ketika menghantam wajah lawan,lawan itu akan terkapar dan tidak berdaya.Akan tetapi,yang tidak kau ketahui adalah lawan mu telah menyiapkan sebuah tameng baja diwajahnya,dan ketika tinju mu yang keras beradu dengan tameng baja,maka hasilnya adalah kekalahan total.

Sebagai seorang pria yang terbiasa mendominasi disetiap kesempatan,Carlos benar-benar dibuat mati kutu oleh Jane.

Dan ini adalah pertamakalinya didalam hidupnya.

....

Ketika Carlos dan Mark akhirnya pergi,tubuh Jane merosot kelantai.

Kedua tangannya gemetar hebat.

Meskipun dia tampak santai sejak tadi,akan tetapi sebenarnya dia sangat gugup didalam hatinya.

Tatapan dan aura yang dipancarkan oleh Carlos bukanlah sesuatu yang dapat dia tanggung.Jane berkali-kali menjepit daging pahanya sendiri supaya tidak ketahuan oleh Carlos,bahwa sebenarnya Jane sangat gugup dan ketakutan.Terlebih ketika dia mengingat kata-kata yang dipenuhi dengan kalimat hinaan yang dilontarkan oleh Carlos,Jane tidak mampu menahan tangisnya.

Jane kemudian menatap meja makan yang dipenuhi dengan kemasan makanan dari restoran tersebut.Carlos benar-benar meminta pihak restoran membungkus setiap menu yang dia makan baru saja,dan memberikannya kepada Jane untuk dibawa pulang.Sebelum pergi,Carlos bahkan meninggalkan sebuah kalimat yang sangat merendahkan harga diri Jane.

"Jika Anda masih menginginkan makanan serupa,jangan ragu untuk memintanya kepada saya,Nona.Atau jika Anda mau,saya bersedia mengirimkan makanan serupa kepada Anda setiap hari.Siapa tahu,kawanan monyet Anda juga menyukainya."

Punggungnya yang dingin itu berlalu setelah meninggalkan kalimat yang dipenuhi dengan ejekan itu.

Hufh...huh.

Jane manarik nafasnya dalam-dalam,lalu menghembuskannya dengan pelan.

Tepuk,tepuk.

Jane menepuk kedua pipinya,untuk memberikan semangat kepada dirinya sendiri.

"Ayo semangat,Jane.Mari kita buktikan bahwa kita bisa." Katanya sembari mencoba tersenyum seperti biasa.

Dengan kedua tangannya,Jane memaksakan diri untuk bisa berdiri dengan kedua kakinya.Lalu,Jane membawa semua makanan itu pulang.

Ketika Jane keluar dari restoran,dia telah melihat kepala pelayan Joon,berdiri didepan pintu menunggunya.

"Nona." Sapa kepala pelayan Joon dengan hormat.

Mata tuanya menyipit ketika melihat makanan yang dibawa pulang oleh Jane.

"Ini..."

"Pulang."

Mulut kepala pelayan Joon langsung terkatup rapat ketika mendengar nada bicara Jane yang ketus.Dia sadar bahwa suasana hati Jane sangat buruk.Oleh karena itu,Joon memutuskan untuk menutup mulutnya.

Mereka sampai dikediaman tiga puluh menit kemudian.

Begitu pintu mobil dibuka,Jane segera keluar dari dalam mobil dengan makanan yang dibawanya dari restoran.

Bone,Mery,dan Steve telah menantinya didepan pintu.

"Bagaimana??" Tanya Bone ketika melihat Jane berjalan mendekat.

Jane tidak berniat untuk berbicara,dia hanya menyerahkan bungkusan makanan itu kepada Bone,yang membuat Bone kebingungan.

"Apa ini?" Tanya Bone dengan curiga.

"Makanan."

"Aku juga tahu ini makanan,yang aku tanyakan adalah apa maksud mu dengan memberikan makanan kepada ku?"

"Itu bukan dari ku,melainkan calon menantu kaya mu."

Wajah Bone menjadi muram. "Apa maksud Carlos dengan memberikan makanan seperti ini? Bukankah ini sama saja dengan menampar wajah keluarga ini?" Raungnya dengan penuh amarah.

Jane yang sudah sangat lelah secara fisik maupun mental,tidak tahan lagi.

1
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!