NovelToon NovelToon
Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Naik Kelas / Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elena Prasetyo

Dikala aku sudah memulai hidup baruku tanpamu, kenapa kau kembali lagi. Beredar terus di sekitar, membuatku kesal.

Pergilah kau, pergi dari hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elena Prasetyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"Hemph mmmm hempph!!"

"Geli!"

"Kalau begitu ... Hempphhh hemmpph"

"Ahhhhhh, kenapa kau begitu bersemangat?" tanya wanita dengan suara tercekat karena mendesah.

"Kau tidak suka?"

"Suka. Sangat suka. Tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu melakukan hal ini dengan istrimu?"

"Istriku? Apa perlu ditanya lagi kenapa?"

"Hihihi, apa karena badannya yang gendut? Aku pikir kau menyukai wanita dengan bentuk tubuh seperti itu. Karena itu kau menolakku yang kurus ini"

"Kau sempurna, dan dia ... Tak perlu dibahas sekarang"

Luna terpaku diluar kamar. Tangannya yang ingin meraih kenop pintu bergetar hebat. Tetesan air mata mulai membasahi pipinya.

Ternyata ... itu alasan suaminya tak pernah menyentuhnya selama enam bulan terakhir. Karena tubuhnya yang gendut? Dan karena itulah kau lebih memilih Marina, sahabatku untuk bermesraan serta bercinta?

Tiba-tiba tangis yang terus mengalir selama beberapa menit itu berhenti seluruhnya. Tangan Luna mengepal kuat dan tanpa menunda lagi, dia menendang pintu kamar dengan sangat kuat.

Pintu dengan bahan kayu mahoni itu terbuka lebar sampai terbanting ke dinding. Suara yang dihasilkan memaksa dua sejoli yang sedang bercinta di dalam kamar menghentikan aksinya.

"Apa yang kau lakukan??!" teriak pria yang selalu menjadi prioritas utama Luna selama dua tahun terakhir.

"Dasar kau pria gila!!!!!!" teriak Luna lalu berlari ke arah ranjang. Menerjang kedua makhluk pengkhianat tak tahu diri itu.

Perkelahian pun tak bisa dihindari. Luna mengerahkan semua tenaganya untuk menarik rambut sang suami dan kakinya menekan dada sahabat gilanya.

"Sakittt!!!! Hentikan!!" teriak sahabatnya yang memegang kaki besar Luna. Tapi dia tidak peduli, tetap menekan dada sahabatnya dengan kaki

"Dasar pasangan gila!!! Beraninya kalian membohongi dan mengkhianatiku!!"

Sakit hati akan pengkhianatan membuat Luna menjelma menjadi Hulk. Dia terus menarik rambut, memukul, menendang suami juga sahabatnya. Tak lupa dia memporak-porandakan kamar. Melempar bantal, guling ke segala arah. Menarik selimut dan sprei serta membuangnya ke lantai. Membanting foto pernikahan yang ada di atas ranjang juga semua barang-barang di atas meja rias.

Dan setelah semuanya berserakan juga hancur, Luna akhirnya berhenti.

"Kak Arya, coba lihat ini!! Luna mencakar tangan dan leherku sampai berdarah. Perih sekali!!" keluh Marina.

"Ayo kuantar kau ke rumah sakit. Jangan sampai terkena rabies" jawab Arya, suami Luna.

"Rabies?Kau pikir aku anjing liar?!!" teriak Luna tak terima.

"Lihat kelakuanmu!! Kau seperti binatang liar yang tak bisa menahan diri. Dasar gila!!"

Arya menggendong Marina keluar. Dan sahabat tak tahu diri itu melempar senyum penuh kemenangan pada Luna. Sedang Luna, dia hanya bisa lanjut menangis. Karena ditinggalkan, padahal sebenarnya dia merupakan korban disini.

Beberapa hari kemudian Arya tak pernah pulang ke rumah. Meski Luna mengirim pesan, tidak pernah dibaca. Dihubungi juga tidak pernah mengangkat telepon. Benar-benar menutup komunikasi dengan Luna.

Dan tujuh hari setelahnya, tiba-tiba Arya pulang dan melemparkan dokumen ke depan Luna yang sedang makan. Sampai lauknya tertutup oleh dokumen itu. Di depan dokumen tertulis jelas

Permohonan Cerai

Ternyata, Arya menyiapkan perceraian selama beberapa hari ini. Luna yang tak terima diceraikan padahal dia yang diselingkuhi segera melempar dokumen itu ke lantai.

"Cepat isi data-data yang kurang!! Kita bercerai saja" kata pria yang pernah mengucap cinta pada Luna itu.

"Tidak!! Aku tidak akan menceraikanmu! Kau terpaksa tinggal dengan wanita gendut jelek ini se ... u ... mur Hi ... Dupmu !!" teriak Luna lalu meninggalkan ruang makan dengan menahan amarah. Tak lupa membanting pintu kamar tepat di depan hidung suaminya.

"Kita tidak bisa mempertahankan pernikahan ini lagi. Kita bercerai saja!" kata Arya dari luar pintu. Tak tahu kalau Luna kembali menangis. Meratapi nasib pernikahannya yang hancur lebur karena perselingkuhan suaminya.

Keesokan harinya, Luna membuat terobosan dalam hidupnya. Dia berniat untuk diet dan olahraga. Ingin membuat tubuhnya sempurna seperti milik Marina. Agar Arya mau menyentuhnya dan membatalkan perceraian mereka.

Namun, meski telah berusaha keras mengurangi makan dan menambah jam olahraga, tubuhnya tak juga menunjukkan tanda-tanda berat badan menurun. Malah semakin bulat dan gendut.

"Apa sebenarnya yang salah!???" ratapnya kesal lalu membatalkan diet saat itu juga. Melahap semua makanan yang sengaja dia simpan di lemari dapur. Dan berat badannya bertambah lima kilogram, membuatnya semakin obesitas. Dua Minggu kemudian suaminya pulang, heran melihat meja penuh dengan makanan.

"Semua makanan ini masuk dalam perutmu?" tanya Arya.

"Iya!!! Memangnya kenapa?" bentak Luna kesal. Sudah lelah dia gagal menjalankan diet, ditambah hinaan dari suami kurang ajarnya yang entah tinggal dimana selama dua Minggu terakhir.

"Kau memang tidak bisa ditolong lagi. Aku yakin badanmu akan semakin besar setelah ini. Kau akan tampak seperti bola karet yang direndam dalam minyak"

Bola karet yang direndam dalam minyak????? Tak tahan menahan marah, Luna berdiri dan menggebrak meja makan. Menyebabkan beberapa sisa makanan seperti tulang ayam dan pinggiran pizza terjatuh ke lantai.

"Seorang pezina tak berhak menghinaku!!" teriaknya.

"Pezina? Kalau kau benci pezina ini, kenapa tidak mau bercerai dariku?"

"Karena aku tidak mau melihat pezina menjijikkan sepertimu lepas!"

"Pezina menjijikkan? Kau memang wanita bulat yang tidak bisa ditolong lagi!!"

"Benarkah?!! Kalau begitu aku akan membuat diriku lebih bulat dan berat lalu menggelinding ke arahmu. Menekanmu sampai penyet dan mati!"

"Kau ingin membunuhku?"

"Lebih baik janda mati daripada janda cerai?"

"Apa???"

Kedua suami istri terus bertikai seperti anjing dan kucing. Sama sekali tidak ada kedamaian dalam hari-hari pernikahan mereka yang masih sangat muda itu.

"Apa-apaan ini? Kenapa kau terus membuat rumah menjadi kotor?!" teriak Arya beberapa hari kemudian.

Hari itu Luna malas bersih-bersih. Dia membiarkan rumah dalam keadaan paling berantakan.

"Biar saja, toh hanya aku dan tikus yang tinggal disini!" jawab Luna ngawur karena suaminya jarang pulang.

"Tikus? Kau menjuluki aku tikus sekarang?!"

"Kenapa kau merasa kalau kau tikus?! Dasar pria tak tahu diri?"

"Aku sudah muak dengan semua hinaanmu. Kita harus cerai sekarang juga!!"

"Huh!! Baiklah. Kalau mau cerai ... Cerai saja. Aku juga sudah lelah menunggumu pulang. Padahal kau tidak pernah sekalipun memikirkan aku yang menunggu di rumah. Kau memang pria tidak tahu diri. Kemana rasa sayang yang selalu kau katakan padaku dulu? Padahal kau yang melamarku, kenapa sekarang kau yang tidak sabar untuk menceraikan ku? Padahal kau juga yang berselingkuh, tapi kenapa aku yang selalu disalahkan? Kau memang pria paling kejam di dunia ini. Aku tidak mau lagi hidup denganmu. Aku tidak mau kau lagi di hidupku!!" ucap Luna dengan meneteskan air mata.

Apa artinya menikah kalau setiap bertemu hanya pertikaian yang terjadi.

1
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
heran aku dengan arya...thor jangan bagi mereka berbaik kembali... dia dah celup orang lain tu...
tahi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!