NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01. WATACI

Gerimis tipis di pemakaman San Diego Hills belum cukup untuk melunturkan riasan di wajah Arunika Sandyakala. Ia berdiri tegak, kaku, seperti patung. Tidak ada air mata. Baginya, menangis adalah sebuah kemewahan yang tidak diizinkan oleh mendiang ayah tirinya, Wiguna Aryasetya, sejak ia menginjakkan kaki di rumah mewah itu dua puluh tiga tahun lalu.

"Jangan tunjukkan kelemahanmu, Nika. Dunia akan menguliti siapa pun yang terlihat lemah," suara berat Wiguna seolah masih berbisik di telinganya.

"Nika, kau dengar tidak?" sebuah suara kasar memecah lamunannya.

Nika menoleh pelan. Kakak tirinya, Bara, berdiri di sampingnya dengan bau alkohol yang samar di balik parfum mahalnya. Pria itu bahkan tidak berusaha berpura-pura sedih. Di belakang mereka, Sasmita, istri pertama ayahnya menatap Nika dengan tatapan penuh kebencian.

"Tanah belum kering, Bara," desis Nika dingin. "Jaga bicaramu."

"Oh, ayolah. Orang tua itu sudah mati. Mari kita hentikan sandiwara ini," Bara menyeringai, matanya menyipit penuh keserakahan.

"Aku sudah memanggil pengacara keluarga. Kita umumkan warisannya sekarang. Aku tidak ingin menghabiskan satu malam lagi berbagi atap dengan anak haram seperti kalian."

Nika mengepalkan tangannya di balik saku blazer hitamnya. Ia melirik ibu kandungnya, Kirana, yang sedang mendekap erat Elano, adiknya yang berusia tuju belas tahun. Elano tampak ketakutan, tidak mengerti mengapa ketegangan itu terjadi.

Satu jam kemudian, ruang perpustakaan di kediaman Aryasetya terasa menyesakkan. Di balik meja jati yang besar, duduk seorang pria muda berkacamata dengan raut wajah tenang. Adnan Pradipta, pengacara kepercayaan ayahnya.

Adnan tidak menatap Nika. Tatapannya hanya tertuju pada dokumen di depannya.

"Bisa kita mulai sekarang? Aku punya janji dengan klien lain," sahut Bara tidak sabar, kakinya bergoyang-goyang gelisah.

Adnan menghela napas pendek. Ia menekan tombol play pada sebuah monitor besar di dinding. Sosok Wiguna Aryasetya muncul dalam rekaman video, tampak pucat namun tetap berwibawa.

"Jika kalian menonton ini, artinya aku sudah tidak bisa lagi menjaga Artha Dirgantara. Seluruh aset utama, saham pengendali, dan rumah ini ... aku wariskan sepenuhnya kepada anak bungsuku, Elano Aryasetya."

"Apa?!" Bara menggebrak meja. "Dia masih ingusan! Itu tidak masuk akal!"

Video berlanjut. "Namun, karena Elano masih di bawah umur, seluruh kendali perusahaan dan tanggung jawab penuh atas aset keluarga jatuh ke tangan anak tiriku, Arunika Sandyakala."

Nika terpaku. Ia merasa sebuah beban besar baru saja dijatuhkan di pundaknya. Ia menang, namun ia tahu ini adalah awal dari neraka. Bara sudah beranjak dari kursi, siap untuk menerjang, namun Adnan segera berdiri.

"Tunggu, Tuan Bara. Masih ada satu klausul tambahan dalam wasiat fisik ini," suara Adnan terdengar berat.

"Dan untuk kamu Bara. Ayah tahu kamu pasti akan marah tapi, keputusan ini sudah mutlak. Untukmu dan ibumu itu, kalian aku beri anak perusahaan di sebuah kota kecil jauh dari sini, Adnan akan memberi tahu di mana tempat itu. Jadi jangan pernah macam-macam. Jangan pernah coba mengganggu Nike dan Elano anakku," ucap Wiguna dalam vedio itu.

Adnan bangkit dan menatap mereka bergantian. "Ini keputusan sudah final. Jadi aku harap Tuan Bara bisa menerima."

Tentu saja Bara tak terima dengan pembagian warisan itu. Dengan dia diberikan warisan di kota kecil yang jauh, sama saja dengan mengusirnya secara tak langsung. Ayahnya hanya ingin membuangnya.

Sementara Nika hanya menyunggingkan bibir menatap anak yang dibuang oleh ayahnya sendiri.

"Tidak! Aku tidak terima semua ini!" dengan tubuh sempoyongan ia menatap ke arah Eliano dan Nika.

"Kalian, kalian adalah anak sialan. Kalian bukan anggota keluarga ini, kalian cuma numpang. Bisa-bisanya kalian merebut semua dariku, jalang!" pekik Bara.

Ibunya, Sasmita juga tentu tak terima. Ia membelalak penuh amarah ke arah Nika. "Jangan-jangan ini semua ulah kamu, kan? Kamu memang licik, kamu pasti meracuni pikiran suamiku untuk merebut semua harta kami."

Nika tidak ambil pusing. Semenjak ia menginjakkan kaki di rumah keluarga Aryasetya, mereka memang tidak pernah menerimanya. Wiguna mendidik Nika dengan tangan besi sejak kecil. Mengajarkan strategi bisnis dan kedisiplinan tanpa hari libur. Semua itu karena Wiguna tahu Nika adalah permata yang cerdas, tidak seperti Bara yang tidak bisa diandalkan.

Dengan sorot mata yang dingin, Nika mendekat. "Apa? Salahku? Kenapa ini jadi salahku?"

"Ini salah kalian sendiri. Kalian yang selalu buat ulah, sekarang menyalahkan orang," imbuh Nika.

Ke dua tangan Bara mengepal erat seakan siap ia daratkan di wajah mulus Nika. Namun, Nika tak gentar sedikit pun.

"Aku tidak akan terima semua ini. Aku akan ambil apa yang seharusnya jadi milikku, bagaimanapun caranya!"

Seketika Bara menerjang ke arah Nika dan menamparnya kuat.

Plak!

Tamparan itu begitu keras hingga membuat wajah Nika terlempar ke samping. Pipinya seketika memerah, lelehan cairan merah pekat mulai merembes di sudut bibirnya.

Nika berbalik, namun ia tak merasa terprovokasi justru ia tersenyum licik dan meremehkan. Dengan punggung tangan ia mengusapnya pelan sudut bibirnya.

Seketika semua mata membelalak menyaksikan kekejaman Bara. Kirana sang ibu segera menghampiri Nika dengan panik.

"Kamu tidak apa-apa sayang? Kamu berdarah," ucap ibunya berusaha menyentuh pipinya yang merah. Namun, Nika menepisnya pelan.

"Aku baik-baik aja, Bu. Tenanglah, aku bukan wanita lemah yang mudah ditindas oleh orang, yang bahkan tidak diinginkan ayahnya sendiri," ucap Nika yang terdengar dingin dan tajam.

"Bangsat! Kamu mau cari mati, hah!"

Bara tak dapat lagi menahan emosinya. Tangannya mengepal kuat, otaknya tak lagi bisa berfikir jernih karena alkohol.

Tangannya dengan cepat menyambar vas bunga yang ada di sampingnya, dan ...

Prank!

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
mampuss luu🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!