NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Firasat Penghianatan

Nurul baru saja pulang bekerja setelah jam 4 sore. Ketika ia akan masuk ke dalam rumah. Nurul merasa aura rumahnya tidak seperti biasanya. Entah mengapa hatinya gelisah hari ini. Yang membuat hatinya bertanya tanya ada apa dengan dirinya dari semalam. Apalagi ketika ia melangkah masuk kamar. Hatinya merasa hampa seperti ada sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan.

" Ada apa dengan kak Nizam ya?" kata Nurul yang sepintas lalu memikirkan bayangan suaminya itu terlintas begitu saja dikepalanya Sebab sudah dua hari ini Nizam pergi dinas ke luar kota. Tanpa memberi kabar padanya sama sekali.

" Apa dia lupa pada istri nya? bahkan Kak Nizam tak menanyakan Aliya" guman Nurul saat mengingat Aliya putrinya yang masih berusia 3 tahun yang ia titipkan di rumah tetangganya. Tiap kali ia pergi bekerja.

" Ya sudah, aku mandi dulu. Baru jemput Aliya" guman Nurul yang membayar mba Sasa untuk mengasuh anaknya.

Nurul pun lalu melangkah masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.

" Ah apa perasaan ku saja. Atau ini firasat untukku ya" kata Nurul yang sesekali mengelengkan kepalanya membuang prasangka buruk dari pikirannya. Karna merasa tidak nyaman. Apalagi ketika suaminya itu hendak pergi kemaren. Nurul sempat bermimpi buruk. Namun Nurul tetap bersikap tenang. Dan tak terlintas sedikit pun baginya untuk berpikir macam macam.

" Aku percaya padanya" kata Nurul sembari menaruh handuk digantungan. Sambil tangannya menutup pintu kamar mandi.

Dan mulai membersihkan diri dengan air hangat.

Selesai mandi Nurul pun berpakaian. Setelah itu ia mencoba menelpon suaminya sebentar untuk menanyakan kabar. Namun ponsel disebrang sana tak dijawab.

" Apa dia masih sibuk ?" batin Nurul sembari mengambil jaket untuk bersiap keluar rumah . Ingin menjemput Aliya putrinya yang berada di rumah Sasa.

" Huh....." hela Nurul yang lalu menaruh ponselnya di dalam kantong jaket sambil menghela nafas. lalu melangkah ke pintu depan.

Di jalan menuju rumah Sasa terlihat sangat sepi.Karna sudah hampir jam 8 malam. Namun kadang ada beberapa motor dan mobil yang sesekali melintas melewati Nurul

Sesampai nya di sebuah rumah sederhana. Nurul langsung mengetuk pintu.

Tok...tok....tok...

" Sebentar ..." terdengar suara dari dalam rumah.

Clek....pintu pun terbuka lebar.

" Sudah pulang rul, apa ngak macet?" tanya Sasa sembari menyuruhnya masuk.

" Ngak, apa Aliya sudah tidur?" tanya Nurul yang masuk dan duduk di ruang tamu.

" Ngak , dia lagi melukis sama Irma tuh. Apa mas Nizam belum pulang?" tanya Sasa balik yang ikut duduk di depan Nurul.

" Belum, mungkin lusa" jawab Nurul dengan suara pelan.

" Ya mudah mudahan saja dia cepat pulang, Aliya bilang kangen sama ayahnya tadi" kata Sasa sembari tersenyum.

" Huh....aku harap begitu sa, tapi akhir akhir ini kak Nizam sering banget sibuk. Entah apa dia lembur atau ada urusan lain. Aku tidak tahu. Apa menurutmu di wajar?" tanya Sasa.

" Ya anggap saja begitu, jaman sekarang pekerjaan membuat para suami kita kewalahan. Tapi mau apalagi ?" kata Sasa sembari menatap Nurul.

" Ya....aku hanya bisa mendoakan nya saja sa. Agar karier nya tetap stabil dan baik baik saja. Hanya saja beberapa hari ini, perasaanku seperti tidak nyaman. Atau itu hanya perasaanku saja ya" kata Nurul meminta pendapat Sasa.

" Hah... maksud nya bagaimana?" tanya Sasa bingung. Karna suami nya juga sering pulang malam jika sedang lembur kerja.

" Entahlah....ya sudah lah, Al sayang ayo pulang nak" teriak Nurul memanggil sang putri

" Bentar bun, Aliya selesaikan gambarnya dulu " terdengar sahutan Aliya dari dalam kamar yang sedang bermain bersama Irma putri Sasa yang juga satu sekolah di paud.

" Hahaha...dia masih betah, seharian ini anakmu latihan melukis. Katanya buat ikut lomba" jelas Sasa.

" Oh ya, biasa mungkin mau ikut lomba menggambar minggu depan" kata Nurul yang tahu putrinya itu suka menggambar dan sering ikut lomba melukis disekolah. Bahkan beberapa kali gambar putrinya itu menjadi juara di beberapa event.

" Doakan dan dukung saja minatnya rul. Biar dia tambah semangat. Walau begitu masih mending Aliya, karna Irma jarang bisa menang jika ikut lomba" kata Sasa membandingkan putrinya dengan Aliya.

" Jangan terlalu keras pada Irma biarkan dia mengembangkan bakat motoriknya dulu. Tak semua anak bisa dipaksakan. Karna mereka berbeda beda Aliya memang punya bakat. Namun aku membiarkan semuanya berjalan normal dan apa adanya," kata Nurul yang membiarkan putrinya itu bebas berkreasi dari usia dini.

Sedangkan dikota lain seorang pria sedang merangkul pinggang seorang wanita cantik sambil berjalan menuju lobby hotel.

" Apa kita akan dinner di luar malam ini?" ujar si wanita manja pada si pria.

" Terserah kamu saja " jawab si pria sembari tersenyum dengan teman sejawat kantornya itu. Karna hari ini mereka bisa bebas berduaan. Sambil bekerja menjalankan tugas dari atasan di luar kantor.

" Ok kita cari tempat yang nyaman, apa istri mu sudah kau telpon zam. Aku takut dia menghubungi?" tanya wanita itu lagi

" Hmm....dia baru saja menghubungiku saat kita mandi tadi. Tapi nanti saja aku telpon balik. Aku barusan kirim pesan kok, dan bilang aku lagi lembur" kata pria itu terlihat santai. Tanpa merasa berdosa. Jika dirinya sudah membohongi istrinya beberapa hari ini

" Dia tidak tahu kan, lagi pula mana mungkin dia curiga" batin pria itu sambil tersenyum dan mengenggam tangan wanita disampingnya.

****************

Jam 3 malam Nurul terbangun dengan nafas tersengal sengal. Karna merasa tidurnya tidak nyenyak dengan mimpi tak jelas. Lalu Ia duduk sambil menatap putrinya yang terlelap tidur di sisinya.

" Aku sholat dulu, biar hati ku sedikit tenang. Mungkin ini firasat dari Allah. " kata Nurul yang tak ingin berprasangka buruk kepada suaminya. Walau sudah beberapa hari ini mimpi buruk itu mendatanginya.

Sejenak Nurul terpaku menatap foto Nizam di atas meja tanpa berkedip. Mengingat masa masa indah saat menjalani hidup 5 tahun terakhir ini bersama Nizam dengan suka dan duka yang mereka lewati bersama.

" Sampai hari ini aku belum bercerita banyak padamu kak. Ku harap kau selalu setia dan sayang padaku seperti ucapan mu dulu. Namun jika suatu saat kau berubah. Aku tak bisa menjamin karier mu untuk selamanya " batin Nurul yang memang yatim piatu dari sejak usia remaja. Namun ia masih punya seorang kakak laki laki yang menjadi walinya. Yang selalu bisa ia andalkan kapan saja jika ia sangat membutuhkannya.

Lalu Nurul pun beranjak dari tempat tidur dan ke kamar mandi untuk berwudhu. Kemudian sholat malam sebentar sambil berdoa khusuk , karna beberapa lagi mereka akan memasuki bulan ramadhan.

" Ya Allah jaga selalu suami ku untuk ku dan putriku ya rabb, semoga dia selalu sehat dan semangat bekerja untuk menafkahi kami, jauhkan dia dari marabahaya dan godaan yang membutakan hatinya" doa Nurul dengan suara lirih. Walau hatinya ragu saat ini namun Nurul pasrah. Sebab ia yakin Allah punya cara sendiri untuk mengijabah doa doa yang ia panjatkan. Karna takdir bukan milik nya seutuhnya. Melainkan milik sang pencipta.

Setelah selesai sholat. Nurul lalu pergi kedapur. Berniat mengambil air putih. Namun entah mengapa tanpa terasa gelas ditanganya tiba tiba melorot.

" Prang.....prak...."

" Astagfirullah al adzim" kata Nurul kaget Seperti sedang melihat bayangan suaminya tersenyum bahagia bersama wanita lain.

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!