"Aku memakai toiletnya karena..."
Kirana benar-benar tak menyangka. Otaknya sampai tak bisa mencari alasan mengapa ia ada di tempat yang tidak seharusnya.
"Maaf, saya akan pergi sekarang." Kirana segera berjalan menuju pintu.
"Hey."
Langkah Kirana berhenti, refleks ia menoleh ke arah pria itu lagi. Pria yang adalah Hyunjin, idola para remaja yang tergabung dalam grup Stray Kids yang sangat disukai oleh sang putri.
Ya. Ini hal aneh yang entah bagaimana bisa terjadi.
"Kamu peserta meet and greet?" tanyanya.
Kirana tak tahu, ada pria yang bisa terlihat begitu tampan luar biasa dan juga terbayang jika ia menjadi seorang wanita pun akan terlihat sangat cantik. Untuk beberapa saat Kirana begitu terpesona pada idol K-Pop itu.
Ia tersadar dan kemudian menggelengkan kepalanya, menghilangkan kekagumannya pada keindahan makhluk Tuhan bernama Hyunjin ini. "Bukan saya, tapi putri saya. Saya hanya menemaninya."
"Putri? Kamu punya seorang putri?"
"Iya..." Kirana cukup tertegun, Hyunjin terlihat penasaran padanya sekarang.
"Oh..." Hyunjin nampak tak puas dengan jawaban Kirana. Ia ingin bertanya lebih namun tak dapat menemukan kata yang tepat. Kemampuan Bahasa Inggrisnya memang kurang begitu baik.
"Kalau begitu, saya permisi," pamit Kirana akhirnya saat Hyunjin tak berkata apapun lagi. Sebelum ia berbalik badan sepenuhnya ia kembali menatap Hyunjin. "Terima kasih karena sudah meminjamkan toilet. Saya bukan orang jahat atau fans yang sengaja mencari celah untuk bisa bertemu denganmu. Ini murni kesalahan dari saya. Ini tidak akan terjadi lagi."
"Ya, tentu. Aku bisa melihatnya, kamu bukan orang seperti itu," konfirmasi Hyunjin. Ia pun sama sekali tak berpikir demikian.
Kirana mengangguk lega dan tersenyum kemudian pergi dari ruangan itu.
"Gila," ujar Kirana bermonolog sambil kembali ke lounge. "Kalau Sienna tahu, dia pasti heboh."
Kemudian acara meet and greet pun di mulai. Para peserta duduk di bangku yang tersedia yang menghadap ke sebuah panggung yang di atasnya terdapat meja dengan beberapa kursi berjajar menghadap ke arah para peserta.
Tak lama para member Stray Kids muncul dan disambut dengan keriuhan dari para peserta dan menduduki kursi-kursi di panggung itu. Mereka menyapa para penggemar sebagai pembukaan, lalu tibalah kesempatan para peserta mendekat pada mereka dan bisa mengobrol, berfoto, meminta tanda tangan, atau memberikan sesuatu kepada para member Stray Kids.
Sienna dan kedua sahabatnya tak sabar menunggu giliran mereka.
"Bun, aku deg-degan. Bunda temenin yuk naik ke panggung. Aku takut malah gak bisa ngomong nanti di depan Han," ujar Sienna gugup.
"Kamu 'kan bareng sama Hira dan Kim. Gak usah gugup gitu, Baby." Kirana menenangkan.
"Mereka 'kan mau nyapa bias mereka masing-masing, Bun. Hira mau nyapa I.N yang lama, Kim mau nyapa Felix yang lama. Please, Bunda di belakang aku aja. Mastiin aku gak blah-bloh di depan Han." Sienna bahkan menangkupkan kedua tangannya.
"Dia sih harus ditemenin, Tan. Kalau gugup malah jadi gak bisa ngomong," celetuk Fahira yang kerap kali dipanggil Hira itu, yang sudah sangat mengenal sahabatnya.
"Kamu ini ada-ada aja," gerutu Kirana. "Ya udah Bunda temenin."
"Yes. Bunda baik banget! Janji nanti kita makan makanan favorit Bunda buat makan malam sambil rayain ulang tahunnya Bunda," janji Sienna dengan sumringahnya.
Kemudian Giliran mereka pun tiba. Kirana memberitahukan kepada para bodyguard yang berjaga bahwa ia hanya menemani sang putri. Untungnya Kirana diizinkan.
Sienna menyapa semua personil satu per satu mulai dari yang paling kiri, yaitu Bang Chan. Sienna berfoto dan meminta tanda tangan para member sambil terus bergeser ke sebelah kanan hingga akhirnya Sienna berhadapan dengan sang bias, Han, yang duduk di posisi kedua dari kanan. Sedangkan posisi paling kanan diisi oleh Hyunjin.
Saat Sienna menyapa Han, Hyunjin menyadari keberadaan Kirana yang berada di belakang Sienna.
"Kamu, yang tadi 'kan?" tanya Hyunjin ramah.
Kirana tak menyangka Hyunjin masih mengingatnya, dan entah bagaimana tatapan Hyunjin begitu dalam dan menimbulkan getaran aneh di dalam hati Kirana.
"Iya," sahut Kirana tak kalah ramah. "Ini putri saya." Kirana memperkenalkan.
Hyunjin pun menatap ke arah Sienna yang tengah berfoto bersama Han. Sienna yang menyadari sang ibu mengobrol dengan Hyunjin, sontak menatap Kirana dan Hyunjin bergantian.
Tatapan Sienna seakan berkata, 'kok bisa Bunda ngobrol begini? Bunda udah kenal sama Hyunjin?'
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments