PERTEMUAN PERTAMA DENGAN ADI

Pagi begitu cerah. Burung-burung berkicau dengan riang. Tak hanya burung, pepohonan pun berlenggok ke kanan dan ke kiri seolah-olah sedang menari gembira.. Namun tidak dengan Karina, hari ini adalah hari dimana Karina harus melakukan presentasi mata kuliah Manajemen Produksi di jam pertama.. Sialnya, Karina terlambat bangun tidur dan terlambat pula sampai kampus. Sementara materi yang akan di presentasikan ada pada Karina.. Karena semalam, begitu pulang bekerja Karina kelelahan dan lupa untuk share file bahan presentasi kepada teman-temannya. Semua teman satu kelompok dengan Karina sudah berwajah pias. Dikarenakan sosok yang mereka tunggu tak kunjung datang. Sedangkan Sang Dosen Killer sudah memasang raut kesal. "Haduh, segala kesiangan.. Mampus lah gue" ujar Karina sambil berlari menaikki anak tangga.. Tak lama kemudian Karina sudah berada di depan pintu kelasnya. Karina berhenti sejenak, mengatur nafas. Dan kemudian mengetuk pintu dan masuk ke dalam kelas. "Permisi pak, maaf saya terlambat" ujar Karina kepada Pak Pras si Dosen Killer yang sudah memasang muka jengah karena harus menunggu agak lama. "Sudah, cepat siapkan materi yang harus kalian presentasikan!" "Baik pak" jawab Karina lirih Sambil memasang kabel proyektor ke laptop. Semua teman Karina bergumam. "Lu gimana sih bisa telat gini?" ujar Tata "Sorry guys, bukan mau gue juga telat" "Yaudah materinya lu taro mana?" ujar Lala "Ada di flashdisk gue lupa belom save ke laptop. Kemaren gue edit di kantor soalnya. Nih flashdisknya dikantong gue" ujar Karina sambil menepuk kantong belakang celananya. Tiba-tiba muka Karina berubah menjadi pias. Seluruh teman satu kelompoknya sudah mencium firasat buruk, termasuk Lala sahabatnya. Yang sangat paham bagaimana sifat Karina yang sangat teledor. "Kenapa? Jangan bilang gak ada tuh flashdisk?" ujar Lala lirih. Karina hanya mengangguk lemas dengan keringat yang mulai bercucuran. Sementara sang dosen mulai mendekati sekelompok mahasiswanya yang tak kunjung memulai presentasinya. "Kok belum mulai? Kenapa? Belum siap juga?!" ujar Pak Pras yang mulai meninggikan suaranya. "Hmm, anu pak ternyata......." TOK TOK TOK. Tiba-tiba saja terdengar suara pintu diketuk. Pak Pras pun mendekati pintu dan membuka pintu. Terlihat sesosok pria memasukki ruangan. "Loh Adi, ada perlu apa?" "Maaf pak, ini tadi ada salah satu mahasiswi dikelas ini menjatuhkan flashdisknya tidak sengaja. Saya mencoba memanggilnya tapi mahasiswi tersebut sepertinya tidak mendengar panggilan saya. Jadi saya berlari mengejarnya sampai sini" ujar pria tersebut menjelaskan. "Ah kamu, ini flashdisk kamu ya? Tadi terjatuh ketika kamu mengeluarkan handphone dari kantungmu" ujar Adi sambil menyodorkan sebuah benda kecil kehadapan Karina. "Ya ampun Karina, ternyata presentasinya dari tadi tak kunjung dimulai karena kamu kehilangan flashdisk kamu? Ceroboh banget sih? Cepat terima kasih kepada BEM kampus ini yang udah sampe repot-repot mengantarkannya kemari" "Te.. terima kasih banyak ya kak. Maaf sudah merepotkan kakak" ujar Karina sambil membungkukkan badannya. Adi pun tersenyum manis membalas ucapan Karina.
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!