Rumah Sakit

Gana
Gana
Dokter, tolong selamatkan Ibu saya.
Gana setengah berlari di belakang tempat tidur berroda dimana Ibunya terbaring pingsan.
dr. Green
dr. Green
Iya, iya, kami akan berusaha semaksimal mungkin.
dr. Green
dr. Green
Tapi sebenarnya apa yang terjadi?
Gana
Gana
Tadi, keluar dari kamar mandi Ibu jatuh, gak tau kenapa, padahal kemaren kemaren beliau baik-baik aja.
Mereka sampai di depan UGD.
dr. Green
dr. Green
Baik, baik...silakan Anda tunggu di luar ya, kami akan melakukan pemeriksaan dulu.
Gana
Gana
Iya, Dok, tolong ya, Dok.
dr. Green mengangguk sebelum menutup pintu UGD.
Gana
Gana
Duuh...Bi Ani, aku khawatir banget ama Ibu
Ani
Ani
Iya, Mas, Bi Ani juga, smoga Ibu gak papa.
Beberapa lama kemudian, dr. Green keluar dari UGD.
Gana
Gana
Dokter, gimana Ibu saya?
dr. Green
dr. Green
Ibu Anda mengalami tekanan darah tinggi, yang menyebabkan stroke lagi.
dr. Green
dr. Green
Tapi kali ini mungkin Ia bisa lumpuh sebelah badan.
Gana
Gana
Ya Allah...
Gana terduduk lemas.
dr. Green
dr. Green
Ia harus dirawat intensif.
Gana
Gana
Iya...baik, Dok...tolong berikan yang terbaik buat Ibu saya ya, Dok.
dr. Green
dr. Green
Iya, kami akan berusaha semaksimal mungkin.
dr. Green
dr. Green
Dan kalian sudah boleh menjenguknya, namun Bu Melly masih belum sadar.
Gana
Gana
Iya, makasih, Dok.
dr. Green
dr. Green
Sama-sama.
dr. Green
dr. Green
Saya tinggal dulu ya.
Gana
Gana
Iya, Dok.
dr. Green meninggalkan mereka.
Gana dan Bi Ani segera masuk ke UGD.
Gana duduk di sebelah tempat tidur sambil memegang tangannya.
Gana
Gana
Bu, maafin Gana ya...Gana kurang memperhatikan Ibu... sampe Ibu begini.
Gana mengelus dan mencium tangannya.
Sampai tengah malam Gana masih menunggui Ibunya hingga tertidur.
Bi Ani sudah pulang untuk menyiapkan baju-baju yang akan dipakai Bu Melly selama di rumah sakit, juga baju-baju Gana.
Esok paginya, Gana merasakan tangan Ibunya bergerak.
Ia langsung mendekap tangan Ibunya.
Gana
Gana
Bu...
Bu Melly membuka mata.
Gana
Gana
Alhamdulillah...Ibu udah sadar.
Gana langsung memeluk Ibunya.
Bu Melly menggerakkan tangannya, memberi isyarat bahwa Ia ingin menulis.
Gana
Gana
Iya, Bu, sebentar ya.
Gana mengambilkan pulpen dan kertas yang ada di dalam tas punggungnya.
Kemudian Bu Melly menulis 'dimana Ibu?'
Gana
Gana
Ibu ada di rumah sakit, kemarin Ibu jatuh setelah keluar kamar mandi.
Bu Melly langsung mengeluarkan air mata.
Gana
Gana
Bu, kenapa? Ada yang sakit?
Bu Melly menggeleng.
Namun Ia menulis lagi 'kangen Gildan'.
Gana langsung menitikkan air mata.
Gana
Gana
Iya, Bu, Gana juga kangen dia.
Lalu Bu Melly menulis lagi 'tolong temukan dia, janji?'
Gana
Gana
Iya, Bu, Gana janji.
Tak lama kemudian Bu Melly sudah tertidur lagi.
Gana kembali menangis.
Ia jadi teringat kejadian 5 tahun lalu.
Kejadian yang membuat semuanya berubah.
BERSAMBUNG...
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!