Gana duduk di kereta yang menuju Bogor, pikirannya tertuju pada Ibunya yang sedang sakit.
Tadi sore Ia mendapat telpon dari Bi Ani, kalau Ibunya baru keluar dari rumah sakit karena stroke, dan Ibunya selalu menyebut namanya, karena rindunya pada Gana.
Ia merasa sangat bersalah karena sudah beberapa bulan ini tidak pulang...yaah walaupun itu juga karena kondisinya yang tidak memungkinkan.
Gana
( Ya Allah...Ibu sakit, mungkin karena begitu merindukanku, maafkan aku, Bu )
Gana
( Tapi aku harus tetap pulang, biarlah kondisiku seperti ini, demi Ibu )
Gana
( Semoga gak terjadi apa-apa pada Ibu, semoga aku kuat )
Gana
( Dan Gildan, gimana kabarnya ya? Aku juga kangen banget ama dia )
Gana
( Dia udah benar-benar menyakiti kami, tapi aku tetap sayang padanya )
Comments