Dikamar...setelah letih seharian bekerja...Ana solat dan berdoa kepada yang kuasa....
Ana
Oh Tuhan...yang maha Agung lagi bijak sana...lagi mahal adil...apakah aku berhak bahagia...?
Ana
Oh Tuhan....sesungguhnya aku tengah dalam kesulitan dan kepayahan maka berikanlah aku kekuatan...serta kesabaran dari mu...!
Ana
Jadikanlah aku orang yang soleh lagi senantiasa bersabar atas segala ujian yang kau berikan...kabulkanlah permohonan hamba mu yang lemah ini...ya Tuhan ku...!
Tiba-tiba saja terdengar...
Desy
Ana.......!
Suara lengkingan khas milik sang ibu...yang langsung masuk dan memukul kepala Ana hingga tersungkur.
Desy
Dasar bodoh...bisa-bisanya kau beristirahat padahal yang lain masih berkerja ayo bangun...dan segera rapih kan semua perkerjaan tanpa tertinggal atau rusak sedikitpun setelah semuanya selesai...kau harus menunggu yang lain tidur dulu dan baru kau boleh tidur!
Desy
Juga kau tidur di lantai tanpa alas untuk hukumanmu!
Ana hanya diam....tidak berkata dalam hatinya ia berseru kepada yang kuasa agar bisa tabah lalu berkata...
Ana
Iya bu....
Sambil tersenyum ramah...layaknya tak ada beban sedikit pun.
Itulah hidup yang dijalani Ana penuh dengan teriakan,makian dan hinaan tapi dia gak pernah ngeluh kecuali sama yang kuasa dan memohon diberi kesabaran...setiap hari dia selalu berusaha tersenyum dan memulai hari dengan semangat...yang membara meski tak sedikit dari harinya yang malah berubah menjadi tangis secara lahir maupun batin.
Lalu akankah hidup Ana terus seperti itu? Atau justru berubah....nantikan kelanjutannya jangan lupa like dan komen juga favorite kan cerita ini jika suka ya!
Comments