NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak Sama CEO Es, Malah Hamil Anaknya

Nikah Kontrak Sama CEO Es, Malah Hamil Anaknya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Balas Dendam
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kentos46

Aluna butuh 3M buat nebus utang kakaknya. CEO es batu Arsen Asmara nawarin nikah kontrak setahun. Syaratnya gampang: Tidur pisah ranjang, dilarang jatuh cinta.

Tapi semua berantakan gara-gara satu malam salah kamar. Aluna hamil anak CEO paling ditakuti se-Indonesia.

Pas foto mereka satu selimut viral + saham anjlok 12%, Arsen bukannya marah malah pasang badan hajar mantanku. Katanya ini cuma kontrak... tapi kenapa ciumannya bikin jantungku mau copot?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kentos46, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Ranjang, Satu Skandal

Sejak insiden lift pagi itu, Aluna tidak bisa melihat wajah Arsen dengan normal.

Setiap kali matanya bertemu laki-laki itu, otaknya langsung memutar ulang kejadian beberapa jam lalu. Bibir mereka yang tidak sengaja bersentuhan. Tatapan Arsen yang mendadak berubah diam. Dan jarak super dekat di dalam lift sempit yang sampai sekarang masih membuat jantung Aluna tidak tenang.

Yang lebih parah...

Arsen sendiri malah terlihat biasa saja.

Laki-laki itu sekarang duduk santai di kursi utama ruang meeting besar Asmara Group sambil membahas proyek miliaran rupiah dengan para direktur, seolah tadi pagi tidak terjadi apa-apa.

Sementara Aluna?

Dia bahkan hampir salah menuang air minum ke gelas sendiri karena kepikiran terus.

Fokus, Luna.

Ini cuma kecelakaan.

Cuma nggak sengaja.

Tidak ada artinya.

Namun setiap kali ingatan tentang bibir dingin Arsen muncul di kepala, wajahnya langsung panas lagi.

Dan sialnya, beberapa direktur di ruang meeting tampaknya mulai salah paham.

Tatapan mereka ke arah Aluna berubah aneh sejak kejadian lift tadi. Ada yang pura-pura serius lihat laptop, tetapi diam-diam melirik. Ada yang senyum kecil tiap Arsen bicara pada Aluna.

Bahkan salah satu sekretaris sampai membungkuk sopan sambil berkata pelan,

Selamat ya, Nona Aluna.

Aluna hampir tersedak ludah sendiri.

Selamat apaan?!

Namun sebelum dia sempat menjawab, Arsen malah berkata datar dari kursinya,

Tolong kirim kopi untuk tunangan saya juga.

Deg.

Aluna langsung menoleh cepat.

Tunangan saya.

Kalimat itu terdengar terlalu natural keluar dari mulut Arsen sampai dadanya mendadak aneh sendiri.

Sekretaris tadi langsung tersenyum makin lebar. Tentu saja sekarang satu kantor bakal makin yakin hubungan mereka benar-benar serius.

Begitu meeting selesai, para direktur mulai keluar satu per satu dari ruangan. Dan baru setelah pintu tertutup rapat, Aluna langsung menoleh kesal ke arah Arsen.

Kenapa bilang tunangan segala?!

Arsen tetap membaca dokumen di tangannya. Karena memang itu fakta.

Ini kontrak!

Dan kita sedang di kantor.

Aluna langsung mendengus kesal sambil menjatuhkan tubuh ke sofa ruang meeting. Cowok ini memang terlalu tenang menghadapi semuanya. Sementara dia sendiri rasanya mau mati malu tiap lima menit.

Arsen akhirnya menutup map di tangannya lalu menatap Aluna sebentar.

Kamu capek?

Sedikit.

Tidurmu jelek semalam?

Aluna langsung salah tingkah.

Karena penyebab dia tidak bisa tidur ya laki-laki di depannya ini.

Kasurnya terlalu besar, jawab Aluna asal.

Hanya itu?

Dan orang di sebelah saya terlalu nyebelin.

Anehnya, sudut bibir Arsen malah sedikit naik lagi.

Beberapa hari terakhir Aluna mulai sadar kalau laki-laki itu ternyata lebih sering tersenyum saat sedang menggodanya.

Walau senyumnya kecil sekali.

Dan justru itu yang bikin berbahaya.

Karena setiap Arsen menunjukkan sedikit sisi hangatnya, jantung Aluna mulai sulit dikontrol.

Namun sebelum suasana makin aneh, pintu ruang meeting tiba-tiba terbuka cepat.

Seorang pria muda bersetelan formal masuk sambil membawa tablet.

Pak Arsen, berita tentang Anda trending lagi.

Arsen terlihat tidak terlalu peduli. Berita apa?

Pria itu menelan ludah pelan sebelum memutar layar tablet ke arah mereka.

Dan mata Aluna langsung membesar.

Di layar muncul foto dirinya dan Arsen di depan lift tadi pagi.

Lebih tepatnya...

foto saat wajah mereka sangat dekat setelah ciuman tidak sengaja itu.

Sudut pengambilan gambarnya membuat mereka terlihat seperti baru selesai berciuman sungguhan.

Judul beritanya bahkan lebih parah.

CEO DINGIN ARSEN ASMARA AKHIRNYA JATUH CINTA? MOMEN MESRA DI LIFT BIKIN NETIZEN HISTERIS!

Wajah Aluna langsung merah total.

Ya Tuhan...

Komentarnya bahkan lebih mengerikan.

Cocok banget mereka.

Pak Arsen akhirnya kelihatan manusia.

Ceweknya gemes banget malu-malu.

Fix ini bukan nikah bisnis.

Aluna buru-buru menutup wajah pakai kedua tangan.

Saya pengen pindah planet.

Sementara Arsen malah terlihat santai membaca artikel itu beberapa detik.

Turunkan beritanya? tanya pria tadi hati-hati.

Tidak perlu.

Aluna langsung menoleh cepat. Hah?!

Biarkan saja.

Tapi orang-orang jadi salah paham!

Memangnya kita tidak akan menikah?

Aluna langsung diam.

Benar juga.

Namun tetap saja...

dia merasa aneh melihat berita dirinya tersebar di mana-mana seperti pasangan sungguhan dengan Arsen.

Dan perasaan itu makin kacau ketika tiba-tiba ponselnya berbunyi.

Nama yang muncul di layar membuat wajah Aluna langsung berubah.

Bima.

Dadanya otomatis terasa sesak lagi.

Sudah beberapa hari laki-laki itu terus menghubunginya, tetapi selalu Aluna abaikan.

Namun sekarang...

di depan Arsen...

entah kenapa dia jadi semakin malas mengangkatnya.

Angkat, ucap Arsen datar.

Nggak mau.

Kenapa?

Capek dengar suaranya.

Tatapan Arsen turun sebentar ke layar ponsel Aluna sebelum kembali ke wajah gadis itu.

Masih sayang?

Pertanyaan itu keluar terlalu tenang.

Namun entah kenapa membuat jantung Aluna berdebar aneh.

Tentu aja nggak!

Kalau begitu selesai.

Mudah banget ngomongnya.

Karena memang harusnya begitu.

Aluna menggigit bibir bawahnya pelan.

Kadang dia iri sama Arsen yang terlihat selalu bisa mengontrol perasaan. Sementara dirinya sendiri terlalu gampang terluka.

Namun beberapa detik kemudian, ponselnya kembali bergetar.

Kali ini bukan telepon.

Pesan.

Dari Bima.

Luna, aku cuma mau ketemu sebentar. Tolong.

Belum sempat Aluna membalas, Arsen tiba-tiba mengambil ponsel itu dari tangannya.

Eh!

Laki-laki itu membaca pesan tersebut dengan wajah datar.

Lalu...

membalasnya.

ALUNA SUDAH BERSAMA SAYA. JANGAN GANGGU LAGI.

Mata Aluna langsung membesar.

Anda ngapain?!

Arsen mengembalikan ponsel itu dengan santai. Menyelesaikan masalah.

Itu HP saya!

Dan sekarang mantanmu tahu posisi dia.

Aluna menatap Arsen tidak percaya.

Namun anehnya...

di balik rasa kesal itu...

ada sedikit rasa aman yang perlahan muncul di dadanya.

Perasaan yang sudah lama sekali tidak dia rasakan sejak hidupnya berantakan.

---

Malamnya, suasana penthouse terasa jauh lebih tenang dibanding biasanya.

Hujan turun pelan di luar jendela besar. Lampu kota Jakarta terlihat samar tertutup kabut tipis. Sementara Aluna duduk di sofa ruang tengah sambil membaca komentar netizen tentang dirinya dan Arsen.

Kesalahan besar.

Karena sekarang mukanya malah panas sendiri tiap baca komentar orang-orang.

Pasangan visual.

Aura CEO dingin ketemu cewek ceria.

Tatapan Pak Arsen beda banget ke dia.

Aluna buru-buru menutup ponselnya sambil memukul bantal kecil.

Kenapa semua orang gampang banget bikin asumsi sih?!

Karena mereka tidak salah.

Suara Arsen tiba-tiba terdengar dari belakang.

Aluna langsung kaget dan refleks memegang dada sendiri.

Jangan ngagetin!

Arsen berjalan santai melewatinya sambil membawa dua gelas cokelat panas.

Kamu terlalu fokus baca komentar.

Aluna langsung manyun. Ini semua gara-gara Anda.

Karena saya mencium kamu?

Deg.

Wajah Aluna langsung merah brutal.

I-Itu kecelakaan!

Arsen duduk di sofa seberangnya sambil menyerahkan satu gelas cokelat panas.

Namun tatapan matanya tetap tenang mengarah ke Aluna.

Tapi kamu tidak mundur waktu itu.

Jantung Aluna langsung hampir copot.

Dia membuka mulut beberapa kali, tetapi tidak ada suara keluar.

Karena...

Arsen benar.

Beberapa detik di lift tadi, dia memang tidak langsung mundur.

Dan itu fakta paling berbahaya yang sekarang terus mengganggu pikirannya.

1
MayAyunda
keren kak👍👍
Suhirno Cilok
Lanjut.👍
kentos46: sudahh yaa kak
total 1 replies
kentos46
makasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan jejak yaa
kentos46
punya cerita lain ga kak
Clarice Diane
semangat kak💪
kentos46: makasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!