NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:48.5k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Masuk rumah Sayuti

Pagi datang dengan cepat dan seluruh warga mulai berkumpul di sawah milik Melva dan juga Rais, contoh tujuan mereka adalah menemukan Rais yang sejak tadi malam hilang lenyap tak tentu arah itu, rombongan Davin dan juga yang lain sudah memberi laporan kepada Pak Lurah bahwa ada seseorang yang menghilang di sawah milik mereka sendiri.

Jadi pagi ini desa terlihat begitu ramai karena mereka semua ingin mencari keberadaan Rais yang entah ada di mana, bekas tubuh Rais yang terseret masih ada di sana namun pria itu sama sekali tidak terlihat ada di mana saat ini sehingga Melva semakin tidak karuan dan juga merasa ketakutan.

Melva tidak ingin kehilangan sosok suami yang sangat dia cintai, sebab bisa dikatakan mereka juga belum lama menjadi pasangan suami istri sehingga rasa cinta yang tumbuh di dalam hati pasti sedang membara dan tidak ingin terpisahkan satu sama lain, ini malah mendadak saja Rais hilang lenyap entah ke mana.

Seluruh sawah sudah dicari oleh rombongan para warga dan bahkan sawah milik orang lain yang bergandengan juga mereka susuri, siapa tahu saja Rais ada di sana dan hilang lenyap sehingga dia berusaha untuk mencari keberadaan pria tersebut, sudah sampai siang seperti ini dan masih belum juga menemukan keberadaan pria itu.

"Tolong temukan Bang Rais." Melva terus aja menangis dan tidak bisa berhenti.

"Kau tenang dulu biar kita semua bisa mencari ya." Salsa istri Davin menggandeng tangan Melva.

"Kita pasti berusaha untuk mencari keberadaan Bang Rais, kamu jangan menangis terus biar kita tidak panik." Intan juga berusaha untuk menghibur.

Para rombongan laki-laki memang bergerak cepat untuk mencari keberadaan Rais yang kemungkinan masih ada di sekitar sini, tidak mungkin pula dia menghilang secara mendadak seperti itu tanpa ada jejak sama sekali, sebab desa mereka ini sudah lama aman sehingga tidak ada hal yang aneh dan kemungkinan besar juga tidak ada orang yang sedang rusuh.

Sebagian malah sudah mengira bahwa kemungkinan besar Rais ini sedang disembunyikan oleh sesuatu di rumah ujung, Lutfi yang paling curiga dengan hal itu karena dia memang memiliki kemampuan untuk mendeteksi hal seperti itu, jadi dia memilih berpencar dengan yang lain karena dia memiliki tujuan tersendiri.

Andi dan Davin menemani Lutfi karena mereka memang adalah teman dekat sejak dulu, mereka juga percaya bahwa Lutfi tidak mungkin salah setelah memiliki kemampuan untuk melihat hal gaib, jadi mereka bertiga segera masuk ke dalam rumah milik keluarga Sayuti itu walau terkesan tidak sopan namun mau bagaimana lagi karena memang sedang ada yang mereka butuhkan.

"Apa nggak masalah ini kita masuk ke dalam rumah orang?" Davin menatap jendela yang terbuka satu.

"Ya mau bagaimana lagi karena aku curiga memang ada di dalam dia itu." Lutfi menoleh kepada para teman.

"Tapi jangan terlalu lama karena ini tidak ada yang menghuni dan kita juga tidak memiliki izin untuk masuk ke dalam." ujar Andi dengan wajah serius.

"Ya, Ayo kita masuk untuk mencari keberadaan Rais di dalam." ajak Lutfi kepada mereka semua.

"Oh kami ikut masuk ke dalam juga toh ternyata." Davin nyengir karena dia tadi tidak menyangka akan masuk ke dalam rumah ini.

"Gila, emangnya kau suruh aku saja yang masuk ke dalam sini tanpa ada yang menemani!" Lutfi berkata dengan sangat sengit.

"Ya sudah Ayo buruan masuk ke dalam kalau memang ingin mencari." Andi sudah tidak sabar lagi karena dia juga agak berdegup takut.

"Semoga saja Bang Rais memang ada di dalam agar kita tidak sia-sia masuk ke dalam sini." harap Andi.

Mereka segera masuk ke dalam untuk memastikan keberadaan Rais di dalam rumah milik Sayuti ini, ada rasa berdebar di dalam hati mereka harus mencari lagi ke tempat lain, tapi mereka sangat berharap bahwa Rais memang ada di dalam sini sesuai dengan firasat yang Lutfi miliki.

"Ya Allah bau ini masih saja tercium di rumah." Andi menutup hidung yang mencium aroma tidak sedap.

"Heh jangan bicara seperti itu." Lutfi menoleh kepada Andi.

"Iya, cuma agak kaget saja barusan karena sangat nyata tercium di hidung." Andi teringat bahwa dia harus menjaga omongan.

"Aku akan melihat kamar yang bagian sana, kalian coba dulu bagian sini ya." Lutfi mulai membagi tugas kepada mereka.

"Ya, jangan terlalu lama karena aku tidak betah ini." Davin bergerak cepat untuk menemukan keberadaan Rais.

"Ya Allah sebenarnya apa yang sudah terjadi dengan penghuni rumah ini sehingga mereka semua meninggal dalam keadaan ngeri." batin Andi di dalam hati.

"Kau jangan berpikir ke sana, Ayo fokus menemukan Bang Rais saja." Davin menarik tangan Andi.

"Gimana aku mau fokus karena ini saja aroma sangat tidak biasa menusuk hidung." Andi menggerutu pelan walau dia mengikuti Davin yang menuju sebuah kamar tidur.

Davin sesaat mengusap hidung karena dia juga mencium aroma bangkai dan darah yang begitu pekat di dalam kamar ini, saat mereka membuka pintu maka bisa dipastikan bahwa ini adalah kamar utama milik keluarga Sayuti itu, di atas ranjang masih tersedia kasur yang penuh dengan bercak darah segar tapi sudah mengering karena kejadian itu sudah lama berlalu.

Namun mereka memang tidak membuang seluruh barang yang terkena darah milik keluarga Sayuti, para warga yang ada di sini merasa tidak memiliki hak untuk melakukan itu semua, yang penting mereka sudah menolong para jenazah itu masuk ke dalam kuburan dan menguburkan secara layak juga.

Jadi saat ini ketika mereka masuk ke dalam rumah itu maka suasana horor masih bisa mereka rasakan dengan begitu ketara, Davin sama sekali tidak bisa bergerak karena Dia terpaku pada atas ranjang yang memiliki darah cukup banyak serta aroma tidak sedap itu, mungkin karena dulu dia pernah memiliki sesuatu untuk melihat hal ghaib sehingga saat ini masih bisa merasakan getaran tersebut.

"Aku sudah berusaha untuk tidak takut tapi ternyata masih ada juga rasa takut di dalam hati ini." Andi mengeluh pelan.

"Seperti nya emang tidak ada apa-apa di dalam kamar ini kok." Davin berbalik karena dia juga tidak sanggup.

Kedua pria ini segera pergi meninggalkan kamar karena mereka tidak menemukan ada hal yang aneh di kamar tersebut, daripada terlalu lama menanggung rasa takut itu maka lebih baik untuk segera keluar menemui Lutfi yang ada di ruangan lain, mungkin saja Lutfi akan menemukan barang yang lebih berarti di sana.

Jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Raffaza Direzky87
loh kmaren bukannya tangannya pardi di patahkan ya sama hantu di rumah Sayuti, kok sdh sembuh
V3
smg ja si Pardi pas ke sawah nya dan lewat jalan yg lama di hantui oleh para arwah keluarga Sayuti itu 🤣
V3
apakah Rais bakalan meninggal jg ,,, apakah mimpi itu mmg pertanda buruk ,, ❓
apakah Rais sdh terikat dh para arwah pembantaian itu ❓
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Ayuk Witanto
Pardi gak merusak jalan,tapi mau merusak hidup nya
Ayuk Witanto
kenapa gak terus terang saja...gak usah gengsi
Ayuk Witanto
urus aja pur
Ayuk Witanto
pingin tak tempeleng nih orang
Ayuk Witanto
salahmu sendiri
Ayuk Witanto
seru nih kalau purnama ketemu Angelina
neni nuraeni
pardi edan
Ayuk Witanto
duh gimana ini ar...
Ayuk Witanto
bener Ar ..kalau nanti sama member gak usah pake kunci
Ayu Putri
Pardi mengikuti jejak Sayuti kyknya ya Thor
Ayuk Witanto
pasti dinda
Ayuk Witanto
ayo Arya....
Betri Betmawati
sipardi lagi nyari kekayaan lewat sekte Angelina
Ayuk Witanto
sepertinya ini pasangan yang membantai keluarga sayuti
Ayuk Witanto
anggota opo iki
Ayuk Witanto
pardinya dah ketemu langsung ma setanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!