NovelToon NovelToon
Dua Sisi Sangkar Emas

Dua Sisi Sangkar Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elara Tulus

Lampu kristal yang menggantung di ruang tengah kediaman keluarga Arkatama tidak pernah benar benar mampu menghangatkan dingin yang membeku di antara Kyna dan Julian. Lima tahun pernikahan seharusnya menjadi perayaan tentang kesetiaan namun bagi Kyna itu adalah lima tahun pengabdian dalam sunyi yang mencekam. Tepat pada malam peringatan pernikahan mereka sebuah kebenaran pahit terkuak melalui celah pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Di sana di bawah kucuran air yang menderu Kyna mendengar suaminya menggumamkan satu nama yang selama ini menjadi hantu tak kasat mata dalam hidup mereka yakni Elara sang cinta pertama yang baru saja menginjakkan kaki kembali di tanah air.

Julian adalah pria yang membangun tembok es di sekeliling hatinya namun bagi Elara pria itu bersedia menjadi api yang menghangatkan. Setiap kali Julian pergi dengan alasan membantu seorang teman yang sedang kesulitan Kyna hanya mampu menjawab dengan seulas senyum tipis dan kata kata pendek yang menyembunyikan luka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elara Tulus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Gerakan manja Anara yang mendekatkan luka lecet di pergelangan tangannya ke arah dagu Aldrian menjadi akhir dari seluruh sisa kesabaran yang dimiliki Kyna malam itu.

Di bawah pendar lampu neon tempat parkir bawah tanah yang temaram dan dingin, Kyna hanya berdiri tegak, memeluk tasnya tanpa suara sambil menyaksikan bagaimana suaminya meniup luka itu dengan penuh kelembutan yang teramat asing baginya.

Tidak ada lagi air mata yang tersisa dalam diri Kyna; rasa sakit yang berpindah menjadi kekosongan absolut justru memberinya kekuatan untuk melihat betapa menjijikkannya sandiwara dua orang di hadapannya ini.

Aldrian mendongak, menatap Kyna dengan kilatan amarah yang tidak lagi disembunyikan di balik topeng ketenangannya yang biasa.

Pria itu menegaskan kembali betapa kecewanya ia melihat perubahan tabiat Kyna yang kini dianggap kasar dan penuh kecurigaan, sementara Anara terus merengek di balik punggung tegap sang presiden direktur, berpura pura menjadi korban yang paling menderita.

Kyna hanya mengulas senyum tipis yang teramat dingin, menolak untuk memberikan pembelaan diri karena ia tahu bahwa di hadapan seorang pria yang hatinya sudah buta oleh masa lalu, kebenaran apa pun yang diucapkannya hanya akan terdengar seperti racun.

Tanpa memedulikan seruan Aldrian yang memerintahkannya untuk masuk ke dalam mobil, Kyna membalikkan tubuhnya dan melangkah pergi menjauh menuju pintu keluar tempat parkir dengan langkah tertatih tatih namun penuh determinasi.

Di belakangnya, Aldrian berulang kali memanggil namanya dengan nada suara yang meninggi, berseling dengan bujukan Anara yang memohon agar Aldrian tidak mengejar istrinya demi menghindari keributan yang lebih besar di tempat umum.

Kyna terus berjalan, mengabaikan rasa nyeri yang mulai menjalar di pergelangan kakinya yang cacat, karena setiap langkah yang ia ambil saat ini terasa seperti jembatan yang membawanya selangkah lebih dekat menuju gerbang kemerdekaan.

Begitu berhasil mencapai permukaan jalan raya, Kyna segera menahan sebuah taksi yang melintas dan meminta sopir untuk melaju kencang menuju rumah utama milik orang tua Aldrian.

Kyna sadar bahwa ini adalah malam terakhir ia berada di Kota Hatam, dan ada satu dokumen penting yang harus ia selesaikan secara langsung di hadapan keluarga Wibowo sebelum ia benar benar menghilang dari kehidupan mereka.

Di dalam kabin taksi yang sunyi, Kyna membuka ritsleting tasnya untuk memastikan surat kesepakatan cerai yang sudah ditandatanganinya masih tersimpan rapi, bersanding dengan tiket pesawat menuju Eropa yang akan lepas landas beberapa jam lagi.

Sesampainya di kediaman mewah keluarga Wibowo, suasana rumah tampak sepi namun lampu ruang tengah menyala dengan benderang, menampilkan sosok ibu mertuanya yang sedang duduk menanti di sofa beludru.

Wanita paruh baya itu menyambut kedatangan Kyna dengan tatapan yang dingin dan penuh keangkuhan yang biasa, langsung melontarkan teguran mengenai sikap Kyna yang dianggap tidak tahu diri karena telah membuat Aldrian melewatkan beberapa agenda bisnis penting hari ini hanya untuk mengurusi drama rumah tangga mereka.

Kyna berjalan mendekat tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun, mengabaikan seluruh kalimat sindiran yang mengalir dari bibir wanita yang selama lima tahun ini selalu memperlakukannya sebagai menantu pembawa sial.

Dengan gerakan yang sangat tenang dan elegan, Kyna mengeluarkan map berisi surat perceraian dari dalam tasnya dan meletakkannya tepat di atas meja kaca di hadapan ibu mertuanya.

Tindakan berani itu seketika membungkam suara wanita tua tersebut, mengganti keangkuhannya dengan ekspresi terkejut yang luar biasa saat membaca deretan kalimat hitam di atas putih yang menyatakan bahwa Kyna melepaskan seluruh hak atas harta gono gini milik Aldrian.

Kyna berbisik dengan nada bicara yang teramat sopan bahwa ia mengembalikan putra kebanggaan keluarga Wibowo dalam keadaan utuh, berserta seluruh rasa bersalah yang selama ini mengikat pernikahan hampa mereka.

Sebelum ibu mertuanya sempat membalas atau memanggil pelayan rumah untuk mengusirnya, terdengar suara deru mobil mewah Aldrian yang berhenti dengan mendadak di halaman depan rumah.

Pintu utama terbuka lebar memperlihatkan sosok Aldrian yang melangkah masuk dengan napas memburu dan gairah amarah yang memuncak setelah mendapati hotel tempat Kyna menginap ternyata kosong.

Pria itu terpaku di ambang pintu ruang tengah, menatap bergantian antara ibunya yang pucat pasi dan selembar kertas bermaterai yang tergelar di atas meja.

Aldrian menyambar kertas itu dengan cengkeraman tangan yang gemetar hebat, matanya bergerak cepat membaca setiap klausul perceraian hingga berhenti tepat pada tanda tangan Kyna yang digoreskan dengan tinta hitam yang tegas.

Keangkuhan sang presiden direktur runtuh seketika saat ia menyadari bahwa istrinya tidak sedang merajuk, melainkan benar benar bersiap untuk memotong seluruh tali keterikatan di antara mereka.

Namun, sebelum Aldrian sempat meluncurkan kalimat ancaman atau memohon agar Kyna membatalkan keputusannya, ibunya mendadak bangkit dari sofa sambil memegang sebuah amplop cokelat tua yang baru saja ia ambil dari balik laci meja riasnya, sebuah amplop yang berisi surat kesepakatan rahasia antara Aldrian dan ayah Anara lima tahun lalu yang membuktikan bahwa pernikahan mereka sejak awal hanyalah sebuah jaminan bisnis untuk menutupi skandal keuangan korporat terbesar di Kota Hatam.

1
falea sezi
sejauh ini. muter doank ini novel🤣 pret rugi baca nya gue😒
falea sezi
jahat bgt si bangsat😒
falea sezi
bukannya Julian kok jd andrian
Emi Sudiarni
bgusvsib ceritanya. tpi bingung bacanya kerna bolak balik dsk beraturan
Emi Sudiarni
sdih bngat ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!