NovelToon NovelToon
Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Depi Delita

Iqram, seorang laki-laki yang sudah cukup umur dan sudah mapan dalam pekerjaan nya,menerima jodoh yang di carikan bunda nya karena kecewa pada wanita yang dia cintai .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Depi Delita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Haris jatuh cinta

Hari ini Iqram , Haris dan Ilham berangkat ke kampung halaman Iqram dengan menggunakan pesawat. Mereka mengambil penerbangan sore hari menuju kota Padang.

 " Kalau berat badan ku naik sepulang dari kampung mu, kamu harus temani aku fitness untuk mengembalikan bentuk tubuh ku" ucap Haris pada Iqram.

 Iqram langsung tersenyum mendengar ucapan bos nya itu. " Maka nya harus jaga nafsu makan nya pak bos. Kalau nanti jadi gendut aku tidak bisa melakukan apa yang pak bos minta. Aku kan harus menemani istri ku. Maklum kami nanti akan jadi pengantin baru" jawab Iqram.

 Ilham ikut menimpali," yang naik berat badan kan pak bos,ngapain minta Iqram buat Nemani fitnes. Jangan jangan pak bos itu lihat Iqram lebih dulu nyuri star nikah sementara pak bos belum" ucap Ilham yang membuat Haris menatap tajam pada nya.

 " Kamu nggak takut pak bos marah" tanya Iqram sambil menyenggol tangan Ilham.

 Ilham langsung menggeleng," bos di kantor. Kalau di luar kota sudah jadi bestian. Iya kan bro" ucap Ilham sambil melirik Haris.

 Haris langsung memukul pelan kepala Ilham menggunakan koran yang dia pegang.

 " Aku takut tidak bisa menahan nafsu makan ku karena kuliner di daerah kampung Iqram terkenal dengan kelezatan nya" ucap Haris.

 Ilham menatap Haris," sekalian cari jodoh kan pak bos. Siapa tau aja dapat yang cocok nanti di sana" ucap Ilham yang langsung di amin kan oleh Iqram.

 " Tapi aku ragu pak bos bisa dapat jodoh di sana. Pak bos aja lihat cewek langsung menggigil ketakutan" ucap Ilham.

 Haris kembali memukul Ilham dengan koran," Lo di kasih hati minta jantung ya. Sekali di biarkan malah ngelunjak buat ngerosting gue. Siapa bilang gue bakal menggigil kalau ketemu cewek" ucap Haris.

 Ilham bukan nya takut malah tambah tersenyum," buktinya di usia sekarang pak bos belum punya pacar apalagi calon istri. Orang orang di luaran sana udah punya anak,pak bos mah kemana mana masih sendiri. Kalau bukan takut Ama cewek,trus apa nama nya" ucap Ilham.

 " Gue lagi memilih milih yang terbaik dari yang baik. Kalau asal dapat sih banyak. Mau artis juga nggak bakal nolak gue lamar. Hanya saja kalau bisa pernikahan itu seumur hidup. Jadi jangan sampai menyesal yang berujung di pengadilan agama " ucap Haris.

 " Lagian Lo cuma bisa ngomong doang. Lo aja masih jomblo akut" ucap Haris pada Ilham.

 Ilham langsung tertawa," lagi seleksi bos. Mau cari wanita yang bisa menerima gue apa ada nya. Yang nggak nolak gaji pas pasan yang pak bos kasih" jawab Ilham.

 Haris kembali memukul Ilham," gaji Lo sesuai jabatan kinerja Lo. Nggak mungkin gue ngasih gaji Lo sama dengan gaji manager " jawab Haris.

 " Bisa di sama kan kok pak bos, angkat juga saya jadi manajer. Itu aja kok repot " ucap Ilham.

 " Tampang Lo belum cocok jadi manager" jawab Haris.

 Iqram ikut bicara," tampang kerjaan,bukan tampang wajah. Kalau untuk tampang wajah sih Lo lumayan. Lo malah sekarang mirip Juan Reza,hitam manis " ucap Iqram memuji.

 " Iya, Juan Reza yang lagi sakit gigi" ucap Haris yang membuat Iqram tertawa.

Tanpa terasa pesawat yang mereka tumpangi sudah mendarat dengan mulus di Bandara internasional Minangkabau.

Di pintu gerbang pintu ke datangan,sudah ada yang menunggu rombongan Iqram untuk menjemput mereka.

" Perjalan dari bandara menuju kampung saya sekitaran tiga jam pak bos" ucap Iqram.

Haris menarik nafas panjang," terserah,mau tiga jam,empat jam atau lima jam. Aku mau makan dulu. Dari pagi gue cuma sarapan roti bakar. Lo lihat sekarang jam berapa,perut gue udah keroncongan" jawab Haris yang membuat Ilham dan Iqram terkejut.

" Serius Lo bro. Belum makan nasi dari pagi? Udah jam berapa nih. Uang banyak tapi diet,rugi dong" ucap Ilham.

Haris menatap tajam kearah Ilham," gue bukan lagi diet,tapi tadi buru buru banyak kerjaan yang harus selesai sebelum kita berangkat" jawab Haris kesal.

Iqram tersenyum melihat kelakuan bos dan sahabat nya. " Ya sudah,kita mampir di rumah makan dulu baru lanjutkan perjalanan" ucap Iqram.

" Pak,kita mampir di rumah makan Lam*n Om*ak dulu ya" kata iqram.pada sopir yang tadi menjemput mereka.

" Oke sip" jawab si bapak sopir.

Mobil mereka mampir di rumah makan yang di minta Iqram. Haris dan Ilham makan dengan lahap di sana, Iqram yang sudah terbiasa dengan makanan di sana hanya tersenyum sambil menyantap makanan nya.

Tak lama setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mereka. Setelah lebih dari tiga jam,mereka sampai di rumah Iqram.

Iqram langsung di sambut oleh bunda dan Aisyah ,adik semata wayang nya.

Haris dan Ilham berkenalan dengan keluarga Iqram. Haris langsung terpana melihat kecantikan alami Aisyah yang tampil saat itu tanpa make up.

" Ini asli bidadari" ucap Haris dalam hati.

Saat berada di dalam kamar Iqram,Haris langsung bertanya. " Aisyah beneran adik Lo qram" tanya nya.

Iqram langsung mengangguk," ya iyalah. Adik gue satu satu nya. Cantik kan, wajar karena Abang nya aja ganteng " jawab Iqram.

" Jangan GR Lo. Aisyah itu cantik bagaikan bidadari. Dan Lo bagaikan kusir kereta nya" ucap Ilham.

Haris tersenyum senyum sendiri sambil melihat kearah luar rumah dari jendela kamar Iqram.

Iqram dan Ilham mengikuti arah pandang mata Haris. Dan mereka terkejut ketika melihat Aisyah berada di luar bersama ibuk ibuk yang sedang sibuk memasak.

" Lo lagi liat Aisyah atau lagi liat mak mak yang lagi masak" tanya Ilham.

Haris menatap ke arah Iqram tanpa memperdulikan pertanyaan Ilham.

" Qram,kalau gue jadi adik ipar Lo gimana. Lo restu atau tidak" tanya Haris.

Iqram terbelalak mendengar kan pertanyaan bos nya. " Jangan bercanda pak bos. Aisyah itu hanya seorang bidan kampung mana cocok sama bos seperti anda" ucap Iqram.

" Adik Lo udah nikah apa belum" tanya Haris langsung.

Iqram menggeleng," belum. Kenapa " tanya nya.

" Kalau begitu berarti kami itu cocok. Sama sama masih singel" jawab Haris.

Ilham ikut bicara," kamu udah punya pacar atau tunangan gimana" tanya Ilham.

Haris langsung menatap Ilham," kalau hanya pacar bisa langsung di tikung. Jangan takut" jawab Haris.

Iqram menggaruk kepala nya," pak Haris serius" tanya Iqram.

Haris langsung mengangguk," apa kamu pernah melihat aku bercanda dengan hal yang seserius ini. Aku serius Iqram. Kalau Aisyah setuju,besok papi dan mami akan datang kesini buat ngelamar dia" ucap Haris meyakinkan Iqram.

Iqram terdiam sejenak, kemudian dia menatap Haris. " kalau begitu kita langsung tanyakan masalah ini pada bunda dan Aisyah. Jangan bilang kalau anda bos saya . Takut nya Aisyah langsung mundur. Dia suka takut sama orang kaya. Takut di permainkan" ucap Iqram yang langsung di anggukan oleh Haris.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!