NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:220.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bantuan

Menatap wajah itu lagi, dalam diam. Sungguh laknat dirinya yang jatuh cinta pada tunangan adiknya sendiri.

Meletakkan potongan daging di atas piring milik Lily.

"Terimakasih..." Wanita ini tersenyum, itu sudah cukup untuknya.

Mungkin Lily menganggap itu sebagai hal yang remeh. Hujan deras turun di luar sana.

"Kamu ingat saat aku tersesat di hutan?" Tanyanya pelan, sembari menikmati makanannya. Tidak ingin ketahuan terlalu mengamati wajah wanita ini.

"Saat itu? Tentu saja, kamu lembek! Terjatuh dari tebing saja..." Lily membulatkan matanya, menghentikan kalimatnya sendiri.

Sungguh terlihat manis.

Senyuman tertahan di bibir pemuda ini. Dirinya harus bagaimana? Jika...jika Lily mencintainya, itu sudah cukup baginya untuk bertahan.

"Aku pikir aku akan mati. Ibu tidak akan mengirimkan tim penyelamat untukku. Begitu juga dengan Dilan. Ayah sudah pasti terlalu sibuk dengan urusannya sendiri...aku..." Kalimat pemuda itu disela.

"Tidak ada ibu yang tidak mencintai putranya! Kamu percaya padaku! Kecuali ibu laknatku." Lagi-lagi senyuman itu terlihat. Senyuman yang menyelamatkan dari kesendirian dalam dinginnya udara pegunungan di masa SMU. Cahaya senter yang dibawanya, terkadang dirinya berpikir apa wanita ini malaikat? Sisi mananya yang tidak cantik?

"Ini dokumen yang harus kamu palsukan. Kamu bisa kan? Tapi jangan lupa berikan sedikit pembeda dengan dokumen asli. Jangan sama 100%." Pintanya mengeluarkan sesuatu di dalam tasnya.

"Em..." Hanya itulah jawabannya meraih dokumen menyembunyikan rasa tegangnya. Ini begitu berbahaya bagaikan kesulitan mengendalikan dirinya. Dalam artian, perasaan bahagia yang meledak. Tapi tidak boleh mempermalukan diri sendiri di hadapan wanita ini."Setelah ini kamu mau kemana?"

"Pulang, kemana lagi."

"Oh..."

Lagi-lagi sang pemuda melirik ke arah bunga mawar merah. Katanya itu dapat berarti pernyataan cinta?

"Kalau begitu aku pulang. Kamu yang bayar." Lily bangkit, mengecup pipi Neiji. Hal yang membuat Neiji terdiam. Otaknya bagaikan di restart, sama sekali tidak berkata-kata.

Tapi di sisi lain Lily menghela napas kasar melangkah menjauhinya. Sial! Dirinya sudah memesan kamar dan anggur mahal, bahkan pakaian setipis saringan tahu. Tujuannya hanya satu memikat pria ini, agar dapat segera menghadirkan Meiji-nya yang pintar dan rupawan, anak manis, penurut pada orang tua. Protektif pada ibunya.

Neiji begitu sulit ditaklukkan. Sulit untuk diajak kerjasama. Menghela napas, wanita yang memutuskan untuk kembali ke kamarnya guna berkemas.

"Sial! Lain kali kutu buku aneh, aku peras bibitmu sampai kering." Gumamnya menendang-nendang udara."Kalau bukan demi Meiji aku tidak sudi!" Teriaknya menggema di lorong hotel.

Tapi.

Entah kenapa tiba-tiba baginya Neiji lumayan keren. Untuk pertama kalinya dirinya melihat Dilan ketakutan."Tidak! Tidak! Harus fokus pada Meiji."

***

Menyetir mobilnya pulang penuh rasa kekecewaan. Gerbang besar di depan rumahnya dibukakan oleh security.

Matanya menelisik mengamati mobil milik siapa saja yang ada di rumah. Mobil milik Rini, motor sport milik Feno. Kendaraan kedua orang tuanya tidak ada, berarti aman tidak akan ada pertengkaran terlalu intens.

Menghela napas, berjalan memasuki area rumah. Mengendap-endap, hingga menyipitkan matanya mendengarkan keributan dari area belakang dapur.

"Aku mencintaimu! Aku akan mencari cara agar kita dapat bersama!" Ucap Feno memojokkan Rini di dinding.

Senyuman menyungging di wajah Lily. Tidak disangka dengan sedikit pancingan semuanya akan terjadi. Ingat! Dirinya akan menjadi anak manis kali ini. Tidak melawan, hanya menyaksikan pertunjukkan.

"Ta...tapi, aku juga menyukai kak Feno. Hanya saja Rini tidak ingin menyakiti kedua orang tua kita..." Itulah yang diucapkan oleh Rini tertunduk tidak berdaya. Wajah cantiknya bak porselen, air matanya seperti berlian, bahkan saat menangis begitu indah. Itulah kuntilanak satu ini.

"Bullshit! Bilang saja ingin menjadikan Feno cadangan kalau-kalau tidak ada yang lebih bagus." Gumam Lily masih mengintip dengan suara kecil.

"Rasa terlarang ini, sudah lama aku pendam..." Bisik Feno, mendekati Rini.

Sumpah! Dirinya seperti menyaksikan hubungan terlarang kakak dan adik angkat. Mereka berciuman begitu intens, begitu melekat, hingga tangan Feno bergerak gelisah, memeras gumpalan daging berbalut pakaian pelan.

"Adegan panas..." Lily menelan ludahnya. Neiji! Mana Neiji! Dirinya juga ingin cepat-cepat membuat Meiji. Dasar Neiji sialan!

Kala salah satu tangan itu mengarah untuk menyingkap rok yang dikenakan Rini. Wanita itu menahannya."Aku tidak bisa, ayah dan ibu akan marah pada kita." Ucapnya penuh harap, dan ketidak berdayaan.

"Munafik! Dasar WC umum, kamu sudah punya pacar, masih menggoda Feno diam-diam, kemudian menggoda Dilan juga. Kalau hamil tidak takut bingung bapaknya siapa." Lagi-lagi Lily bergumam dengan suara kecil. Hanya dapat didengar olehnya sendiri.

"Sekali saja, aku tidak akan minta lebih..." Deru napas Feno tidak teratur, kembali melanjutkan ciuman mereka. Tapi kali ini memang tangannya tidak merayap ke bawah, namun liar di atas.

Lily mengangkat sebelah alisnya. Hubungan mereka sudah sejauh ini ternyata. Hanya dengan sedikit provokasi darinya Feno sudah menyatakan perasaannya. Bahkan sudah mulai panas.

Ya... tinggal memberikan pisau untuk tukang jagal maka semuanya akan terjadi. Semakin hancur keluarga ini maka semakin baik baginya dan Meiji, karena keluarga ini benar-benar bermaksud memeras mereka ibu dan anak.

Putranya menjadi artis cilik, sekaligus influencer, bekerja hampir tanpa istirahat. Kecuali saat tidur, berharap paman, nenek dan kakeknya akan menyayanginya seperti para penggemarnya. Serta tidak menganggapnya aib lagi.

Tapi, sudah banyak dikecewakan, menjadi brand ambassador perusahaan keluarga. Kala indentitasnya sebagai anak haram terungkap media, bukannya mendapatkan dukungan, Meiji diracuni hingga mati. Dirinya berusaha melindungi putranya. Tapi Meiji selalu mengatakan, asalkan mendapatkan sayang dari kakek dan nenek aku tidak apa-apa.

Pada akhirnya... kematian... itulah bayaran untuk Meiji kecil.

Dendam seorang ibu yang tidak akan pernah pudar."Kalian bekerja sama menghancurkan putraku? Maka akan aku hancurkan putra kalian." Gumamnya.

Menunggu...

Pada akhirnya pasangan itu berpisah jalan juga, setelah saling mengecup dan mengucapkan kata cinta yang mungkin dapat membuat Adolf Hitler pun bangkit dari kematian kemudian muntah.

Rini melangkah di lantai satu menyusuri lorong menuju kamarnya. Sedangkan Feno menuju tangga lantai dua. Inilah saatnya.

Dirinya dengan sengaja berjalan mendahului kakaknya. Kemudian tersenyum menghentikannya.

"Cie...ada yang jadian..." Ucapnya bagaikan turut bahagia, padahal tangannya sudah gatal, menyeret Feno ke neraka. Seseorang yang sering memukulinya dan putranya.

"Ah! Kamu ini!" Feno tertawa bahagia, tapi hanya sejenak kembali menyipitkan matanya."Mana mungkin kamu senang. Bukankah kamu tidak menyukai Rini?"

"Aku menyukainya! Sangat menyukainya, hanya saja dia yang selalu melebih-lebihkan untuk mencari perhatian kakak. Serius! Rini yang sempat menyuruhku menendang wajahnya, supaya kakak kasihan padanya." Alasan yang mengada-ada dari Lily.

Tapi orang yang jatuh cinta mungkin sebagian otaknya tidak berfungsi. Terperdaya ilusi sendiri.

"Benarkah?" Tanyanya.

"Tentu saja... tinggal satu langkah lagi untuk memilikinya sepenuhnya." Lily tersenyum ramah di luar. Tapi tersenyum mengerikan di dalam hatinya."Aku akan membantumu."

1
Rahimahhassan Rahimah
👍
Miss Typo
happy ending 👏👍

terimakasih thor 🙏
Miss Typo
asik asik jos 🤣
Miss Typo
Lily masih trs pingin bikin anak 🤣
terhura aku bacanya 😭

maaf thor baru baca, baru pulang mudik 🙏
Liza Syamsu
ayo faro pergoki lisa dgn kebejatannya
Liza Syamsu
lanjut thor terkuak kejahatan lisa tunggu pembalasan arkan zoya karena menculik putra mahkota lisa bakal membusuk di penjara
Liza Syamsu
ya tes DNA pasti neji bayi yg di tukar utk posisi nya di keluarga faro lisa menukar bayinya yg meninggal dgn neji
Liza Syamsu
ais dilan kamu bukan anak faro ayo lari karena kesal dan kecelakaan akhirnya bom terbongkar kebusukan lisa
Liza Syamsu
aduh thor jgn lama2 bongkar identitas dilan dan lisa terusir dari rmh keluarga faro
Liza Syamsu
jd neji tahu dilan anak selingkuhan Wah ada yg terlewat ini di baca
Liza Syamsu
neji dan Rio saudara se ayah atau di tukar di RS karena anak kandung lisa meninggal
Liza Syamsu
thor segera bongkar identitas lily da neji tapi buat plot yg dramatis
Liza Syamsu
ayo neji kamu cerdas bongkar indentitas aslimu
Liza Syamsu
jati diri neji segera buka thor
Liza Syamsu
ayo thot buka topeng neji dan lisa ketahuan busuknya karena tdk ada ibu kandung yg begitu kejam membedakan anaknya
Liza Syamsu
jgn2 neji bukan anak kandung lisa tapi anak yg di tukar karena anaknya meninggal waktu lahir
Ari Peny
mc nya kok bodoh mikir punya ank gk mikir bls dendamnya
Liana Simon
ceritanya layak ditunggu
Musdalifa Ifa
karya mu bagus kok Thor, tapi endingnya kok kayak terburu-buru atau dipaksa untuk tamat, tapi semuanya oke aja
Musdalifa Ifa
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!