NovelToon NovelToon
Kembar Beda Sifat

Kembar Beda Sifat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / CEO
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ropha M.P

Eliza Mahendra adalah seorang gadis dengan julukan "Gadis Berhati Dingin" atau "Kulkas Berjalan" di sekolah elitnya, SMA Nusa Bangsa. Sebagai Ketua OSIS, ia menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan tanpa kompromi, dihormati sekaligus ditakuti karena sifatnya yang misterius, irit bicara, dan tatapan tajamnya. Kehidupannya yang teratur dan dingin berbanding terbalik dengan kembarannya, Elzia, yang dua jam lebih muda. Meskipun memiliki wajah yang serupa, Elzia memancarkan kehangatan dan dikenal sebagai gadis yang lebih "bar-bar" dari gadis seusianya, bahkan diam-diam menyandang gelar "Queen Racing" di dunia balap.

Cerita ini mengandung unsur kekerasan, konflik mafia, dan ****** ******. Harap bijak dalam membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropha M.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Twin's Aura

Elzia menunggu kedatangan ayahnya sesuai pesan yang dikirimkan oleh ayahnya. Beberapa menit kemudian akhirnya orang yang ditunggu datang juga namun Bara tidak datang sendiri melainkan bersama wanita cantik dan anggun. Elzia yang melihat itu bingung sekaligus penasaran

" Kau sudah pulang" Tanya Bara sekedar basa basi

" Ya aku menunggu 2 jam sebelum kau sampai pa " Ucap Elzia malas

Pandangan Elzia teralihkan, dia begitu intens menatap wanita yang berada disamping ayahnya. Bara menyadari putrinya yang terus menatap Arumi yang dimana membuat Arumi terlihat kurang nyaman karena di tatap begitu intens.

" Jangan menatapnya seperti itu za "tegur Bara

" Maaf pa. Siapa dia? apa dia kekasih papah? " Tanya Elzia diakhir kalimatnya hal tersebut membuat Arumi malu dan salah tingkah

" Ya papah akan menikahi Arumi setelah Eliza pulang dari bandung " Ucap Bara sedangkan Elzia hanya mengangguk

" Apakah kau tak keberatan? " Tanya Bara pada putrinya

Mendengar itu Elzia tersenyum manis pada ayahnya

" Tentu saja tidak pa untuk apa aku melarang papa menikah lagi, lagi pula itu kebahagiaan milik papa dan aku tidak punya hak untuk ikut campur urusan asmara orang tua" Ucap Elzia sambil terkekeh pelan

" Hai aunty perkenalkan nama aku Elzia karlin saputri " Ucap Elzia sambil mengulurkan tangannya kearah Arumi

Arumi menatap gadis muda didepannya, kemudian dengan malu-malu sedikit ia menyambut dan memperkenalkan dirinya

"Nama aunty Arumi kamu bisa memanggilku mama atau mommy setelah aku dan ayahmu menikah nantinya, bahkan dari sekarang pun kau bisa memanggilku mommy" Ucap Arumi lembut dan malu-malu

" Ya au-mom" jawab Elzia kikuk sambil menggosok lehernya yang tidak apa-apa

" Kalo begitu Elzia pamit dulu pa m-mom soalnya Elzia ada kegiatan sama teman Elzia " Ucap Elzia pamit sambil menyalimi tangan Bara dan Arumi.

Bara dan Arumi hanya mengangguk mempersilahkan Elzia untuk melanjutkan kegiatannya.

______________________________________________

Setelah satu minggu berlalu akhirnya kegiatan Eliza yang ada dibandung selesai juga, dan sekolah Eliza juara satu. kini Eliza sedang bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta.

Tok, tok, tok!

Ketukan itu terhenti saat gagang pintu perlahan bergerak turun. Daun pintu kayu itu terbuka dengan derit halus, menampilkan sosok di baliknya.

" Apakah kau sudah selesai za? " Tanya pak Handoko

" ya pak" jawab Eliza datar tanpa sedikit pun ekspresi yang berubah di wajahnya

" Baiklah mari kita berangkat " Ucap pak Handoko menghela napas sebentar sebelum meninggalkan kamar Eliza dan Eliza hanya mengikuti dari belakang.

Setelah sampai di mobil Eliza langsung menyimpan tasnya kemudian masuk ke dalam mobil. Setelah itu mobil tersebut melaju dengan kecepatan di atas Rata-rata.

***

Malam pun tiba Eliza sudah sampai dirumah kemudian Eliza masuk kekamar nya untuk membersihkan diri kebetulan kamar Eliza dan Elzia bersebelahan

" Kak Kau sudah pulang? " Tanya Elzia sekedar basa basi

" Hm" dehem Eliza seperti biasa

Sedangkan Elzia hanya mendengus kesal bisakah kakaknya ini berbicara sepatah dua kata saja kepadanya? kenapa harus ham hem saja saat bersamanya, membuat ia ingin mati kesal saja.

" Setelah selesai kau membersihkan diri, papa meminta mu untuk datang keruang kerjanya" Ucap Elzia kemudian keluar dari kamar milik Eliza dan berjalan masuk ke kamarnya sendiri.

"Ck bikin kesal saja" Gerutu Elzia sambil merebahkan badannya di kasur

Sedangkan Eliza hanya diam saja kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah selesai mandi Eliza mengambil baju tidur berwarna biru malam. Setelah selesai berpakaian Eliza keluar dari kamarnya dan menuju ruang kerja ayahnya

Tok.. Tok.. Tok..

" Masuk" Ucap Bara dari dalam sana

pintu terbuka, terlihatlah sosok Eliza dengan wajah andalannya yang berwajah datar dan dinginnya itu

" Duduklah, ada yang ingin aku bicarakan denganmu " Ucap Bara tanpa basa-basi sedangkan Eliza hanya berdehem saja

" Papa akan menikah apakah kau setuju dengan pernikahan ini " Tanya Bara sambil memperhatikan wajah datar putrinya itu

" Itu terserah pada mu aku hanya mengikuti " Ucap Eliza datar tanpa ekspresi

Sedangkan Bara hanya berdehem saja lalu kembali menatap putrinya

" Kau kembalilah ke kamar besok lagi kita bahas masalah pernikahan ini "ucap Bara dan Eliza hanya berdehem kemudian langsung meninggalkan ruangan kerja ayahnya

***

Pagi harinya seorang gadis bangun dari tidurnya kemudian menuju kamar mandi. Setelah beberapa Eliza keluar dari kamar mandi dan bersiap-siap merasa sudah Rapi Eliza keluar dari kamarnya begitu juga dengan Elzia yang baru keluar dari kamarnya.

" Mari turun bersama " Ucap Elzia sambil menggandeng tangan Elzia sedangkan Eliza hanya berdehem saja.

Kemudian mereka berdua turun dan menuju meja makan disana sudah ada Bara yang menunggu kedatangan kedua gadis itu.

" Duduk dan makanlah" Ucap Bara datar sedangkan Eliza dan Elzia hanya mengangguk dan langsung duduk lalu mengambil piring masing-masing

" Kami berdua berangkat dulu pa" Ucap Elzia mewakili Sedangkan Bara hanya mengangguk

' ck tidak papa tidak Eliza sama bikin aku kesal Dasar kutub es ' batin Elzia kesal

Kini kedua gadis itu menaiki motor masing-masing menuju sekolah. Setelah beberapa menit akhirnya kedua gadis itu sampai disekolah berbarengan dengan lima motor lainnya sedangkan teman Elzia mengerutkan keningnya karena Elzia berangkat tak sendiri

" Siapa teman Elzia berangkat itu? " Tanya Rani pada yang lainnya

" Entah" Jawab mereka serentak

Begitu pula dengan Arkana dan sahabatnya merasa bingung orang yang ada disamping Elzia.

Eliza dan Elzia sudah memarkirkan motor nya kemudian mulai melepaskan helm masing-masing. Setelah mereka melepaskan helmnya seluruh murid yang ada diparkiran melototkan mata karena kaget

" Anjirr kak Eliza sudah datang cepat masuk ntar kita dihukum"

" Cepat-cepat aku gak mau ya dihukum sama buk ketos dingin"

" Cepat dikit "

Banyak lagi suara panik para murid lainnya yang bisanya santai-santai saja sambil menunggu kedatangan most wanted sekarang panik bukan main

Sedangkan Dava, Deon, dan Dimas yang menyaksikan kepanikan para murid hanya melongo tak mengerti lamunan mereka tersadar karena suara datar seseorang

" Apa kalian akan disini sampai nanti" Ucap Eliza datar

" Ka-"ucapan Dimas terpotong karena Eliza menyela kalimatnya

" Masuk"ucapnya datar dan tak ingin dibantah

Entah mengapa aura Eliza cukup membuat mereka merinding. Akhirnya mereka memilih untuk masuk kelas

" Segitunya para murid takut padamu kak "ucap Elzia melongo tak percaya sedangkan Eliza tak menghiraukan kembarannya itu

" Ck dosa tidak ya jual kakak sendiri sungguh bikin kesal saja " Gerutu Elzia sambil masuk keruangannya

Kring.. Kring.. Kring..

Bel masuk sudah berbunyi seluruh murid melakukan pembelajaran masing-masing.

//~//

Kring... Kring... Kring...

Bel istirahat akhirnya berbunyi seluruh murid mulai keluar dan berbondong-bondong menuju kantin untuk mengisi perut

Sedangkan Elzia terlihat menghubungi seseorang

Sedangkan Arkana dan sahabatnya masih berada dalam Ruangan bersama Elzia

(telepon tersambung)

'Hm' Eliza

"Kak ke Kantin bareng" Elzia

'Dua menit' Eliza

"Okey ditunggu" Elzia

Telepon dimatikan oleh Eliza sedangkan Elzia sudah mengomel sendiri tanpa menyadari keberadaan lima pemuda yang memperhatikannya

" Ck dasar kakak kutup main mati-matiin aja teleponnya " Ucap Elzia kesal sambil menatap ponselnya dengan horor

" Itu tadi siapa" Tanya dava heran

" Setan" Kaget Elzia karena ia tak menyadari kelima pemuda itu

" Astaga nona Elzia segitunya kau mengatai ku setan apakah aku se menakutkan itu hingga mengagetkan mu" Ucap dava sedih sedangkan yang lainnya hanya memutar bola matanya malas

" Siapa" Tanya Arkana

" Hah" Beo Elzia oh astaga ternyata otak Elzia saat ini kurang berfungsi guys wkwk

" Siapa yang menelponmu " Tanya Arkana lagi

" O-oh mm itu eee apa itu nah itu " Ucap Elzia tak jelas

" Itu siapa " Tanya Dimas bingung

" Eee itu aduuhhh ah iya kakb Eliza yang aku telpon kenapa" Tanya Elzia diakhir kalimatnya

" Tidak ada " Ucap Arkana

' ck kenapa disekitarku selalu ada es kutub sih bikin kesal saja ' batin Elzia kesal

Setelah dua menit akhirnya Eliza sampai juga dan menatap ke arah Elzia yang kembali melamun

" Jadi? " Tanya Eliza

" Jadi apa " Tanya Elzia bingung Jujur saja untuk saat ini otaknya tak berjalan dengan baik

" Kantin"ucap Eliza datar

" Oh jadilah yok oh ya duluan yah "jawab Elzia langsung menggandeng tangan Eliza

Kemudian kedua gadis itu menuju kantin

Sedangkan di ruangan Arkana dan para sahabat nya masih saja duduk di mejanya masing-masing

" Pantesan si Elzia bisa ngerti bahasa si kutub tenyata saudaranya lebih kutub lagi dari si bos " Ucap Deon tiba-tiba

" Nah itu eh tapi kenapa dia baru hadir ya selama seminggu ini aku tak pernah melihatnya " Ucap Dava heran

" Dia ketua OSIS yang kemarin mengikuti lomba di bandung " Ucap Rayan tiba-tiba

" Dari mana kau tau kalo dia itu ketua OSIS? " Tanya Dimas heran

" Almer yang dikenakannya " Ucap Rayan sedangkan yang lainnya hanya mengangguk mengerti

Arkana berdiri dari duduknya kemudian jalan keluar

" Kemana " Tanya Deon

"Kantin" Ucap Arkan pergi meninggalkan mereka ber empat

" Ck dasar kulkas main tinggal aja "gerutu Dimas

" ikuti " Ucap Rayan bangkit dari duduknya

Sampainya di kantin mereka mulai mencari meja kosong namun semuanya penuh hanya ada di meja Elzia dan teman-temannya yang kosong

Kemudian mereka berjalan ke arah meja Elzia berada

" Permisi boleh gabung gak soalnya yang lain penuh semua " Ucap Dimas mewakili

"Duduk aja "jawab Elzia sambil memakan baksonya tanpa menatap kelima pemuda itu

Kemudian mereka mulai duduk Arkana duduk bersebelahan dengan Elzia. Entah mengapa penghuni kantin ini terasa sepi biasanya banyak sekali celotehan para murid yang ada dikantin.

Eliza lebih dulu menghabiskan makanannya kemudian bangkit dari tempat duduknya

" Kau ingin kemana kak? " Tanya Elzia karena Eliza mulai berjalan meninggalkan meja

" Kelas"jawabnya lalu pergi meninggalkan kantin

Setelah kepergian Eliza seluruh murid yang ada disana menghembuskan napas lega

" Huh rasanya bernapas pun sangat sulit "

" Akhirnya bisa makan tanpa takut"

" Hah buat menelan makanan pun sangat sulit "

Bagaimana dengan reaksi ke empat sahabat Arkana, Vitri juga Kiara tentu saja mereka melongo namun Rayan masih bisa mengendalikan ekspresi wajahnya sedangkan Arkana hanya diam tidak seperti teman-temannya, ia dengan santai menyantap makanannya.

" Astaga kenapa mereka seperti baru melepaskan beban hidup mereka " Celetuk Kiara

" Apa karena ada si Eliza itu ya " Tanya Dimas pada yang lainya

" Ya dia sangat tidak suka berisik" Ucap Resti

" Segitunya " Ucap Dava tak percaya

Resti hanya mengangguk menanggapi

1
Salwa Blora
kak lanjut semangat terus kak 😁😁
Ropha M.P: terimakasih kak telah menyempatkan diri membaca cerita aku, jangan lupa di like ya kak biar makin semangat nih buat cerita nya😍
total 1 replies
anggita
like👍 iklan☝, tiap bab cukup panjang juga🤔.👌oke lah😊.
Ropha M.P: hehe Terima kasih Kak, jangan lupa like ya kak biar makin semangat aku Update😍🙏
total 1 replies
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!