NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Sistem / Masuk ke dalam novel
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Banyak Tipo bertebaran

Mati tertabrak mobil.
Tiba-tiba bangun di rumah mewah dan memili anak tiri,yang kelak menjadi penjahat besar.
Dan suami psikopat yang belum bisa move on dari cinta lama nya.
Di bantu oleh sistem untuk meluluhkan hati kedua nya.
mampu kah Kaira meluluhkan hati, kedua orang yang sangat membenci nya itu.

"Kau bukan ibu ku, berhenti berlagak seolah kau perduli! Jangan mengatur ku!"( Kaiden Alfaro Lucifer)

"Tugas mu hanya untuk mendidik Kaiden, kau tak perlu ikut campur urusan ku dengan Dorothea, sampai kapan pun yang kucintai hanya lah Dia. kau hanya istri pajangan!" (Albert Gavriel Lucifer).

Siapa yang perduli dengan urusan percintaan mereka, yang terpenting aku jadi orang kaya, akan kubawa Kaiden bersama ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aylin pergi

Pagi hari di ruang makan mansion Albert. Cahaya nya yang masuk memberikan kehangatan semu. Tapi tidak dengan hati Albert saat ini. Perasaan nya hampa tanpa adanya semangat.

Sudah hampir satu Minggu Aylin memilih diam, dan menghindari nya. Ruangan yang biasanya terasa hangat. Kini terasa dingin membeku. Albert tau dia yang bersalah, selama ini dia hanya menganggap Aylin adalah benalu. Tetapi entah sejak kapan semuanya di mulai. Aylin yang berbeda dari sebelumnya telah berhasil menarik perhatian nya.

ruang makan itu kosong. Tak ada lagi bau masakan Aylin yang khas, tak ada perdebatan kecil. Tak ada juga Omelan Aylin yang menurutnya sangat berisik dan mengganggu. Aylin san Kaiden, sama-sama mengacuhkan nya. Di tambah sang mama yang sama saja berada di kubu mereka. Seolah Albert merasa dirinya seorang diri.

Sudah satu Minggu ini Aylin tidak pernah lagi singgah di dapur untuk membuat sarapan pagi untuk Kaiden. Mereka memilih sarapan di luar sekalian menuju sekolah Kaiden. Malam hari suasana mansion juga sepi, tak ada lagi Aylin dan Kaiden yang masih berkeliaran dan bercanda di ruang keluarga.

Mereka lebih suka mengurung diri di dalam kamar. Membiarkan Albert seorang diri, merasa di asingkan. Albert sudah tidak tahan dengan semua ini. Ia bertekad untuk bicara baik-baik pada Aylin sepulang kerja nanti.

*

*

*

Sepulang dari sekolah Aylin meminta Kaiden menyiapkan pakaian nya. Aylin sudah menjelaskan pada Kaiden.bahwa Aylin akan meninggalkan mansion ini. Dan membawa serta Kaiden. Semuanya sudah beres, Aylin menghampiri Kaiden, yang masih menatap kamar nya dengan sendu.

"Kau tak ingin pergi?" Tanya Aylin menghampiri putra sambung nya itu.

Kaiden menggeleng pelan. "Tidak mami, Kaiden akan ikut kemanapun mami pergi. Meski Kaiden harus meninggalkan kamar yang sudah menemani kesendirian Kaiden selama ini." kata Kaiden, yang merasa berat berpisah dengan tempat yang sudah menjadi saksi penderitaan dan kehampaan yang Kaiden alami.

Aylin menghampiri Kaiden, ia peluk tubuh Kaiden yang sekarang bertambah lebih tinggi dari pertama dia melihat nya. "Mari kita buat kenangan yang baru, yang lebih indah di tempat yang baru. Mami sudah membeli sebuah mansion sederhana untuk kita. Yah meski tak se mewah mansion papi mu."

Kaiden segera membalas pelukan hangat dari Aylin. "Kaiden akan merasa bahagia di manapun asal bersama mami. Mami satu-satunya yang Kaiden punya saat ini. Meski harus tinggal di gubuk pun, Kaiden akan rela, asal bisa terus bersama mami."

Aylin terkekeh pelan mendengar perkataan Kaiden yang di luar perkiraan nya tersebut. Dia mencolek pelan hidung mancung Kaiden. "Pintar sekali putra mami ini membual. Saat dewasa nanti pasti banyak gadis yang akan termakan dengan kata-kata manis mu itu. Oh tunggu, bukan kah Ilaida sangat menyukai mu? Jangan-jangan kau sudah membuat kata bualan untuk nya!" Goda Aylin sambil memicingkan mata.

"Mami !! Mana ada, Kaiden tidak pernah berbuat seperti itu. Kita masih terlalu kecil untuk mengerti hal itu!" Bantah Kaiden.

Akhirnya mereka bercanda bersama. Kaiden bahkan lupa dengan kesedihan nya. Dan melangkah riang bersama Aylin. Aylin sudah meletakkan surat cerai di atas meja kerja Kaiden di mansion. Ia melakukan nya sebelum dia mendatangi kamar Kaiden.

*

*

Aylin dan Kaiden sudah sampai ke sebuah Mansion klasik yang sederhana. mansion bergaya Ottoman itu terlihat sejuk dan indah. Meski tidak terkesan mewah. Tapi di dalamnya menampilkan sebaliknya. halaman yang luas dengan taman bunga mini dan garasi mobil yang cukup untuk menampung tiga mobil.

Aylin mengajak Kaiden mengelilingi tempat baru mereka. Kaiden sangat suka dengan mansion ini. Meski dalam otak Kaiden masih bertanya-tanya dari mana mami nya mendapatkan uang untuk membeli mansion ini.

Meski tidak se mewah mansion milik Albert . tapi Kaiden yakin mansion yang akan mereka tempati ini termasuk dalam golongan mansion mewah.terlihat sekali dari bangunan yang terlihat kokoh dan juga ruangan di dalam mansion dengan barang-barang yang tergolong mahal. Sedangkan Aylin sudah berhenti dari dunia model. Dan dia juga tidak bekerja, namun Kaiden tidak berani bertanya langsung pada Aylin.

*

*

*

Albert pulang kerja dengan tubuh terasa letih. Tidak seperti biasanya, padahal Albert termasuk orang yang gila kerja. Dia bisa berada di kantor nya sepanjang hari dan jarang pulang. Toh di kantor dia juga memiliki kamar untuk sekedar ber istirahat jika lelah.

Tapi entah lah, kini tubuh nya bagaikan jelly tidak bertenaga sama sekali. Seperti biasa sudah satu Minggu ini. Mansion terasa seperti kuburan yang sepi. Seolah tak berpenghuni. Albert dengan pelanggan melangkah ke kamar Aylin.

Di ketuk nya pintu kamar Aylin dengan pelan. Namun sudah lumayan lama dia mengetuk dan menunggu. Tidak ada pergerakan sama sekali pada pintu kamar tersebut. Albert mengeryit, dengan pelan dia membuka jendela pintu. Pemandangan yang Albert dapat adalah, kamar tersebut kosong dan masih sangat rapi. Albert berfikir Aylin ada di kamar Kaiden.

Akhirnya Albert memutuskan untuk mencari mereka di kamar Kaiden. sekaligus meminta maaf atas kesalahannya. Mungkin sudah waktunya bagi Albert. Untuk menerima kedua nya di dalam hidupnya.

Namun sama seperti di kamar Aylin. Kamar Kaiden pun kosong tak berpenghuni, Albert mengeryit dalam. Ada perasaan tak nyaman yang tiba-tiba hadir. Tapi Albert tetap berfikir positif. Mungkin mereka sedang pergi dan belum kembali. Akhirnya Albert memutuskan untuk ke kamar nya saja, dan ber istirahat. Mungkin besok, dia bisa berbicara dengan mereka. Pikir nya.

*

*

*

Albert sengaja bangun sangat pagi. dia tidak ingin Aylin dan Kaiden sudah berangkat ketika dia bangun. Seperti satu Minggu ini.

Namun Albert lagi-lagi mengerutkan dahi dalam. Aylin dan Kaiden lagi-lagi tak ada di meja makan. Tapi ini masih terlalu pagi, hari baru pukul 05:00. Mana mungkin mereka sudah berangkat ke sekolah.

Akhirnya Albert bertanya pada salah satu maid, yang sedang menata makanan di meja.

"Hei, kamu kemari!" perintah Albert.

Maid yang di tunjuk Albert itu, segera melangkah mendekat. "Ya, tuan. Ada yang bisa saya bantu?" tanya nya.

"Apakah nyonya dan tuan muda sudah pergi berangkat ke sekolah?" Tanya nya pada maid tersebut.

Maid tersebut sedikit bingung. "Maaf tuan, nyonya dan tuan muda sudah pergi dari kemarin siang. Mereka pergi dengan membawa koper. Saya pikir mereka akan liburan." Kata maid itu.

Deg

Ada perasaan yang sulit Albert jelaskan. namun yang jelas perasaan itu sangat terasa tidak nyaman. "Apa mereka tadi malam tidak pulang?" tanya Albert dengan suara semakin berat. Meski Albert berulang kali meyakinkan pada diri nya bahwa kepergian Aylin dan Kaiden tidak akan berpengaruh untuk nya.

"I.. Iya tuan." Jawab maid itu terbata. Melihat perubahan wajah menyeramkan tuan nya.

1
aria
lanjut
Gedang Raja
bagus sesuai dengan deskripsi nya sesuai judul 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
buat si serbet dapur kapok sama si Dorothea busuk
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: terimakasih kaka🙏
total 1 replies
Mcy 152012
Thor, suka banget aku dengan Albert dan aylin, meski Albert sikapnya nyebelin, tapi aku patah hati kalo mereka bener bener berpisah🥺

padahal cuma novel tapi kok aku takut ya?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: sabar kak, ini kan baru awal konflik. masih banyak kejutan kedepannya. ikuti terus cerita Author yang enggak seberapa ini 🙏
total 2 replies
Musdalifa Ifa
rasain kamu Albert, request dong Thor jangan biarkan mereka balikan yah🙏, kasi jodoh untuk mami kaiden yg lebih baik dari Albert 🤭
Musdalifa Ifa: tapi dari sikapnya yg plin plan dan mudah dikibulin sama wanita tak tau malu itu yg bikin saya kesel tingkat tinggi sampai rasanya ingin mengeluarkan asap😤😤😤🤭
total 2 replies
SeekarYaSeekar
satu kata untuk mu Albert KUAPOK 😏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: puas banget kayak nya ya kak?🤭
total 1 replies
aria
up
aria
lanjut
Musdalifa Ifa
lelaki seperti Albert memang harus di hempaskan tak ada guna dipertahankan 😡
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
sama kayak emaknya ternyata Arabella ini?
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
mengerti pala mu
aria
cerai aja aylin
ãñímê
Albert ini kadang bikin emosi naik
Briella
Thor kau buat aku galau
SeekarYaSeekar
tinggal aja tinggal ishhh ora ketulungan
aria
cerai aja aylin dari Albert
Mcy 152012
yang baca aku...kok aku yang sakit hati? apa pecinta novel memang selalu ngerasain perasaan kayak aku ya?!

Albert & Aylin
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘSang Senja@☠️⃝🖌️M⃤: yah begitulah kak
total 1 replies
aria
levent
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿVanaaꦿ яᷢ⃞🐰
Cukup prihatin sm Aiden, begitupun Kaira😭
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
kok jadi oleng ya ke kubu Albert. aku galau harus pilih leven atau Albert.
🔮S⃟M•Sang senja3.♬⃝❤️
Bilang aja mau di pindah ke kamar, enggak usah gengsi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!