NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta Sang Dosen

Jeratan Cinta Sang Dosen

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dosen / Mengubah Takdir
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Anastasya atau biasa dipanggil Ana, seorang wanita berusia 24 tahun yang tengah mengejar gelar S1.


Pertemuan pertamanya dengan seorang laki laki membuat hidup Ana berubah. Nathaniel Francisco, seorang dosen berusia 30 tahun yang terobsesi dengan dirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Api sudah berhasil padam, tak ada yang bisa diselamatkan dari rumah Ana.

Kepulan asap masih terlihat, Ana terdiam melihat rumahnya yang hancur.

" Walaupun itu bukan rumah aku, tapi semua barang barang aku disana Nat " ucap Ana dengan tatapan kosong

" Na.. Lo yang sabar ya, anggap ini ujian " kata Fitri

Saat Ana tengah menatap kepulan asap, seorang wanita paruh baya menghampiri Ana

" Ana " panggil wanita itu

" Bu Maya "

" Kamu yang sabar ya cantik "

" Ibu, maafin Ana ya "

" Ana akan tanggungjawab Bu "

" Kita ngobrol dirumah ibu aja ya " ucap sang pemilik rumah

Ana beserta Nathan, Fitri dan Angga pun pergi kerumah Bu Maya sang pemilik rumah.

Nathan akan menjadi garda terdepan, ia tak mau membiarkan Ana kesusahan.

" Kita semua juga kaget dengan api yang tiba tiba besar, ibu justru khawatir takut kamu didalam " ucap Bu Maya

" Ana engga tau Bu, justru Ana baru tau dari temen "

" Musibah memang ga ada yang tau "

" Maaf jika saya memotong pembicaraan, untuk masalah ini biar kita selesaikan hari ini. Saya akan bertanggungjawab untuk masalah ini "

" Nat.. " Ana terkejut

" Maksudnya kamu mau beli rumah itu ? "

" Iya, saya ingin membelinya "

" Sebenarnya saya tidak ingin menjualnya, hanya saja jika memang kamu berkenan untuk membeli baiklah saya akan menjualnya. Sebentar saya akan ambil surat surat nya " sang pemilik masuk kedalam rumahnya

" Nat, kamu yakin mau beli ? "

" Yakin sayang, udah ya kamu ga usah pikirin "

" Tapi Nathan, pasti bukan sedikit uang yang harus kamu bayar. "

" Ana udah, kamu gausah pikirin masalah uang. Biar itu jadi urusan aku. "

Ibu Maya keluar dari dalam rumahnya membawa surat-surat, ia memberikan itu kepada Nathan.

" Saya ingin menjual sebesar 85 juta, gimana ? "

" Baik, saya setuju. Saya akan kirim uangnya sekarang "

Bu Maya nampak terkejut, namun benar saja Nathan langsung membayarkan saat itu juta.

" Untuk surat surat nanti akan ada yang mengurusnya, saya minta kerjasamanya ya " ucap Nathan

" Baik baik, terimakasih banyak ya Mas dan Ana "

" Sama sama, kalau gitu kamu pamit ya Bu " ucap Nathan berpamitan

" Silahkan silahkan, hati hati "

segera mereka pun pergi dari sana, Ana merasa memiliki hutang kepada Nathan.

...

Nathan tengah berada dikamarnya, ia sedang mengerjakan beberapa urusan perusahaan.

" Nat " panggil Ana dari luar kamar

" Masuk sayang, ga di kunci " jawab Nathan

Ana masuk kedalam rumahnya, ia menghampiri Nathan yang sedang berada diatas ranjang

" Aku ke cafe ya Nat, nanti kalau terlambat di potong lagi "

" Hahaha, aku bercanda sayang soal kemarin. Yaudah tunggu aku siap siap dulu, nanti kita berangkat bareng ya "

" Hmm Nat .. "

" Ya sayang, kenapa ? "

" Makasih banyak ya "

" Kamu ini Na, terimakasih terus. Udah udah, lagian selama kita pacaran tuh ga ada ya Na aku liat kamu minta apa ke aku. Padahal aku seneng loh Na kalau kamu minta sesuatu ke aku "

" Kita itu harus jadi perempuan yang mandiri Nathan, selagi bisa sendiri ya kenapa engga. Udah ayo cepet malah ngobrol "

" iya iya sayang "

...

Malam hari setelah lelah bekerja, Ana memutus untuk membersihkan tubuhnya dulu sebelum ia tidur

Rasanya tenaganya hari ini benar benar terkuras, bahkan matapun berat untuk ia buka

Setelah selesai mandi Ana pun langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang, tidak lama ia pun langsung tertidur.

Namun baru ia tertidur, ia mencoba memaksa matanya untuk bangun.

Ana merasakan sebuah tangan yang memelu dirinya, begitu Ana menoleh Ana melihat Nathan yang berada disebelahnya.

" Nat kamu ngapain? kenapa ga tidur di kamar kamu ? "

" Aku ga boleh tidur disini ? "

" Ya boleh, cuma... "

Nathan menciumi bibir Ana, satu tangannya mengusap rahang Ana.

" Kamu sayang sama aku ga Na ? " tanya Nathan dengan matanya yang menatap lekat

" Sayang banget Nat, aku sayang banget sama kamu "

" Kamu mau kan Na lakuin apapun buat aku ? "

" Iyah aku mau lakuin apapun buat kamu Nat "

" Aku ingin malam ini Ana, aku ingin kamu milik aku malam ini "

Belum sempat Ana menjawab, bibir Ana kembali terkunci oleh bibir Nathan.

Bahkan saat Nathan mendorong dirinya pun Ana hanya bisa pasrah, Ana pasrah jika Nathan melakukan apapun malam ini.

" Nathan ahhh " desah Ana begitu tangan Nathan mengusap area intim miliknya

Nathan mlepas seluruh pakaiannya, nafasnya semakin memburu melihat hal ini.

Nathan pun ikut melakukan hal itu kepada Ana, Hingga kini mereka tak memiliki sehelai kainpun.

" Ahhh Nathan "

Nathan memasukkan dua jari miliknya, membuat Ana kewalahan.

" Nat ahh please Nat ahh "

Nathan membuka lebar kedua paha Ana, ia mengarahkan miliknya itu tepat disana

" Tahan ya sayang " ucap Nathan dan Ana mengangguk pasrah.

Perlahan milik Nathan masuk kedalam milik Ana, Ana merasakan miliknya sakit..

" Ahh Nat sakit Nat "

" Tahan sayang tahan sedikit lagi "

Dan akhirnya setelah satu dorongan, milik Nathan pun berhasil masuk ..

" Na ahh ini enak sayang " desah Nathan

" Iya ahh Nathan terus ahh "

" Aku janji Ana aku akan tanggungjawab"

Ana menikmatinya sungguh, ia merasakan hal yang belum pernah ia rasakan..

1
Ken L
maaf Thor ceritanya monoton. muter2 aja dengan ngambekan si Ana. dan Nathan yg cemburuan. 🤭
aroem
bagus
Athalia Karo
di perkuliahan tidak ketua kelas namanya Thor tapi disebut komting kelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!