NovelToon NovelToon
Kakak Ipar Ketagihan

Kakak Ipar Ketagihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Tari mengendarai motornya dengan kecepatan penuh, air mata terus jatuh dari pelupuk mata, namun ini bukan air mata kesedihan, namun air mata kebahagiaan karena dia akan segera bertemu sahabatnya kembali.

Lila sampai memeluk pinggang Tari dengan begitu erat. Ini untuk pertama kalinya dia naik sepeda motor, sekali naik langsung dalam kecepatan penuh. Awalnya Lila begitu senang, namun sekarang dia agak takut kalau nanti dia jatuh.

"Belok kanan kak" ujar Lila. Tari langsung memelankan laju sepeda motornya, dia menepikan motornya dan menengok ke arah Lila.

"Kamu mau menipu saya?" Tanya Tari penuh selidik, matanya menatap tak percaya ke arah Lila. Jujur di tatap seperti itu Lila jadi takut, dia tidak menipu, dia juga tidak berbohong.

"Lila bukan penipu" Sahut Lila dengan nada sedikit bergetar, dia takut sekali di tatap seperti orang jahat seperti ini.

"Tapi kenapa kamu meminta kakak belok kanan? Di sana itu arah tempat pembuangan akhir sampah di kota ini, mana ada rumah di sana?"

Tari terus menatap Lila penuh penekanan, dia tidak mau di bodohi, siapa tahu anak kecil ini berkomplot dengan orang lain, membawanya ke tempat sepi dan melancarkan aksinya untuk melakukan kejahatan. Waspada itu perlu kan? Jadi Tari tidak mau gegabah.

"Lila nggak bohong, rumah Lila memang di daerah sana, dekat pembuangan sampah"

Tari jadi miris sekarang, antara ingin kasihan atau waspada. Tapi anak sekecil ini, apa bisa dia berbohong? Tari menatap penampilan lusuh Lila. Dari bawah sampai atas, rambutnya sedikit kumal, kakinya hanya beralaskan sendal jepit yang sudah bolong. Bajunya juga terdapat banyak tambalan jahitan, pertanda baju yang dia kenakan sudah begitu lama di pakai.

"Kalau kakak ngira Lila berbohong, kita kembali saja ke makam tadi, Lila mau ambil karung dan botol bekas Lila yang tertinggal di sana, Rumah Lila tinggal belok sedikit ke nanan, tempat itu memang dekat pembuangan sampah kak, tapi banyak kog yang tinggal di sana, kami memang tidak punya tanah, tidak punya rumah seperti orang lain, rumah kami hanya dari kardus dan barang-barang bekas, tapi Lila beneran bukan penipu, karena kakak sudah bawa Lila ke sini, Lila minta tolong ke kakak bawa Lila balik lagi ke makam tadi"

Tari jadi kasihan mendengar penjelasan Lila, anak yang begitu malang, padahal jarak tempat ini dan makam lumayan jauh, Lila pasti berjalan kaki ke sana Dengan sandal yang sudah tidak layak pakai pula.

"Maafin kakak ya? kakak sudah curiga sama kamu. Kalau begitu kita lanjutkan perjalanannya"

Lila mengagguk, keduanya kembali melaju ke tempat di mana Lila tinggal. Begitu sampai di daerah itu, hidung Tari langsung mencium bau yang begitu menyengat. Tari memang agak sensitif dengan bau, tapi demi membuktikan ucapan anak ini, Tari akan melawannya. Tari dengan pelan melajukan sepeda motornya sesuai arahan Lila. Dia hanya berharap bisa bertemu Lisa lagi.

"Kalian beneran tinggal di sini?" Tanya Tari saat melihat ada lumayan banyak orang yang duduk di rumah kotak kecil yang nampak seperti Empang.

Lila mengagguk, dia lalu menunjuk sebuah rumah di pojok jalan.

"Itu rumah Lila sana nenek"

Tari langsung mengarahkan motornya ke sana. Begitu sampai, Tari memarkirkan sepeda motornya di depan rumah itu.

Lila dengan senyum riang berteriak mengucap salam sebelum masuk ke gubug kecil itu.

"Assalamualaikum" Teriak Lila.

Nenek Ratmi yang sedang memijat seseorang menjawab salam itu. Lisa yang mendengar suara Lila langsung keluar dari dapur.

"Wa'alaikum salam" Jawab mereka kompak.

Tari ikut masuk, Begitu melihat ruangan itu, Tari tertegun, bukan karena tata ruangan itu, namun saat melihat Lisa yang berdiri di sana dengan baju yang sedikit sobek di bahunya. Matanya langsung nanar, senyumnya langsung terukir. Sahabatnya ternyata benar masih hidup. Tari tak kuat menahan haru, dia berlari ke arah Lisa yang juga tertegun melihat Tari muncul bersama Lila.

Lisa menerima pelukan itu, keduanya menangis dalam haru, rasa lega dan bahagia bercampur menjadi satu, membuat orang yang melihat kedua sahabat itu ikut terharu juga.

"Tari? Akhirnya aku bertemu kamu" Gumam Lisa di sela tangisnya. Tari adalah satu-satunya teman yang bisa menjelaskan apa yang terjadi padanya.

"Ternyata kamu masih hidup, kamu tahu, tiap malam aku selalu menangis mengingat kamu, aku tidak mau percaya kamu sudah tiada, tapi Tuhan sangat baik, dia masih mempertemukan aku sama kamu"

Tari kembali memeluk erat tubuh Lisa, Lisa menegang, apa maksudnya dia sudah tiada? Apa terjadi sesuatu sebelum dia di temukan di tempat ini? Tapi Lisa merasa tidak punya musuh? Dia hanya mengenal Tari saja.

Nenek Ratmi menyudahi sesi pijatnya, orang itu pamit.

Tari dan Lisa di minta duduk,Lila segera menggelar kardus di lantai tanah itu.

"Duduk dulu nak"

Tari mengagguk, Nenek meminta Lila mengambilkan air minum untuk Tari.

"Kamu Tari temannya Lisa?" Tanya Nenek.

"Iya nek, kami sahabat sudah lama"

"ini nenek Ratmi Tar" Lisa memperkenalkan Tari.

"Terima kasih ya nek. Nenek sudah merawat sahabat Tari di sini"

Nenek pun menceritakan kejadian yang terjadi pada Lisa ke Tari. Tari kembali menangis, dia memeluk sahabatnya lagi. Dia tidak menyangka ada yang berniat jahat pada sahabatnya.

"Kamu benar-benar tidak ingat yang terjadi pada malam itu Lisa?" Lisa menggeleng pelan.

"Kepalaku selalu sakit hebat jika aku berusaha mengingatnya, tubuh ku jadi menggigil ketakutan, jadi nenek melarang ku mengingat kejadian itu"

"Ini pasti ada hubungannya dengan Bu Gina" Gumam Tari, dia yakin Bu Gina dalang dari semua ini, siapa lagi yang tidak suka melihat hubungan mereka? Apalagi membuat kematian palsu, mayat palsu, kecelakaan palsu, siapa lagi yang bisa melakukan hal seperti ini kalau bukan orang yang berpengaruh dan punya kekuasaan besar.

"Siapa Bu Gina? Aku tidak mengenal orang itu"

Tari pun menceritakan kisah Lisa. Awal saat mereka berdua bekerja di perusahaan keluarga Pratama.

Tari bahkan terkejut dia sudah pernah menikah dua kali.

"Aku menikah dengan dua anak boss? Kamu jangan mengarang cerita Tari"

"Aku tidak mengarang cerita, aku bahkan sampai marahan sama kamu, karena kamu diam-diam menikah dengan Pak Angga" Gerutu Tari. Dia waktu itu benar-benar merasa tidak di hargai sebagai sahabat.

"Angga?" Lisa berusaha mengingat nama itu. Tiba-tiba kepalanya berdenyut hebat.

"Angga tolong!"

Kilasan malam waktu dia di bawa seseorang terlintas di kepala Lisa. Kepalanya seperti kembali di pukul benda tumpul. Lisa berteriak begitu kuat saat melihat mobil Angga berpapasan dengan mobil yang dia kendarai.Namun Angga tidak mendengarnya.

Lisa memegangi kepalanya begitu erat, membuat Tari dan nenek begitu hawatir.

'Bruk'

tubuh Lisa ambruk di pangkuan Tari, membuat Tari begitu ketakutan.

"lebih baik nak Tari jangan bercerita dulu tentang masa lalu Nak Lisa" Gumam Nenek Ratmi, sambil membantu Tari membawa tubuh Lisa ke atas tempat tidur.

"Maafin Tari nek, Tari tidak tahu akan jadi begini"

Tari benar-benar menyesal, sepertinya malam itu menjadi malam yang begitu buruk bagi Lisa. Tapi dia bersyukur Lisa masih hidup sekarang.Tari berjanji mulai sekarang dia akan menjaga Lisa dengan baik.

1
D_wiwied
sabar Ang, bentar lg bakalan ketemu koq
Pascal Lea
Bisa-bisanya punya ide kerokan🤣
D_wiwied
memang takdir se menggelikan itu,, smg kalian akan segera bertemu ya.. takdir dr othornya 😁😆
Ibah Ibah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
D_wiwied
akhirnya Tari akan bertemu dg Lisa..
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
mungkinkah yg sengaja mencelakai lisa itu gina
Ibah Ibah
ceritanya masih panjang 🤭🤭
masih di fase sad ya men temen 🤭🙏
D_wiwied
Thor lebaran lebaran harusnya jalanan sepi kenapa dikasih kecelakaan sih 🤭
btw smg lisa n bik sum ga kenapa2
D_wiwied
apakah lisa hamidun 😆
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
minal aidzin walfaidzin🙏
Ibah Ibah: Sama2 Kak, Minal aidzin Walfaizin juga 🥰
total 1 replies
D_wiwied
kenapa jd pada bodoh sih, lisa dg asumsinya sendiri selalu minta cerai, angga dg sikap protektifnya tp ga pernah jelasin ada apa sebenarnya.. jangan muter2 disitu terus thor bikin pusing 😆🤣
D_wiwied
jangan terlalu lama bikin Lisa trs salah paham thor, bikin dia akhirnya tau kesungguhan dan besarnya cinta Angga ke dia selama ini
Ibah Ibah: Siap 💪
Setelah ini akan ada badai sebelum datang pelangi.
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
iya Thor gpp
gws ya🙏
Ibah Ibah: iya makasih
total 1 replies
Ibah Ibah
Maaf Hari ini Up sedikit, Author masuk RS
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏
D_wiwied: gws kk 🙏 cepat sembuh ya
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
cepat sembuh ya thor🙏
Ibah Ibah: Terima Kasih Amin 🥰
total 1 replies
Soraya
knp lisa gak jujur aja sama orang tua nya Angga minta cerai
Soraya
mampir thor
Ibah Ibah: Terima kasih kakak
total 1 replies
Piyah
dialognya kurang ku baca koran
dayu emonk
Luar biasa
Ibah Ibah
Ceritanya ringan, kisah cinta nya bikin penasaran
Ibah Ibah
biar pada penasaran 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!