NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta Zafira

Perjuangan Cinta Zafira

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Persahabatan / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:54.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rara RD

Assalamu'alaikum. Wr. Wb.
Ini novel ketigaku.

Novel ini kelanjutan "Ternyata Ada Cinta"
Baca dulu "Ternyata Ada Cinta" biar nyambung...

Setelah kepergian Fariz, dunia terasa gelap gulita. Cahaya yang selama ini selalu menyinari hari serta hati Zafira padam dalam sekejap mata. Meninggalkan kegelapan serta kesunyian yang teramat menyiksa. Ternyata kehilangan seorang sahabat sekaligus suami seperti Fariz jauh lebih menyakitkan dari apapun.

Perjuangan Cinta Zafira untuk menemukan Fariz dan membawa kembali pria itu ke pelukannya tidaklah main-main. Setiap hari Zafira berjuang keras kesana kemari mencari keberadaan Fariz sampai mengorbankan keselamatannya sendiri. Namun perjuangannya tidak menemukan titik terang yang membuatnya ingin menyerah.

Hingga di titik lelah perjuangan Zafira mencari Fariz, penyakit lama Zafira kembali kambuh. Akankah Fariz sempat menyelamatkan Zafira atau justru gadis itu meregang nyawa membawa pergi cintanya yang belum terucap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rara RD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 - Bab 34

"Lihat Wil. Apa yang sudah kamu lakukan? Ini salahmu menyeretku. Kamu terlalu bersemangat ingin menghampiri Fariz sampai tidak memperhatikan kalau di restoran ini tidak hanya kamu pengunjungnya! Lihat gara-gara perbuatanmu, ponsel mas ini sampai jatuh ke lantai." Susi bicara ketus menyalahkan sahabatnya.

Telinga Dani mendadak berdenging saat mendengar nama Fariz disebut. Dia sudah tidak memikirkan nasib ponselnya tetapi lebih fokus pada kedua gadis yang sepertinya kenal dengan pria yang bernama Fariz.

"Bukan salah kita. Dia yang salah kenapa main ponsel di jalanan. Coba kalau dia tidak memainkan ponsel sambil berjalan, hal ini tidak akan terjadi." Wilda membela diri.

"Apa? Bukan salah kalian? Kalian yang seharusnya berjalan berhati-hati karena ini tempat umum bukan rumah kalian yang seenaknya berlari-lari bebas seperti tadi!." Dani mulai terpancing amarah mendengar jawaban Wilda yang menurutnya terlalu egois.

Melihat pria di depannya mulai menegangkan urat leher, Susi pun angkat bicara.

"Sudah, sudah. Aku minta maaf telah menjatuhkan ponselmu. Kita memang salah berjalan kurang berhati-hati. Aku akan mengambilkan ponselmu." Susi akhirnya menengahi.

Susi memungut ponsel di lantai. Kemudian membolak balik benda tersebut sambil tersenyum lega. Untungnya kondisi ponsel yang sempat terbanting cukup keras tidak mengalami kerusakan sama sekali bahkan tidak ada keretakan sedikit pun.

"Aman. Ponselnya mahal jadi tidak akan pecah meski dibanting beberapa kali lagi. Hehe, hehe, hehe." Susi sedikit menciptakan lelucon agar si empu ponsel tidak memarahinya.

Dani tersenyum kecil mendengar lelucon Susi yang cukup membuat mood-nya kembali membaik. Dia mengambil ponsel dari tangan Susi sambil memperhatikan sejenak kondisi ponselnya. Setelah itu tanpa mau berdebat lebih banyak, Wilda kembali menyeret Susi menghampiri meja Fariz.

Dani merasa penasaran kemana kedua gadis itu pergi. Yang membuatnya ingin tahu adalah tentang Fariz karena salah satu dari dua gadis tadi sempat menyebut nama Fariz.

Dani mengekor di belakang tanpa sepengetahuan kedua gadis di depannya.

Saat telah memasuki restoran, seketika mata Dani melotot bulat. Benar, ternyata Fariz yang dibicarakan kedua gadis itu adalah Fariz yang dicarinya. Suami atasannya di kantor yang sudah satu minggu lebih menugaskannya mencari keberadaan suaminya.

Tanpa membuang waktu, Dani pun ikut masuk ke dalam restoran. Dia mengikuti kedua gadis itu dan ikut duduk satu meja dengan mereka.

Baik Susi maupun Wilda refleks menoleh dan terkejut saat melihat Dani telah duduk satu meja di sebelah mereka.

"Eh, eh, kenapa kamu ikut duduk di sini? Pergi ke meja lain!." usir Wilda tidak suka.

Dani memasang muka tak tahu malu. Tidak menggubris perkataan Wilda. Matanya terus tertuju pada Fariz yang sedang duduk sekitar lebih kurang sepuluh meter dari tempatnya berada.

"Biarkan saja Wil. Mungkin dia juga lapar." Susi menenangkan emosi Wilda.

Wilda melirik tidak suka pada Dani lalu dengan muka ditekuk langsung beranjak dari tempat duduknya.

"Lanjutkan, kalian berdua saja yang duduk. Aku mau ke meja Fariz saja." tukas Wilda meninggalkan kedua manusia yang terbengong menyaksikan Wilda yang terburu-buru berjalan menuju meja Fariz.

Susi menggapaikan tangan bermaksud menahan Wilda tetapi Wilda sudah melangkah mendekati meja Fariz dan bergabung di sana.

Fariz merasa terkejut melihat Wilda telah duduk di hadapannya. Tetapi di detik berikutnya dia mengacuhkan gadis yang kini sedang senyum-senyum menatapnya.

"Fariz, kamu makan di sini juga?.," Wilda membuka obrolan tetapi tidak ada respon sedikit pun dari Fariz.

Pria itu masih menunggu petugas restoran membungkus pesanan makanannya untuk dibawa pulang ke apartement.

"Aku benar-benar minta maaf atas kejadian kemarin antara aku dan Zafira. Aku hanya terbawa emosi karena Zafira menghinaku dan tidak sengaja memukulnya. Tolong maafkan aku." suara Wilda dibuat se-menyesal mungkin meski di hati rasanya muak harus mengucapkan kata maaf untuk seorang Zafira.

"Jangan mengganggu dan menyakitinya lagi. Itu yang aku inginkan." sahut Fariz sambil merogoh dompet, mengeluarkan dua lembar uang merah untuk membayar pesanannya.

Setelah itu tanpa pamit, Fariz segera meninggalkan Wilda yang belum selesai bicara tanpa menolehnya sedikit pun.

Wilda tidak berputus asa dan tidak ingin menyerah begitu saja. Dia mengejar Fariz yang diikuti Susi yang kemudian disusul Dani di belakangnya. Ke tiga orang tersebut saling menyusul berjalan mengikuti langkah Fariz.

Mobil Susi yang tadi memang terparkir di dekat mobil Fariz memudahkan mereka untuk terus mengikuti kemana Fariz pergi.

Susi masuk ke dalam mobil yang disusul Wilda masuk di samping kemudi.

"Kita mau kemana sekarang?"

"Ikuti Fariz." perintah Wilda yang diangguki Susi dengan patuh.

"Braaghhk"

Tiba-tiba suara pintu belakang terdengar ditutup. Merasa terkejut dan merasa tidak ada orang lain selain mereka berdua di dalam mobil, serempak kedua gadis itu menoleh ke belakang, mungkin ada penyelundup yang telah masuk ke dalam mobil tanpa sepengetahuan mereka.

Baik Susi maupun Wilda sama-sama membuka mata lebar saking tidak percayanya dengan apa yang mereka lihat. Benar saja, keduanya spontan membuka mulut membentuk huruf O menyaksikan sesosok makhluk telah duduk santai di jok belakang.

"Apa-apaan kamu? Kenapa kamu ikut masuk?!." Wilda berang menghunuskan tatapan tidak suka pada makhluk yang tanpa izin telah berani masuk ke mobil mereka.

Dani cengingiran tanpa dosa sambil menggaruk kepala yang tidak gatal. Kali ini apapun caranya dia harus berhasil menemukan dimana tempat tinggal Fariz. Walaupun taruhannya harus menjadi pria tidak tahu malu karena harus masuk mobil orang yang sama sekali tidak dikenalnya.

Dua kali dia gagal melakukan tugas yang diamanatkan Zafira kepadanya. Pertama dia telah mengetahui keberadaan Fariz di hotel. Kedua melihatnya kembali di parkiran mall. Tetapi kedua usahanya itu gagal.

Dan kali ini dia tidak boleh gagal lagi. Apapun caranya dia harus berjuang lebih keras lagi untuk mendapatkan info terbaru menyangkut tempat tinggal Fariz.

Dia bertekad akan membuktikan kepada Zafira kalau dia adalah karyawan bertanggung jawab dalam segala pekerjaan. Baik pekerja kantor maupun pekerjaan pribadi yang ditugaskan atasan kepadanya. Selain itu, dia juga merasa sangat iba melihat Zafira yang begitu berharap dapat segera bertemu dengan suaminya.

Meski hubungannya dengan Zafira hanya sebatas atasan dan bawahan namun Dani sangat menyukai atasan seperti Zafira. Jika boleh jujur, dia menyukai Zafira lebih dari seorang bawahan kepada atasan. Tetapi dia tahu diri, tidak mungkin seorang Zafira menyukai pria biasa sepertinya. Apalagi Zafira telah memiliki suami yang sangat dicintainya. Jangan mimpi ya! Fikir Dani mengingatkan dirinya sendiri.

Terlepas dari rasa sukanya kepada Zafira, Dani tetap profesional dalam bekerja. Dia tidak pernah menyimpan sakit hati pada Zafira karena gadis itu tidak pernah melirik dirinya. Baginya memiliki atasan seperti Zafira yang super baik serta cantik sudah lebih dari cukup dan sudah menjadi sebuah keberuntungan untuknya.

...*****...

1
Dian Reyna
suka, luar biasa
Rara RD: makasih kak 🫶
total 1 replies
Rahma Inayah
kira in sampe mrk PNY baby dan PNY Kel kecil yg bahagia tp gak apa akhir.ceriat mrk hdp bahgiamkash thor moga ada lagi NNT cerita yg br
Rara RD: gak kak, hehe, tar klo ada wktu ditulisin cerita Zafran Alluna biar dimasukin Zafira Fariz jg
total 1 replies
Risma Waty
Akhirnya, Zafira dan Fariz happy ending ❤️
Thank you, Mbak
Rara RD: Makasih ya kak atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏
total 1 replies
Irma
tamat ya kk padahal zafira blum hamil, nnti klo kk buat nopel zafran masukan juga faris dan zafira ya kk, buat zafira punya anak, semoga sukses selalu buat kk rara dan dipermudah segala urusannya Aamiin
Rara RD: Kyknya libur dl nulisnya kak, sibuk kyknya dlm satu tahun ini🙏Makasih ya atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏 Aamiin, doa yg SM utk kak Irma 🤲
total 1 replies
Chimy
Makasih kak author udh nyelesain cerita Zafira Fariz, next karya selanjut ditunggu 🙏🙏
Rara RD: Libur dl kak nulisnya 🙏Makasih kak atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏
total 1 replies
Tria Sasanti
alhamdulillah mereka bahagia senang lihatnya. lanjut ditunggu novel dan karya bagus kk yang lain. /Heart/
Rara RD: Kyknya libur dl nulisnya kak 🙏🙏Makasih ya kak atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏
total 1 replies
Zainab Ddi
author minta cerita tentang zafran dan pacar ya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Rara RD: Libur dl kak nulisnya, sibuk dlm satu tahun ini 🙏 Makasih ya atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏
total 1 replies
Zainab Ddi
akhir yang sangat indah kalo saking mencintai dunia terasa begitu indah 🥰🥰🥰🥰Zafira dan Faris
Rara RD: Alhamdulillah 🤲🤗
total 1 replies
Dini Anggraini
sedih novelnya tamat😭😭😭mkasih buat kak autor rara sudah menulis ceritasebagus ini dari bab 1 sampai tamat aku baca dengan husuk.smoga kak rara selaludiberi kesehatan spy bisa mengarang novel bagus yng lain
Rara RD: Makasih ya kak atas support dan dukungan nya d semua novelku 🙏🙏🙏 udh ngasih bintang 5, subscribe, like dan komen 🫰
total 1 replies
Dini Anggraini
sejuknyamembaca bab end ini ikut merasakan kebahagiaan fariz dan zafira.semga kalian berdua baik baik bahagia terus sampai akhirnanti
Rara RD: Aamiin 🤲🤗
total 1 replies
Tria Sasanti
lama nunggu upnya Thor, sekali nya up mau end, manja bnget km jd istri zafira.
Rara RD: Ya gak enak novel kepanjangan kak ☺️
total 1 replies
Rahma Inayah
making love trs gaspol trs biar CPT JD baby Fariz junior nya 🤭🤭 mkn jg bisa twins Krn keturunan Fira twins sepasang
Rahma Inayah
lanjut thor
Rara RD: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 💪🏻🙏🏻😍
Rara RD: done kak, bab terakhir 🙏🙏
total 1 replies
Zainab Ddi
wah sekali update seneng deh disuguhi yg indah2 🤭🤭🤭
Rara RD: itu maunya kk disuguhin yg hot2 😁😁😛😛
total 1 replies
Dini Anggraini
udah mau end aja jadi sedih, lanjut ada cerita tentangzafran nggak kak?
Rara RD: blm tau kak, soalnya msh sibuk 🙏🙏
total 1 replies
Dini Anggraini
senangnyabisa manja manja begitu ya zafira semoga bahagia terus
Rara RD: pasti dan hrs bahagia 😍🤗
total 1 replies
Dini Anggraini
susah ya punya saudara kembar jahil 😂
Rara RD: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Irma
uda lama gk update ya kk, terlalu sibuk ya kk apa msih ngurus anak angkat kk rara tuk berobat, /Pray/
Rara RD: Aamiin, sukses jg utk kak Irma 🤲
total 3 replies
Bu Kus
ku doa zafran cepat nyusul Vira biar bisa lomba bikin adonan zaf
Rara RD: doanya lain drpda yg lain🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!