NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:51.8k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Menuduh Sembarangan!

Pagi harinya, sinar matahari baru saja merayap melewati celah gorden kamar utama, namun Lucas sudah berdiri di depan cermin besar dan merapikan dasi sutra hitamnya dengan gerakan presisi. Wajahnya yang biasanya kaku kini tampak sedikit lebih segar setelah kemenangannya di pasar saham semalam, meski matanya menunjukkan sisa-sisa kurang tidur akibat memantau pergerakan bursa hingga pukul tiga dini hari.

​Lucas menoleh ke arah ranjang besar. Di sana, Keysa masih terlelap dengan posisi memeluk bantal dan rambutnya tersebar di atas sprei putih, tampak sangat damai dibandingkan badai yang baru saja ia ciptakan di restoran kemarin.

​Lucas melangkah mendekat dan duduk di tepi ranjang dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan decitan sekecil apa pun, ia menunduk dan mengecup kening Keysa dengan lembut dan lama.

​"Aku harus pergi lebih awal, sayang. Untuk menyelesaikan urusan si bodoh Bara," bisik Lucas.

Keysa hanya bergumam kecil dalam tidurnya, sedikit mengernyit saat merasakan sentuhan dingin dari jam tangan mewah Lucas di kulitnya, namun ia tidak terbangun.

​Begitu Lucas keluar dari kamar, aura hangat itu menguap dan digantikan oleh otoritas yang dingin. Di koridor, Bastian sudah berdiri tegak dan menunggu dengan ekspresi waspada.

​"Bastian," panggil Lucas pendek.

​"Iya, Tuan?" tanya pria itu sambil menunduk hormat.

​"Hari ini Keysa akan berada di rumah, jangan biarkan siapapun masuk tanpa izin dariku, termasuk media atau orang-orang dari Sein Group yang mungkin mencoba memohon pengampunan. Pastikan dia sarapan dengan baik dan jika dia ingin keluar, kau harus mengikutinya dengan jarak tidak lebih dari dua meter," perintah Lucas.

​"Baik, Tuan," jawab Bastian tegas.

​Setelah itu, Lucas melangkah menuju lift pribadi yang membawanya langsung ke area parkir bawah tanah, di mana Johan sudah menunggu dengan mesin mobil yang menyala.

Di dalam mobil yang melaju membelah kemacetan pagi kota, Lucas menatap layar tabletnya dengan saksama. Saat ini Bara tidak hanya kalah dalam permainan strategi, ia baru saja menggali kuburannya sendiri.

​"Tuan, Bara mencoba menghubungi anda sebanyak dua belas kali pagi ini. Dia juga mencoba mendatangi kantor satu jam yang lalu, tapi keamanan sudah mengusirnya sesuai perintah anda," lapor Johan tanpa menoleh dari kemudi.

​Lucas menyandarkan punggungnya pada jok kulit yang empuk, "Dia mulai panik, tikus memang selalu berisik saat terpojok," gumam Lucas.

Beberapa saat kemudian, mobil mewah Lucas berhenti tepat di depan lobi gedung A2 Group. Begitu pintu mobil terbuka, Lucas melangkah keluar dengan aura kemenangan dan Johan berjalan setengah langkah di belakangnya, terus membacakan laporan terkini melalui tablet.

​"Tuan, stasiun berita nasional baru saja menyiarkan berita penangkapan Bara. Dia dijemput paksa di kediamannya saat baru saja sampai setelah dari A2 Group, " lapor Johan dengan nada puas.

​Lucas tidak berhenti, ia terus melangkah melewati lobi yang megah, di mana seluruh stafnya berdiri dan menunduk hormat dengan tatapan kagum sekaligus ngeri. Mereka semua sudah mendengar kabar bahwa hanya dalam satu malam, Lucas telah menghapus Sein Group dari peta bisnis.

Setibanya di ruang kerja pribadinya yang luas, Lucas langsung menuju dinding kaca yang memperlihatkan pemandangan kota. Ia melepaskan jasnya, menyisakan kemeja putih dengan lengan yang digulung hingga siku.

"Nyalakan televisinya," perintah Lucas.

​Layar besar di dinding menyala dan menampilkan wajah Bara yang tampak sangat berantakan, pria itu menutupi wajahnya dengan jaket kuning bertuliskan tahanan, sementara petugas kepolisian menggiringnya masuk ke dalam mobil.

Direktur Utama Sein Group, Bara Hardian, resmi ditahan atas dugaan pencucian uang sebesar 500 Miliar yang melibatkan pejabat teras Dinas Pekerjaan Umum. Penangkapan ini menyusul runtuhnya nilai saham Sein Group secara drastis dalam hitungan jam.

​Lucas menyunggingkan senyum miring yang sangat dingin, ia menyesap kopi hitam tanpa gula yang sudah disiapkan di mejanya.

​"Pencucian uang... Aku tidak menyangka dia seceroboh itu meninggalkan jejak di rekening luar negerinya, dia terlalu fokus menyerangku hingga lupa mengamankan dapurnya sendiri," gumam Lucas.

​"Bagaimana dengan wanita itu?" tanya Lucas, suaranya kembali datar namun penuh ancaman.

Johan segera menggeser layar tabletnya, "Mawar sedang dalam pemeriksaan sebagai saksi kunci. Namun, karena dia juga terbukti menerima aliran dana hasil pencucian uang tersebut, kemungkinan besar dia akan segera ditetapkan sebagai tersangka. Reputasinya di dunia socialite sudah hancur total hari ini, bahkan saya dengar jika gelarnya akan dicabut," jawab Johan.

​Lucas mengangguk puas. Baginya, menghancurkan Bara adalah urusan bisnis, tapi menghancurkan Mawar adalah urusan pribadi karena wanita itu telah berani menghina Keysa.

"Pastikan pengacara kita mengawal kasus ini agar tidak ada celah bagi mereka untuk mendapatkan penangguhan penahanan," ucap Lucas tegas.

"Baik, Tuan," jawab Johan.

.

Sekitar pukul dua siang, sebuah keributan pecah di depan pintu jati ganda ruang kerjanya. ​"Minggir kamu, Johan! Jangan berani-berani menghalangi jalanku!" Suara bariton yang kasar dan penuh amarah itu menggema hingga ke dalam ruangan.

BRAK!

​Pintu itu terbuka paksa, Johan tampak terengah-engah di belakang seorang pria paruh baya yang mengenakan setelan jas abu-abu mahal namun tampak kusut. Pria itu adalah Fandi, kakak kandung dari mendiang ibu Lucas.

Lucas tidak bergeming, ia masih duduk di kursi kebesarannya dan perlahan meletakkan cangkir kopinya. Matanya yang tajam menatap Fandi tanpa emosi, seolah pria di depannya hanyalah sisa masa lalu yang seharusnya sudah terkubur.

"Tuan, maafkan saya... Beliau memaksa dan...," Belum sempat Johan menyelesaikan perkataannya, Lucas sudah bersuara.

​"Keluar, Johan. Tutup pintunya," potong Lucas datar.

Johan mengangguk cepat dan segera menghilang, menyisakan ketegangan yang menyesakkan antara paman dan keponakan itu.

"Apa yang kau lakukan, Lucas?" Fandi menggebrak meja kerja Lucas hingga tablet di atasnya bergeser.

"Kau benar-benar anak yang tidak tahu balas budi! Kau menghancurkan Bara? Kau tahu siapa dia bagi keluarga kita!" bentak Fandi.

​Lucas menyandarkan punggungnya dan menyilangkan kaki dengan tenang, "Keluarga? kita? Bukankah aku sudah menghapus kata itu dari kamusku sejak kalian, Ibuku dan selingkuhan Ibuku itu bersekongkol untuk menjatuhkan Ayahku lalu merebut hartanya," ucap Lucas.

​Wajah Fandi memerah padam, urat-urat di lehernya menonjol. "Bara adalah rekan bisnis utama keluarga! Proyek yang kau sabotase itu melibatkan investasi kami! Dengan menjebloskan dia ke penjara dan menghancurkan sahamnya, kau sama saja merampok uang pamanmu sendiri!" bentak Fandi.

​"Bara bukan hanya rekanmu, dia adalah anjing pesuruhmu yang kau kirim untuk mengusik proyek A2 Group agar kau bisa mendapatkan potongan keuntungan, kan?" Lucas tersenyum miring, senyum yang membuat Fandi terdiam sesaat.

​"Jangan menuduh sembarangan!" seru Fandi, meski suaranya sedikit bergetar.

​"Aku punya bukti aliran dana dari rekening perusahaanmu ke perusahaan cangkang milik Bara tepat sebelum sabotase truk baja itu terjadi. Kau ingin aku menyerahkannya ke polisi juga agar kalian bisa berbagi sel yang sama?" Lucas mencondongkan tubuh, auranya begitu mengintimidasi hingga Fandi terpaksa mundur satu langkah.

.

.

.

Bersambung.....

1
Nur Halida
untung aja keysa tepat waktu... buang aja itu nabila ke laut key...
Felycia R. Fernandez
Suka banget ma cerita nya,sukses buat aku esmosi kk Thor 😆😆😆
Felycia R. Fernandez
Jiaaaaah...
hajar donk Keysa...
gak pake kelembutan untuk seorang pelakor...
kalau perlu buat cacat se umur hidup...
Nabila gatot ya...
Setelah ini harus lebih waspada.
jangan sungkan ditemani suami ke kamar mandi,buat jaga²...
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu Nabila, sudah binasakan saja pelacur murahan itu, sekalian juga orang tuanya, kalian salah cari lawan
Ariany Sudjana
katanya Lucas itu CEO, masak ga punya anak buah? sampai bisa dikalahkan sama pelacur murahan ini
Eva Tigan
katanya Lukas memantau pergerakan Nabila..kok bisa tidak ketahuan gerak gerik nya yg menyadari jadi petugas catering..Percuma dong diawasi..😄
Felycia R. Fernandez
salah pemikiran
Felycia R. Fernandez
Ternyata dari orang tua yang bodoh maka terlahir anak yang bego banget🤣🤣🤣🤣
Nur Halida
ku kira lucas hebat tapi ternyata masuk ke jebakan murahannya nabila.. semoga dia tidak benar2 terjebak
Felycia R. Fernandez: semoga kk,yang katanya pria tak tersentuh....
biasanya seorang milyarder ada pengawalnya,atau ikut serta asistennya
total 1 replies
dika edsel
jgn aneh2 ya thor...,aku bisa tantrum klo lucas beneran masuk jebakan si tikus got..,no ya thor no...!!!
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu Nabila, yang ada kamu akan dibinasakan Lukas
erviana erastus
kamu keysa kalo sdh gini baru mau buka mulut ckckck... dengar kata suami mu jd orang jgn terlalu baik
Felycia R. Fernandez
Pilihan Bijak.jangan ada lagi yang ditutup tutupi.tidak menolak kemungkinan masa lalu kalian akan ada yang memanfaatkan...
malah makin terpojok nantinya dengan alasan istri Lucas seorang yang di Beli...
semangat Keysa...♥️
Felycia R. Fernandez
naaaah gtu donk...
kamu harus lebih tegas,punya taktik..
gak salah berbagi cara dengan suami mu...
Kerjasama menjatuhkan musuh,jangan nangis2 lagi...
kamu harus tangguh jadi istri seorang Lucas yang kaya raya...
masih banyak cobaan lagi nantinya
aku
ojo ngeyel kay, melu aturan bojomu. lucas jg ksh clue ke kay biar dy phm n tenang. 🙂
Vie
lanjut kak...
Ariany Sudjana
dasar ga tahu diri kamu Donny, kamu bisa selamat dari serangan preman, karena ditolong Keysa, dan kamu bisa dirawat di RS kemarin, juga karena ditolong Keysa dan Lucas. kalau akan seperti ini jadinya, kemarin Keysa ga akan tolong kamu, lebih baik kamu mati di tangan preman
erviana erastus
hidup mbok ya damai gtu nah kn tenang
erviana erastus
percaya diri kali kau mak lampir 🤣 bisa jd kebalikan loh kamu sama ankmu yg lenyap
Felycia R. Fernandez
Yup bener banget...
dibelakang suami yang tangguh ada istri yang bermental baja..
Keysa dari pertama udah lemah mental...
Lucas yang bolak balik selalu mensupport nya...
haddeuh...makanya bangkit,biar jangan dikatain orang beban suami. dikit dikit nangis,mewek..emank dengan menangis masalah mu selesai...Lucas juga yang berfikir,menuntaskan semuanya...
kasi donk ide atau support ke suami untuk menghancurkan lawan...
bangkit Keysa...bangkit 🤬🤬🤬🤬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!