NovelToon NovelToon
Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

John yang sedang sekolah mendengar tentang kabar perceraian Yason mantan pacarnya Ella dengan istrinya dokter Cia. Kekuatiran pasti John rasakan mengingat Ella dan Dia sedang melakukan program penyembuhan kandungan Ella agar terbebas dari virus dan siap untuk memiliki anak.

"Sayang kapan lagi pemeriksaan kandungan kamu??" John sedang bermanja - manja dengan istrinya di sofa sambil menikmati teh sore dan kue kesukaan mereka.

"Masih minggu depan lagi mas."

"Kalau mas tidak bisa ikut, mami temani ya??" Tentu penyataan suaminya ini membuat Ella menjadi curiga, bahwa ada sesuatu yang membuat dia resah.

"Apa tidak merepotkan mami???"

"Nanti mas yang ngomong sama mami, pasti mami mau."

"Sayang kenapa?? Mas ragu ya sama Ella."

John tidak bisa menyembunyikan kekuatirannya, langsung dia memeluk istrinya sangat erat.

"Mas takut, hatimu berpindah."

"Maksud kamu mas???"

"Yason mantan kamu, sementara proses perceraian dengan istrinya." Ella kaget, karena setempat kerja dengan Yason, dia tidak perna mendengar gosip tentang perceraian direkturnya.

"Dia itu masa lalu. Dan mas itu masa depanku."

"Sayang.... I love you." John langsung mencium bibir istrinya begitu mesra.

"Love you more suamiku."

"Sayang mas mau kamu ruba hari berobatmu, yaitu setiap hari sabtu biar mas bisa antar."

John langsung menghubungi Yason dokter mengobati istrinya. Sementara Ella masih belum mengerti dari mana suaminya yang belajar dari senin sampai jumat bisa mengetahui kabar itu dari pada dia yang setempat kerja.

"Apa mas gunakan orang mengawal saya secara diam - diam??, apa suamiku mempunyai informan???" Pertanyaan - pertanyaan ini selalu lewat dalam pikirannya. Sampai saat dia ada di rumah sakit tempat dia bekerja.

"Selamat pagi dokter Ella??"

"Selamat pagi dokter???"

"Saya sudah menyetujui permintaan suami anda tentang perubahan jadwal berobat. Tetapi tempatnya di tempat praktek saya ya."

"Terima kasih dokter." Ella melihat Yason biasa - biasa saja. Seperti orang yang tidak bermasalah. Sampai Ella di kagetkan dengan hadirnya orangtua Yason di poli bedah. Maminya dokter Yason membawa suaminya untuk melakukan konsultasi akibat adanya benjolan di tubuhnya yang cukup banyak.

"Ini hanya pembengkakan jaringan. Ini operasi ringan bisa dilakukan."

"Dilakukan sekarang???"

"Kalau sekarang mungkin belum bisa. Karena pasien saya masih banyak. Bagaimana kalau selesai pemeriksaan pasien di poli."

"Dokter saya mau,suami saya di tangani dengan baik."

"Baik akan kami lakukan dengan baik."

"Sepertinya saya perna melihat dokter dimana ya???"

"Di Batam pak, saya ada dalam rombongan panglima."

"Iya, iya. Saya ingat. Senang bertemu dengan dokter lagi." Papinya Yason langsung menyalam Ella dengan ramah. Berbeda dengan maminya yang dari dahulu sampai sekarang masih jutek saja kepada Ella.

Yason datang ke poli bedah menemui orangtua dan juga Ella dokter orangtuanya. Setelah di jelaskan oleh Ella, akhirnya Yason menyetujui dan menyiapkan ruangan rawat inap buat papi dan maminya beristirahat sambil menunggu jadwal operasi ringan itu.

Siang hari Ella sudah dengan baju untuk melakukan operasi. Ruangan sudah di siapkan dan begitu juga tim. Karena benjolan kelenjarnya banyak, makan prosedur pembiusan berlaku. Tidak lama operasi ini berlangsung. Selesai operasi orangtua dokter yason sudah dibawa ke ruangan nginapnya. Ella sudah mengecek dan menyampaikan perkembangan kondisi papanya kepada dokter Yason.

"Terima kasih El."

Ella hanya tersenyum kepada Yason. Kemudian dia pamit keluar dari ruangan itu. Nanti ada ners yang bertugas memperhatikan kondisi papanya dokter Yason dan dilaporkan kepada Ella, sebagai dokternya.

Ella sudah pulang, dia tidak menyangka bahwa suaminya datang menjemputnya, padahal dia sudah memesan taksi online. Akhirnya John membayar taksi itu. Dan dia bersama istrinya pulang ke apartemen mereka.

"Son, sepertinya dokter itu papi perna lihat dimana ya??"

"Kan sudah dikatakan bahwa waktu kunjungan panglima."

"Siapa??"

"Dokter yang mengoperasi papi."

"Dokter Ella."

"Papi tahu Son, papi perna membaca buku harian kamu yang jatuh dan melihat foto kamu bersama dia. Apa dia pacar kamu dulu???"

"Sampai sekarang dia masih menjadi pacar Yason pak. Kami tidak ada kata putus."

"Kamu gila Yason, itu istri orang."

"Ya Yason sekarang sedang gila, karena perna menelantarkan berlian."

"Maafkan papi Son." Maminya Yason menjadi ketakutkan, karena perbuatan maminya belum perna di ketahui oleh papinya.

"Sudahlah papi, ini nasib aku."

Hari sabtu ini, John menemani Ella datang berobat di klinik dokter Yason, untuk melihat perkembangan kandungannya. Dan John melihat sendiri bagaimana kondisi kesehatan kandungan istrinya.

"Dokter apa saya harus puasa lagi??"

"Puasa???"

"Eh...maksud saya apa kah saya bisa menyentuh tubuh istri saya. Rudal saya sudah pingin sekali." Muka Ella sudah merah, karena malu. Dia tidak menyangka bahwa John suaminya akan bertanya seperti itu. Yason hanya tersenyum.

"Tentu bisa dong. Tetapi tidak disini ya pak."

"Tentu tidak dong dokter. Tuh kan sayang sudah bisa." John tanpa rasa malu langsung mencium istrinya di bibir yang menjadi candu baginya.

"Mas kenapa tanya seperti itu kah???"

"Kenapa sayang malu??? Mas mau memastikan saja." John tersenyum sekilas melihat istrinya, dia tahu Ella sangat malu saat dia bertanya itu kepada dokter Yason. Tetapi dia melakukan hal seperti itu agar Yason tahu bahwa, Ella adalah istrinya.

"Kamu marah sayang??? Maafkan mas."

"Ade ngak marah, tetapi malu mas."

"Kenapa harus malu??? Apa karena dia mantan kamu."

"Mas ...... Cukup ya." John langsung menepikan mobil melepas sabuk pengaman. Di bawa tubuh istrinya kedalam pelukannya. Di cium istrinya dan dipeluk sangat erat.

"Mas takut kamu berpindah hatinya."

"I love you mayor John Christo Nagasaki Lantang suamiku sayang. Hanya kamu diri ini ingin menua bersama." mendengar kata - kata istrinya, air mata John lolos dari matanya. Ella mengelap dan mencium mata suaminya.

"Jangan tinggalkan mas sayang. I love you."

1
Yohana Pandie
keren thor
Ceisye: terima kasih
total 1 replies
Trivenalaila
lanjut🙏🙏🙏
Ceisye: siap mba. otw. 👍👍👍
terima kasih mba sudah membaca karyaku🙏🙏🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!