NovelToon NovelToon
Hasrat Liar CEO Arogan

Hasrat Liar CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 33

Sa-sayang"!! Panggil Devan lirih dengan mata yang masih tertuju ke pada Clara yang saat ini sudah berjalan mendekat ke arahnya.

Kembali Clara mendudukan bokongnya di atas pangkuan devan dan langsung mengalungkan tanganya pada leher Devan .

Devan masih diam dengan debaran jantung yang sudah tidak karuan ,apalagi melihat penampilan seksi istrinya yang kadang sudah seperti preman pasar tersebut.

Cup"!!

Satu ciuman lembut Clara arahkan ke bibir seksi Devan yang begitu manis.

Devan pun membalas melumat bibir tersebut dengan lembut dengan satu tangan yang sudah meraba dan meremas paha mulus Clara yang nampak terekspos sempurna malam itu.

Ugh"!!

Kedua nya larut dalam nikmatnya ciuman malam itu,hingga Devan mengangkat tubuh Clara dan membawanya menuju ranjang.

"Aaaaha,, sayang"! Lengkungan indah keluar dari mulut Clara begitu saja saat Devan menyusuri leher putih sang istri.

"Apa kamu sengaja menggodaku malam ini,baby"!

Eeemm,ugh"! Angguk Clara di iringi lengkuhan manja.

"Aaahaa,,,"!!

Tak ingin berlama lama Devan sudah sibuk membuka seluruh pakaian yang melekat pada tubuh Devan, begitu pun dengan Clara yang kini sudah polosan ,sambil menggigit bibir bawahnya ,Clara menatap dada bidang dan perut kotak kotak Devan yang membuatnya semakin bergairah untuk jatuh kepelukan nya.

Di daratkan nya tangan Devan ke arah apem tobrut milik Clara ,hingga tubuh gadis tersebut menggeliat merasakan nikmat .

"Sudah basah ya"!! Sahut Devan dengan senyum manisnya.

Eeemmm,,ahaa"!! Clara mengangguk sambil mendesah.

Tanpa menunggu lama Devan kembali menanyakan anak konda miliknya yang begitu besar dan gagah untuk ukuran burung di dalam celana.

Aaaaaah"!! Pekik Clara saat rasa perih kembali menyeruap pada apem nya.

"Apa masih sakit "!

Eeemm,, ugh"!! Desah Clara kembali .

Perlahan Devan kembali memaju mundurkan bokongnya memberikan rasa nikmat untuk ke 3 kalinya kedua pasangan tersebut menikmati nikmatnya bercinta.

Aaaaha..

Aaaha..

Ahaaa..

Ugh"!!

Suara kedua menggema di seluruh kamar tersebut .

Hingga desahan panjang kembali terdengar,keduanya telah menyelesaikan pergulatan panas malam itu.

Devan membaringkan tubuhnya di samping sang istri dan memeluknya ,hingga keduanya terpejam di hari yang semakin malam tersebut.

Pagi pun tiba .

Pagi ini nampak Devan dan Clara sudah rabi dengan setelah baju masing masing,Devan yang siap untuk pergi ke kantor sedangkan Clara yang saat dah siap untuk pergi ke kampus..

"Sayang ,aku berangkat dulu ya"! Pamit Clara kepada Devan sambil mengulurkan tangannya ke arah Devan.

Devan merogoh saku celana dan jas nya ,namun nampak kosong ,tidak ada selipan uang di dalamnya.

"Mencari apa"!? Tanya Clara yang dibuat bingung dengan tingkah sang suami.

"Uang,bukanya kamu meminta uang"!? Jawab Devan,.

"Ckck, uangku sudah banyak tuan,saya hanya mau mencium tangan anda"! Kata Clara dengan nada formal.

"Ooohh"!! Devan pun menerima uluran tangan dari Clara ,dan Clara mulai mencium tangan punggung suami sebagai bakti nya seorang istri kepada suami.

"Hati hati,sayang"! Kata Devan sambil menatap Clara yang sudah siap melaju meninggalkan mansion tersebut dengan motor barunya.

Brum.

Brum.

"Bye"!!. Sahut Clara sambil melambaikan satu tanganya ke udara.

"Salah kan , boss". Kata Jo yang sudah membukakan pintu untuk boss nya.

"Jo ,Carikan mata mata yang akurat di kampus untuk mengawasi Clara".kata Devan kepada asisten nya itu yang sedang mengemudikan mobil.

"Anda mau yang masih muda atau yang berumur"!?

"Menurutmu"!? Tanya Devan balik .

"Seperti nya lebih baik yang masih muda boss,biar nona Clara tidak curiga, kita bisa meminta mata mata tersebut ikut kuliah di kampus nona Clara". Jelas Jo sambil sesekali melirik ke belakang kursi kemudi lewat spion.

"Kau urus saja".

Siap ,boss"! Jawab Jo.

Beberapa saat berlalu clara sudah sampai di kampus dimana dirinya berkuliah saat ini.

"Clara"!! Panggil Manda yang melihat sahabatnya datang dengan menggunakan motor yang berbeda warna.

Clara pun memarkirkan motornya dan kembali melangkah mendekat ke arah manda.

''motor baru lagi nih". Kata gadis yang memakai kaca mata tersebut.

Emmm"!! Sahut Clara sambil mengangguk.

Clara dan Manda beriringan masuk kedalam kelasnya .Namum baru saja beberapa meter keduanya berjalan. ,mata Clara kembali melihat Sarah sedang mem bully salah satu mahasiswa dengan meminta uang kepadanya.

"Dasar senior tidak jelas". Pekik Clara sambil berjalan mendekat ke arah Farah dan teman temanya.

"Sepertinya tanganku sudah gatal ingin sekali mematahkan tangan seseorang"!. Suara Clara pun mampu membuat Farah dan kedua temanya membalikan badan dan menatap ke arah Clara.

"Jangan ikut campur ,gadis sialan"!. Pekik Farah dengan tatapan menyala .

"Kau ,senior sialan ,hobi sekali membuli Sesama jenis".sahut clara.

"Kau"!! Pekik Farah sambil mengangkat tanganya ke udara dan akan melayangkan nya ke pipi Clara. Dengan cepat Clara menangkap tangan Farah .

Krak"!!

Terdengar suara dari pergelangan tangan Farah ,membuat wanita tersebut meringis kesakitan.

"Aaau,, aaauu,  lepaskan ,sialan ,sakit"! Pekik Farah sambil meringis kesakitan menahan tanganya yang sudah terasa parah.

"Kembalikan uang dia ,atau bukan cuman tanganmu yang aku patahkan, bahkan kakimu pun akan aku patahin.

Glek"!!

Farah hanya mampu menelan ludahnya kasar ,mendengar ancaman dari Clara,membuat wanita tersebut kesal dan menaruh dendam kepada Clara.

Dengan cepat Farah melempar 2 lembar uang seratus ribuan kepada gadis yang sudah dia bully .

"Terimakasih "! Kata gadis seusia Clara kepada Clara,dan langsung pergi meninggalkan tempat tersebut .

Farah masih menatap tajam ke arah Clara ,lalu pergi sambil memegangi tanganya yang terasa sakit akibat cengkraman tangan Clara.

"Awas saja,kau harus membayarnya ,karena sudah mau ikut campur dengan urusanku,gadis sialan"! Pekik Farah dengan amarah yang sudah menggebu gebu.

"Kau keren ,cla"! Puji Manda kepada teman sebangkunya itu.

Clara hanya tersenyum tipis lalu melangkah menuju kelasnya dengan Manda yang juga ikut berjalan di sampingnya.

"Selamat pagi semuanya,sebelumnya bapak mau mengenalkan dosen pengganti saya selama saya ikut ujian di Singapura," kata dosen yang sedang mengisi mata kuliah di kelas Clara .

"Silahkan pak damar"'! Kata dosen tersebut sambil menatap keluar pintu.

Perlahan sosok muda dan tampan pun melangkah masuk ke dalam kelas tersebut,sebagian mahasiswi pun terkagum kagum dengan sosok dosen pengganti yang masih kelihatan muda .

"Selamat pagi semuanya,  damar, untuk sementara waktu saya akan menjadi dosen pengganti selama pak Dika pergi ke Singapura,saya mohon kerja samanya ". Jelas damar namun dengan tatapan sesekali melirik ke arah Clara yang nampak syok,.

"Om damar"!. Gumam Clara lirih,

"Jika berpakaian normal dia nampak dewasa dan pantas aku Panggil om,tapi jika begini kenapa berbeda". Gumamnya lagi ,namun seketika ucapan devan kembali teringat pada benaknya.

"Apapun keadaanya aku ingin kamu menjauhi damar,dan Jangan dekat dekat dengannya". Ya begitulah pesan Devan kepada Clara.

"La ini bukanya jauh malah bisa jadi setiap hari aku bertemu dengan om damar". Clara menghela nafas berat memikirkan entah ada hubungan apa suaminya dengan dosen pengganti tersebut sebenarnya.

Beberapa saat ,pelajaran pun dimulai,penjelasan damar pun juga mudah di fahami.

"Apa ada pertanyaan,aku lihat kamu sedari tadi hanya melamun saat mengikuti mata kuliah ini". Tanya damar yang sudah berdiri di depan clara.

"Tidak ,om ,maksud saya pak damar'! Jawab Clara dengan gugupnya.

"Baguslah "!! Sahut damar dengan senyum tipis terukir pada sudut bibirnya.

Jika sudah tidak ada pertanyaan lagi ,maka saya akan mengakhiri mata kuliah untuk hari ini.

"Selamat siang dan sampai bertemu besok". Kata damar Lalu pergi dari ruang kelas tersebut ,damar pun nampak melirik sekilas ke arah Clara yang sedang menatap kosong ke arah depan.

"Cla,,sepertinya pak damar tertarik kepadamu'!. Bisik Manda yang sedari tadi mencuri pandang ke arah teman sebangkunya itu.

"Jangan ngawur,laki gua mau di kemana in"!. Celetuk Clara tanpa sadar.

"Maksudnya kamu sudah menikah"!? Tanya Manda spontan.

Dengan cepat Clara mendekap mulut Manda.

"Jangan keras keras bodoh"!

Manda hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Cla,benarkah kamu sudah menikah"!? Tanya Manda sambil berbisik".

Emmmm"!! Sahut Clara ..

"Jadi laki laki tampan yang mengantarku kemarin itu"!?

"Apa kamu sedang mengagumi suami tampan ku "! Sahut Clara sambil melirik tajam ke arah manda.

"Hehee,mana berani aku cla,pantas saja kamu tidak tertarik dengan pak damar,la wong laki nya saja setampan opa opa China".

"Tapi ingat ya,jangan sampai bocor status ku disini"!.

"Siap boss"!. Sahut Manda sambil mengangkat tanganya.

"Ayo aku antar kamu pulang,sekalian aku kenalkan kamu dengan Tania,biar kamu tidak seperti gadis culun yang tidak punya teman". Kata Clara sambil beranjak dari duduknya dan di ikuti oleh Manda.

Kedua gadis beda status itu pun meninggalkan kampus dengan mengendarai motor sport milik Clara.

Namun siapa sangka saat melewati jalan sepi ,segerombolan preman suruhan Farah mengadang motor Clara.membuat Clara harus menghentikan motornya

"Cla ,siapa mereka,celanaku takut "! Kata Manda dengan tubuh yang sudah bergetar hebat di belakang Clara.

"Sudah diam tenang ada aku"! Sahut Clara menenangkan sang sahabat.

"Serahkan motor kalian,atau Kalian ikut kami bersenang senang". Kata preman tersebut sambil mengeluarkan senjata tajam dari balik punggungnya.

"Cla mereka membawa belati"!.

"Diamlah,telpon polisi ". Sahut Clara.

"Tapi cla aku tidak punya nomor wa pak polisi yang bisa aku hubungin".

"Bodoh, telpon nomor darurat"!

"Tapi aku tidak punya pulsa ". Celetuk Manda lagi dan membuat Clara gemas dengan teman culun nya itu.

"Berhenti"!!

Suara seorang laki laki membuat para preman tersebut menghentikan niatnya menyerang Clara.

"Pak damar"! Pekik Clara dan Manda bersamaan.

1
🇮🇩
hqhqhqhqhq 😭
Khodijah Ijah
/Angry/
Khodijah Ijah
mana thor kelanjutannya epsode 34?
Khodijah Ijah
ko udah hbs aja sich thor?
Khodijah Ijah
lanjut thor
Khodijah Ijah
mantap
Khodijah Ijah
lànjut thor
Nesya
wow semua orang pada pangling melihat kecantikan clara
sunflower
sesat🤣🤣
Sarinah Quinn
lanjut up lagi thor 💪🥰
I Laksmi
anak 2 dari bibi dan paman nya bukan keponakan tapi sepupu kak
Ananda Fibrianti
lnjut min seru bangettt
Ananda Fibrianti
lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!