NovelToon NovelToon
Rahasia Istri Pengganti

Rahasia Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Balas Dendam / CEO
Popularitas:45.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Gavin terpaksa menikah dengan Ayana, karena calon istrinya kabur di hari pernikahannya membawa semua barang yang seharusnya untuk acara resepsi.

Ayana merupakan asisten pribadi pilihan ibunya yang baru bekerja selama tiga bulan. Selama itu pula mereka tak pernah akur dan selalu berselisih paham. Bagaimana saat mereka menikah nanti?

Ayana sering tak ada di kamarnya setiap malam Minggu, dan Gavin mulai meras penasaran dengan jati diri Aruna. Siapakah dia sebenarnya? karena selain suka mendebatnya, Ayana juga pintar bela diri.

Bagaimana kisah Gavin dan Ayana? terus ikuti ceritanya ya kak... 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gavin-Ayana 32

"Apa?" tanya Gavin saat melihat Ayana menyilangkan kedua tangannya di dada saat Gavin masuk ke dalam ruangan mereka.

"Apa maksudnya semua ini? Kenapa kamu pindahkan mejaku tanpa izin? Terus apa maksud ucapanmu tadi di mobil kepada Mami?" tanya Ayana dengan tatapan tajam ke arah suaminya.

"Ucapan yang mana sih? Pembicaraan kita di mobil itu kan banyak! Terus kalau masalah meja kerja kamu dipindahkan ke ruanganku biar lebih mudah saja komunikasi tidak harus teriak-teriak!" jawab Gavin mencari alasan yang tepat.

"Tapi nggak harus dempetan gitu juga kali! Astaga aku benar-benar pusing dengan kelakuan kamu Gavin. Apa kamu tiba-tiba sedikit gila karena kamu stress menerima kenyataan tentang Vania? Jangan mulai deh mencari perkara denganku! Dan untuk pembicaraan kita tadi di mobil, kanapa kamu bicara seolah aku yang ingin pisah kamar hah! Dan kanapa kamu malah menyudutkan aku dan seolah-olah aku yang salah!" kesal Ayana mendelikkan matanya dan mendekat ke arah Gavin.

"Apaan sih! Nggak usah lebay deh! Aku nggak stress karena Vania! Justru aku bersyukur dan ingin uang aku kembali! Kalau masalah pisah kamar setelah di pikir-pikir memang kamu kan yang duluan masuk ke dalam kamar sebelah. tapi mau bagaiman lagi kita tak punya pilihan lain. Aku sudah meminta mbak memindahkan semua barang kamu ke kamar kita!", jawab Gavin santai menatap istrinya yang sedang kesal.

"Gavin!", kesal Ayana.

"Kita suami istri Ayana, aku saja menjalankan kewajibanku memberikan nafkah padamu. Kamu juga harus menunjukkan kewajibanmu sebagai seorang istri!" jawab Gavin mengulum senyum melihat wajah kesal Ayana dari dekat.

"Apaan maksudmu? Jangan Ngadi,-ngadi deh kalau ngomong! Kita tak sedekat itu sebagai suami dan istri!" kesal Ayana.

"Kalau begitu kita belajar untuk lebih dekat lagi!", Gavin berjalan semakin mendekat ke arah Ayana membuat istrinya mundur karena tak mau dekat-dekat, dengan Gavin. Padahal sebelumnya Ayana yang mendekat kepada Gavin untuk memberikan pria itu intimidasi.

"Dan sebagai kewajiban pertamamu sebagai istriku! Aku minta kamu jauhi para pria di luaran sana. Apalagi di Reiner dan di Cakra! Karena aku tak mengizinkannya. Aku tak mau orang-orang melihat dan menilai jika istriku ini adalah orang yang tidak baik dan tukang tebar pesona!" jawab Gavin semakin mendekat Karana kaki Ayana membentur meja kerja Gavin.

Tubuh Gavin condong sedangkan tubuh Ayana menjauh. Gavin menahan punggung Ayana yang akan menabrak PC di belakangnya.

"Mau apa kamu!" Kesal Ayana.

"Jangan sampai punggungmu merusak layar komputerku! Ada banyak data penting di dalam sana!" bisik Gavin membuat Ayana menoleh ke belakang.

"ck! Makanya kalau ngomong nggak usah deket-deket! Sana awas! Kesal Ayana mendorong tubuh Gavin tapi suaminya ini malah iseng menari tangan Ayana hingga istrinya malah memeluk dia.

"Gaviiiiiinnnn...!" kesal Ayana malah membuat Gavin terkekeh.

"Apaan sih! Kerjaan kamu teriak Mulu! Tuh kan kenyataannya kamu yang mau peluk-peluk aku! Jangan sok jual mahal makanya,", kekeh Gavin.

"Dasar stress!" Ayana melepaskan cengkraman tangan Gavin dan mendorong suaminya yang masih terkekeh.

Seharian ini Ayana bekerja sambil cemberut menahan kesal kepada Gavin. Dia tak bisa keluar ruangan untuk makan siang. Karena Gavin memesan makanan. Saat akan membuat kopi, Gavin memanggil office boy untuk mengantarkannya ke dalam ruangan. Seharian ini Ayana benar-benar di kurung oleh suaminya.

"Mau kemana?", tanya Gavin saat Ayana berdiri sambil membawa berkas.

"Mau ke bagian marketing dan keuangan!" jawab Ayana.

"Duduk! Biar aku yang panggil mereka ke sini!" jawab Gavin.

"Gavin! Ada apa dengan kamu seharian ini? Astaga, lama-lama aku yang bisa stress kalau begini terus!" kesal Ayana.

"Lah apa salahnya? Aku hanya sedang berusaha melindungi istriku dari para pria tak bertanggung janab di sana!" jawab Gavin santai.

"Bertanggung jawab kali! Lagian di sini nggak ada yang tahu kalau kita menikah! Hanya Cakra, ingat suamiku. Hanya Pak Cakra yang tahu!" kesal Ayana merasa di penjara dan pusing dengan kelakuan aneh Gavin kali ini.

"Maka dari itu istriku, aku tak mau kalau kamu malah tebar pesona di sana. Jangan sampai aku memecat mereka!" jawab Gavin sambil tersenyum lebar mendengar Ayana memanggilnya 'suamiku'.

"Terserahlah! Aku malah semakin pusing dengan kelakuan kamu!" kesal Ayana kembali duduk dengan wajah yang semakin merengut.

"Nggak usah sok cantik gitu! segala bibir di manyun-manyun, kamu lagi caper ya!" kekeh Gavin.

"Lama-lama aku tampol ya kamu!", kesal Ayana namun Gavin malah tertawa terbahak.

"Peemisi, pak apa anda memanggil kami?" tanya salah satu kepala staff pemasaran.

"Iya, maaf saya yang memanggil. Boleh silahkan duduk," ujar Ayana.

Keduanya terlihat bingung melihat meja Ayana berada dalam satu ruangan dengan Gavin. Walau terlihat bingung namun keduanya tetap duduk di depan Ayana.

Ayana menjelaskan berkas yang harus mereka perbaiki. Dia memberikan kembali berkas laporan mereka yang harus di perbaiki. Ayana menjelaskan dengan detail kesalahan yang mereka buat. Tidah terkesan menggurui atau marah-marah karena mereka melakukan kesalahan. Namun, Ayana menjelaskan dengan sangat tenang dan menghargai setiap pekerjaan mereka. Sehingga membuat Ayana banyak di sukai oleh sebagian besar karyawan di sana. Di sebelahnya Gavin terlihat pura-pura sibuk, padahal matanya sesekali memperhatikan Ayana dengan sudut matanya.

1
nely_48
nah loh ada yg ngikutin tuh mobil Gavin,, siapakah itu❓❓
nely_48
mulai belajar dewasalah cara berpikir km Gavin,, serius dlm hal² tertentu jgn slengean trs
Ariany Sudjana
jangan gegabah Gavin dalam mengambil keputusan, pernikahan itu komitmen seumur hidup, kalau kamu memang ingin menjalankan pernikahan dengan sesungguhnya, kamu harus bisa terima Ayana, apapun pekerjaan lainnya, termasuk misi yang sedang dia jalani
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Gavin pasti bingung..
nely_48
ayana ga peka kau ini,, bang ren suka sm km itu
Ariany Sudjana
jangan protes dulu Gavin, kamu cari tahu apa yang sebenarnya terjadi
olyv
kesal y aya lama2 hajar aja tu suami mu
Diana Dwiari
ah,bang ren....pupus sudah cintamu untuk Ayana.... semoga dapat gantinya lah
olyv
dongkol bgt 🤣🤣🤣
olyv
jangan jadi pembinor y pak darren
olyv
kasihan gavin 🤣
olyv
ati2 gav jangan terlalu benci nnti kebalikan jadi bucin
olyv
jleb g tuh gavin 🤣🤣
olyv
bilang aja kalo cemburu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
olyv
🤣🤣🤣🤣
Amran Markokotu
Aruna siapa ta
nely_48
ayana sang assasin toh 🤭
nely_48
sekali action 4-5 bandit lgsg eksekusi nih lady aya
nely_48
lady aya in action 💃💃💃
Ariany Sudjana
jangan-jangan Ayana ini agen intelijen? atau agen rahasia? atau pembunuh bayaran? atau detektif swasta? karena sangat rahasia pekerjaannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!