NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:575.1k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau Aneh

Nero menginjak gas mobilnya menuju suatu tempat.

"Kita mau ke mana?" Elle menoleh pada Nero yang tampak fokus menyetir mobil.

"Kau akan tahu nanti." Nero tersenyum menjawabnya.

"Oke! Kau ingin memberikan kejutan?" tebak Elle, tapi Nero diam tidak menjawab, dan hal tersebut membuat Elle semakin penasaran.

Ke mana kah pria itu akan membawanya?

*

"Bagaimana? Sudah berjalan berapa persen persiapan pernikahannya?" tanya Gloria pada suaminya ketika mereka sudah sampai rumah.

"Sudah berjalan enam puluh persen," jawab Ben, menggandeng istrinya menuju lantai atas.

"Waktu kita tinggal dua minggu, dan masih banyak yang harus kita persiapkan." Gloria mengoceh sepanjang naik tangga.

"Iya ... Iya, kau tenang saja, semuanya akan selesai sebelum hari H." Ben menjawab santai sekaligus menenangkan istrinya.

"Ck! Selalu saja begitu, kau terlalu meremehkan waktu, Ben!" omel Gloria.

"Sayang, percayalah padaku. Semua akan selesai tepat waktu dan sempurna." Ben meyakinkan istrinya lagi.

Gloria menarik nafas panjang, "terserah kau saja!" Ia pun akhirnya berjalan mendahului, malas berdebat terus dengan suaminya.

Ben menatap punggung istrinya dengan tatapan penuh arti, kemudian segera mengikuti langkah istrinya menuju kamar.

*

*

"Nero, sebenarnya kau ingin mengajakku ke mana?" Elle semakin penaran karena mobil yang di kendarai Nero kini keluar dari wilayah kota menuju pegunungan.

"Mengajakmu berkencan," jawab Nero, singkat.

"Kencan? Di pegunungan? Kau gila ya?!" Elle menatap Nero dengan tatapan tak percaya.

"Hu-um, aku memang gila. Gila karenamu," jawab Nero, tersenyum lebar seraya mengerlingkan sebelah matanya pada Elle.

Elle memalingkan wajah cepat untuk menyembunyikan rona wajahnya. Ah, lelaki ini mulai banyak tingkah, dan selalu berhasil membuat wajahnya merona seperti kepiting rebus.

"Kau sekarang sangat aneh," cicit Elle, seraya melirik pria tampan itu.

"Aneh?" Nero membeo dengan alis bertaut. "

"Iya, kau yang biasanya dingin tanpa ekspresi kini terlihat sangat narsistik," jawab Elle, jujur.

"Oh, begitu ya? Jadi menurutmu sekarang aku kelihatan aneh?" Nero bertanya lagi untuk memastikan jawaban Elle.

Elle mengangguk mantap, "iya, kau aneh."

"Padahal aku berusaha bersikap manis padamu, tapi begitukah responmu?" Nero menggembungkan pipi kemudian berdecak kesal.

Elle seketika itu melongo mendengar penjelasan Nero. Tapi, sesaat kemudian ia tersenyum penuh arti, lalu merangkul lengan kekar Nero dengan mesra. "Kau tidak perlu berubah, jadilah dirimu sendiri."

"Benarkah begitu. Nanti kau update status di media sosialmu kalau aku ini pria kaku, menyebalkan, dan tidak asyik!" balas Nero, menyindir Elle.

Ya, beberapa hari lalu ia melihat postingan kekasihnya di media sosial.

Elle langsung gelagapan mendengar ucapan kekasihnya. Ia segera melepaskan lengan Nero, menangkup wajahnya yang terasa panas karena malu, kemudian mengelak, "masa? Aku tidak pernah membuat unggahan seperti itu." Elle tersenyum canggung.

"Oh, ya? Mau aku bacakan langsung? Kebetulan aku masih menyimpan screen shot postinganmu." Nero mengeluarkan ponselnya dari kantong jasnya, tapi Elle mencegahnya.

"Jangan!" Elle menahan tangan Nero. "Baiklah, aku mengaku salah." Bibir Elle cemberut lucu. "Habisnya kau menyebalkan! Dasar tidak peka!" lanjutnya, merajuk.

Nero menahan senyum, lalu mengacak pucuk kepala kekasihnya dengan gemas.

"Sini." pinta Nero agar Elle mendekat padanya.

"Mau apa? Jangan macam-macam kau sedang menyetir!" Seolah tahu isi kepala Nero, Elle menolak permintaan pria itu sembari menyilangkan kedua tangan di depan dada, menatap kekasihnya penuh waspada.

"Ha ha ha, memangnya kau pikir aku mau mau apa?" Nero tergelak keras.

"Kau ingin menciumku, 'kan?" jawaban Elle sangat tepat, membuat Nero salah tingkah.

1
yelmi
apakah cebong botak sudah berkembang... hebat jg nih si botak👍🤣

semangat nulis & sehat selalu tor
wiwikiixbim"
kok sdha tamat,,??
🏅ᶝᶡи̃υŘυĹ α̃яנŲиα̃
ada yg mula pnas 🤣🤣🤣
Anonim
Botak selamat dari amukan Nero. Ya biarin baby seperti Daddy Nero orangtuanya. Masak kayak kamu Tak-Botak 😁.

Widiiihh ngaku-ngaku suami Grace. Nikah dulu - kecebongnya sudah nyangkut jadi janin di perut Grace.

Kapok Botak bakal direpoti Grace yang hamil anaknya. Semoga ngidamnya Grace yang aneh-aneh biar diketawain Pedro, Ava, Nero, dan Elle 😁
Ratna Sumaroh
wah botak langsung jadi calon ayah aja nih
fio
ini seriusan sudah tamat thor ? 😢
Eka ELissa
anak kmu botak...🤣🤣🤣🫣👍
Eka ELissa
Akoh udah di cono dri awal Mak ....
Katminten
yg ciuman siapa yg menegang siapa
Ayna Adam
Loh kok udah tamat Kak Lena?
Kisah Grace dan Paman Botak gimana?
Ari Atik
wih....
topcer juga nih semburan paman botak....🤣🤣🤣
Ayna Adam
Lanjut lagi kak updatenya 🥰
Ny Rudi Harianto
benih premium nya si botak woi.....paten jg hasil nya
Ainal Fitri
mulut mu sungguh berbisa paman botak untung kamu masih selamat klo tidak tamatlah riwayat mu 😅
eh garce periksa d poly kandungan arti nya ia sedang hamil ternyata tokcer bener paman botak sx tembak auto meledak 😂😂😂😅
🇦 🇵 🇷 🇾👎
Yes... cpt bgt tubuh..🤣
Hanifah 76
Luar biasa
Rita
waahhhhhhhh apakah?????
Rita
🤣🤣🤣🤣cari death
bunda n3
waduuh, dah berkembang aja tuh cebong botak
XTeeN
eaaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!