NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengungkap Fakta

Lempal sana, lempal sini. Ndak ada yang benal ini semua olang. Asal main lempal saja. Dikila Callie ini balang,

Mendengar ucapan dari Ralia dan Mika, sontak saja Vio langsung mengembalikan Callie ke dalam pangkuan Chiara. Vio pun berdiri kemudian pergi masuk ke dalam sebuah ruangan. Entah itu kamarnya atau bukan. Mika langsung berdiri ingin mengikuti tapi Ralia menahannya. Mika khawatir kalau Vio akan menghilangkan barang bukti setelah mendengar tujuan mereka datang ke rumah itu.

"Vio itu baik. Kalian tenang saja. Kalau memang dia punya petunjuk, Oma yakin Vio akan memberitahu. Apalagi dia itu dekat sama Mama Martha," ucap Chiara menenangkan kegelisahan Mika. Chiara mengetahui bagaimana karakter dari Vio sejak SMA yang memang baik dan lemah lembut sepertinya. Walaupun sedikit julid.

"Iya, ndak akan kabul itu olang. Ini kan lumahnya. Kalau dia kabul, kita jual saja ini lumah. Lumayan bisa buat bikin minimalket yang isinya jajan," ceplos Callie sambil menyandarkan badannya pada tubuh Chiara.

"Pintar sekali nih cucu Oma. Jiwa-jiwa..."

"Mata duitannya kelihatan sekali," sela Mika menambahkan apa yang akan diucapkan oleh Chiara.

Betul,

Hahaha...

Callie yang mendengar itu hanya mengedikkan bahunya acuh. Sepertinya dia tak peduli dikatakan mata duitan. Memang benar begitu adanya, dia sangat menyukai uang. Tak berapa lama, Vio datang sambil membawa sebuah ponsel. Vio menyerahkan ponsel itu kepada Mika. Gadis itu langsung melihat layar ponsel milik Vio dan memutar sebuah video yang ada di sana.

"Berikan semua warisanmu itu pada Janice. Jangan pilih kasih. Cucumu itu banyak, masa kamu cuma kasih warisanmu ke Ronand saja. Mentang-mentang dia cucu laki-lakimu," sentak seorang perempuan yang tidak kelihatan wajahnya.

"Aku sudah adil. Yang bagi warisan itu suamiku, bukan aku." ucap wanita tua yang dari suaranya sudah mereka ketahui bahwa itu adalah Mama Martha.

"Halah... Kamu itu tidak adil. Nenek yang buruk dan banyak cacatnya. Nggak pantas kamu itu jadi Nenek baik," seru perempuan itu lagi.

"Aku bukan Nenek yang bur..."

Aaaa...

Sa... Sakit... Da daku,

Tolong... Tolong...

Pergi... Pergi...

"Itu ada rekaman singkat kejadian di toko perhiasan saat Tante kebetulan juga ada di sana. Tapi maaf, Tante cuma bisa rekam sembunyi-sembunyi dan tidak memperlihatkan wajahnya. Namun Tante masih hafal betul kok wajah perempuan yang memarahi Nyonya Martha saat itu," ucap Vio mengatakan apa yang selama ini disimpannya.

Setelah Mika memutar video itu, Vio menjelaskan apa yang selama beberapa minggu ini diketahuinya. Bukan bermaksud untuk menyembunyikannya, hanya saja dia sedikit takut. Pasalnya ada beberapa orang yang mengetahui dan menyadari tentang keberadaannya di toko perhiasan itu. Hal itu membuat dia mendapatkan teror paket dan orderan fiktif. Isinya bangkai tikus atau hanya tulisan berupa ancaman. Oleh karenanya dia memilih untuk diam dulu sampai keluarga Mama Martha sadar kalau ada saksi mata di toko perhiasan.

Mika dan Ralia mengepalkan kedua tangannya mendengar penjelasan dari Vio. Keduanya mengenal suara dari sosok perempuan di balik video itu. Ternyata Mama Martha benar terkena serangan jantung karena bentakan dari seseorang. Bahkan wanita itu mengatakan sesuatu yang membuat mental Mama Martha down. Nenek yang buruk itu lah kalimat yang membuat Mama Martha merasa jatuh dan kepikiran.

"Apa ini olangnya, Oma pinokio?" tanya Callie sambil mengambil ponselnya di tas. Callie memperlihatkan layar ponselnya pada Vio yang menunjukkan sebuah foto.

"Iya. Ini orangnya sama satu laki-laki lebih muda. Yang laki-laki mengawasi orang-orang untuk tidak merekam aksi wanita paruh baya itu," ucap Vio sambil menganggukkan kepalanya dengan yakin. Mika dan Ralia pun melihat foto yang ditunjukkan oleh Callie.

Huh... Benar dugaanku,

Oma mohon kalian hati-hati ya. Soalnya Oma dapat teror akhir-akhir ini. Mungkin karena mereka tahu kalau kalian sedang menyelidiki kasus ini,

Tenang. Nanti Callie tembak dol dol dol,

Astaga... Perasaan dulu waktu kecil Achel nggak gini deh. Kok ini punya anak pemberani begini,

***

"Dia sudah membuat Mama Martha panik, cemas, dan serangan jantung. Bahkan dia juga ingin meracuni Mama. Sepertinya memang aku harus membalikkan semua itu ke dia," ucap Mika sambil mengepalkan kedua tangannya.

Setelah pulang dari rumah Vio, Mika langsung masuk ke dalam kamarnya. Dia tak menyangka kalau dugaannya benar. Ternyata memang selama ini biang kerok itu adalah orang yang dekat dengan keluarganya. Mika meminta Ralia untuk tidak ikut campur tentang ini. Mika akan menyelesaikan ini dengan caranya sendiri.

"Itu restorant punya anak laki-laki kesayangannya akan ku buat goyah dulu lah," gumamnya yang langsung mengambil laptopnya.

Ceklek...

"Plastik Mika, lagi ngapain? Kok mukanya kaya ada apinya," ceplos Callie saat masuk ke dalam kamar Mika. Callie asal masuk kamar Mika karena tahu sepupunya itu sedang sibuk. Pasti kalau ketuk dulu, tidak akan digubris. Apalagi saat masuk, Callie melihat wajah Mika tampak memerah karena amarah.

"Diam, kali mambu. Kak Mika lagi nggak mau diganggu sama siapapun," ucap Mika penuh penekanan. Bahkan kalimatnya saja sudah menunjukkan bahwa Callie harus pergi dari kamarnya karena dia tak mau diganggu.

"Ndak butuh Callie? Callie ada alat bagus lho buat kasih pelajalan peltama untuk Nenek lampil itu. Dijamin balangnya bagus sekali. Ples plom the open," seru Callie dengan ucapan yang mengandung teka-teki.

Mendengar itu, Mika yang tadinya fokus pada laptop langsung mengalihkan pandangannya. Mika yakin kalau Callie pasti menemukan sesuatu. Entah itu barang milik Papanya, Ronand, atau Ralia. Mika pun berdiri di hadapan Callie kemudian menatap mata sepupunya. Sekilas wajah Callie ini tampak polos seperti anak-anak seumurannya. Namun tak disangka jika bocah cilik itu sangat cerdik dan licik. Rasa ingin tahunya sangat besar.

"Kamu punya apa, kali mambu? Awas saja kalau tidak menarik sama sekali ya," ucap Mika dengan tatapan menyelidik.

"Ini lebahnya punya Uncle Onand. Selain untuk CCTV berjalan, bisa menyengat. Nah... Kita suluh saja ini lebahnya mengawasi Nenek lampil. Setiap kali dia buat jahat, langsung sengat pakai lebahnya. Nanti bentolnya itu akan semakin besal, ndak kempes." seru Callie sambil merentangkan kedua tangannya.

"Ini udah pernah ya waktu Kak Mika kecil dulu. Tapi mereka nggak jera juga," ucap Mika yang sebenarnya tengah menyembunyikan antusiasnya. Dulu dia tak diijinkan memegang alat ini.

Jangan salah. Setiap belbohong, bentolnya semakin besal. Jadi nanti kita selet ke hutan saja bial ngaku di sana,

Jangan pakai po...

Iya. Udah tahu, kali ini tidak akan dilaporkan. Kita selesaikan ini,

Jangan lupa sama geng motolnya ya, plastik Mika. Buat tangkap Omnya plastik Mika. Bikin seolah-olah ini mulni kenakalan lemaja, bukan kalena kita.

Wihh... Pintar juga kamu bocah tengik,

Sembalangan,

1
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
tia
lanjut thor,, tambah satu bab lg
faaa
lanjut thorr😍, tanggung amat dah
E F
lanjutttttt thor💪😄🙏😍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 biar gk stresss ya callie
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 td kan sdh makan telur gulung
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄🙏😍
lanjutttt thor💪😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!