NovelToon NovelToon
Di Bawah Payung Yang Sama

Di Bawah Payung Yang Sama

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:913
Nilai: 5
Nama Author: zhafira nabhan

Kim Ae Ra hanya ingin hidup tenang setelah kehilangan ayahnya di masa kecil. Demi bertahan, ia bekerja keras hingga akhirnya diterima di Aegis Corp dan menjadi sekretaris CEO muda yang dingin, Hyun Jae Hyuk.

Bagi Ae Ra, pertemuan mereka hanyalah kebetulan. Namun tanpa ia sadari, Jae Hyuk telah mengenalnya jauh sebelum itu—pada sebuah malam hujan yang hampir mengubah hidupnya.

Saat hubungan mereka perlahan mendekat, seseorang dari masa lalu muncul kembali membawa kenangan yang telah lama terlupakan. Di antara rahasia, takdir, dan perasaan yang tumbuh diam-diam, Ae Ra mulai menyadari bahwa beberapa pertemuan bukanlah kebetulan.

Karena terkadang, orang yang berdiri di samping kita saat hujan… adalah rumah yang sejak lama kita cari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zhafira nabhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Hari-hari setelah acara penandatanganan kerja sama antara Aegis Corp dan Haesung Group berlalu dengan suasana yang jauh lebih ringan dan penuh semangat bagi seluruh tim di kedua perusahaan.

Kesuksesan acara itu bukan hanya menandakan dimulainya kemitraan bisnis yang menjanjikan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kejujuran dan kepercayaan bisa mengatasi segala hambatan, bahkan yang terlihat paling rumit sekalipun.

Bagi Kim Ae Ra, hidupnya kini terasa lebih berwarna dan penuh makna. Hubungannya dengan Hyun Jae Hyuk kini berjalan dengan indah.

Meskipun mereka masih harus menjaga profesionalisme di lingkungan kantor—karena status mereka sebagai bos dan sekretaris tetap berlaku—namun di luar jam kerja, mereka menikmati waktu bersama dengan penuh cinta dan kehangatan.

Setiap akhir pekan seringkali dihabiskan dengan jalan-jalan ke tempat-tempat indah di sekitar Seoul, menonton film, atau sekadar duduk santai di kafe sambil berbincang tentang apa saja.

Ae Ra merasa seperti hidup di dalam mimpi yang indah, mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan setelah sekian lama menanti.

Namun, sebagai seorang profesional yang tangguh, Ae Ra tidak membiarkan kebahagiaan pribadinya mengganggu fokusnya pada pekerjaan. Justru, kebahagiaan itu menjadi bahan bakar semangatnya untuk bekerja lebih baik lagi.

Ia kini memegang peranan penting dalam tim koordinasi proyek gabungan antara Aegis dan Haesung. Tugasnya melibatkan banyak komunikasi dengan pihak Haesung, dan secara alami, ia sering berinteraksi dengan Lee Seo Jun.

Hubungan Ae Ra dan Seo Jun kini berada pada titik yang sangat sehat dan dewasa. Mereka adalah teman baik yang saling menghormati dan mendukung.

Tidak ada lagi rasa canggung, tidak ada lagi rasa sakit hati, dan tidak ada juga perasaan romantis yang rumit—setidaknya dari sisi Ae Ra. Ae Ra tahu hatinya sepenuhnya milik Jae Hyuk, dan Seo Jun pun tampaknya sudah menerima kenyataan itu dengan lapang dada, fokus pada karirnya dan memastikan kerja sama ini berjalan sukses.

Suatu siang yang cerah, Ae Ra sedang duduk di ruang konferensi Aegis Corp, sedang memimpin rapat koordinasi kecil dengan beberapa anggota timnya dan dua perwakilan dari Haesung, salah satunya adalah Seo Jun.

Rapat itu berjalan lancar, membahas jadwal peluncuran proyek pertama mereka yang tinggal beberapa minggu lagi.

"Jadi, untuk tahap peluncuran nanti, kita sudah sepakat bahwa acara akan digelar di Grand Ballroom Hotel Seoul Plaza, ya?" tanya Ae Ra saat membahas poin terakhir agenda rapat.

"Semua persiapan venue dan dekorasi sudah ditangani oleh tim acara kita, dan pihak media juga sudah dikonfirmasi kehadirannya."

Seo Jun yang duduk di seberang meja mengangguk setuju sambil memeriksa catatannya.

"Benar, Ae Ra. Tim saya juga sudah mempersiapkan materi promosi dan produk yang akan dipamerkan. Semuanya berjalan sesuai rencana. Saya rasa kita tidak akan menemui kendala berarti asalkan semua pihak tetap berkoordinasi dengan baik seperti sekarang."

"Baguslah kalau begitu. Kalau tidak ada lagi yang ingin ditambahkan, saya rasa rapat kita hari ini bisa kita tutup. Terima kasih untuk kerjasamanya, semuanya," kata Ae Ra dengan senyum ramah.

Para peserta rapat pun mulai membereskan barang-barang mereka dan keluar dari ruangan satu per satu. Ae Ra juga sedang merapikan berkas-berkasnya di atas meja ketika ia menyadari bahwa Seo Jun masih berdiri di sudut ruangan, seolah menunggunya selesai.

"Ada sesuatu yang tertinggal, Seo Jun?" tanya Ae Ra pelan sambil menatapnya.

Seo Jun tersenyum kecil dan berjalan mendekat ke meja Ae Ra.

"Tidak ada yang tertinggal soal pekerjaan, Ae Ra. Aku cuma ingin bicara sebentar sama kamu, kalau kamu tidak keberatan."

"Tentu saja tidak. Bicaralah," jawab Ae Ra sambil duduk kembali di kursinya, memberi isyarat pada Seo Jun untuk duduk di hadapannya.

Seo Jun duduk, lalu terdiam sejenak seolah sedang menyusun kata-kata yang tepat. Wajahnya tampak serius namun tetap ramah.

"Aku cuma ingin bilang terima kasih, Ae Ra," ucap Seo Jun akhirnya dengan nada yang tulus.

"Terima kasih karena sudah mau memberi aku kesempatan kedua, terima kasih sudah percaya padaku saat semuanya terlihat begitu rumit, dan terima kasih sudah menjadi teman yang begitu baik bagiku. Tanpa dukunganmu dan pemahamanmu, mungkin kerja sama ini tidak akan pernah terwujud, atau mungkin hubunganku dengan ayahku akan tetap retak selamanya."

Ae Ra tersenyum mendengar itu.

"Kamu berlebihan, Seo Jun. Aku hanya melakukan apa yang menurutku benar. Dan lagipula, keberhasilan ini juga karena kamu sendiri yang berani jujur dan memperjuangkan apa yang benar. Kamu pantas mendapatkan kesempatan itu."

Seo Jun tertawa kecil pelan.

"Kau selalu saja begitu, selalu merendah. Tapi bagaimanapun juga, aku sangat berterima kasih. Dan melihatmu bahagia bersama Tuan Hyun… itu juga membuatku merasa tenang. Aku tahu kau berada di tangan yang tepat. Dia pria yang baik, dan dia sangat mencintaimu."

Wajah Ae Ra sedikit memerah mendengar pujian itu.

"Iya, aku tahu. Aku sangat beruntung memilikinya."

"Ngomong-ngomong," Seo Jun mengubah topik pembicaraan sedikit, namun tetap dengan nada yang ramah.

"Karena proyek ini sudah berjalan lancar dan tekanan kerja sudah mulai berkurang, aku dan beberapa teman lama di toserba berencana mengadakan reuni kecil-kecilan akhir pekan ini. Kau tahu, teman-teman yang dulu sering kita ajak ngobrol di sana. Mereka semua kangen sama kau, lho. Mereka juga tahu soal identitasku sekarang, dan mereka semua bilang kau hebat karena bisa menghadapi semuanya dengan begitu dewasa. Jadi, aku di sini mewakili mereka mengundangmu. Mau datang?"

Ae Ra terkejut namun juga senang mendengar undangan itu. Ia memang sudah lama tidak bertemu dengan teman-teman di toserba itu sejak semua keributan soal identitas Seo Jun terjadi. Ia merindukan suasana hangat dan tawa mereka.

"Wah, seru sekali! Tentu saja aku mau datang, Seo Jun! Aku juga kangen sama mereka semua," jawab Ae Ra dengan antusias.

"Bagus! Aku akan kirim detail waktu dan tempatnya nanti lewat pesan. Pastikan kau datang ya, dan…" Seo Jun berhenti sejenak, lalu tersenyum jahil sedikit.

"…bawalah Tuan Hyun juga kalau mau. Semakin banyak, semakin meriah. Teman-teman pasti senang sekali bisa bertemu dengannya juga."

Ae Ra tertawa kecil.

"Baiklah, aku akan tanya dia nanti. Tapi aku yakin dia pasti mau kalau itu untuk bertemu teman-temanku."

"Semoga begitu. Ya sudah, aku tidak mau memakan waktumu lagi. Sampai jumpa akhir pekan ini ya, Ae Ra," kata Seo Jun sambil berdiri dan mengulurkan tangannya.

Ae Ra menerima jabatan tangan itu dan berdiri juga.

"Sampai jumpa, Seo Jun. Dan terima kasih lagi untuk undangannya."

Seo Jun pun meninggalkan ruangan konferensi itu dengan langkah ringan, meninggalkan Ae Ra yang merasa hatinya begitu hangat dan penuh rasa syukur.

Ia merasa sangat beruntung memiliki teman yang tulus seperti Seo Jun, dan memiliki cinta yang begitu indah bersama Jae Hyuk.

Saat Ae Ra keluar dari ruangan konferensi dan berjalan kembali menuju mejanya, ia melihat Jae Hyuk sedang berdiri di dekat mejanya, seolah sedang menunggunya.

Wajah pria itu tampak sedikit cemas namun langsung berubah menjadi senyum hangat saat melihat Ae Ra datang.

"Bagaimana rapatnya, Ae Ra? Berjalan lancar kan?" tanya Jae Hyuk pelan saat Ae Ra sudah berdiri di hadapannya.

"Berjalan sangat lancar, Jae Hyuk. Semuanya sudah sesuai rencana," jawab Ae Ra dengan senyum ceria.

"Dan ngomong-ngomong, aku dapat kabar baik nih."

"Oh? Kabar apa itu?" tanya Jae Hyuk penasaran.

"Tadi Seo Jun mengundang aku untuk reuni kecil-kecilan sama teman-teman di toserba akhir pekan ini. Dan dia bilang aku boleh mengajakmu juga kalau mau. Kamu mau ikut gak?" tanya Ae Ra dengan tatapan penuh harap.

Jae Hyuk terdiam sejenak, lalu tersenyum lebar.

"Tentu saja aku mau! Aku senang bisa bertemu dengan teman-temanmu. Lagipula, aku ingin melihat tempat di mana kau menghabiskan banyak waktu luangmu dan tempat di mana kau bertemu dengan teman baik seperti Seo Jun. Pasti seru sekali."

Hati Ae Ra berbunga-bunga mendengar jawaban itu.

"Asik! Berarti kita pergi bareng ya akhir pekan ini."

"Pasti. Ayo, sekarang aku antar kamu makan siang. Aku tahu ada tempat baru yang enak di dekat sini," ajak Jae Hyuk dengan semangat.

"Ayo!" jawab Ae Ra riang.

Mereka pun berjalan beriringan menuju lift, bercanda dan tertawa ringan sepanjang jalan. Di mata orang lain di kantor, mereka mungkin terlihat seperti bos dan sekretaris yang akrab, namun di hati mereka berdua, mereka tahu bahwa mereka adalah pasangan yang saling mencintai, saling mendukung, dan siap menghadapi segala petualangan yang ada di depan bersama-sama.

Dan akhir pekan yang mendatang tampaknya akan menjadi salah satu petualangan yang menyenangkan dan penuh kenangan indah bagi mereka berdua.

1
Lisa
Moga tdk terjadi apa² pada teman² Ae Ra
Lisa
Semangat y Ae Ra..gmn klo Bo Ram dijodohkan dgn Seo Jun..kan mereka sama² sahabatnya Ae Ra 😊
Lisa
Seneng banget baca ceritanya..happy terus ya Ae Ra bersama kekasih & sahabat²mu 😊
Lisa
Suka banget Kak pake bahasa Indo ga perlu diubah Kak..biar lebih nyantai juga bacanya 😊
Lisa
Makin seru nih ceritanya..bahagia selalu y utk Ae Ra & Jae Hyuk
Lisa
Bagus banget ceritanya..mereka saling mendukung satu sama lain..
Lisa
Rukun & bahagia selalu y utk Jae Hyuk & Ae Ra 😊👍
Lisa
Puji Tuhan pertemuan itu berjln dgn lancar..sukses y utk kerjasamanya..
Lisa
Moga pertemuannya dgn Tn. Lee lancar y Aera..semangat ya 💪😊
Lisa
Amin..kalian berdua harus kuat yaa..
Lisa
Senangnya akhirnya Jae Hyuk & Ae Ra sudah mengetahui masa lalu itu dan membuat hubungan mereka makin dekat 👍👍
Lisa
Semangat y Ae Ra..💪👍
Lisa
Kmu harus kuat Ae Ra..ada Jae Hyuk yg selalu mendampingimu..
Lisa
Wah gimana ya suasananya pertemuan bisnis itu..makin seru aj nih ceritanya
Lisa
Ceritanya menarik jg nih ternyata Ae Ra adalah anak dr org yg dibunuh oleh papa dr direktur tmptnya bekerja saat ini..moga aj kebenaran itu dapat terungkap.
Lisa
Wah gmn y acara rapat besarnya..jadi penasaran nih 😊
Lisa
Ae Ra punya masa lalu yg berhubungan dgn CEO
Lisa
Tetap semangat y Ae Ra 💪👍
Lisa
Seo Jun sebenarnya siapa y..apakah dia org penting.
zhafira: hayoo siapa ya?🤭
masih 'Rahasia' 🧐
total 1 replies
Lisa
Wah berarti ada mata² di toserba itu
zhafira: wahh hayoo ada siapa?? 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!