sebuah keserakahan manusia yang akan membawa petaka dari keluarganya, untungnya Laluna si gadis cantik yang perkasa ini luput dari kekejaman serta keserakahan orangtuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Cun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita atau siluman
Malam hari, Najwa pamit tak pulang karena ada kepentingan,harus menyelesaikan sesuatu hal penting, Luna yang kurang enak badan sendiri di apartemen nya, setelah beberapa waktu lalu Fadli menjenguknya dan memastikan makanan serta keperluan Luna terpenuhi, Fadli bos besar itu sempat membuatkan sup ayam dan bubur herbal buat Luna supaya kesehatannya cepat pulih kembali, sebenarnya Fadli enggan meninggalkan Luna sendirian di rumahnya, sempat meminta Laila untuk menemaninya,tapi Luna yang memang semuanya terbiasa dengan kesendiriannya menolak secara halus, apalagi ketika Fadli menawarkan dirinya untuk tinggal, tentu saja Luna tak enak hati, meski hidup di kota yang tak satupun tetangga perduli sama kehidupan pribadinya, enaknya hidup di apartemen karena tak saling kenal ,kenal pun hanya basa basi menyapa, tidak seperti hidup di perkampungan yang jika kita cerita tentang ubi sampai ke orang lain sudah jadi tapai.
Dan disini akhirnya Luna yang memang siang hari full tidur malamnya mata enggan terpejam, sendirian mager membuat dia cuma rebahan di kasur, sekalinya mata terpejam dia bermimpi bertemu orang yang tadi melukainya, dalam mimpinya sosok misterius itu membuka topengnya, lalu tersenyum, ada bekas luka memanjang di wajahnya, tapi tetap tampan mungkin usianya sekitaran 60 an, tua tapi bersahaja, dia mengulurkan tangan nya memperkenalkan diri sebagai seorang bodyguard,
"Namaku Raditya, Raden Raditya Manggala, seorang pengawal pribadi, dan maafkan siang tadi aku sempat melukaimu sebagai perkenalan diri dariku, maafkan aku Laluna". Ucap salam dari laki-laki bernama Raditya itu, dan selanjutnya dia memperkenalkan diri bahwa dirinya bukan sosok ghaib atau sebagainya, dia adalah manusia asli yang mungkin dapat karomah dari Tuhan dan mempunyai kemampuan diatas manusia lain.nya.
Belum sempat Laluna bertanya darimana dia tahu namanya adalah Laluna dan bodyguard nya siapa lelaki yang memakai topeng baja di wajahnya itu tersenyum lalu menghilang, "siapa dia?" gumam Laluna yang terbangun dan terduduk dalam renungan nya.
Teka teki yang sangat membingungkan, ingin rasanya dia menghubungi ayahnya atau ibunya menanyakan jati diri nya tetapi mana mungkin, teringat perbuatan ibunya yang sangat keji beberapa bulan yang lalu membuat Luna sangat muak , dan saat itu ayahnya yang tahu bahwa sang ibu begitu licik dan kejam seakan membiarkan tingkah laku sang istri yang keluar dari aturan sebagaimana manusia hidup.
"Ya Allah,pada siapa aku harus cari tahu untuk memecahkan masalah pelik ini, bertarung dengan juara dunia sekalipun Luna bisa tapi jika harus berhubungan dengan misteri tentu saja Luna tak sanggup, apa harus minta tolong Fadli? Ah nggak bisa, pasti dia dianggap aneh tak masuk akal, coba ah curhat sama bunda Ayu, siapa tahu beliau punya solusi.
Maka keesokan hari Luna janjian sama Bu Rahayu untuk bertemu di suatu restoran, untuk membahas masalah Luna, dan kebetulan hari ini Luna bekerja setengah hari pada jam satu siang sampai jam sembilan malam .
Laluna menceritakan semua yang terjadi padanya, termasuk ketika dia terkena goresan panah sebagaimana dikatakan oleh lelaki bernama Raditya Manggala serta mimpinya tentang perkenalan lelaki itu pada dirinya.
"Raden Raditya Manggala?" seperti nya aku pernah mendengar nama itu, dia adalah seorang kalau jaman dahulu namanya sakti mandraguna, beliau bisa menguasai dua dunia, keluar masuk dunia ghaib dan dunia nyata, mau di sebut dunia maya jaman sekarang yang di sebut dunia maya kan internet, lain dengan jama dulu, dunia maya itu adalah dunia yang tidak nyata yang berada di sisi dunia yang kita tinggali". Ujar bunda Ayu, "nah kan ada solusi" gumam Luna.
" Bunda beneran pernah dengar nama Raden Raditya Manggala?, kalau boleh tahu dia itu siapa dan kenapa mencariku, apakah ada sesuatu yang terjadi?" tanya Luna, padahal jelas bunda tidak tahu rahasia yang tersembunyi tentang hubungan antara Raditya dan Laluna jawaban bunda hanya menggeleng
"Kita pecahkan masalah ini bersama sama dan kita libatkan Fadli juga Hasan, mungkin mereka dapat membantu?" jawab Bunda.
"Jangan bund, nanti aku malu di kira manusia primitif, ortodoks yang masih percaya klenik, nanti bang Fadli ngetawain aku!" larang Laluna, tidak tahu saja Luna ternyata Fadli juga sering dapat kiriman misterius bahkan pernah terkena santet juga, dan Alhamdulillah Fadli punya guru spiritual yang menangani masalah masalah seperti ini, sungguh di luar dugaan.
Kedua wanita beda usia yang sama sama di sayang boss Fadli itu sama sama terdiam dengan fikiran nya masing, kemudian bunda punya inisiatif untuk menelpon putranya yang ternyata lagi berada dekat dengan keberadaan mereka, tak sampai sepuluh menit Hasan dan Fadli sampai juga, Luna segera berdiri dan mempersilahkan lelaki yang kemarin malam melamarnya itu , mereka berempat akhirnya terlibat obrolan seru, dan ternyata juga Fadli tak pernah menertawakan apa yang sedang dialami Laluna.
Dan akhirnya mereka menemukan titik temu, pada malam Minggu ini mereka berlima akan sowan ke tempat kyai Harun al-Bukhari untuk meminta wejangan dan jalan keluar.
setelah selesai pertemuan mereka, bunda pun pamit undur diri dengan diantar sopirnya Fadli dan Hasan membuntuti Luna dari belakang yang mengendarai motor sportnya, sudah berkali kali Luna menolak nggak usah di buntuti, sudah terbiasa dirinya naik motor sendirian, tapi karena Fadli yang kwatir wanita yang di cintai nya ini akan kenapa napa Laluna jadi nyerah 'terserah' ucapnya sambil melotot.
Dan benar juga di tengah perjalanan ternyata Laluna di buntuti oleh beberapa orang memakai motor trail, ada empat motor berarti delapan orang yang semuanya membawa senjata di tangannya, berlagak seperti jagoan.
Luna menghela nafas "ada apa lagi ini, kenapa musuhku banyak sekali?" gumamnya, ketika Luna sadar sedang di buntuti dia dalam keadaan sangat bete dan bad mood, tak mau melayani para begundal itu Luna kemudian membelokkan motor nya dengan lincah dan gesit lewat jalan tikus, berbelok kesana kemari hingga Fadli dan Hasan pun kehilangan jejaknya, para begundal terus mengejar Luna, dan Luna tak terkejar, entah berada dimana kini dia berada, sekian menit kemudian ketika Fadli masih dalam keadaan bengong berfikir dimana gadis itu, handphone di saku nya bergetar.
"Hallo assalamualaikum Abang, Abang pulang saja tak usah mencari aku, aku sudah sampai rumah dengan selamat", kemudian cekrek dia kirim PAP ke Fadli yang menunjukkan bahwa saat ini dia benar-benar berada di dalam apartemen nya lagi duduk santai diatas sofa, Fadli mengenali ruang tamu sederhana itu.
"Bener bener cewek gila, CK CK CK". Gumam Fadli ketika Hasan menanyakan apa yang terjadi Fadli tak menjawab hanya menunjukkan foto Luna yang sedang berada di ruang tamu rumahnya .
Selidiki siapa yang mengganggu Luna kali ini, apakah masih ada hubungannya dengan Salwa, kalau iya hancurkan perusahaan keluarganya". Perintah Fadli dan Hasan mengangguk sebagai jawabannya.
@@$@@