NovelToon NovelToon
Antara Dua Pilihan Hati

Antara Dua Pilihan Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Misteri / Perjodohan / Romantis / Pengantin Pengganti / Komedi
Popularitas:734
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Karya terbaru Gurania Zee yang menceritakan tentang gadis tidak peka dan cinta segitiga antara Aluna, Arsen dan Prasha Arzelio.
memiliki kisah yang sedikit rumit perihal rahasia misteri kematian ayahnya dan adanya permainan bisnis yang menjadikannya sebuah kunci utama dari misteri tersebut. dan Cinta yang mulai tumbuh perlahan. Aluna seorang gadis yang polos tanpa sadar menjadi pusat permainan dalam dunia bisnis mendiang ayahnya. yang jauh lebih besar dari semua intriks itu bahkan paling tidak menyadari akan hal yang paling sederhana yaitu, perasaannya sendiri. karena terkadang misteri dalam hidup, bukanlah rahasia dari kisah masa lalu melainkan hati yang terlambat menyadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Lola!." hampir saja Lola terjatuh pingsan saat itu. Kalau saja Zahra tidak langsung menahannya.

"yaelah gue belum ngomong apa apa dah mau pingsan aja La" gumam Arden.

Arden berdehem beberapa kali, semua melihat ke arah Arden dengan nampak tak sabar apa yang akan Arden katakan saat itu.

Berdiri tegak namun bukannya akan melontarkan sesuatu ia malah melantunkan lagu romantis dan tak lama ia melompat dan berlari lalu perlahan berjalan ke arah Lola, bapaknya Lola hanya melihat tanpa ingin menggangu moment tersebut. Ia juga tak menyangka Arden akan bertindak senekat itu.

Ia hanya melipat ke dua tangannya diperut buncitnya, sementara pak gembul hanya menepok bahu anaknya dan berkata "Sabar."

"La," Arden mulai dengan aksinya setelah melantunkan lagu romantis yang ditujukannya untuk gadis yang ingin ia nikahi.

"I,..iya." jawab Lola.

"La, tatap gue Napa, romantis dikit kek." ucap Arden membuat semua orang tertawa saking lucunya.

"La gue bingung sumpah harus ngomong apa, gue enggak romantis enggak pintar merangkai kata kata."

"Emang."

"Dengerin dulu La."

"Iya, iya terus."

"Ah elah Arsen woy turun bantu gue."

"Astaga Den cepetan elo mau nhoyapa sebenernya ini diliatin banyak orang wey, malu gue, lagian ini ngapain sih pake acara beginian segala kaget gue njir."

"Sorry La, ini semua emang kejutan buat elo, semua berkat anak anak sini yang bantu gue keren kan?, suka nggak kejutannya?."

"Jantungan iya."

"Hahaha."

Semua orang hanya fokus pada dialog pada keduanya, meski tak sabar pada inti acaranya malam itu.

ehem, Arden berdehem lagi, menutupi ke gugupannya malam itu, "La, to the point aja ya, elo mau nikah sama gue?."

"Woe lamaran njir, gue kira nembak wkwkw." ucap Bimo saking terkejutnya.

"TERIMA,..TERIMA,..TERIMA!." semua pada bersorak mendung aksi Arden saat itu.

"Kalo elo mau, elo pakai cincin ini, tapi kalo elo nolak,..elo tampar gue aja anggap bikin gue terbangun dari mimpi."

Lola terdiam membeku, memikirkan jawaban apa yang harus di lontarkan malam itu. Namun saat melihat pak gembul yang tiba tiba berjalan ke arahnya seketika Lola langsung bilang "Iya, Lola terima, Lola mau nikah sama mas" dan langkah pak gembul juga anaknya pun terhenti. Ia hanya menarik nafas kasar.

Namun anaknya tak terima "Tidak, Lola tidak bisa menerima, karena dia akan menikah dengan saya." ucap anak pak gembul.

"Nak sudahlah ayok kita pulang" ajak pak gembul.

"Enggak pak, aku cuma pengen nikah sama Lola enggak mau yang lain."

"Hey bro, lolanya aja enggak mau sama elo, sekarang dia udah jadi calon bini gue ngerti!."

"Marching band, ready go!." teriak Darto.

Dan pesta pun dimulai merayakan acara lamaran tersebut, Arden pun lebih mendekat pada Lola, "La, gue enggak nyangka elo bakal terima gue, thanks ya."

"Iya mas, makasih juga udah bikin Lola sejantungan ini, mas nekat banget sih."

"Buat elo La, apa juga gue lakuin."

Keduanya menatap ke arah langit sana, dan Arsen menurunkan sesuatu dari atas pesawat namun setelah posisinya berada didekat kepala Arden dan Lola seketika kotak itu terbuka otomatis, Arsen menekan remot yang membuat dua itu tiba tiba terbuka mengeluarkan banyaknya bunga yang kini berjatuhan pada Arden dan Lola. Dan bersamaan dengan petasan kembang api yang dinyalakan saat itu.

Duarr, Congrats Arden dan Lola, begitulah tulisan petasan kembang api yang kemudian berbentuk tulisan tersebut.

"Anjay kaget gue Jo." dan Lola reflek memeluk Arden kemudian Arden mengecup pipi Lola.

"Thanks ya Den."

"Yeee gue bentar lagi kawin."

Seketika semua heboh, marching band masih terus berlangsung, dan Prasha juga Aluna "Tuh kan diterima."

"Keren sih ini."

"Seneng ya mas, alhamdulilah mereka jadi juga,"

"Iya, lun,..kita kapan lun?."

Deg!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!