NovelToon NovelToon
- Believe In Magic -

- Believe In Magic -

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:239
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Sihirnya tajam, hampir terlalu sempurna untuk usianya. Mantra yang lain pelajari selama bertahun-tahun, ia pahami hanya dalam hitungan detik. Namun, setiap kilau kekuatan yang ia tunjukkan justru menjadi bayangan yang menjauhkannya dari yang lain.

Mereka menyebutnya dingin.
Mereka menyebutnya sombong.

Padahal, yang tak pernah mereka lihat adalah badai sunyi yang ia peluk sendirian.

Evelyn tidak pernah memilih untuk menjadi berbeda. Tapi sihir di dalam dirinya… terasa seperti sesuatu yang hidup—berdenyut, berbisik, seolah menyimpan rahasia yang bahkan ia sendiri takut untuk sentuh.

Dan di balik tatapan tenangnya, tersembunyi pertanyaan yang terus mengendap:

Apakah ia mengendalikan sihir itu… atau justru sedang perlahan dikuasai olehnya?


- Believe in magic -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Pura-pura ?

" Sayang, mama mau bicara sama kalian berdua " Kata Nyonya Quenza kala mereka baru saja selesai makan malam, yang tadinya Martin ingin beranjak jadi tidak jadi memilih mendengar kan apa yang mamanya akan bicara.

" Ada apa ma? " Tanya Martin dingin, ia menoleh ke Laura yang masih memakan makanan penutup entah kenapa gadis itu lama sekali mengunyah nya ia menikmati setiap suapan makanan tersebut.

" Mama sudah terlalu tua, mama mau cucu dari kalian berdua! "

"Khukk.. Khukk! " Laura langsung tersedak mendengar permintaan mama nya Martin itu,

" Sayang, ayo minum! " Kata Quenza memberikan segelas air putih untuk Laura.

" Makasih ma "

" Ma, mama tenang aja Martin akan memberikan mama. Keturunan jadi mama tinggal tunggu saja " Kata Martin memecahkan keheningan di ruang makan tersebut membuat Laura mendelikkan matanya tidak percaya, ia menoleh ke Martin penuh tanda tanya

Sementara Quenza berbinar terang matanya, mendengar perkataan sang Putera

" Benar sayang?, kalau kamu akan berusaha untuk mama? " Tanya Quenza

" Hmm.. Benar mama tenang saja "

" Mama benar-benar ngga sabar menanti, cucu-cucu mama mama mau kembar ya! " Pinta Quenza membuat Martin menganggukkan kepalanya,

Laura hanya menghela napas panjang, tubuhnya menegang setelah apa yang dikatakan Martin. Ia tidak mungkin mewujudkan keinginan Quenza,

Selepas makan malam. Martin menarik Laura ke kamarnya membuat gadis itu agak terkejut Martin bergegas mengunci pintu kamarnya,

" Aku mau, kamu pura-pura hamil! " Kata Martin membuat Laura menegang tubuhnya ia menggeleng tegas. " Bagaimana aku bisa pura-pura hamil?, Martin bohong itu tidak baik! "

Mata Martin menyala, tangannya bergerak Liar mencekik leher gadis itu membuat gadis itu terjepit napasnya. Martin menggeram marah dadanya naik turun matanya berkilat penuh amarah yang sedang ditahan,

" Kalau kamu berkata, berbohong itu tidak baik lantas mengapa kamu membohongi ku?.. Dan mama? " Tanya Martin wajahnya dingin menusuk setiap gerakan Laura. " Ma-ksud kamu apa?.. Aku tidak mengerti ? " Tanya Laura tergagap-gagap

" Ck! " Martin melepaskan cengkraman nya dari leher gadis itu, membuat Laura meraup rakus udara.

" Kamu harus pura-pura muntah-muntah, besok aku akan bawa kamu ke rumah sakit dan pokoknya ujung-ujungnya kamu hamil ! "

" Martin aku ragu" Kata Laura dengan wajah ragu membuat Martin menatapnya tajam

" Kamu ikuti saja!, pokoknya habis ini kamu akting muntah-muntah! "

" Baik! "

Dengan perasaan campur aduk, Laura mengiyakan saja daripada lelaki itu ngamuk-ngamuk ia bisa mati muda kalau misalnya membantah laki-laki tersebut.

Hueekk. Hueekk.. Hueekk!

Martin tersenyum kala, mendengar suara muntah Laura ia begitu takjub dengan akting gadis itu yang begitu hebat sekali.

" Sayang, kamu kenapa? " Tanya Quenza ia muncul di balik pintu kamar mandi yang ada di lantai satu. Ia tadinya niatnya ingin ke ruang televisi namun mendengar suara sember dari arah kamar mandi membuatnya bergegas ke kamar mandi tersebut

" Ma.. Aku hanya lelah! " Kata Laura dengan suara pelan nyaris tidak terdengar, ia keluar dengan penampilan yang mengejutkan Quenza wajah pucat pasi dan basah.

" Sayang kamu sakit? " Tanya Quenza dengan suara penuh kecemasan. Ia menaruh telapak tangannya di dahi Laura

" Ma aku baik-baik saja, aku ke kamar dulu Martin udah menunggu! " Kata Laura

" Sayang kita ke dokter! " Tegas Quenza membuat Laura meneguk ludahnya kasar,

" Ada apa ma? " Tanya Martin yang memang sengaja. Turun dari undakan tangga ke lima ia keluar dari tempat persembunyian nya,

" Istri kamu muntah-muntah terus, mama mau panggil dokter keluarga kita sayang. Mama takut terjadi sesuatu sama Laura! "

" Oh, Martin telepon dulu! " Kata Martin mengutak-atik ponselnya. " Ma katanya dokter Alma akan datang nanti, "

" Yaudah sayang, ayo duduk dulu sekalian nunggu dokter Alma " Kata Quenza menarik tangan sang menantu. Dengan lembut

Beberapa. Menit kemudian dokter Alma datang dan memeriksa perut gadis tersebut gadis itu di suguhkan beberapa — Pertanyaan yang membuat Laura gugup tetiba dokter tersebut tersenyum,

" Selamatnya Nyonya muda Laura dan Tuan Muda Martin. Serta Nyonya Quenza seperti nya keluarga ini akan bertambah personil " Kata dokter Alma tulus

"Maksudnya dok? "

" Nyonya muda, hamil usia kandungan nya lima minggu "

" Apa??, hamil? "

" Ya nyonya selamat ya"

" Sayang, mama senang sekali! " Quenza. Langsung memeluk Laura membuat Laura di kelilingi beribu rasa bersalah "𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩, 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶𝘢𝘯?.. 𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘯𝘺𝘰𝘯𝘺𝘢 𝘘𝘶𝘦𝘯𝘻𝘢" Batin Laura ia menatap Martin yang berekspresi datar tersebut seolah enggan menanggapi pertanyaan Laura yang terlihat di mata nya.

***

" Apa hamil? " Nyonya Elsa dan Wilson sama-sama terkejut saat mendengar kabar bahagia tersebut dari mertuanya yang begitu antusiasme menceritakan kalau menantunya hamil.

Bahkan sampai buat acara untuk merayakan kehamilan wanita itu. Para tetangga kompleks berdatangan ke rumah Quenza semua tawa dan canda serta doa-doa yang di panjatkan untuk janin bohong nya membuat Laura seperti berada di persimpangan jalan yang berbeda jujur ia takut kalau kebohongan nya akan bongkar dan mengecewakan semuanya,

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!