NovelToon NovelToon
Putri Tersembunyi Sang Kaisar

Putri Tersembunyi Sang Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:219.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yulianti Azis

Xu Natalia, wanita yang diam-diam mengangkat keluarga Li dari rakyat biasa menjadi bangsawan, justru dihina saat suaminya, Li Adrian, pulang dari perang membawa istri lain. Tanpa banyak kata, ia memilih bercerai dan pergi hanya dengan harga dirinya.

Tak ada yang tahu wanita yang mereka remehkan adalah putri kaisar dari negeri seberang sekaligus ahli pengobatan yang mampu mengubah takdir.

Bagaimanakah saat keluarga Li tahu identitas Natalia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Transaksi Selesai

”Baiklah, kita sepakat,” ucap Natalia dengan nada tenang, meski sorot matanya tetap tajam mengamati dua pria di hadapannya. Ia menyandarkan punggungnya sejenak, seolah memastikan bahwa keputusan itu memang sudah bulat.

A-Lin menghela napas lega, lalu dengan cepat merogoh kantong bajunya. Ia mengeluarkan sepuluh tael perak dan meletakkannya di atas meja dengan hati-hati, seakan itu adalah harta paling berharga yang ia miliki.

Di sampingnya, wajah Zhang Tian berkedut halus, jelas tidak terima dengan jumlah itu. Ia menatap perak tersebut dengan ekspresi tidak puas, namun tetap menahan diri.

Natalia tidak menunjukkan perubahan ekspresi. Ia justru dengan tenang mengeluarkan gulungan surat dari dalam lengan bajunya, lalu menyerahkannya ke arah A-Lin.

”Ini surat-surat kepemilikan kediaman itu,” ucapnya singkat. ”Mulai hari ini, semuanya resmi menjadi milik kalian.”

A-Lin menerima surat itu dengan kedua tangan, wajahnya penuh rasa terima kasih. ”Terima kasih banyak, Nona. Kami benar-benar tidak akan melupakan kebaikan hati Anda.”

Natalia hanya mengangguk kecil, lalu menatap mereka berdua bergantian. ”Kapan kalian akan menempati kediaman itu?” tanyanya lugas.

A-Lin melirik sekilas ke arah Zhang Tian, lalu kembali tersenyum canggung. ”Kami siap kapan saja, Nona. Semua tergantung pada Anda.”

Natalia menarik napas pelan sebelum menjawab. ”Kalau begitu, secepatnya aku akan meninggalkan kediaman itu. Kalian bisa segera menempatinya setelah aku pergi.”

Wulan yang berdiri di sampingnya tampak sedikit terkejut, namun tetap menunduk patuh. Sementara itu, A-Lin mengangguk berkali-kali, seolah tidak ingin melewatkan kesempatan emas tersebut.

Setelah urusan selesai, Natalia bangkit dari duduknya. ”Kalau begitu, kami permisi dulu,” ucapnya sopan, diikuti oleh Wulan yang segera bersiap mengikutinya keluar.

Tiba-tiba, Zhang Tian angkat bicara. ”Tunggu,” katanya, membuat langkah Natalia terhenti.

Natalia menoleh dengan alis sedikit terangkat. ”Ada lagi yang ingin dibicarakan?” tanyanya.

Zhang Tian tampak ragu sejenak, lalu berkata dengan nada jujur. ”Bagaimana kalau kita makan lebih dulu? Aku ... belum pernah makan di tempat seperti ini.”

A-Lin langsung menepuk dahinya pelan, jelas merasa ucapan itu terlalu polos. Namun, Natalia justru terdiam sejenak, memandang pemuda itu dengan ekspresi yang sulit ditebak.

Ia mengamati pakaian sederhana Zhang Tian, tingkah lakunya yang canggung, serta ucapan-ucapan anehnya sejak tadi. Dalam hatinya, muncul rasa iba yang perlahan mengalahkan kecurigaan.

”Baiklah,” jawab Natalia akhirnya dengan nada lembut. ”Kita makan sebentar.”

Wulan sedikit membelalakkan mata, namun tidak berkata apa-apa. Ia hanya mengikuti keputusan majikannya dengan patuh.

Sementara itu, wajah Zhang Tian langsung berbinar tanpa bisa disembunyikan. Berbeda dengan Natalia yang merasa kasihan, di dalam hati Zhang Tian justru dipenuhi rasa penasaran.

Sebagai seorang pangeran yang terbiasa dengan hidangan istana, tempat sederhana seperti ini adalah pengalaman baru baginya. Ia menatap sekeliling kedai teh dengan penuh minat.

*

*

Setelah transaksi selesai, Natalia akhirnya meninggalkan kedai teh bersama Wulan. Mereka naik ke kereta kuda sederhana yang sudah menunggu di depan, lalu perlahan menjauh dari keramaian kota.

Di dalam kereta, Wulan tak bisa menahan diri untuk tidak mengeluh. ”Nyonya, kediaman itu terlalu murah untuk dijual. Sepuluh tael perak bahkan tidak sebanding dengan halaman depannya saja,” gumamnya dengan wajah kesal.

Natalia hanya tersenyum tipis, matanya menatap keluar jendela. ”Aku tidak terlalu membutuhkan uang, Wulan. Yang penting, kita bisa segera keluar dari sana,” jawabnya tenang.

Wulan terdiam sejenak, lalu akhirnya mengangguk pelan. ”Kalau itu yang Nyonya inginkan, hamba akan mengikuti,” ucapnya lebih lembut.

Kereta kuda itu terus melaju menyusuri jalan yang mulai sepi. Pepohonan semakin rapat, dan suara roda kayu yang berderit menjadi satu-satunya bunyi yang terdengar di tengah suasana hutan.

Tiba-tiba, kereta terguncang keras. Natalia dan Wulan langsung terhuyung, hampir kehilangan keseimbangan.

”Apa yang terjadi?” tanya Wulan panik sambil membuka tirai dan menoleh ke depan.

Kusir menghentikan kudanya dengan tergesa. ”Nona, sepertinya roda kereta rusak,” jawabnya dengan nada cemas.

Natalia mengernyit, lalu membuka pintu dan turun dari kereta. Wulan segera menyusul di belakangnya.

Benar saja, salah satu roda kayu kereta itu tampak retak dan hampir lepas. Kusir itu menunduk dalam-dalam, wajahnya penuh rasa bersalah.

”Maafkan saya, Nona. Saya akan segera memperbaikinya,” ucapnya dengan suara gemetar.

Natalia mengangguk pelan. ”Tidak apa-apa. Perbaiki saja dengan tenang,” katanya tanpa menunjukkan kekesalan.

Karena tidak ada tempat berteduh, Natalia dan Wulan akhirnya berjalan menuju sebuah pohon besar di pinggir jalan hutan. Bayangannya cukup rindang untuk melindungi mereka dari terik matahari.

Wulan mengipas-ngipaskan tangannya dengan wajah kesal. ”Hari ini benar-benar sial. Panas sekali, ditambah kereta rusak seperti ini,” gerutunya pelan.

Natalia hanya duduk dengan tenang di bawah pohon, bersandar pada batangnya. ”Aku tidak apa-apa, Wulan. Jangan terlalu dipikirkan,” ucapnya lembut.

Wulan menatap majikannya, lalu menghela napas panjang. ”Nyonya tunggu di sini. Saya akan mengambilkan air. Cuacanya terlalu panas,” katanya.

Natalia mengangguk pelan. ”Pergilah. Hati-hati,” jawabnya singkat.

Wulan segera berjalan menjauh, meninggalkan Natalia sendirian di bawah pohon besar itu. Suasana hutan kembali sunyi, hanya terdengar suara dedaunan yang tertiup angin.

Natalia memejamkan mata sejenak, mencoba beristirahat. Namun baru beberapa saat Wulan pergi, tiba-tiba sebuah tangan muncul dari belakang.

Seseorang langsung membekap mulut Natalia dengan kuat. Mata Natalia membelalak kaget, tubuhnya meronta, namun tenaga orang itu jauh lebih besar.

”Mmm—” suara Natalia teredam di balik telapak tangan kasar itu.

Tanpa memberi kesempatan, sosok itu segera menyeretnya masuk lebih dalam ke arah hutan. Langkahnya cepat dan senyap, seolah sudah terbiasa melakukan hal seperti ini.

Tak lama kemudian, Wulan kembali dengan membawa air di tangannya. Namun langkahnya langsung terhenti begitu melihat tempat tadi kosong.

”Nyonya?” panggilnya bingung sambil menoleh ke kiri dan kanan.

Tidak ada jawaban.

Wajah Wulan langsung pucat. Air di tangannya jatuh ke tanah tanpa ia sadari.

”Nyonya! Nyonya Natalia!” teriaknya panik, suaranya menggema di antara pepohonan.

Ia berlari ke sana kemari, matanya mencari-cari sosok majikannya. Namun yang ia temukan hanya jejak samar di tanah.

*

”Lepaskan aku!” suara Natalia akhirnya pecah begitu tekanan di mulutnya mengendur. Napasnya memburu, dadanya naik turun saat ia berusaha mengumpulkan tenaga.

Tiba-tiba, orang itu benar-benar melepaskan tangannya. Natalia segera berbalik dengan cepat, refleks tubuhnya bersiap menyerang tanpa ragu sedikit pun.

Namun begitu wajah sosok itu terlihat jelas di hadapannya, gerakan Natalia langsung terhenti. Matanya membelalak lebar, penuh keterkejutan yang tak bisa disembunyikan.

”Ka—” suaranya tercekat di tenggorokan, seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

1
Mundri Astuti
bucin ga ketolong ni mah 😄
Mundri Astuti
😂😂😂😂 pangeran gesrek ni mah
dome🌬️🌀🌀🌀
Duarrt.. jeleger.. jeleger... gruuuu
harusnya bunyinya kilat menyambar Nyamber petir bergemuruh.. biar dramatis Thor 🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
apakah surat gugatan cerai dari Natali sudah turun.😲 kalau iya bagus lah, dan jangan lupa rumah sudah dijual🤣🤣🤣...
selamat kembali menjadi gembel🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
Alhamdulillah dibantai juga. harusnya dibuat cacat sekalian Nat si kakak ipar cabul itu. geramnyeeee😤😤😤
hani chaq
cinta kedua pangeran yg jelas beda.sang putra mahkota karna ambisi dan kedudukan klo sang pangeran gila ya emang karna gila 🤣🤣🤣🤣🤣 ups 🤭🤭🤭 salah.....karna dia tulus.dan mengenal natalia jauh sebelum tau siapa dia
dome🌬️🌀🌀🌀
waduuhhhh... siapa manusia kadal yg menyelinap masuk ke paviliun Natali
cari mati nih namanya😄😄😄
dilempar jarum beracun baru nyaho loh
hani chaq
keluarga ga tau malu dan punya hati.bener2 deh.....dah ga da obatnya
hani chaq
wkwkwkwk pangeran gila klo ini........
sambua
hahahaha
dome🌬️🌀🌀🌀
aihhh kukira si zang Tian ga taunya kakak nya natali😁😁😁
iyupsss balas dendam dl geh, bikin mereka kesetelan awal. tukang kayu😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
siapa... siapa... pangeran zang kah. 😲😲
Kusii Yaati
di kira putri Nathalia seperti perempuan pada umumnya apa, yang akan langsung luluh saat di kasih perhiasan, anda salah pangeran lian. kalau itu aq pasti langsung mau, nggak bakal nolak 🤭🤭😂
dome🌬️🌀🌀🌀
HAHAHAHAHAH🤣🤣🤣🤣
zang Tian seorang pangeran yaa ga kenal uang receh lah🤣🤣🤣.
pangeran, kalau kau kebanyakan duit bagi bagi lah kepada kami kami ini yg masih kurang segala galanya😁😁😁
Kusii Yaati
jawaban yang enteng ya pangeran Tian 😂
dome🌬️🌀🌀🌀
mampussssss... mau tinggal dimana elu elu pada hayooo... keluarga benalu keluarga parasit. mati aja sono. pada ga tau diri 😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
halaaahhh... palingan yaa kluarga Adrian sendiri yg nyebar gosip dan fitnahan. muka muka kardus kok yaa yaa🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
dah. tinggalin aja kluarga parasit itu Nat. rugi amat biayain manusia manusia kardus. ga tau diri dan ga balas Budi. lebih lebih Adrian. cwo mokondo saat sukses JD tinggi hati🤣🤣
belum kaya kau Adrian masih miskin walau jabatan mu jendral 🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

HAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
HAHAHAHAHAHJAHAHAHAHAHA
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
HAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAJAA
HAHAHAJAHAHHAHAHAHAHAHAHA

PUASSSSSSSSS NYAAAAAAA
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
MAKAN NOH ENAM RATUS TAEL EMAS NYA. SISA KEKURANGANNYA CARI DAN KOREH KOREH DIJAMBAN 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
JENDRAL MISKIN TAPI SOK🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
MAMPUS KAU ADRIAN. lu dan kluarga lu ga punya apa2. apa yg mau dibanggakan. jabatan hasil belas kasih Natali, bisa masuk istana karna pengaruh dr Natali. bahkankau dan kluargamu bisa hidup enak makan enak pakaian baguspun karna dr Natali. bener2 lupa daratan. biasa main comberan sihhhh🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!