NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 : Kata sandi?

Harris mengantar Zara dan juga ibunya setelah ia membayar uang jaminan untuk membawa Zara pulang sementara, namun ia yakin widya akan terus melanjutkan proses ini, Harris hanya ingin tau lebih banyak tentang sudut pandang dari Zara yang menurut nya tidak bisa di biarkan.

"Pak saya makasih banyak karena bapak sudah mau membantu anak saya, Zara" Ucap sita tulus.

"Sama sama" Balas Harris.

Zara terdiam menatap Harris yang sedang menyetir mobil bersama Kayla yang duduk di depan.

"Harusnya gue yang duduk di samping papi" Batin Kayla.

"Zara?" Panggil Harris pelan.

"Ya?" Sahut Kayla.

"Nih anak bego! yang di panggil Zara malah dia yang nyaut" Batin Kayla.

"Papi manggil Zara sayang" Balas Harris.

Kayla langsung menutup mulutnya, ia lupa siapa statusnya sekarang.

"Kenapa, om?" Tanyanya.

"Saya melakukan ini karena saya menaruh rasa percaya tak berdasar, saya meyakini bahwa kamu bukan orang yang seperti itu, mencemarkan nama baik orang hanya karena dendam, kamu terlihat bukan orang yang seperti itu" Katanya.

Didepan sana Kayla tampak tersenyum dengan kepala yang mengangguk samar, ia merasa sangat lega karena ucapan dari sang ayah.

"Makasih" Balas Zara singkat.

"Selain itu saya juga ingin mendengarkan anak saya, dia sangat yakin pada kamu jadi saya mau melakukan ini" Tambah Harris.

"Papi masih sesayang ini sama gue" Batin Kayla.

"Iya om makasih"

"Zara kamu yang bener ngomongnya, ayo bilang makasih yang bener bener" Kata Sita.

"Gimana sih buk?" Jawab Zara jengkel.

"Pak Harris kan udah banyak bantu kita, bilang yang bener"

"Ya terus aku harus sujud kaya yang biasa ibu lakuin ke orang orang kaya itu, gak mau!"

"Ih!" Sita menyenggol lengan Zara gemas.

"Ibu mohon mohon lagi?" Kayla menyahut.

"Iya! dia ketakutan karna takut gue di keluarin dari sekolah makanya kaya gitu, padahal itu bukan salah gue asal lo tau!" Kata Zara.

"Ibu, makasih udah selalu bela belain Zara" Batin Zara.

"Gak ada lagi yang bisa ibu lakuin Zara, lagian kali ini pak Harris udah bantu kita, apa salahnya sih nak jangan ketus ketus gitu" Peringat Sita.

Kayla menoleh ke belakang, ia menatap Zara dengan wajah yang memohon supaya gadis itu mau melakukan apa yang di katakan ibunya.

"Sihh enak banget dia nyuruh nyuruh gue" Batin Kayla.

"Gak apa apa bu Sita saya mengerti, mungkin Zara masih capek" Balas Harris.

"Maaf ya pak"

"It's okay"

"Saya makasih banyak om atas bantuan nya" Ujar Zara tiba tiba.

"Saya mengerti Zara, tidak masalah"

"Saya janji saya bakalan cari bukti buat buktiin semua ucapan saya adalah benar, saya janji akan memulihkan nama baik saya sendiri, saya akan buktikan kalau om tidak salah memihak" Kata Zara lagi.

Harris tersenyum samar, Zara mengingatkan nya pada kayla, gaya berbicara mereka sangat sama.

"Saya suka sama kepribadian berani kamu, kamu mirip dengan anak saya, Kayla"

"Ini memang aku pi" Batin Kayla.

"Om gak nikah sama tante maya kan?" Celetuk Zara tiba tiba.

Sita menganga tak percaya dengan pertanyaan putrinya, siapa maya? dan bagaimana putrinya bisa menanyakan hal itu?

"Zara kamu gak sopan!" Marah Sita.

Harris tersenyum canggung, bagaimana bisa Zara mengetahui tentang maya.

"Sebenarnya saya bingung kenapa kamu mengenal maya?"

"Ya tau aja, gosip gosip, kan keluarga om terkenal tuh" Katanya.

Sita menutup mulut Zara yang sangat tidak sopa menurutnya, ia berbisik pelan menyuruh putrinya menjaga ucapan.

"Enggak kok, saya membatalkan semuanya untuk anak saya, Kayla tidak setuju, dulu dia sempat kabur karena hal itu" Balas Harris.

"Bagus deh!"

"Maaf ya pak saya gak bermaksud mencampuri urusan bapak, anak saya terlalu gak sopan" Sita meminta maaf.

"Gak masalah"

"Daripada papi sama tante rempong itu mendingan sama ibu Sita aja, dia baik kok, selama ini dia ngurus aku dengan baik" Kata Zara.

Kayla tertawa pelan dan Harris melihatnya, biasanya putrinya akan sangat sensitif terhadap keinginan nya untuk menikah lagi.

"Maaf ya pak! Zara kamu gak boleh ngomong gitu nak! ya jelas ibu ngurus kamu dengan baik, kamu kan anak ibu!" Marah Sita.

"Saya juga mau di urus dengan baik sama ibu" Sahut Kayla.

Zara tersenyum remeh mendengarnya, rupanya bukan hanya ia yang terfikir kan untuk menjodohkan kedua orang tuanya.

"Aduh kalian ini buat saya malu" Kata Harris.

"Maaf Pak jangan dengerin mereka"

"Tidak masalah bu"

...****************...

"Aku mau minta maaf sama kamu karena aku egois" Kata Kayla.

"Jadi? apa yang mau lo jelasin?"

"Kamu bener, waktu itu aku lari karena aku gak mau balik ke tubuh asli aku, aku pengen menikmati hidup sebagai kamu lebih lama, di sisi lain aku juga capek dan takut ngadepin michele sama teman teman nya" Kata Kayla.

"Berarti lo pengecut?"

"Bukan cuma pengecut, tapi aku jahat, aku biarin kamu kesusahan sekarang sampai berurusan sama mereka"

"Bukan gue yang berurusan sama mereka, tapi mereka yang mulai duluan, lo pasti tau gue gak bakalan diem aja!"

"Aku tau, pasti michele marah banget ngeliat aku ngelawan dia, gak kaya dulu" Kata Kayla.

"Jadi beneran lo diem aja?"

"Aku gak diem aja Kayla, aku ngelawan, tapi semuanya sia sia, pasti kami akan berakhir Damai atau minta maaf gitu aja, itupun aku atau ibu yang harus minta maaf, aku gak mau ngeliat ibu terus memohon sama mereka, karena itu aku diem"

"Gue ngerti" Balas Zara.

Kayla menoleh, menatap gadis yang sedang menatap langit langit malam di depan rumah sederhananya.

"Gue juga sakit hati ngeliat mereka nindas ibu" Katanya.

"Aku seneng kamu nganggep ibu sebagai ibu kamu"

"Jujur dia itu baik banget, dia ngurus segalanya, dia jatuhin harga dirinya demi seorang anak nakal kaya gue, walaupun ya caranya emang nyebelin, dan sebagai seorang Kayla yang merindukan kasih sayang ibunya gue bisa ngerasain hal yang beberapa tahun terakhir ini gak gue rasain, yaitu cinta dari nyokap gue, rasanya balik lagi begitu gue tinggal sama ibu"

Kayla tersenyum senang mendengar kalimat yang di ucapkan Zara, itu membuatnya lega.

"Makasih kay, hati kamu seluas samudera"

"Gausah lebay deh! gue masih kesel ya sama lo!"

"Iya tau" Kayla memeluk Zara dari arah samping tanpa persetujuan.

"Jadi hubungan lo sama mimi? deket?" Tanya nya.

"Awal awal masuk sekolah kita emang deket, makanya pas liat dia di bully sama michele dan yang lain aku bantuin dia, eh mana tau aku lagi yang di bully"

"Sok pahlawan sih lo!"

"Ya abisnya kasihan"

"Jadi lo tau kata sandi HP mimi?"

Kayla melepas pelukan nya, alisnya terangkat satu.

"Kata sandi?"

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!