NovelToon NovelToon
Cintai Aku Sekali Lagi

Cintai Aku Sekali Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cinta Seiring Waktu / Berbaikan
Popularitas:79.5k
Nilai: 5
Nama Author: moon

WARNING! Sebelum mulai membaca, tolong baca tagar dahulu. Karena di sini area bebas JULID, dilarang mengomel hanya karena keinginan Anda tak sejalan dengan pemikiran Author.



Cinta itu menuntun dirinya untuk membuat keputusan paling kejam, memilih satu diantara dua wanita. Di antara tangis dan perih dua wanita yang lain, ia tetap mempertahankan wanita yang ia cinta.


Setelah keinginan diraih, takdir kembali lancang menuliskan jalannya tanpa permisi. Sekali lagi ia kehilangan, tapi kali ini untuk selamanya.


Terombang ambing dalam amarah, serta sempat menjauh dari-Nya. Tapi sepasang tangan kecil tetap meraih dirinya penuh cinta, tulus tanpa berharap imbalan jasa.


Apakah tangan kecil itu mampu menuntun Firza kembali ke jalan-Nya?


Lantas bagaimana dengan dua wanita yang pernah disakiti olehnya?


Mampukah Firza memantapkan hatinya pada cinta yang selama ini terabai oleh keegoisannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#29

#29

Suasana duka sungguh kental terasa, barisan pelayat dengan pakaian serba hitam datang dan pergi silih berganti, rangkaian bunga pun berjajar di sepanjang pagar luar rumah. Aroma asap dupa menyebar di udara, itu adalah tradisi mereka ketika mendoakan kerabat yang telah pergi mendahului. 

Jenazah Resha di semayamkan di rumah kerabat yang dulu ditinggali kakek dan neneknya. Rencananya akan tetap disana sampai tiga hari sebelum berlanjut ke prosesi pemakaman sesuai dengan kepercayaan mereka. 

Pada awalnya, Firza tak ingin datang, tapi demi menghormati wanita yang pernah ia cintai, maka pria itu pun memilih datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Serta memberikan ucapan duka untuk kedua orang tua Resha. 

Firza datang dengan mengingat semua kenangan baik tentang Resha, meski pada akhirnya kenyataan menamparnya tanpa ampun. Karena semuanya hanya manis di permukaan, guna menutupi kebohongannya semata. 

“Kamu, buat apa kamu datang!?”

Bugh! 

Seorang pria, dengan sangat emosional tiba-tiba berdiri lalu melayangkan tinju ke wajah Firza hingga pria itu terhuyung jatuh ke belakang. 

Beberapa pria lain segera berdiri dan melerai, termasuk Tuan Yu yang ikut datang melihat keributan yang terjadi. “Randy, pergilah ke dalam temani mama kamu.”

“Tapi, Pa. Aku mau usir pria bajingan ini!” teriak Randy, ia sangat marah setelah tahu, Firza adalah salah satu penyebab memburuknya kondisi Resha, padahal dokter mengatakan Resha sudah sembuh total. 

“Papa bilang masuk!” Tuan Yu mengulang kalimatnya dengan tegas. 

Randy tak punya pilihan selain menurut, sementara Tuan Yu mendekati Firza dan membantu pria itu berdiri. “Maafkan kakaknya Resha, dia hanya belum bisa menerima kepergian adiknya.” 

Tuan Yu mengajak Firza duduk di tempat yang agak jauh dari kerumunan. “Tidak apa-apa, Om. Saya mengerti.” 

Secara lisan mungkin Firza mengerti, tapi jujur ia memendam amarah pada Resha, karena wanita itu yang telah menghancurkan keluarga bahagianya. Dan bodohnya lagi, ia percaya pada semua kebohongan dan manipulasi Resha. 

Kini setelah semua berantakan, tiba-tiba saja Resha pergi untuk Selamanya. Benar-benar sandiwara hidup yang menggelikan. 

Tuan Yu menarik nafas berat, wajahnya yang semakin menua, terlihat lega karena tak perlu melihat putrinya menderita. “Terima kasih, karena kamu bersedia datang,” katanya dengan suara berat dan pelan. 

“Atas nama mendiang, Om dan Tante minta maaf, karena putri kami telah membuat hidupmu berantakan. Sesungguhnya, kami merasa gagal menjadi orang tua, kami sudah melarang, mengingatkanmu, bahkan mengancam. Tapi anak itu sungguh keras hatinya, tak akan berhenti sebelum keinginannya terwujud.” 

•••

Kedua tangan lembut itu mengusap wajahnya usai mengakhiri doa di sepertiga malamnya. Rasa bimbang yang beberapa hari ini membayangi, pelan-pelan sedikit reda. Seiring dengan doa yang terus ia panjatkan akan Allah memberinya petunjuk kemanakah ia harus melabuhkan hatinya. 

Tak ada paksaan, tapi Ersha yakin kedua orang tuanya sangat berharap dirinya bisa kembali bangkit dan menata masa depan pasca perceraian. 

Ersha bimbang, karena calon yang disodorkan padanya bukan pria sembarangan. Dia pria sukses, dengan kekayaan yang tak bisa dianggap enteng, mungkin Ahtar bisa menerima dirinya, dan juga Abizar. Tapi keluarganya? Apakah juga berpikiran sama? 

Disamping itu, selama ini ia hanya menganggap Ahtar sebagai teman dan juga kakak, tidak lebih. Mana pernah ia menduga bahwa Ahtar telah lama menyukainya. 

Sambil menunggu waktu subuh datang, Ersha mengirimkan sebuah pertanyaan pada Ahtar, semoga jawaban Ahtar nanti mampu mengusir segala macam keraguan yang terselip di relung hatinya. 

📤 Assalamualaikum, Bang. Maaf mengganggu, tapi, ada yang ingin aku tanyakan. 

Bila Abang sibuk, jawabnya nanti saja jika waktu Abang sudah senggang. 

Apa yang menjadi dasar pertimbangan Abang meminang Ersha? Sejujurnya Ersha tak sesempurna itu, Bang. Ersha hanya wanita biasa, ibu dari satu orang anak, dan mantan istri pria lain. Abang yakin masih ingin melanjutkannya? 

Setelah pesan terkirim, Ersha ke dapur mulai memasak nasi untuk rice bowl yang ia jual di toko kue milik Ummi Fitria. Sementara tongkol pedas dan tongkol sambal matah sudah ia oleh semalam sebelum tidur. 

“Lho, Ummi sudah masak nasi?” Ternyata Ummi Fitria sudah bangun terlebih dahulu. 

“Tadi Ummi kebelet buang air kecil, setelah itu tak bisa tidur lagi. Ya, sudah Ummi masak saja nasinya, biar kita bisa menyelesaikan ini lebih cepat.”

Karena Ummi Fitria sudah memasak nasi, Ersha yang menyusun mangkok untuk kemasan nasi dan lauknya. 

“Sudah seminggu, apa kamu sudah memikirkan jawabannya?” 

Ersha berhenti sejenak, rupanya inilah yang mengganggu pikiran sang ummi, hingga ia tak bisa tidur. Ersha tersenyum mengusap lengan Ummi Fitria. “Insya Allah, Mi.” 

“Jadi kamu terima?” Raut wajah Ummi Fitria tiba-tiba berubah, sumringah seperti merasa lega luar biasa. 

“Apa pun jawabanku nanti, aku harap Abah dan Ummi bisa menerima. Karena keputusan menikah lagi, sama sekali belum terpikirkan olehku, apalagi aku tak sendiri, ada Abizar yang juga harus aku pikirkan.” 

Wajah Ummi Fitria kembali murung, bukan salah Ersha, jika masih meragu. Karena pengalaman pahit yang baru saja berlalu, masih meninggalkan luka yang belum sepenuhnya sembuh. “Apa hatimu masih sakit, Nak?” 

“Sakit sekali, sih, tidak. Tapi, keraguan untuk terus melangkah maju tetap mendominasi. Aku takut kejadian yang lalu terulang kembali, aku takut gagal lagi.” Ersha menunduk sedih. 

“Mungkin Bang Ahtar bisa menerimaku dan Abi, tapi, bagaimana dengan ibu dan adik-adiknya? Apa mereka juga bisa menerima Abi dengan tangan terbuka?” 

Ummi Fitria ikut diam, menunduk tak bersuara, suka atau tidak ucapan Ersha kembali mengganggu pikirannya. 

Usai sholat subuh, Ersha masih mengabaikan ponselnya, karena Abi tiba-tiba bangun dan ingin disusui. 

Hingga beberapa jam berlalu, Abizar masih terus merengek meminta perhatian darinya. Sebagai satu-satunya orang tua yang saat ini tinggal dekat dengannya, Ersha tentu tak bisa mengabaikan hal itu. Maka dengan sabar ia menemani Abizar, sesekali mengajaknya bermain agar bocah itu tak rewel. 

Setelah lewat pukul sembilan, Abizar pun mulai tenang. Barulah Ersha bisa membuka ponselnya. Jawaban Ahtar sudah menunggu untuk dibuka. 

📥 Waalaikumsalaam. 

Tidak ada pertimbangan lain, selain niat untuk menyempurnakan agama. Jika kamu merasa tak sempurna, aku pun demikian, karena kita sama-sama manusia. 

Lalu, alasanku memilihmu, karena di mataku kamu istimewa. Tak mengapa meski kamu pernah menikah, karena Ibunda Khadijah istri Rasulullah pun menikah dengan baginda nabi dengan status janda. 

Karena di dalam agama kita, janda sekalipun, adalah wanita yang terjaga kesuciannya karena dia menikah. Bukan melakukan pergaulan bebas, yang pasti dilaknat Allah. 

Jika masih ada keraguan yang tersisa di hatimu, tanyakan saja. 

📤 Tidak perlu, Bang. Ini sudah cukup. 

📥 Jadi? Sudah yakin? 

📤 Insya Allah, Bang. Tapi dengan syarat. 

📥 Katakan. 

📤 Aku tak ingin ada pesta mewah, cukup ijab qobul, dan syukuran kecil-kecilan saja. 

📥 Deal! 

1
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
bukan
moon: done! 🥰
total 1 replies
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
ahtar
Bunda Idza
ma syaa Allah...🥺🥺🥺🥺 mengharu biru..
semoga lancar menuju sah Yayah nya Abi Adzka..
moon: huum.
part ayah dan dua anak lelakinya bikin meleleh 😭😭
total 1 replies
Setyowati Setyowati
lanjut yuk
moon: yuukk 🏃🏽‍♀️🏃🏽‍♀️🏃🏽‍♀️🏃🏽‍♀️
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
🥰🥰🥰🥰
Pujierde
hahaha lucu kamu adek adzka
Hasanah Purwokerto
Uhuyyyyy....
Lamarankah..? 🤔🤔🤔🤔🤔
Hasanah Purwokerto
Bila ada pria lain,,yakin terima..?
Hasanah Purwokerto
Gombaaalllllll...
Hasanah Purwokerto
Ersha yg di ajak rujuk,,,aku yg deg degan...🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rahmawati
besok ada apa nih, apa mau akad nikah ya👏
Rahmawati
pleas Terima
Hasanah Purwokerto
Miranda & Jordy ky tom end jerry...😄😄😄😄


Aaaahhj..akhirnya tumbang juga kau Bang Fir..
Hasanah Purwokerto
Sampai semua happy ending...😄😄😄😄😄
Hasanah Purwokerto
Hahahaaaaaa,,,,sabar bang...🤭🤭🤭🤭🤭
Hasanah Purwokerto
/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Hasanah Purwokerto
Keluarkan saja semua uneg unegmu Er,,,biar plong...legaaaa
Hasanah Purwokerto
Rumit,,tapi..🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Hasanah Purwokerto
Semangat berjuang lagi Firza...💪💪💪💪
Setyowati Setyowati
mantenan Ki mesti ...apalagi musim hajad nikahan..mbk Bulll ...bagi" dong hantarannya
moon: biar makin anget 👻🤫
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!