NovelToon NovelToon
Darah Ratu 1000 Tahun

Darah Ratu 1000 Tahun

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Perperangan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Naomihanaaya

Seorang Raja Vampir yang kehilangan ratunya di medan perang, lalu menunggu 1000 tahun untuk menemukan reinkarnasi istrinya di dunia manusia. Namun ketika ia menemukannya kembali, sang ratu tidak lagi mengingat masa lalu mereka, sementara ancaman perang antara bangsa vampir dan manusia serigala kembali muncul.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naomihanaaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Perisai Darah

Angin malam berhembus semakin kencang.

Pepohonan di sekitar hutan bergoyang keras, daun-daunnya beterbangan seperti terseret oleh sesuatu yang tak kasat mata. Langit di atas sana semakin gelap, awan hitam berkumpul menutupi cahaya bulan, seolah alam sendiri menolak menyaksikan apa yang akan terjadi.

Udara terasa berat.

Dingin.

Dan dipenuhi oleh aura mematikan yang saling bertabrakan.

Di depan mulut gua Edward berdiri dengan tenang Namun ketenangan itu hanyalah permukaan di baliknya, kekuatan besar sedang bergejolak.

Matanya menatap lurus ke arah pasukan serigala yang mengepung dari segala arah.

Tidak ada rasa takut tidak ada keraguan hanya satu hal tekad mutlak untuk melindungi perlahan, Edward mengangkat tangannya gerakannya tidak terburu-buru Namun setiap detik terasa berat udara di sekitarnya mulai bergetar energi merah gelap berkumpul di telapak tangannya berdenyut seperti jantung yang hidup.

Wuuunnggg…

Gelombang energi itu menyebar melingkari mulut gua menyelimuti seluruh area di sekitarnya.

Dan dalam sekejap sebuah perisai terbentuk transparan Namun jelas terlihat berwarna merah samar berpendar seperti kaca yang hidup.

Perisai itu bukan hanya sekadar penghalang Ia berdenyut seolah memiliki kesadaran seolah tahu apa yang harus dilindungi Henry yang berdiri di samping Edward langsung memahami matanya menyipit.

“Perisai tingkat tinggi…” gumamnya pelan.

Ia bisa merasakan.itu bukan sekadar sihir biasa Itu adalah bagian dari kekuatan Edward sendiri enam vampir lainnya mundur sedikit memberi ruang Namun tetap bersiap.

Mereka tahu dengan perisai itu aktif,Edward tidak akan membiarkan siapa pun mendekat

Di dalam gua cahaya merah itu terlihat jelas memantul di dinding batu Menciptakan bayangan-bayangan bergerak yang aneh

Arlan menatapnya tanpa berkedip matanya membesar.

“Itu…”

Ia tidak bisa menyelesaikan kalimatnya Karena untuk pertama kalinya ia benar-benar melihat kekuatan itu secara langsung.

Paman mundur satu langkah wajahnya pucat.

“Dia… benar-benar bukan manusia…”

Bibi menggenggam tangan Alana lebih erat seolah takut sesuatu akan menembus masuk.

Kakek hanya diam Namun matanya tajam mengamati memahami dan mungkin mengingat sesuatu dari masa lalu

Arlan kembali menatap ke luar melihat sosok Edward berdiri di balik perisai itu sendirian di depan Melawan seluruh pasukan dan di dalam dirinya sesuatu berubah Persepsinya tentang Edward tidak akan pernah sama lagi.

Di luar Raja Serigala menyipitkan mata tatapan nya penuh minat ia memperhatikan perisai itu dengan seksama.

Lalu tersenyum tipis.

“Kau masih suka bermain dengan perlindungan…” katanya dengan nada mengejek.

Edward tidak menjawab namun suaranya terdengar datar tenang namun mutlak.

“Tidak ada yang akan menyentuh mereka.”

Kalimat itu sederhana Namun mengandung kekuatan yang tidak bisa dibantah Raja Serigala menghela napas panjang seolah bosan Namun senyumnya tidak hilang.

“Baiklah…”

Ia mengangkat tangannya perlahan.

Gerakan kecil Namun cukup untuk mengubah segalanya dalam sekejap seluruh pasukan serigala bergerak dari segala arah cepat diam mematikan.

Puluhan tidak ratusan mereka mengepung menyempitkan lingkaran tidak memberi ruang sedikit pun

Henry melangkah maju matanya tajam.

“Kita kalah jumlah.”

Edward tetap tidak bergerak tatapannya lurus ke depan.

“Jumlah tidak berarti.”

Kalimat itu bukan kesombongan melainkan fakta enam vampir berdiri di belakangnya membentuk formasi diam

Namun siap menerkam kapan saja Raja Serigala tertawa keras suara tawanya menggema di seluruh hutan.

“Enam melawan ratusan?”

Ia menggeleng.

“Ini bahkan tidak layak disebut pertarungan."

Edward akhirnya melangkah satu langkah ke depan Namun dampaknya langsung terasa tanah di bawah kakinya retak halus udara di sekitarnya menjadi lebih berat.

“Benar.” katanya pelan.

“Ini tidak seimbang.”

Dan dalam satu detik ia menghilang

BOOOOOOM!!

Ledakan besar mengguncang tanah Edward muncul tepat di tengah pasukan serigala sebelum mereka sempat bereaksi tangannya sudah bergerak

Dhuuaaarrr!!

Gelombang energi merah meledak menghantam segala arah beberapa serigala langsung terpental tubuh mereka menghantam pohon dengan keras ada yang tidak bangkit lagi.

“SERANG!!” teriak Raja Serigala.

Dan neraka pun terbuka Serigala-serigala itu menyerbu dari segala arah melompat menerkam menggigit.

Tanpa rasa takut Namun para vampir lebih cepat Henry menghilang dari tempatnya dalam satu kedipan ia sudah berada di belakang satu serigala.

CRAAKK!!

Lehernya dipatahkan tanpa perlawanan.

Di sisi lain dua vampir bergerak seperti bayangan serangan mereka tepat Cepat mematikan.

Setiap gerakan tidak pernah sia-sia Namun jumlah lawan terlalu banyak mereka terus datang tidak ada habisnya

Di dalam gua Arlan menatap semua itu dengan napas tertahan jantungnya berdetak keras ia belum pernah melihat pertempuran seperti ini cepat brutal tanpa belas kasihan.

Paman berbisik pelan,

“Ini bukan dunia kita…”

Bibi hanya bisa menunduk tidak berani melihat terlalu lama.

Namun Arlan tidak berpaling Ia terus melihat karena di luar sana seseorang sedang bertarung demi melindungi mereka.

Di luar Edward bergerak tanpa henti setiap langkahnya menjatuhkan lawan setiap gerakannya membawa kehancuran

Seekor serigala besar melompat dari belakang mulutnya terbuka lebar taringnya mengarah ke leher Edward Namun, Edward sudah tahu tanpa menoleh ia mengangkat tangannya dan mencengkeram rahang makhluk itu

CRAAAKK!!

Rahangnya hancur dalam satu tekanan tubuhnya dilempar begitu saja seperti tidak berarti Namun serangan lain datang tidak memberi jeda tidak memberi ruang

Raja Serigala berdiri di kejauhan mengamati matanya tajam Ia melihat semuanya Menganalisis dan kemudian ia tersenyum Karena ia menyadari sesuatu Edward tidak bergerak jauh dari gua.

“Itu kelemahanmu…” bisiknya pelan.

Ia mengangkat tangannya lagi memberi perintah baru

Beberapa serigala langsung berbelok arah menuju gua menuju perisai.

Henry langsung menyadarinya.

“Mereka mengincar perisai!”

DUM! DUM! DUM!

Serigala-serigala itu menghantam perisai berulang kali tanpa henti

Perisai bergetar namun tetap bertahan

Di dalam Bibi menjerit pelan.

“Tidak…!”

Arlan berdiri di depan Naluri melindungi muncul

Kakek menatap perisai itu serius.

“Jika itu pecah…”

Ia tidak melanjutkan Namun semua tahu artinya di luar Edward berhenti matanya menyipit

Aura di tubuhnya berubah lebih gelap lebih menekan lebih berbahaya.

“Kesalahan besar…” bisiknya.

Dalam satu gerakan ia menghilang lagi.

DHUAAARR!!

Serigala-serigala yang menyerang perisai langsung terpental beberapa terlempar jauh.

Edward berdiri tepat di depan perisai matanya menyala merah terang.

“Jangan sentuh.”

Suaranya pelan Namun menggema menggetarkan udara

Bahkan serigala-serigala itu ragu sejenak Namun Raja Serigala justru tertawa.

“Ah… akhirnya…”

Ia melangkah maju tatapannya tajam.

“Sekarang aku tahu…”

ia menghilang dan muncul tepat di depan Edward.

BOOOOOOM!!

Dua kekuatan bertabrakan tanah retak udara bergetar hebat Pertarungan mereka mengguncang seluruh hutan.

Di dalam gua Alana bergerak lagi lebih jelas

Napasnya berubah lebih dalam Kalung di lehernya mulai bersinar pelan.

Arlan langsung menoleh.

“Alana…?”

Namun matanya masih tertutup.

Di luar Edward dan Raja Serigala terus bertarung cepat brutal tanpa jeda Namun, satu hal menjadi jelas meski dikepung meski kalah jumlah Edward tidak terdesak, sebaliknya ia mulai menguasai medan dan itu membuat Raja Serigala tersenyum semakin lebar.

“Ya…” bisiknya.

“Ini baru permulaan…”

Karena bagi mereka ini bukan sekadar pertarungan ini adalah tanda bahwa perang besar akhirnya telah dimulai.

1
Naomi🌸
😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!