NovelToon NovelToon
Kecewa Yang Tidak Bertepi

Kecewa Yang Tidak Bertepi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:588
Nilai: 5
Nama Author:

Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia

Bab 28

Alice sangat senang akhirnya dia bisa kembali ke kamarnya setelah semalaman menginap di rumah sakit. Ia juga merasa bahagia karena Liam dan Lillian sedang dalam perjalanan menuju pulang.

‘Akhirnya aku bisa sama - sama dengan duo kembar lagi.’ Ucap Alice dalam hati sambil tersenyum lebar.

Monica merasa lega melihat ekspresi Alice yang begitu bahagia.

Saat Alice di rumah sakit, Kelvin mencari Alex karena dialah yang dekat dengan Carlos. Alex juga tidak tahu apa yang terjadi pada Carlos, karena setahu Alex.. Carlos pergi ke kota S untuk menyelesaikan masalah yang ada di perusahaannya yang di cabang kota S.

Kelvin dan Bryan tidak ingin Carlos mendekati Alice lagi karena mereka tahu niat Carlos ke Alice jika sampai mereka menikah. Sebenarnya Kelvin juga tidak ingin Liam dan Lillian berjumpa dengan Alice lagi karena pasti akan berhubungan dengan Carlos.

Tapi anak - anak itu tidak salah. Tidak adil rasanya melimpahkan kesalahan papanya ke anaknya, tapi Kelvin akan memberitahukan Alice agar menjaga jarak dengan Liam dan Lillian. Kelvin tidak ingin Alice merasakan kekecewaan lagi.

Apa pun akan Kelvin usahakan untuk Alice dan Jane, agar adik - adiknya selalu bahagia.

Semua sudah pada pulang dari rumah Alice, yang tertinggal hanya mama Rosaline, Jane dan Kelvin. Kelvin kembali ke rumah Alice setelah mengantarkan Monica pulang.

“Ma.. Alice mau order kopi, mama mau?” Tanya Alice

“Aku mau caramel macchiato ya kak.” Jawab Jane.

Dahi Alice mengkerut karena mendengar ucapan Jane.

“Aku masih menawari mama belum giliran kamu, kok kamu pula yang jawab.” Ucap Alice sambil tersenyum tipis pada sang adik.

Mendengar ucapan kakaknya, Jane malah terlihat santai dan tertawa kecil..

Mama Rosaline melihat tingkah kedua anaknya hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Mama mau hot Latte saja, lice.” Jawab mamanya.

Alice mengangguk - anggukan kepala dengan pelan, “kak?” Tanya Alice sambil menatap Kelvin.

Kelvin yang merasa di panggil meletakan tabnya, “udah sini biar kakak yang order kamu seperti biasa kan? Vanilla Latte? Apa mau yang lain?” Tanya Kelvin.

Alice merasa senang karena Kelvin yang ingin orderkan kopi untuknya.

“Iya mau Vanilla Latte saja, sama sekalian kak.. Matcha Lattenya 2, Cocoanya 2 ya. Nanti untuk yang matcha dan cocoanya aku transfer ya.” Jawab Alice sambil tersenyum

Kelvin hanya menganggukan kepalanya saja, karena ia tahu sisa minuman yang ingin di order Alice itu untuk siapa. Setelah memesan, Kelvin kembali focus dengan tabnya, sedangkan Alice sedang mengobrol dengan mama dan adiknya.

Sebelum kopinya sampai Alice mendapat telepon dari Maria ada berkas yang harus dia periksa sekarang, Alice langsung mengambil tab dan laptopnya di kamar. Dan langsung membawanya ke ruang keluarga, di mana kakak, mama dan adiknya berada.

Alice ingin di temani saat dia bekerja, akhirnya ia membuka laptopnya, lalu memeriksa emailnya. Ia memeriksa berkas itu, tapi semakin di baca semakin membuat dahi Alice mengkerut karena tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kak.” Alice memanggil kakaknya, Kelvin langsung menoleh.. lalu Alice mengarahkan laptopnya nya ke Kelvin. Kelvin membaca berkas itu, tidak lama ia membaca berkas itu.

“Kurang ajar, sepertinya Pratama group ingin bermain - main dengan Cousin’s. Jane kamu punya tugas dengan Mario kita buat dia akan berguncang sedikit karena sudah berani ingin mencuri produk kita.” Ucap Kelvin dengan memanggil Jane yang duduk tidak jauh dari Alice

Jane hanya menganggukkan kepalanya, karena ia juga sudah mendapatkan email berkas yang di baca Alice tadi. Ia langsung mengambil ponselnya dan mendial nomor Mario.

“Bang Mario.. ada mainan baru nih, ikut yok.” Ajak Jane

“Hahaha… siapa kali ini?” Tanya Mario.

“Pratama group.. mereka mau coba - coba dealing ma karyawan kita, karena ingin mencuri produk kita yang lagi di uji coba. Karyawan itu mengadu ke kak Alice lewat kak Maria.” Jawab Jane

“Berani sekali dia ingin bermain - main dengan kita, baik lah.. akan abang cari dulu tambahannya biar waktu terguncang mereka akan berpikir dua kali ingin mencuri orang punya lagi.” Ucap Mario sambil menahan amarah.

“Baik nanti abang kabarin saja ya.” Ucap Jane

Setelah selesai teleponan dengan Mario, Jane langsung tersenyum. Mama Rosaline agak terkejut melihat anak - anaknya, ia tidak pernah menyangka anak - anaknya bisa kompak dengan para sepupunya.

Mama Rosaline megelus kepala Jane, “selesaikan dengan fakta ya nak.. jangan gegabah dan harus hati - hati.” Ucap mama Rosaline sambil mengelus kepala Jane

Jane menganggukan kepalanya, “mama tenang saja, kami pasti akan hati - hati.” Ucapnya.

Mama Rosaline menganggukan kepalanya. Tidak lama kopi yang di order datang bertepatan dengan Liam dan Lillian juga sampai. Jane yang mengambil orderan itu langsung mempersilakan mereka masuk.

Mama Rosaline melihat Jane masuk dengan rombomgan Liam dan Lillian, ia juga langsung berdiri dan menuju ke dapur untuk mengambil kue yang sudah di pesan dari Restoran tadi.

Ketika Liam dan Lillian sampai di ruang keluarga, mereka melihat Alice sedang sibuk dengan Laptopnya di sampingnya tab kerjanya juga masih menyala.

“Mami..” panggil Lillian.

Alice merasa ada yang memangil mami, langsung menghentikan pekerjaannya dan memandang ke arah suara. Ia melihat Liam, Lillian dan neneknya sedang berdiri di pembatas ruang keluarga dan ruang tamu.

Alice tersenyum melihat kedatangan mereka dan langsung merentangkan kedua tangannya ingin memeluk mereka. Lillian dan Liam langsung bergegas menuju Alice dan masuk kepelukan Alice, Alice memeluk mereka dengan erat. Lillian terisak di dalam pelukan Alice, ia tahu wanita yang di peluknya ini bukan wanita yang melahirkannya. Tapi kasih sayangnya pada dia dan abangnya membuat mereka merasakan kasih sayang ibu yang selama ini mereka tidak pernah merasakan itu.

Alice tersenyum sambil mengelus punggung Liam dan Lillian dengan lembut.

‘Terima kasih Tuhan, mami Alice masih mau menyayangi kami berdua. Aku tidak akan membiarkan papa mendekati mami lagi, aku tidak ingin membuat mami kecewa lagi.’ Ucap Liam dalam hatinya sambil memejamkan matanya.

“Akhirnya anak mami pulang juga.” Ucap Alice sambil tersenyum lebar dan tangannya tidak berhenti mengelus punggung keduanya.

Kelvin yang tidak tahan melihat adegan itu, ia langsung melangkah masuk ke dalam ruang kerja Alice di ikuti dengan Jane. Tidak lama mama Rosaline pun kembali dan meletakan piring kue lalu duduk di sofa sebelah Sofa yang di duduki Alice. Dan meminta Nenek Gisell dan Oma Mayang untuk duduk, mereka saling diam karena tidak tahu harus membicarakan apa.

Alice melepaskan pelukannya dan melihat Lillian menngis, ia menghapus air mata Lillian.

“Sudah jangan menangis ya, yang terpenting kalian sudah di sini.” Ucap Alice.

Lillian hanya bisa mengangguk pelan walaupun ia merasa ada yang berubah sedikit dengan maminya. Tapi ia tidak ingin mempermasalahkan hal itu yang terpenting maminya masih ingin bertemu dengan mereka.

...****************...

Maaf ya semalam tidak update karena aku lagi tidak enak badan, enggak sanggup buat ngetik ceritanya.. aku usahakan buat update lagi, tapi kalau tidak ada updatetan lagi bearti besok baru di update ya.

Terima kasih banyak yang udah like ceritaku, semoga kalian suka dengan ceritaku ya. Bagi yang tidak suka, aku mohon maaf karena cerita yang aku buat tidak sesuai dengan ekspektasi kalian.

Selamat membaca ♥️

Jangan lupa banyak minum air putih ya, karena cuacanya lagi tidak menentu..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!