NovelToon NovelToon
Penyihir X Regresi

Penyihir X Regresi

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Dunia Lain / Sihir
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: A Giraldin

Namanya Takeuchi Hideki. Dia hanyalah seorang pekerja kantoran biasa yang sudah bosan hidup.

Saking bosannya, apapun yang bakalan terjadi padanya takkan ia pedulikan. Hingga suatu hari, Hideki menemukan sebuah portal menuju dunia lain.

Yang dimasukinya adalah negara Inggris dan dirinya berada di dalam tubuh seorang bayi bernama James Darren.

Seorang anak terkutuk dan pria pekerja kantoran, benar-benar perpaduan yang sangat sempurna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A Giraldin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3.6: Kencan!?

Salah dalam hal apa? Semisal tak memperhatikan mereka dan mimpi aneh ini malah membuatku kayak bisa mendapatkan cewek manapun.

Sungguh mustahil. Itu tidak mungkin dan diriku belum pernah memikirkan hal tersebut lho!

Kalau benar apa adanya bagaimana? Lebih baik mati saja. Seseorang yang tak pantas hidup harusnya meninggalkan dunia ini dari dulu.

Kalau aku mengatakannya pada mereka berdua, mereka malah pengen ikutan bunuh diri.

Aku menghilangkan semua niat itu dan menjalani kehidupan sesuai keinginan diriku saja.

Hahaha, karena itu... Hidup terasa sangat indah lho! Untung saja ditemani mereka berdua, kalau tidak... Benar-benar akan sangat hampa.

Kembali ke video call ini, Fiona berbisik padaku: [Papa, kalau ku urus mereka boleh atau tidak?]

[Apakah aku boleh ikutan juga Papa?]

Mereka berdua ini!... “Tidak perlu. Cepat matikan! Kalau enggak ku benci lho!”

[Eh? Ma-maaf. E-emma udahan ya!]

[O-oke. Ma-matikan saja.]

Setelah diancam seperti itu, akhirnya mereka mematikannya. “Harusnya ku ancam daritadi saja. Namun...”

Senyum tulus ku perlihatkan. “Ingin mendengar suara mereka adalah salah satu kebahagiaanku sebagai seorang ayah.”

“Hidup mereka baik dan itu bagus. Orang-orang jahat yang mau mencelakai mereka tidak bisa dimaafkan. Apapun yang terjadi...”

Tatapanku menjadi sangat mengerikan. “Harus ku lawan. Walau kematian menjemputku, asal kedua perempuan yang ku anggap anakku sendiri masih bisa hidup, diriku tidak akan memedulikannya.”

“Sekarang, waktunya aku fokus kembali ke kasus.”

_______________________________________________________

Bagaimana agar kita bisa menjadi terkenal? Ada sesuatu yang baru saja ku pikirkan baru-baru ini.

Jadi... Ada tiga cara agar aku bisa terkenal. Pertama, bunuh diri. Kedua, bunuh diri. Terakhir... Bunuh diri juga.

Hehehe. Pastinya aku akan menjadi sangat terkenal bukan! Haruskah ku lakukan sendiri atau ajak seseorang untuk mati bersamaku?

Pastinya aku akan mengajak seseorang untuk mati bersamaku. Seseorang yang stres dengan ahego di tengah-tengah rambut lurus hitamnya disertai tatapan khas cowok periang pada umumnya, itulah aku Tsubasa Endo.

Aku adalah seorang anak SMA yang setiap harinya dibully habis-habisan oleh para orang jahat.

“To-tolong maafkan aku! Pembullyan itu tidak baik! Ja-jadi... Be-berhenti saja oke, Tatsura-sama?”

Aku sangat jelek, sedangkan Tatsura-sama tampan. Cowok ikemen yang dicintai banyak sekali perempuan.

Hal tersebut membuatnya seperti seorang playboy dan katanya dirinya selalu berpacaran dengan cewek manapun. Para cewek yang sudah mempacarinya diputuskannya begitu saja dalam waktu yang berbeda-beda.

Yang paling sebentar cuman bertahan selama 3 hari dan paling lama adalah 8 hari. Tatsura-sama atau Fujimoto Tatsura, 16 tahun (usianya sama sepertiku)... Gampang bosan dengan cewek.

Suatu hari, ada seorang murid cewek pindahan ke kelas kami. Sedikit informasi: Aku dan Tatsura-sama sekelas.

Diriku adalah seorang introver parah. Ini adalah kejadian seminggu lalu dan yang tadi dua hari kemudian, lalu... Keputusan bunuh diri adalah seminggu kemudiannya.

“Morita Shimizu. Senang bertemu dengan kalian semua!”

Aku mungkin kelihatan periang, tapi itu hanya di dalam duniaku sendiri dan tentunya bukan di dunia asli.

“Ca-cantik sekali!”

“Dia seperti seorang bidadari.”

Banyak sekali orang yang memujinya dan aku tidak sampai sejauh itu. mereka berlebihan, sedangkan aku... Tidak pernah memikirkan hal seperti itu.

Saat ini, di depan tidak ada guru wali kelas. Perempuan berambut merah panjang, dengan banyak sekali hal menonjol darinya melirik ke arahku.

Aku yang menyadarinya memutuskan untuk menundukkan kepalaku. Entah kenapa... Menakutkan sekali.

Lalu... Tatsura-sama atau panggilan semua orang padanya termasuk para guru bahkan kepala sekolah sekalipun, berjalan santai menuju dirinya.

Dia menjulurkan lengan kanannya dan sambil tersenyum mengatakan sesuatu yang sudah pasti (dalam pemikiranku).

“Kamu cantik sekali. Hehehe, sepertinya kelas kita kedatangan sosok paling cantik hari ini. Paling tampan dan paling cantik, sangat cocok bukan? Jadi... Pacaran yuk!”

Ia berkedip heran dan semua cewek maupun cowok yang melihatnya langsung pada salah tingkah.

“Awawa! Beruntung sekali gadis itu. Yahh... Dia memang cantik sekali dan belum ada yang bisa mengalahkan kecantikan itu.”

“Tatsura-sama benar. Morita-sama, pacaranlah dengannya!”

“Pacaranlah dengannya Morita-sama!!”

Dialog ‘Pacaranlah dengannya Morita-sama’ menggema ke seluruh penjuru kelas.

Aku saat ini terlihat sangat ketakutan karena Morita Shimizu... Maksudku Morita-sama terus melihat ke arahku.

Walau kayaknya tidak secara langsung... A-aku lagi menundukkan kepala, ja-jadi nggak tahu di depan sana bagaimana.

Selanjutnya, jawaban darinya pun berbunyi: “Maaf ya! Aku sudah punya seorang laki-laki yang sangat ku cintai sampai-sampai dulu pernah nggak sengaja hampir melakukan banyak hal dengannya yang sangat menyenangkan bersama. Mengerti maksudku kan!”

“Eh? Y-ya... Be-begitu rupanya, hahaha. Ka-kalau boleh tahu, siapa nama laki-laki itu?”

“R-a-h-a-s-i-a.”

Kata-kata ejaan itu membuat hati siapapun yang asalnya di mana banyak orang terkejut karena penolakan tersebut, langsung luluh olehnya.

Dalam sekejap, bisa dibilang... Morita Shimizu adalah penguasa kelas ini sekarang. Tatsura-sama... Ka-kasihan sekali dia ya!

Padahal dia paling tampan, tapi... Cinta memang aneh dan aku sama sekali tidak pernah mengerti tentang hal tersebut.

Cinta bagiku sangatlah mengerikan, karena hampir membuatku kehilangan nyawa. Dulu... Aku punya seorang teman masa kecil yang entah siapa namanya.

Dia sangat cantik, sekaligus... Sangat menakutkan.

“Endo-kun, kau tidak punya pacar kan?”

“Pa-pacar itu apa?”

“Ahaha. Baguslah kalau seperti itu. Soalnya...” ia menghentikan sejenak ucapannya. “Kalau ketahuan pacaran sama cewek, aku akan menghukummu lho!”

“Me-mengerikan. A-aku sa-sama sekali ti-ti-tidak pa-pa-pacaran.”

“Oke. Aku percaya padamu kok, fufu.”

Itu adalah percakapan sederhanaku dengannya. Aku sendiri lupa-lupa ingat bagaimana wajahnya, tapi yang jelas... Rambutnya berwarna silver.

Panjang dan begitu indah. Benar juga! Ada satu lagi teman masa kecilku. “Pisau ini kalau ku tancapkan ke jantungmu, Endo sayang masih hidup atau enggak kira-kira?”

“A-aku tidak tahu. To-to-tolong ja-jauhkan pi-pi-pisau i-i-itu d-d-dariku!”

“Nggak mau! Endo-kun sama cewek lain sih. Padahal sudah punya aku dan *** lho! Kenapa malah lirik cewek lain?!”

Entah apa yang terjadi selanjutnya, seingatku sangatlah menakutkan. Aku tak mau mengingat kembali kejadian-kejadian di masa lalu.

Yahh... Rambutnya memang merah sih... Tapi... Sepertinya hanya sama saja dengan Morita Shimizu atau... Morita-sama.

Lalu... Kursi di sebelah kananku kosong dan pastinya akan ada seseorang yang terpaksa pindah atau memindahkan meja dan kursi untuknya.

Mana mungkin ada yang mau duduk bersamaku. Lalu, baru aja aku bilang seperti itu, Ketua Kelas, maksudku... Itsuki Eiji langsung memegang kursi untuk dipindahkan ke tempat di mana Tatsura-sama duduk.

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉




Saling support sabi kali ya😉
Ankani: 👍. Makasih udah mampir kak😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!