NovelToon NovelToon
Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nur_Afif

#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari

Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!

Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.

Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.

Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!

Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 – Yan Zhentian Vs Granite Crown Titan

Seekor gorila raksasa yang tingginya hampir 30 meter berdiri tegak. Kulitnya dilindungi oleh beberapa keras dan mineral, serta di punggungnya tumbuh beberapa pohon kecil. Dengan badan besarnya itu, ia seperti gunung yang dapat bergerak.

Ia adalah beast yang diberi nama Granite Crown Titan. Beast ini terkenal dengan daya tahan dan pertahanannya yang sangat kuat. Hampir tidak ada beast yang bisa menandingi pertahanannya di rank yang sama.

Tidak jauh di depannya, seorang pria paruh baya berbadan besar berdiri. Dari perawakannya, umurnya awal 40 tahunan. Tingginya mencapai lebih dari dua meter, membuatnya terlihat seperti benteng berjalan.

Orang ini adalah pemimpin dari salah satu guild terbesar kota Yunshan, yaitu Guild Iron Dominion. Namanya adalah Yan Zhentian, ia yang tertua dan terkuat dari ketiga pemimpin –setidaknya untuk saat ini.

Ia mengenakan armor lengkap dari kepala hingga kaki. Di tangan kirinya terdapat perisai besar, sementara di tangan kanannya tergenggam erat pedang besar. Benar-benar terlihat seperti petarung yang liar biasa.

Dag!... Dag!... Dag!...

Tiba-tiba, Granite Crown Titan memukul dadanya sendiri. Itu adalah tanda bahwa ia ingin melakukan pertarungan.

Setelah melakukan itu, Granite Crown Titan berlari kearah Yan Zhentian dengan kecepatan tinggi. Setiap langkahnya, tanah terasa bergetar, seperti terjadi gempa bumi berskala kecil.

Dam... Dam... Dam...

Beberapa meter di depan Yan Zhentian, ia melompat tinggi sambil menyatukan kedua tangannya menjadi satu di udara. Dengan momentum dan gaya gravitasi, ia siap menghantam target dibawahnya.

Hwush!...

Yan Zhentian melakukan kuda-kuda, memperkuat pijakannya. Ia menancapkan pedang besarnya ke tanah, kemudian mengangkat perisainya dan menahannya dengan kedua tangan.

Clang!... Boom!...

Hasil bentrokan keduanya sangat luar biasa kuat. Gelombang kejut terlepas ke sekitar, hingga debu berterbangan tak beraturan.

Tanah tempat berpijak Yan Zhentian retak dan bahkan kakinya masuk kedalam tanah. Perisainya yang menahan sebagian besar serangan mengalami kerusakan sangat parah.

Tidak hanya penyok atau sebagainya, perisainya itu hancur lebur. Itu bercerai berai menjadi serpihan-serpihan logam kecil yang sudah tidak berguna dalam pertarungan.

Akan tetapi, Yan Zhentian tidak peduli dengan hal itu. Dalam sepersekian detik setelah perisainya hancur, tangan kanannya dengan cepat mengambil pedang basar dan mengayunkan kearah lengan gorila di depannya.

Clang!...

Sayang sekali, kekuatannya tidak cukup kuat untuk dapat menembus pertahanan Granite Crown Titan. Mungkin karena posisinya kurang mengenakan, sehingga kekuatan ayunannya berkurang drastis.

Khhhh... Kkkhhhhh....

Granite Crown Titan seakan menertawakan serangan lembek itu. Ia kemudian memegang lengan kiri Yan Zhentian yang tanpa perlindungan.

Swish!...

Dengan gerakan enteng, Granite Crown Titan mengangkat tubuh Yan Zhentian dengan begitu mudahnya. Ia kemudian membantingnya ke tanah berulang-ulang kali.

Damm... Krak!... Dam... Krak!.... Dam... Krak!....

"Egh!...."

Setiap tubuh Yan Zhentian menghantam tanah dengan keras, armor yang dikenakannya hancur. Tanah yang dihantamnya juga retak, hingga membentuk seperti kawah kecil berpola laba-laba.

Granite Crown Titan tanpa ampun terus membanting tubuh Yan Zhentian hingga seluruh armor-nya hancur lebur. Setelahnya, ia melemparkannya jauh seperti mainan yang sudah tidak berguna.

Boom!...

Terbentuk ledakan kecil berasal dari tempat jatuhnya Yan Zhentian. Kini sudah tidak ada sedikitpun armor yang melindungi tubuhnya. Badannya hampir terekspos semuanya, hanya bagian intim yang masih terlindungi oleh pakaian dalam.

Namun ajaibnya, tidak ada sedikitpun luka yang dialaminya. Tubuhnya hanya kotor akibat tanah yang menempel.

"Sialan!..." gumam Yan Zhentian dengan geram. "Awalnya aku ingin bermain-main sedikit, tapi berani-beraninya beast biadab ini mempermainkanku!..."

Dengan geram, Yan Zhentian bangkit. Ia kemudian mengambil pedangnya yang ikut terlempar. Kualitas pedangnya ini benar-benar berbeda jauh dengan peralatan lainnya. Bahkan setelah di hantam dengan ganas, tidak ada kerusakan yang berarti di bilahnya.

Ia berjalan perlahan menuju Granite Crown Titan yang berdiam diri, seperti sedang mengejek. Pedang besar di tangan kanannya ia angkat dan menopangnya di atas bahu.

Entah karena bosan menunggu atau hanya ingin menyerang, Granite Crown Titan tiba-tiba mengangkat kedua tangannya di atas kepala. Batu raksasa mulai terbentuk di antara kedua tangannya.

Setelah diameter batu itu mencapai 5 meter, Granite Crown Titan melemparnya dengan keras. Batu itu terbang tinggi dengan kecepatan luar biasa.

Hwush!...

Tidak butuh waktu lama hingga batu raksasa itu mencapai tempat Yan Zhentian. Tapi bukannya merasa takut atau terintimidasi, Yan Zhentian hanya berdiam diri sambil menggenggam erat pedang besar di tangannya.

SLASH!...

Hanya dengan satu kali tebasan, batu raksasa itu terbelah menjadi dua bagian. Belahannya sangat rapi dan presisi tinggi, sehingga pecahan batu tidak mengenai Yan Zhentian bahkan tanpa menghindar.

"!!!!"

Jelas Granite Crown Titan merasa sangat terkejut dengan itu. Secara insting ia merasakan tekanan kuat yang tidak dirasakannya sebelumnya. Tanpa sadar, ia melangkah mundur.

Dag!... Dag!... Dag!...

Seakan tidak terima dengan perasaan takut yang dirasakannya secara tiba-tiba itu. Granite Crown Titan kembali memukul dadanya dan berlari untuk menyerang.

Tidak mau kalah, Yan Zhentian ikut berlari sambil membawa pedang besar di atas bahunya. Dengan ukurannya itu, jelas sangat berat. Namun itu tidak mengurangi kecepatannya sama sekali.

RRROOOAAAARRRRGGGGGHHHHHH!!!!!.......

Granite Crown Titan berteriak keras, mempresentasikan semangat bertarungnya.

Tepat di depan Yan Zhentian, ia melayangkan pukulan keras. Dengan ukurannya yang sangat besar, dampak yang dihasilkannya sangat kuat. Angin berdesis, mengikuti kecepatan serangannya.

Di sisi lain, Yan Zhentian melompat tinggi ke depan untuk menghindar sekaligus menyerang. Tangan kanannya menggenggam erat pedang dan mengayunkannya tepat ke salah satu lengan gorila raksasa didepannya.

Slash!...

Syur!...

Dam!...

Dengan sekali tebas, salah satu lengan Granite Crown Titan terpotong rapi dan jatuh ke tanah. Darah mengalir deras dari luka, hingga terlihat seperti air terjun darah.

Augh!...

Granite Crown Titan meringis kesakitan. Ketakutan dapat terlihat dari tatapan matanya. Berbeda sekali dari sebelumnya yang terlihat ganas dan meremehkan.

Namun, Yan Zhentian tidak berhenti sampai sana saja. Tepat setelah kakinya menyentuh tanah, tangan kanannya kembali berayun yang menebas kedua kaki besar yang ada di hadapannya.

Slash!...

Kedua kaki Granite Crown Titan terpotong. Sehingga membuatnya terjatuh dan tidak bisa bergerak dengan bebas.

Yan Zhentian melompat ke atas tubuh Granite Crown Titan. Ia berjalan pelan menuju bagian dada, tatapan mereka saling bertemu sesaat, tapi ia tidak memperdulikannya.

Granite Crown Titan menggeliat ketakutan. Jika saja dia bisa berbicara bahasa manusia, ia seakan memberi tahu untuk mengampuni nyawanya.

Tentu Yan Zhentian menyadari maksud itu lewat tatapan mata. Tapi dalam peperangan, kalau tidak membunuh ya maka akan terbunuh.

Slash!...

Tangan kanannya berayun, dan memenggal kepala gorila raksasa dengan mudah.

...***...

Di sisi lain.

Komandan AVU berdiri di atas puluhan beast dengan bersimbah darah. Ia berhasil memimpin Veyron Rank B untuk membasmi beast rank B dan dibawahnya yang masih tersisa.

Namun, ada beberapa korban jiwa dalam prosesnya. Di mana Veyron Rank tinggi sangat berharga, keguguran mereka akan menjadi kerugian besar bagi umat manusia.

Tapi yang namanya perang, tidak mungkin tak ada namanya korban dalam tragedinya. Mau tidak mau, tapi begitulah kenyataannya.

"KITA MENANG!...." teriak penuh semangat komandan AVU.

Setelah mendengar teriakan itu, semua orang bersorak bergembira. Beberapa ada yang menangis, ada yang berpelukan dengan gembira, ada juga yang terjatuh lemas karena kelelahan.

"UUUOOOOGGGHHHHH!!!..... KITA MENANG!...."

Namun....

1
Orimura Ichika
lanjut👍
Orimura Ichika
update 👍😄
Orimura Ichika
update sampai selesai kalau bisa banyakin ya Thor
Nur_Afif
Mantap pokoknya!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!