NovelToon NovelToon
Kitab Dao Surgawi: Sang Legenda

Kitab Dao Surgawi: Sang Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: hdibibu

Ia mati sebagai manusia biasa…
dan terlahir kembali di dunia kultivasi sebagai bayi fana tanpa latar belakang.

Namun, bersama jiwanya, ia membawa sebuah rahasia besar—
Kitab Dao Surgawi.

Sebuah harta karun yang mampu meningkatkan pemahaman terhadap teknik dan mantra,
membuat yang mustahil menjadi mungkin. Harta yang menantang langit itu sendiri!

Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya,
di mana klan kuat menginjak yang lemah,
dia memulai langkahnya dari nol.

Tanpa bakat luar biasa.
Tanpa dukungan siapa pun.

Hanya dengan satu kitab… dan tekad untuk naik ke puncak Dao.

Ini adalah kisah tentang perjalanan seseorang yang menantang langit itu sendiri!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdibibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.25 - Pasar Bebas

Keduanya berjalan melewati jalan yang lebar hingga mencapai wilayah pusat pasar bebas itu. Di sana, di sekeliling tepi danau, di bawah rimbunnya rumput dan pohon, berbagai bangunan berdiri.

Salah satunya merupakan pagoda tiga lantai berwarnah hijau emas, dan karakter ‘Ling’ tertulis di depan gerbang halaman paviliun itu.

Keduanya berjalan menuju halaman, memasuki lantai satu paviliun. Meski pagi, toko itu sudah ramai dengan pengunjung. Suara-suara mendesak terdengar dari mulut berbagai kultivator.

“Apakah Teratai Air Biru masih ada?”

“Hei, minggir. Saya datang lebih awal. Ini giliran saya untuk membeli Teratai Air Biru.”

“Tolong tenang,”

Seorang pelayan toko, seorang wanita berusia 20-an tahun, sedang sibuk menenangkan pembeli di balik mejanya. Dia berusaha lembut dan professional, meski keringat sudah membasahi wajahnya. “Para pembeli, mohon jangan berdesakan. Masih ada stok yang tersisa, kalian tidak perlu khawatir.”

Beberapa pria yang tampak garang tidak peduli. Mereka hampir menerobos antrean namun suatu aura yang berat dari lantai kedua langsung menekan mereka saat itu juga. Dengusan dingin terdengar, “jangan berani membuat masalah. Ini toko klan Ling!”

Suara itu membuat para pembuat onar terdiam seperti batu. Mereka langsung kembali ke antrean mereka dengan patuh.

Ling Yuanli melirik mereka, dan setelah merasakan aura Qi mereka, dia mengernyit. “Tingkat Ketujuh, tapi Qi mereka sangat kacau.”

“Pantas saja mereka mencari Teratai Air Biru.”

Ling Yuanli lalu menemani Ling Yuanyue menuju sudut ruangan, di mana terdapat sebuah tangga yang mengarah ke lantai dua.

Penjaga di dekat tangga itu langsung menghentikannya. Wajahnya yang garang semakin garang saat menyipitkan mata dan melirik Ling Yuanli dengan penuh peringatan. Aura tingkat Kedelapan terpancar samar-samar. “Mohon berhenti. Lantai dua hanya untuk petugas toko.”

Ling Yuanli terkekeh. Dia mengeluarkan sebuah token dan melemparkannya.

Penjaga itu meraihnya, dan setelah memperhatikan token dengan seksama, matanya langsung terbelalak.

“Anda…” katanya, kaget. Dia buru-buru menangkupkan tangan dan menyingkir. Suaranya penuh rasa maaf. “Saya minta maaf kepala. Silahkan.”

“Kerja bagus,” Ling Yuanli menepuk bahu penjaga. Dia tidak kesal karena dihentikan. Itu bukti bahwa penjaga ini tidak lalai menjalankan tugasnya.

Kepergian Ling Yuanli mengundang tatapan heran dari beberapa pembeli. Mereka mengenal penjaga itu. Dialah yang paling galak di antara semua penjaga di toko. Mantra apinya sangat kuat. Beberapa pembuat onar yang mabuk pernah merasakannya.

Ini kali pertama mereka melihatnya sangat rendah hati. Bisikan-bisikan penasaran terdengar.

“Siapa dia?”

“Tidak tahu. Mungkin…kepala toko yang baru?”

Ling Yuanli mengabaikan bisikan-bisikan itu.

Setibanya di lantai dua, lima orang sudah menunggunya. Salah satunya, seorang pria tua berusia 50-an, memancarkan aura tingkat Kesembilan, berdiri hormat dan menangkupkan tangan bersama dengan empat lainnya.

Dia merasakan energi familiar dari Ling Yuanli. Dia mengenalnya. Energi itu hanya berasal dari token kepala toko.

Identitas orang di depannya jelas.

“Selamat datang, kepala!” ucapnya.

Mata Ling Yuanli menyipit. Selain dari orang tua itu, dia merasakan aura tingkat Kedelapan dari empat lainnya.

“Tidak perlu sambutan,” ucapnya, sambil melambaikan tangan. “Kenalkan, saya Ling Yuanli. Dan wanita di sisi saya adalah asisten pribadi saya. Identitasnya sensitif. Jangan mencoba mencari tahu tentangnya.”

Mendengar Ling Yuanli, mereka berlima berdiri tertegun. Bukan karena asisten pribadi, tapi karena nama Ling Yuanli.

Mereka mengenalnya! Nama itu terlalu menggema di Klan Ling.

“Anda….” orang tua itu terkejut. Dia berkata dengan takjub, “pantas saja. Saya heran mengapa klan mengirim seorang tingkat Ketujuh setelah tahu masalah sulit yang kami hadapi. “

“Tapi ternyata itu adalah anda, sang Master Pedang.”

Di antara empat lainnya, Dua orang berdiri dengan gemetar. Mereka saling melirik dan menyapu pedang di pinggang mereka dengan gembira.

Ling Yuanli hanya terkekeh. “Tidak perlu memuji berlebihan.”

Dia lalu meminta mereka memperkenalkan diri, dan segera mengetahui nama orang tua itu;Ling Xuanji. Keempat lainnya juga berasal dari generasi Xuan, berusia 30-an tahun.

Ling Yuanli melirik kedua praktisi pedang di antara penjaga, dan matanya bersinar heran. “Ternyata masih ada yang menekuni ilmu pedang di klan.“

Mendengar itu, Ling Xuanji terkekeh. “Itu karena anda. Sejak kabar tentangmu yang mencapai alam master tiga tahun yang lalu, beberapa anggota klan mulai menekuni jalur pedang.”

Dia lalu melirik kedua orang itu, yang sedang tersenyum malu-malu. “Mereka beruntung dengan kedatanganmu. Terlalu sulit menemukan ahli pedang yang layak, bahkan di tempat ini.”

Ling Yuanli mengangguk mengerti. Dia melirik kedua orang itu dan berkata, “saya akan menyisipkan waktu untuk membimbing kalian. Sisanya bergantung pada pemahaman kalian.”

“Terima kasih, kepala!” keduanya berseru gembira.

Yang lain hanya bisa menatap mereka dengan iri. Mereka menyesal tidak menekuni jalur pedang.

Keduanya dengan bersemangat bertanya pada Ling Yuanli, namun segera disela oleh lambaian tangan Ling Xuanji. “Simpan pertanyaanmu. Jangan mengganggu kepala. Dia mungkin lelah setelah perjalanan yang jauh.”

Mereka mengangguk mengerti dan meminta maaf.

“Lewat sini,” Ling Xuanji menunjukkan jalan, dan Ling Yuanli dan Ling Yuanyue di antar menuju lantai tiga.

Di sana, terdapat deretan kamar, dengan nomor tertulis di masing-masing pintu.

“Ini adalah ruangan para Alkemis dan Ahli Jimat toko,” ucap Ling Xuanji. “Mereka jarang meninggalkan ruangan mereka. Terkadang mereka hanya keluar sekali dalam sebulan untuk mengambil material.”

Ling Yuanli mengangguk mengerti. Dia memahaminya. Seratus seni kultivasi seperti Alkemis atau Ahli Jimat adalah hal yang membosankan. Membuat Pil atau Jimat bukanlah perkara yang mudah. Ada banyak tantangan dan kendala.

Ini tidak seperti dalam cerita-cerita dongeng. Terkadang butuh berhari-hari hanya untuk menciptakan satu Pil tau Jimat.

Karena itu, mereka yang menekuni seratus seni kultivasi jarang terlihat selama bertahun-tahun. Mereka fokus mengejar target produksi.

Lng Xuanji menunjuk ke ujung lorong dan memberikan kunci. “Di sana. Itu adalah ruangan anda. Di sampingnya ada ruangan lain. Asisten anda dapat tinggal di sana.”

Ling Yuanli mengangguk. Dia menyerahkan salah satu kunci pada Ling Yuanyue. “Pergilah istirahat.”

“Baik,” Ling Yuanyue menjawab lembut,

Setelah itu, Ling Yuanli mengundang Ling Xuanji ke dalam ruangannya.

Saat membuka pintu, aroma harum bunga tercium. Ruangan itu besar dan lengkap. Bahkan ada ruang tamu privat. Dia melirik sebuah bunga berwarna putih yang bersinar cemerlang yang tumbuh di dalam ruangan itu.

Dia mengenalnya. Itu adalah Bunga Lili Putih. Tanaman spiritual Kelas Satu tingkat Tinggi. Bunga itu menghasilkan aroma dupa yang harum, yang mampu menenangkan pikiran. Mirip dengan Daun Teh Pencerahan.

Efeknya sangat cocok untuk meditasi.

“Tidak buruk,” katanya.

Ling Xuanji di sisi lain menghela napas lega melihat reaksi Ling Yuanli. Dia khawatir Ling Yuanli tidak puas dengan pengaturannya.

1
Nanik S
Memburu malah dirampok
Nanik S
Hadir dan awal yang bagus
Penjaga Gerbang
nice
Bucek John
harta rampasan ditinggal sia sia, sangat hambar...
Penjaga Gerbang
bagus
Penjaga Gerbang
mantap👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!