NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Gass mancing

"Ya sudah. Sekarang waktunya aku pergi."

​Beni menatap langit senja yang perlahan-lahan padam, digantikan oleh jubah malam yang pekat. Emosi penonton drama murahan tadi telah ia bersihkan sepenuhnya dari dalam pikiran.

Bwginya, Serena, Kai, dan seluruh intrik busuk Desa Kerang Biru hanyalah kerikil kecil. Dunia sejatinya, panggung utamanya, ada di sana di balik hamparan ombak yang menyimpan misteri tak terbatas.

​Dengan gerakan yang santai namun pasti, Beni melompat ke atas dek perahu Level 1 miliknya. Mesin perahu dihidupkan, mengeluarkan suara deru halus yang berirama konstan, hasil dari upgrade sistem yang membedakannya dari perahu nelayan biasa lainnya.

Ia memutar kemudi, membawa perahu kecil itu melaju membelah air laut yang gelap, meninggalkan pelabuhan yang sunyi.

​Perahu melaju dengan kecepatan stabil. Angin malam yang dingin menusuk tulang menampar wajah Beni, namun tubuhnya yang kini telah berada di Level 2 merespons dengan memancarkan kehangatan internal yang samar, menolak rasa dingin tersebut.

Sambil memegang kemudi dengan satu tangan, mata Beni lurus menatap ke depan.

Di cakrawala, kabut perak yang tebal dan mistis mulai merayap naik dari permukaan air, menandakan bahwa ia telah memasuki batas wilayah laut spiritual.

​"Ayo, Joran Baja Karbon Samudra, mari kita lihat apa yang bisa kita bawa pulang malam ini," gumam Beni sembari mematikan mesin perahu tepat di jantung area berkabut.

​Suasana seketika menjadi sunyi senyap. Hanya ada bunyi kecipak air yang menghantam lambung kapal secara berkala.

Air di sekitar perahu mulai memancarkan pendaran cahaya biru elektrik, tanda bahwa konsentrasi energi spiritual di tempat ini sedang dalam kondisi penuh.

​Beni meraih joran barunya. Sentuhan dingin dari material baja karbon level 1 itu memberikan gelombang ketenangan ke dalam jiwanya.

Ia memasang umpan spiritual khusus, menarik tuas, dan dengan satu sentakan lengan yang presisi.

WUSH!

kail pancingnya melesat membelah kabut, jatuh ke dalam air dengan suara pelan. Senar Sutra Laba-Laba Mistis langsung tenggelam, menghilang dari pandangan mata karena sifatnya yang transparan di dalam air spiritual.

​Pertarungan malam itu dimulai dengan ritme yang sangat menguntungkan bagi Beni.

​Hanya dalam waktu sepuluh menit pertama, jorannya bergetar. Berkat sensitivitas dari joran barunya, Beni bisa merasakan dengan tepat ukuran dan jenis ikan di bawah sana sebelum ia menariknya.

​ZRRRST!

​Beni memutar tuas kailnya dengan santai. Satu hentakan, dua tarikan, dan seekor ikan bertubuh pipih dengan sisik menyerupai untaian emas muda melompat ke udara sebelum mendarat telak di atas dek.

​DING!

​[Anda berhasil menangkap: Ikan Pipih Emas (Spiritual Rendah)! Nilai jual: 20 Emas.]

​"Awal yang bagus," Beni tersenyum tipis.

​Ia tidak membuang waktu dan segera melempar kembali kailnya. Malam itu seolah menjadi malam panen bagi Beni.

Menggunakan peralatan pancing Level 1 terbaik dari toko sistem, memancing tidak lagi terasa seperti pertarungan hidup dan mati yang menyiksa otot seperti malam-malam sebelumnya.

Joran Baja Karbon Samudra miliknya dengan sempurna meredam setiap hentakan, sementara senar sutra laba-laba menahan beban dengan kokoh tanpa kendala.

​Satu per satu, ikan spiritual tingkat rendah mulai memenuhi ruang penyimpanan inventarisnya. Ada Ikan Sirip Pedang yang lincah, tiga ekor Ikan Alga Hijau, dan beberapa Ikan Lumpur Berbatu.

​Tak lama kemudian, arus air di bawah perahu mendadak berputar lebih cepat. Joran Beni melengkung tajam, membentuk sudut yang cukup ekstrem. Sinyal getaran yang merambat ke tangannya terasa panas dan tajam.

​"Oh, ini dia yang agak besar!" Beni mempererat cengkeramannya.

1
Jerry K-el
up-nya harus konsisten biar pembaca tambah dan yg sdh baca gak kabur 😅
Manusia Biasa
utamakan mancing
Manusia Biasa
dimas udah punya wife ternyata 🗿
Manusia Biasa
/Scream/
Manusia Biasa
konsepnya menarik bosku. punya potensi naik rangking fiksi pria ini lanjutkan
Manusia Biasa
nice jangan mau balikan. cuma jadi lingkaran setan nanti
Manusia Biasa
mampus
Manusia Biasa
bro memilih rute membuat restoran 🤣
Manusia Biasa
jenius
Manusia Biasa
ada manusia setengah ikan kagak nanti? lawan mc grade s gitu🗿
Manusia Biasa
ada fantasi battle juga kah
Maul: Dikit-dikit
total 1 replies
Manusia Biasa
jir kirain emas batangan asli🗿
Manusia Biasa
gaz solo vs squad
Manusia Biasa
hindari cewek modelan gini aminn🙏
Manusia Biasa
sad ending😭 mana banyak yang demen genre ginian🗿
Manusia Biasa
wih novel sistem pecah telur gacor😘
Agen One
🤣
Agen One
ada apa nih di kejer
Agen One
🤕
Agen One
🤣🤣jadi seratus juta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!